RSS

Don’t Make Me Hate You

03 Nov

hohoho… ini ff pertama aku yang cast nya Lee Donghae… jadi maaf kalau feel nya kurang…

tapi tetep Siwon bakal tetep eksis, meskipun jadi cameo…

so just check it out

Sebuah kisah klasik bila benci berubah menjadi benih-benih cinta. Tapi akan jadi suatu hal yang berbeda saayt cinta justru berubah menjadi suatu kebencian. Dan itu terjadi padaku.

Seorang yang dulu aku banggakan, aku cintai kini berubah menjadi sosok yang aku benci.

Dia berubah. Dan sayangnya perubahanya membuatku justru mmebncinya. Dia bukan lagi orang yang dulu aku cintai.

Aku benci keegoisanya sekarang. Aku benci sikap tak bertanggungjawabnya. Sikap suka menyepelekanya. Dan sikap casanovanya.

Dia banyak berubah. Aku benci sikapnya tak peka. Aku benci. Aku bahkan tak tahu apakah aku masih mempunyai rasa cinta untuknya atau tidak.

“Hwa.. dasar Lee Donghae menyebalkan. Bisa-bisanya dia mangkir dari tugasnya padahal dia ketua dari tim ini” complain sahabatku Shilla dan sekaligus teman satu tim ku bersama Donghae.

“Iya benar-benar menyebalkan. Kemana sebenarnya anak itu?” kini giliran Siwon, kekasih Shilla yang marah.

“Entahlah aku sudah tidak peduli dengan anak itu. Terserah saja dia mau apa. Kita selesaikan tugas ini bertiga saja.” Kataku akhirnya yang sudah menahan amarah terhadap Donghae.

Kami satu tim. Tepatnya satu tim dalam sebuah proyek kuliah. Dan Donghae adalah ketua tim ini.  Tapi Donghae entah kenapa akhir-alkhir ini suka sekali mangkir dari tugas yang harus dia kerjakan. Dia bahkan tak pernah menanyakan tentang progress proyek ini. Tentu saja hal ini membuat kami, teman satu tim nya kewalahan.

“Dasar tidak bertanggung jawab… Arghhhhh!” kuacak-acak rambutku karena frustasi. Bagaimana tidak batas waktu pengumpulan proyek ini adalah tinggal 2 hari lagi sementara progress proyek ini bisa dibilang masih 40%. Dan semua ini terjadi karena kelalian Donghae. Dasar menyebalkan.

“Hya..Gaeul-a! kenapa kau? Jelek sekali mukamu!” suara Kyuhyun membuatku terlonjak.

“Aish kau ini. Aku sedang frustasi gara-gara sahabatmu itu. Kemana dia?”

“Maksudmu Donghae? Ah kenapa kau cari dia? Tentu saja dia sedang bersama Yoona. Kulihat baru saja ia mengantarkan Yoona, entah kemana.”

“Aish jinja??? Aish dasar menyebalkan. Bisa-bisanya dian masih kencan padahal dia meninggalkan tugasnya yang jauh lebih penting. Arghh menyebalkan.”

“Ah kau ini seperti tak tahu saja kalau orang sedang jatuh cinta.”

“Lalu kalau orang sedang jatuh cinta itu berarti meninggalkan kewajibanya? Aish aku benci itu.”

“Sudahlah Gaeul-ah. Lebih baik kita focus pada proyek kita. Tinggal besuk waktunya.” Perkataan Siwon ada benarnya. Buat apa aku memikirkan Donghae yang tak jelas itu. Lebih baik aku urusi saja proyk yang jauh lebih penting ini.

@@@

Akhirnya proyek selesai juga. Dengan kerja kerasku, Siwon dan juga Shilla, tanpa Donghae.

“Guys, bagaimana proyek kita? Mafkan aku kemarin aku ada urusan yang penting jadi tak bisa membantu banyak.” Akhirnya Donghae datang juga. Tapi sayangnya semuanya sudah terlambat. kenapa ia harus datang saat semuanya sudah sleesai. Sikap macam apa itu?

“Hya Lee Donghae! Kau pikir segampang itu minta maaf? Kau bahkan bersikap senaknya pada kami. Mentang-mentang kau ketua, jadi kau tak mau bekerja?” amarah Siwon tersulut.

“Mianhae, jeongmal mianhae. Tapi kemarin aku benar-benar ada urusan penting. Mianhae!”

“Kencan katamu penting huh? Apa kau tahu gara-gara kau kemarin kita sampai rela tidak tidur demi proyek in. sementara kau kemana? Kencan?” kini giliiran Shilla yang mrah.

“Ani bukan begitu. Lagian aku juga tidak kencan kok”

“Aish sudahlah terserah kau saja.” Siwon akhirnya berlalu sambil menggandeng Shilla bersamanya.

“Gaeul-ah. Mianhae.”

“Aish sudahlah. Aku tak tahu harus bilang apa padamu. Kau boleh saja kencan dengan siapa saja Donghae-ah. Tapi kau juga harus ingat dengan tugas dan kewajibanmu. Kalau tugasmu itu hanya menyangkut dirimu sendiri, fine. Tapi masalahnya tugasmu itu mnyangkut orang lain juga. Kau juga harus pikirkan orang lain juga Donghae-ah.” Aku masih bicara dengan tenang. Aku memang tak ingin menampakan amarah seperti Siwon dan Shilla tadi. Karena aku tahu percuma. Kurasa Donghae tak peka dengan hal itu.

“Mianhae”

@@@

Karena sikap Dongahe tersebut, membuatku masih kesal denganya. Untuk itu aku putuskan untuk menjauhinya. Entah kenapa sat melihat wajahnya aku selalu saja kesal. Tapi anehnya aku tak pernah bisa meluapkan kemarahanku padanya.

Kesempatan berikutnya saat harus bekerja dalam satu tim lagi, aku tak pernah mau bersamanya. Mungkin aku trauma. Aku tak peduli. Yang aku rasakan sekarang adalah aku membencinya.

Belum lagi sifatnya yang Casanova. Dalam seminggu ini entah sudah berapa kali aku melihatnya mengantarkan gadis-gadis kampus. Bercanda dengan mereka. Kenapa dia playboy sekarang? Aku jadi menyesal pernah menyukainya.

Kemana Lee Donghae yang dulu?

@@@

Hari ini seperti biasa aku selalu menghindar darinya. Entahlah padahal sudah dua minggu berselang sejak kejadian waktu itu tapi aku masih saja blum bisa memaafkanya.

Kuputuskan untuk berbelanja. Ya itu kebiasaanku. Saat aku sedang dalam mood yang tak baik aku pasti belanja.

Dan kurasakan dari tadi Donghae mengikutiku. Tapi untuk apa? Aku mengabaikanya. Berharap kalau aku beranggapan salah. Tapi ternyata tidak. Donghae memang mengikutiku.

Kuhentikan langkahku dan menatapnya yang sekarang hanya berjarak 3 meter dariku kurasa.

“Kau mengikutiku dari tadi?” tanyaku menyelidik.

Dia hanya mengangguk dna kemudian berjalan mendekatiku. Aku masih diam ditempatku berdiri.

“Waeyo? Apa kau tak punya kerjaan lain?”

“I just wanna make sure abot something.”

“Something what?”

“You.”

“Memang ada apa denganku?” kataku kesal.

“We need to talk” dia menarik tanganku. Membawaku paksa menuju mobil Audi miliknya. Mobil yang selalu ia pamerkan terhadap gadis-gadis kampus.

“Lepaskan.! Tak ada yang ingin kau bicarakan padamu.” Aku berusaha melepaskan genggamanya. Tapi sayangnya genggamanya terlalu erat.

“Hanya sebentar Gaeul-ah!”

“Ok. Whats wrong?” dia membukakan pintu mobilnya. Dan memaksaku duduk.

“Apa kau menghindariku? Kenapa?”

“Tch, memangnya ada apa denganmu yang membuatku mengindarimu? Apa kau merasa kau ada salah padaku?”

“Ani.”

“Kalau kau merasa begitu itu artinya memang atak ada hal yang membuatku harus menghindarimu.” Kataku berbohong.

“Tapi aku masih merasa kau menghindariku. Apa kau marah padaku?” desaknya.

“Hya. Lee Donghae! Aku tak punya banyak waktu kalau kau hanya ingin membicarakan sesuatu yang non sense ini.”

“Tak punya banyak waktu tapi kau masih bisa belanja sampai berjam-jam?”

“Tch. Apa yang aku lakukan tak ada kaitanya denganmu. Sekarang lebih baik aku pulang.” Tapi sebelum aku berhasil keluar dari mobil itu Donghae menyalakan mobilnya. Dan seperti orang gila dia mengendarai mobil itu dengan sangat cepat.

“Hya!!! Apa yang kau lakukan? Kau mau bawa kau kemana? Turunkan aku!” amukku. Tapi dia seolah tak mendengarnya.

“Hya LEE DONGHAE!!!”

“Diamlah. Aku akan mengantarmu pulang saat urusan kita selesai.”

“Urusan yang mana lagi huh? Urusanmu yang mengintrogasiku seolah aku melakukan kesalahan fatal? Aku benar-benar gila.”
CKITTTTT….

Donghae tiba-tiba saja mengerem mendadak dan menepikan mobilnya.

“Hya! Kau mau membunuhku?”

Tapi belum sempat akun lontarkan lagi kemarahanku dia sudah mnyeretku lagi. Ia membawaku menuju taman bunga yang indah menurutku kalau saja aku sedang tak marah sekarang.

“Lepaskan!”

“Kau ini kenapa Gaeul-ah?”

“Kau yang kenapa. Maksudmu apa memaksaku kesini?”

“Aku sudah bilang kan tadi aku hanya menyelesaikan maslaah kita.”

“Masalah yang mana./ aku tak punya masalah denganmu. Jadi ijinkan aku pulang.”

“Aku akan mengantarmu saat aku sudah dapat kejelasan.”

“Aku tak tahu apa yang kau bicarakan. Dan lagi aku tak butuh kau antar.” Aku bersiap pergi. Tapi denga kasar ia menarik tanganku. Memaksaku untuk menatapnya.

“Kenapa kau menghindariku?”

“Aku tak menghindarimu” kuhindari tatapan matanya.

“Tak menghindari katamu? Dua minggu sudah kau tak bicara padaku. Tak mau satu tim lagi denganku. Apa itu masih belum cukup dibilang menghindariku?”

“..”

“kenapa diam saja? Kenapa? Aku benar kan? Kau memnag menghindariku kan? “

“Iya aku memang menghindarimu. Puas?” sungutku.

“Tapi kenapa? Karena proyek itu? Aku bahkan sudah minta maaf untuk itu”

“Bukan hanya itu. Lalu kau pikir dengan sebuah maaf semuanya berakhir?”

“Tapi bukankah kau sudha memaafkanku?”

“Iya aku memang memaafkanmu untuk itu. Tapi sikapmu yang lain membuatku muak dnganmu.”

“Sikapku yang mana?”

“Kenapa tak kau pikirkan saja sendiri”

“Kumohon Gaeul-ah. Katakan padaku apa salahku!”

“kau mau tahu?” dia mengangguk.

“Aku benci dirimu yang sekarang. Kau bukan Donghae yang aku kenal dulu. Kau bukan lagi dongahe yang pengertian. Bukan lagi Donghae yang menyenangkan. Kau menyebalkan. Kau egois. Kau tak betanggung jawab, padahal dulu aku kenla dirimu sebagai sosok yang penuh tanggung jawab.”

“Kau bukan lagi Donghae yang peka. Kau bahkan tak peka dengan peraaaan orang lain. aku benci sikapmu yang merugikan orang lain. padahal dulu aku kenal dirimu sebagai sosok yang tak pernah ingin menyusahkan apalagi merugikan orang lain.”

“Ah dan satu lagi. Stop being Casanova! I’m sick of that. Don’t yiou know I hate you now.!”

“Mianhae. Mianhae mianhae.”

“Puas kau sekarang? Apa yang terjadi padamu sebenarnya? Kau membuatku muak”

“Kumohon kau boleh marah padaku. Tapi kumohon jangan pernah membenciku. Aku bisa menerima kebencian dari semua orang tapi kau tak bisa kalau kau membenciku.” Aku terkejut dengan pernyataanya. Apa maksdunya sebenarnya?

“Tch, what a nonsense right now?”

“Aku serius Gaeul-ah. Aku tak tahan sat kau melihatku dengan tatapan kebencian itu. Aku tak bisa menerima kebencianmu padaku. Aku tersiksa saat kau membenciku.”

“Mwo?”

“Aku minta maaf untuk semua sikapku selama ini. Tapi tak tahukah kau kalau itu semua karenmu?”

“Mwo?”

“Aku berubah dengan harpan supaya kau akan memperhatikanku. Tapi trenyata malah membuatmu membenciku”

“Apa maksudmu?”

“Aku berubah menjadi orang yang menyebalkan itu sengaja. Aku ingiin kau lebih memperhatikanku. Berharap kau akan melihatku. Aku hanya ingin mendapat perhatian lebih darimu.”?

“Dan mengenai sikapku yang seolah Casanova itu sebenarnya itu hanya pura-pura. Aku hanya ingin melihat reaksimu. Apakah kau akan marah atau cemburu dengan hal itu. Tapi yang terjadi justru kau malah membenciku dengan sikapku itu. Mianhae.”

“Pura-pura katamu? Tapi untuk apa? Aku semakin tak mengerti dirimu Lee Donghae”

“Itu karena kau m,encintaimu Gaeul-ah. Aku mencintaimu!”

Mataku membulat dengan pernyataanya. Aku tak menyangka ia akan bicara seperti ini padaku. Kata-kata yang aku harapkan terlontar dari bibirnya dari dulu. Tapi kenapa saat itu terlontar justru saat aku membencinya?

“Stop talking bout non sense Donghae-ah”

“I’m serious Gaeul-ah.”

“Don’t make a joke with me!” aku hendak pergi. Tapi denagn tiba-tiba ia menarikku dalam pelukanya.

DEG..

Apa ini kenapa tiba-tiba jantungku berdetak cepat. Detak yang sama saat dulu aku masih mencintainya. Apa mungkin kalau kau masih mencintainya?

“Please don’t hate me Gaeul-ah.”

Donghae memegang pipiku. Memaksaku untuk melihat dalam kedua matanya.

“Look at my eyes. Cant you see love trough my eyes? Please don’t hate me. And I promise I’ll change my self become who I realy am.”

Aku lihat cinta itu. Cinta yang selama ini selalu aku harapkan.

“Kumohon Gaeul-ah. Berikan aku kesempatan.”

“Ehm” entah sihir dari mana tapi aku dengan mantap menganggukan kepalaku. Dan segurat kepuasan mnghampiri Donghae.

“Saranghaeyo Gaeul-ah”

“Nado”

“Jeongmal? So would you be my girl?”

“I do”

Dia tersenyum. Manis sekali. Dan dengan sekali tarikan ia memelukku lagi. Hangat dan nyaman rasanya.

Aku bahagia.

PLOK PLOK PLOK…

Kudengar suara tepuk tangan. Dan sontak Donghae melepas pelukanya.

“Bravo.. Chukae!”

“Chukaeyo……!!!!” ucap Siwon dan Shilla lantang. Tawa menghiasi wajah mereka.

“Kalian?”

“Nde. Maaf tapi kami tak sengaja mendengar pertengkaran kalian. Kalian tahu apertengkaran kalian itu terdengar sampai jarak 10 meter dari sini. Mengganggu kami saja yang sedang kencan.” Ucap Siwon sambil terkkeh.

“Nde.. tapi untungnya berkat kalian kami punya tontonan gratis yang menynangkan. Hahahaha.” Shilla menambahkan.

“Jadi kalian dengar semuannya?” ucapkan dengan wajah yang kurasa sudah memerah Karena malu sekarang.

“Sudahlah Gaeul-ah tak usah malu begitu. Yang penting sekrang akan kau sudah tak jomblo lagi. Bahkan kau hebat bisa mendapatkan pangeran kampus. Ah aku iri padamu.”

“Hya,, Shilla-a. aku ini juga pangeran tahu. Bahkan lebih tampan dari Donghae.” Kata Siwon tak terima.

“Hhehe.. iya iya. Bagiku kau memang yang paling tampan Siwon-ah” Siwon langsung memebrikan kecupan singkat pada Shilla

“Hya, disini yang pasangan baru siapa sebenarnya? Kenapa malah kalian yang mengumbar kemesraan disini?” protes Donghae tak terima. “Jagi, aku juga mau seperti mereka” rengek Donghae. Dan ia sudah memonyongkan bibirnya seolah ingin menciummku.

“Kyaaaaaaaaaa”

FIN

 
22 Comments

Posted by on November 3, 2010 in fanfiction, super junior

 

Tags: ,

22 responses to “Don’t Make Me Hate You

  1. deunryelysma

    November 9, 2010 at 4:56 pm

    huhaha..
    endingnya itu lho…
    donghae nafsu bgt pengen dicium..😀

     
    • shilla_siwonest

      November 10, 2010 at 11:24 am

      haha…
      yg bkepikiran di otak saya waktu bikin ya cuma itu…
      hehehe
      gomawo dah mampir…^^

       
  2. fishyoriga

    November 10, 2010 at 4:54 pm

    annyeong~ mian langsung nongol (?) soalnya lg iseng-iseng nyari ff (terus ?)

    whoaa ff-nya romantis banget u.u
    berasa diri sendiri yang jd cast-nya hehehe *digetok*
    hhh dies bacanya hihi
    nice ff😉

     
    • shillacsw

      November 11, 2010 at 12:37 pm

      hohohoho..
      sok silahkan berimajinasi sendiri tntang donghae…
      gomawo ya dah baca n komen
      jangan bosen mampir… ^^

       
  3. Neni

    November 19, 2010 at 2:18 pm

    Bagus😀
    Tapi Donghae kok nafsu banget ???
    Tapi tetep 대박

     
    • shilla_park

      November 20, 2010 at 1:44 pm

      hehehe..sengaja bikin donghae kaya gitu..
      bosen ma karakter donghae yg polos..
      gomawo dah baca n komen🙂

       
  4. kyuhyesung

    December 3, 2010 at 7:28 am

    hahaha ternyata donghae bisa jg kyk gt😀
    keren!!!

     
    • shilla_park

      December 3, 2010 at 11:42 am

      bisa dong…
      donghae gt..
      gomawo dah baca n komen ^^

       
  5. superteuki

    February 20, 2011 at 10:13 am

    Suami gw jd playboy disini..
    Ff nya bagus chingu..
    Bru nemu ada blog ini.. Heehehee

     
    • shilla_park

      February 20, 2011 at 10:31 am

      hehe.. sekali2 bikin donge playboy ga papa kan..
      hehe
      gomawo dah baca n komen..🙂

       
  6. superteuki

    February 20, 2011 at 10:48 am

    Gpp donk.. Emank disitu kelbhn suami saya..
    Huahahahah *dihajar ma elfish
    Salam knal Ɣªª athor..
    Bru ngunjung kesini..
    Bakalan rajin comment dech.. Suka banget ma ff nya.. Heheehehhe

     
    • shilla_park

      February 20, 2011 at 10:50 am

      hehe..
      makasih makasih..
      dari id nya kirain biasnya teuk ternyata donge.. gapapalah sama2 ganteng ini
      haha🙂

       
  7. superteuki

    February 20, 2011 at 11:00 am

    Hahahhaaa.. Iya.. ID πγα ngak prnh diganti..
    Teuk oppa murni sbg oppa ja..
    Udah pndh hati ke donghae skrg krn makin ganteng..
    Apalg smnjk rambutnya blonde.. Hahahahaha

     
    • shilla_park

      February 20, 2011 at 11:36 am

      omona…
      tp iya jungsoo oppa juga oppa aku..hehe..
      idih suka yg blonde2 ni kayanya..
      haha…

       
  8. princessradita

    March 26, 2011 at 2:56 pm

    Jiaaaah~ siwon ama shilla eksis bgt pas akhir2.. ㅋㅋㅋ

    Hae oppa jd playboy? Bukannya mukanya lugu? *dbunuh fishy*
    ㅋㅋㅋ

     
    • shilla_park

      March 26, 2011 at 11:24 pm

      harus eksis dong..
      muka lugu tapi hati playboy.. (?)

       
  9. evilkyu dinda

    October 29, 2011 at 8:09 pm

    Ngakak baca ending yg terakhir😀 Nice FF

     
    • shilla_park

      October 29, 2011 at 10:25 pm

      haha.. saya aja yg bikin senyum2 gaje…wkwkkw😛

       
  10. ryeomee

    March 11, 2012 at 7:00 pm

    Annyeong reader baru…
    Haega keren dh…

     
    • shilla_park

      March 11, 2012 at 9:41 pm

      anyeong.. met dateng di blog saya yg gaje.. gomawo udah komen😀

       
  11. rarha zein

    September 1, 2013 at 9:08 pm

    couple yg unik ^^
    ternyata cma salah paham toh, 22 nya sma2 ga peka hihi
    like it, eonni😉
    singkat tp ngena bgt di hati .
    shilla sm siwon nya jg kompak bgt😀

     
    • shilla_park

      September 2, 2013 at 7:09 am

      haha begitulah…duh jd malu ane..ini kan ff jadul yg ababil ane haha

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: