RSS

Can’t You See? part 5

21 Nov

Kuhampiri Eommaku yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit. dia terlihat sangat pucat.

“Shilla-ya” katanya lirih. Aku langsung berlari memeluknya. Aku menangis.

“Hya, putri Eomma kenapa menangis?”

“Bagaimana aku tak menangis melihat keadaan Eomma seperti ini?” aku masih belum melepas pelukanku. Suara tangisku juga semakin menjadi.

Aku cemas dengan Eomma. Tapi di sisi lain aku menagis karena masih teringat perlakuan Siwon Oppa padaku. Belum pulih sedih ini karena Siwon Oppa kini bertambah lagi kepedihanku dengan sakitnya Eomma.

Sebenarnya Eomma sudah lama menderita Hepatitis C. dan biasa kumat kalau kondisi tubuh Eomma sedang turun. Tapi dia bahkan sudah tidak pernah kambuh lagi semenjak aku menikah. Tapi kini ia kambuh lagi. Tentu ini membuatku khawatir.

“stststt,,, Uljima Shilla-ya. Kau ini sudah besar bahkan sudah menikah tetap saja cengeng.”

Kulepas pelukanku. “Apa aku tidak boleh mencemaskan Eomma? Apa orang yang sudah menikah tak boleh menangis?”

PLETAK. Eomma menjitak kepalaku pelan. “Gadis bodoh.”

“Eomma” aku merengek.

@@@@

Dokter bilang kondisi Eomma drop karena kelelahan. Ya penderita Hepatitis C memang rentan dengan lelah. Dan sekarang bahkan kata dokter Eomma harus menjalani perawatan intensif untuk mengetahui lebih lanjut kerusakan hati.

Melihat kondisi Eomma sekarang, dokter tidak yakin Eomma akan pulih dengan cepat. Dan tentu saja ini membuatku jadi khawatir.

Pintu kamar rawat Eomma terbuka, dan kulihat Oppa ku dengan wajah cemasnya. Pasti ia juga mencemaskan Eomma.

“Oppa.” Aku langsung memeluk Oppa ku satu-satunya. Dia lah yang selalu jadi sandaranku selama ini.

“sssttttt. Uljima! Kau bisa membangunkan Eomma dengan tangismu” Jungsoo Oppa membelai rambutku. Hal yang biasa ia lakukan saat aku menangis.

“Eomma..dia…dokter bilang Eomma butuh perawatan intensif dan…”

“Araseo..Oppa sudah berbicara dengan dokter tadi. Kau tenang saja Shilla-ya, Eomma pasti akan segera pulih.”

“Hmm. Ah Oppa si kecil tidak kau bawa?”

“Aish babo. Jungmin kan masih 2 tahun mana mungkin aku bawa ke rumah sakit. kalau ia jadi sakit gimana?”

“Iya ya benar juga. Abis aku kangen Jungmin Oppa. Lucuuuu sekali”

“Makanya bikin anak sendiri dong.”

GLEK. Perkataan Oppa langsung menusuk hatiku. Aku jadi teringat lagi dengan perlakuan Siwon Oppa. Ah padahal tadi aku sempat lupa gara-gara mencemaskan Eomma.

“Oppa kira bikin anak gampang?” aku berusaha mengelak dan menutupi rasa sakitku.

“Hahahaha. Eomma sudah mengharapkan cucu lagi Shilla-ya.”

“Ara aku tahu. Tapi Tuhan belum kasih mau gimana lagi?”

“Ya sudahlah. Ah mana suamimu?”

“Dia ada rapat penting di kantor.” Kataku asal. Jujur aku sangat malas jika harus membahasnya.

“Dia benar-benar sibuk ya ternyata. Kau pasti kesepian ya?”

“terkadang.” Jawabku singkat.

Sampai saat ini aku masih setia menemani Eomma. Padahal hari sudah gelap. Aku hanya sangat malas pulang kerumah. Aku belum siap bertemu Siwon Oppa. Terlalu menyaktkan untuk mlihatnya. Membuatku teringat dengan semua itu.

Jungsoo Oppa sudah pulang. Dia memang punya anak dan istri yang kini masih mengandung anak kedua mereka. Aku terkadang iri dengan keharmonisan rumah tangga Oppa. Aku juga ingin seperti mereka.

TESSSS. Air mataku menetes tiap kali aku mengingatnya. Hal yang kurasa tak akan pernah mungkin terjadi. Aku sadar akan kondisiku sekarang. Tak seharusnya aku berharap lebih seperti ini. Membuatku makin sakit dan tersiksa.

@@@@@@@

Keesokan harinya, aku putuskan untuk pulang mengambil baju ganti. Aku putuskan untuk terus menemani Eomma sampai Eomma pulih.

Sengaja aku pulang pagi-pagi. Aku hanya tak ingin mlihat wajah suamiku. Hal yang jauh bertolak belakang. Sebelumnya aku selalu ingin melihat wajahnya tiap detik, tapi kini melihat wajahnya sama saja membuat luka hatiku makin parah.

Sebelum pergi ke rumah sakit lagi, aku siapkan makanan untuknya. Entah kenapa meski aku marah padanya aku tak bisa membiarkanya pergi kerja tanpa makanan. Entah dia akan memakanya atau tidak aku tak peduli.

“Shilla-ya?” aku hendak pergi lagi sebelum suara itu menghentikanku. Tak kutengok sedikitpun dirinya.

“Aku pergi ke rumah sakit lagi Oppa. Makanlah sarapanmu” aku segera beranjak, tapi tanganya menghentikan langkahku.

“Biar kuantar.”

“Tak perlu” tolakku singkat.

“Aku juga ingin menjenguk Eomonim Shilla-ya.” Dia menariku ke dalam mobilnya. Membawaku ke rumah sakit.

Sepanjang perjalanan hanya suara deru mobil yang terdengar. Tak ada satupun diantara kami yang membuka suara. Hingga sampai kamar Eomma pun kami masih diam. Sepertinya dia tahu kalau aku masih marah terhadapnya.

“Anneyonghasyo Eomonim!”

“Ah Siwonie.”

“Mianhae Eomonim kemaren aku belum sempat menjenguk. Aku ….”

“Aku tahu. Shilla bilang kau ada rapat penting dengan dewan direksi kan? Gwenchana Siwon-ah”

Siwon Oppa melirik ke arahku. Tak ku perhatikan pandanganya.

“Ah Ne Eomonim. Bagaimana kondisi Eomonim?”

“Seperti yang kau lihat. Lemah tak berdaya, hahaha”

“Aku yakin Eomonim akan segera pulih.”

@@@@@@@

Hatiku masih terasa sesak. Aku sudah berusaha melupakan kejadian itu. Saat dimana aku merasa aku sungguh tak berarti. Tapi semakin dilupakan justru makin membuatku tersiksa.

Sudah 1 minggu aku menemani Eomma di rumah sakit. Sudah 1 minggu pula aku tak bertemu Siwon Oppa. Aku selalu pulang larut malam dan pergi pada pagi buta. Aku memang menghindarinya. Jujur aku belum bisa memaafkanya. Karena memang sampai detik ini belum ada kata maaf yang terucap darinya.

Tidakkah ia merasa bersalah?

“Shilla-ya kau tidak pulang?”

“Ani Eomma. Aku kan sudah bilang selama Eomma masih berada di rumah sakit aku yang akan menjaga Eomma.”

“Tapi kau punya suami Shilla-ya. Sudah kewajiban istri untuk merawat suami.”

“Kewajiban anak juga untuk merawat ibunya. Lagian Siwon Oppa tak keberatan aku menjaga Eomma. Malahan dia yang menyarankan aku untuk menjaga Eomma” kataku berbohong.

TOK TOK TOK.

“Ahjumma” Yesung Oppa ternyata yang datang. Dia langsung memeluk Eomma. Dia memang sangat dekat dengan Eomma.

“Sudah lama ahjuma tak melihat wajah imutmu Yesung. Kau sehat?”

“Nde ahjuma. Jwesonghamnida ahjuma baru bisa menjenguk sekarang. Seminggu ini aku ada tugas ke luar kota.”

“Gwenchana. Ahjuma senang dengan kau bisa datang sekarang.”

@@@@

<Siwon pov>

Aku tahu aku salah. Tak seharusnya aku melakukanya malam itu.

Shilla terlihat sangat marah. Aku memang bodoh. Jeongmal baboya.

Dan lebih bodoh lagi karena sampai saat ini aku belum minta maaf padanya. Aku terlalu takut ia tak mau memaafkanku.

Seminggu ini tak pernah kulihat kehadiran Shilla dirumah. Dia memang menjaga Eomonim.

Tapi tak melihatnya berceloteh tiap pagi serasa ada yang aneh. Biasanya tiap pagi ia yang membangunkanku. Menyiapkanku sarapan. Membuat rumah jadi ramai dengan celotehanya. Menyambutku saat pulang kerja dengan senyumnya yang tak pernah ku balas.

Tapi sekarang tiap pagi aku hanya sarapan seorang diri. Pulang kerjapun tak ada dia yang menungguku. Aku merasa rumah jadi sangat sepi dan seolah tak berpenghuni.

Apa aku merindukanya? Entahlah.

Kuputuskan untuk menjenguk Eomonim. Kebetulan kerjaan kantor sedang sedikit.

Kudengar gelak tawa dari kamar inap Eomonim. Dan aku tahu salah satunya ada tawa Shilla. Tawa yang sudah seminggu ini tak kudengar. Dan semua itu karena kebodohanku.

Kubuka pintu kamar inap. Kulihat Eomonim, Shilla dan…Yesung? Mereka tengah bersendau gurau. Mereka tampak akrab dan bahagia sekali.

Entah ada perasaan apa dalam hatiku, tapi yang jelas perasaan ini tak kusuka.

“Ah Siwoni.” Eomma menyadari kedatanganku. Kuberikan senyumku padanya. Shilla kulihat langsung berhenti tertawa. Masih marahkah ia padaku?

“Kau mengenal Yesung kan?” aku hanya mengangguk.

“Ah senang rasanya melihat kalian berkumpul disini. Sayang Jungsoo belum datang.”

“Oppa kan sedang kerja Eomma. “

“Iya aku tahu. Ah Yesung boleh ahjuma minta bantuanmu?”

“Ne ahjuma apa itu?”

“Aku ingin makan ddokbogi. Bisa kau belikan untuku?”

“Eomma!” kata Shilla melarang. Kondisi Eomma masih belum memungkinkan untuk makan makanan satu itu.

“Ayolah Shilla-ya. Kau kan tahu Eomma sukaaaa sekali ddpkbogi. Makan satu saja tak akan bikin Eomma mati kan?”

“Tapi”

“Baiklah Ahjuma” Yesung memotong perkataan Shilla

“Kalau begitu aku ikut Oppa.”

Mereka pergi berdua. Ada terselip rasa tidak suka padaku. Shilla pasti sengaja menghindariku lagi.

“Siwon-ah kau tidak cemburu istrimu pergi dengan Yesung?” aku terkejut dengan perkataan Eomonim.

“Ani Eomma. Aku tahu Yesung-ssi adalah sahabat Shilla dari kecil”

“Tapi dia juga pernah jadi cinta pertama Shilla. Kau tak apa dengan itu?”

“Tak apa Eomma. Itu masa lalu.” Kataku tersenyum. Entah kenapa aku tak suka saat Eomma menyebut bahwa Yesung adalah cinta pertama Shilla. Apa maksud Eomma mengatakan hal itu padaku?

<Shilla pov>

“Ehm Shilla-ya boleh aku Tanya sesuatu?” Tanya Yesung Oppa dalam perjalanan kami kembali ke rumah sakit. aku hanya mengangguk

“Kau sedang bertengkar dengan suamimu?” aku bingung harus menjawab apa. Pada kenyataanya itu yang terjadi.

“Kenapa Oppa berkata seperti itu?”

“Aku mungkin tak tahu duduk masalahnya. Tapi cara kalian saling pandang, cara kau memperlakukan dia. Semua membuatku mengerti”

“Memang aku memperlakukan dia bagaimana?”

“Kau tak sedikitpun menatapnya Shilla-ya. Padahal kau tahu, sejak tadi dia memperhatikanmu. Seperti ingin berkata sesuatu tapi tak bisa.”

Aku diam sesaat.

“Apa begitu terlihat Oppa?”

“Jadi benar?” aku mengangguk lagi. “Apa yang terjadi sebenarnya?”

“Hanya masalah biasa Oppa. Wajar kan kalau dalam rumah tangga ada pertengkaran.”

“Baiklah kalau kau tak mau memberi tahu. Aku hargai privasimu. Tapi jangan terlalu lama kau marah padanya.”

“Aku ragu itu” kataku lirih.

“Mwo?”

“Ani Oppa.”

@@@@@@@

Yesung Oppa sudah pulang. Tapi aku masih tak mengerti kenapa Siwon Oppa masih betah disini. Hal yang tak biasa ia lakukan. Biasanya waktunya hanya ia habiskan di kantornya.

Eomma sudah tertidur. Hal ini membuatku bingung. Itu artinya hanya ada aku dan Siwon Oppa. Aku masih blum ingin bicara denganya.

“Shilla-ya aku ingin bicara.”

“Tak ada yang perlu dibicarakan” kataku singkat.

“Kumohon Shilla-ya.”

“……”

“Tentang waktu itu mianhae” Aku masih diam.

“Tak seharusnya aku lakukan itu padamu. Aku benar-benar bodoh Shilla-ya.”

“Lalu kenapa masih kau lakukan?”

“Itu..watu itu aku…hanya…”

“Apa? Kau merindukanya? Lalu dengan gampangnya kau meluapkan kerinduanmu terhadapku? Tak pernahkah kau pikirkan perasaanku?” kuberondong ia dengan berbagai pertanyaan.

“Mianhae Shilla-ya”

“Kau tahu Oppa, malam itu kau sungguh membuatku bahagia. Akhirnya aku merasa telah sempurna menjadi seorang istri. Tapi dengan mudahnya kau melukaiku lagi. Kau anggap apa aku ini? Apa aku begitu tak berartinya bagimu?”

“Aniyo. Aku ..”

“Aku merasa aku ini seperti boneka Oppa. Aku seperti tak punya hati. Dan dengan mudah digunakan”

“Shilla-ya”

“Aku benci kau Oppa. Tak tahukah kau kalau kau telah melukai harga diriku?”

Aku tak kuasa lagi menahan tangisku. Aku memang membencinya.

“Kau tahu Oppa sudah lama aku menunggumu menyentuhku. Tapi kenapa saat kau menyentuhku justru hanya untuk pelampiasan saja? Apa aku begitu gampang?”

“Kau tahu Oppa, aku merasa kau  memperlakukanku sepeti wanita murahan. Aku sungguh tak ada artinya.”

“Mianhae Shilla-ya”

“Pulanglah Oppa. Aku ingin disini menemani Eomma.”

“Shilla aku..”

“Kumohon pulanglah!” bentakku.

Dia pergi. Dan aku terduduk lemas. Aku menagis tertahan. Aku tak ingin Eomma terbangun karena tangisku.

 

Shilla begitu marah. Aku tahu ia pasti akan sangat marah. Tapi saat ia bilang dia membenciku entah kenapa aku tak rela. Aku mungkin suami yang jahat terhadapnya. Tapi sungguh aku tak rela jika ia membenciku

To be continued.

 

 

 

 

 

 
35 Comments

Posted by on November 21, 2010 in fanfiction

 

Tags: , , ,

35 responses to “Can’t You See? part 5

  1. Deunryelysma

    November 22, 2010 at 2:37 am

    Jgn cpet ending yak..
    Buat Siwon menderita dan menyesal dulu *sadis* #plak…😀

     
    • shilla_park

      November 22, 2010 at 1:19 pm

      tenang masih belum ending kok..
      emang rencananya mau bikin siwon menderita dulu..
      tapi diapain ya enaknya????
      gomawo dah baca n komen^^

       
  2. Neni

    November 22, 2010 at 9:54 pm

    Bagus onn =D siwon nya dibikin nyesel pernah bikin silla nangis aja, he9
    Silla nya di tempelin sama Yesung oppa aja biar Siwon panas he9

     
    • shilla_park

      November 22, 2010 at 11:37 pm

      woahhaaa….
      saranya boleh juga…
      akan dipertimbangkan..
      gomawo🙂

       
  3. vanny

    November 23, 2010 at 7:57 am

    hohoho dah di publish toh chap 5, tp kok pendek ya hahahaha *plak*

    buat siwon sakit aja, tp ga ada yg rawat krn kebetulan shilla lagi di rumah ortunya. biar nelangsa si siwon hahahahhaha

     
    • shilla_park

      November 23, 2010 at 11:40 am

      pendek ya???
      hohohoho maaf stuck ide..
      idih ini prasaan semua komenya pingin bikin siwon sengsara deh….
      maafkan aku yeobo sepertinya akan buat dirimu sengsara
      kkkkkkk…..

       
  4. Song jeerim

    November 26, 2010 at 10:31 am

    Wah shilla keren,bisa tegas sama siwon,
    lanjt buat siwon cemburu..

     
    • shilla_park

      November 26, 2010 at 1:46 pm

      oke2…
      emang sedang ingin menyengsarakan siwon…
      hehehhe🙂

       
  5. cacamoi

    December 21, 2010 at 5:34 am

    lha ?? langsung part 5 ??
    hm .. beneran tuh siwon jahat banget . akkuh cubit juga tuh orang .
    lanjut ke part 6 !!

     
    • shilla_park

      December 21, 2010 at 11:58 am

      part 3 ma 4 ga dibaca???
      hahhaa
      jangan dicubit dong siwon nya..
      kasiannnn..🙂

       
  6. thaonkyu

    March 23, 2011 at 4:20 am

    siwon sudah mulai suka tu ma shila?
    lanjut baca k part 6

     
  7. princessradita

    March 26, 2011 at 2:55 pm

    Pas baca, hati ini jadi ikutan sedih gimana gitu~
    Apalagi pas Shilla meledakkn(?) Amarahnya.. Bikin terharu T___T

     
    • shilla_park

      March 26, 2011 at 11:24 pm

      meledak??.. bom kali eon.. haaha.. gomawo

       
  8. choijinhae

    April 2, 2011 at 9:12 am

    Eomma’a jgn2 gk tidur tuh. . . .

    Oppa saia muncul (baca:leeteuk). .

     
  9. dongdongchen

    May 8, 2011 at 6:40 am

    good job, shilla! marahin terus kuda, tabokin sekalian..
    sok lah kalo mau selingkuh ma kura2 oppa mah didukung ma sy wkwkwkwkwk….

     
    • shilla_park

      May 8, 2011 at 1:15 pm

      hahaha.. saya cuma marah tp ga berani slingkuh..😀

       
  10. nyit2bininyaTabi

    November 2, 2011 at 9:11 pm

    aigooo….demen bngt dah part ini emosinya kerasa bngt.
    nyahahaha….q pngn bngt bsa buatin siwon ff y sedih2 y ada malah jadi comedy =__________=
    ayooo siwon cpetan tobat. kembali k jalan y benar.
    shilla-yaa q mendukungmu!!!cuekin aja siwon
    *tukang ngomporin *

     
    • shilla_park

      November 2, 2011 at 9:31 pm

      demen amat si sama yg emosi2an?? wkwkwk…
      siwon si anak tuhan disuruh tobat?? udah tobat dia dr dulu jg..wkwkw😀

       
      • nyit2bininyaTabi

        November 2, 2011 at 9:33 pm

        iyaaaa emosinya kerasa gt….
        wahaahahha berhubung q masih belajar buat ff y penuh emosi *halah*
        tp belom kesampaian…
        yaaa maksudnya tobat dr penyakit cueknya ituu…wkwkwkk

         
  11. MissClouds

    April 5, 2012 at 12:07 am

    Huahahahahahah puas banget liat wonppa nyesek…
    akhirnya tau juga kan NYESEK itu gimana//kibasrambut//

    shilla jangan cepet maapin…biar wonppa menyesal banget banget dah kekekekek~~~

    lanjut lagi ahhh ciaoooo~~~

     
    • shilla_park

      April 5, 2012 at 8:23 pm

      emang nyesek itu gimana??.. *polos*😀

       
  12. astii

    July 12, 2012 at 11:33 am

    Rasakan!!salah siapa jd org tega bgt!!!istri udah baik gtu disia2kan..hho

    sukaaa sukaa ceritanya!!!lanjut lanjut..

     
  13. eunjae25

    August 22, 2012 at 11:47 am

    hayo bikin siwon semenyesal mungkin, bikin dia merasa sangat bersalah sama shilla, jangan langsung baikan ya,,, hehehe

     
    • shilla_park

      August 22, 2012 at 12:00 pm

      haha ini knpa kejam amat sama siwon..lol😀

       
      • eunjae25

        August 22, 2012 at 12:10 pm

        soalnya gemes shilla, masa iya udah setahun merit kagak sadar2

         
  14. shashiva04

    September 9, 2012 at 1:08 pm

    seperti biasa tar hamil deh shillax….

     
  15. inggarkichulsung

    July 29, 2013 at 7:48 pm

    Siwon oppa hrs dibuat menyesal akan perbuatannya yg sll tdk mempedulikan perasaan Shilla, sabar ya Siwon oppa and Shilla jg

     
    • shilla_park

      July 29, 2013 at 8:21 pm

      tenang aja ntar siwon juga nyesel kok haha

       
  16. Siregar Sri Fauziah

    December 11, 2013 at 2:13 am

    Sakitkan Oppa dbenci sma istri sendiri… trs aja mrah Shilla… klo bsa bkin tuh Wonppa cemburu ma Yesung Oppa…
    Aaahhh…. lgi sbel bgt sma si Simba ni.. +_+

     
    • shilla_park

      December 16, 2013 at 5:08 pm

      haha saatnya balas dendam lol

       
  17. Aichan

    September 30, 2014 at 1:53 pm

    Asikk, shilla makin jd korban ny siwon oppa!
    Smoga shilla hamil haha jd siwon sayang sm shilla :b (ngatur)

     
    • shilla_park

      October 1, 2014 at 6:58 am

      haha kita liat aja kalo gt neng

       
  18. R'itsmine

    January 4, 2015 at 8:37 am

    jjeng.

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: