RSS

Can’t You See? Part 7

05 Dec

<Shilla pov>

Aku lelah. Lelah terus bersikap  dingin terhadap Siwon Oppa. Tapi jujur aku masih belum bisa memaafkanya. Terlalu besar luka yang ia torehkan dalam hatiku.

Sejujurnya aku juga tersiksa mendiamkanya. Aku ingin bercanda denganya. Aku ingin memeluknya. Tapi itu tak mungkin. Karena kalau pun semua itu terjadi aku tahu semuanya hanya pura-pura.

Aku juga lelah terus berpura-pura di hadapan orang tua kami. Berpura-pura mesra padahal sebenarnya yang terjadi tak seperti itu. Aku ingin aku memang memeluknya, menciumnya dengan cinta diantara kita. Tapi bagaimana itu bisa terjadi kalau hatinya begitu dingin. Tak ada yang diperbolehkan memasuki hatinya selain Raisa.

Arghhh setiap mengingat hal itu aku semakin tersiksa. Sampai kapan ia akan terjerat dalam bayang-bayang Raisa?

Aku masih bertahan dari sikap dinginku padanya. Kalau dihitung-hitung kurasa sudah 1 bulan aku mendiamkanya.

Pagi hari aku hanya akan menyiapkan sarapan untuknya kemudian aku akan ke kamar melanjutkan novelku. Ya sekarang menulis novel adalah selingan bagiku.

Saat ia pulang kantor makan malam juga sudah siap terhidang. Tapi diriku? Aku sudah berdiam diri di kamar. Tidak tidur, hanya menghindarinya.

Aku sendiri tak tahu kenapa aku masih bertahan seperti ini. Padahal sejujurnya aku tersiksa seperti ini. Hanya saja aku belum merasa siap untuk kembali ceria di hadapanya setelah apa yang telah ia perbuat.

Satu hal yang aku lakukan saat ia tak di rumah adalah pergi ke agency tempat ku dulu bekerja. Bukan untuk bekerja lagi. Aku hanya melakukan sedikit konsultasi dengan Yesung Oppa tentang novelku. Ya sekarang aku berniat menerbitkanya. Daripada aku hanya berdiam diri di rumah yang begitu sepi lebih baik aku melanjutkan hobiku yang sudah lama aku diamkan.

Aku bersyukur karena Yesung Oppa banyak membantuku. Kadar kami bertemu juga semakin intens.

“Shilla-ya boleh aku Tanya sesuatu?” Tanya Yesung Oppa saat kami sedang makan siang bersama. Aku hanya mengangguk sambil tetap menyantap makan siangku.

“Kenapa kau akhir-akhir ini jadi sering ke kantor?”

“Tentu saja untuk konsultasi Oppa”

“Hanya itu?”

“Ne. memangnya kenapa?”

“Ani. Aku hanya merasa aneh saja. Dulu bahkan kau jarang sekali main ke kantor bahkan kau rela berhenti bekerja setelah kau menikah.”

Aku menghentikan aktivitas makanku.

“Ada sesuatu lain yang kau sembunyikan?” aku menggeleng.

“Kau tahu? Aku melihatmu seperti yang sengaja menyibukan diri dengan sesuatu. Apa masalahmu dengan suamimu belum selesai?”

Tepat sekali perkataan Yesung Oppa.

“Hey, jawablah!”

“Aku harus jawab apa Oppa. Aku bahkan tak tahu harus berkata apa.”

“Kurasa memang benar kalau kau sedang ada masalah dengan suamimu. Apa kau masih tak mau cerita padaku? Dulu saat ahjuma sakit kau tak mau mengatakanya. Apa sekarang kau masih tak mau cerita?”

“Oppa mianhae. Aku hanya merasa belum siap untuk menceritakanya. Tapi memang benar kami sedang ada masalah . dan aku memang sedang marah denganya”

“Yang aku tahu kau bukan orang yang mudah marah. Lalu kenapa kau bisa semarah ini?”

Aku hanya tersenyum kecut.

<Siwon pov>

Aku menatap semua berkas-berkas ini dengan tatapan jenuh. Seharian ini aku dihadapkan pada setumpuk berkas yang tak ada habisnya.

“Hyung, gwenchana?” Tanya Kyuhyun asistenku dan sekaligus Hoobaeku saat kami kuliah dulu. Dia sudah kuanggap seperti adikku sendiri.

“Nde” jawabku singkat.

“Kuperhatikan akhir-akhir ini kau tidak bersemangat Hyung. Padahal urusan kantor sedang tak ada masalah. Apa kau ada masalah di rumah Hyung?”

Aku tak menanggapi. Aku malah larut dalam pikiranku sendiri.

“Hyung!!! Aish kenapa malah melamun?”

“Ah.. mianhae Kyu”

“Jadi kenapa Hyung? Kenapa kau tak bersemangat?”

“Molla.”

“Aish,,, kok “molla”? aku butuh jawaban pasti Hyung”

Hah, Kyu kalau sudah begini sangatlah bawel. Tapi terkadang sikap inilah yang menarik darinya.

“Hyuungggg. Katakan!!! Kau ada masalah?”

“Aish, kau ini berisik sekali Kyu. Ini kantor ingat!”

“Ne. araseo. Tapi katakan Hyung ada apa? Siapa tahu aku bisa membantu. Toh kalau aku tak bisa membantu setidaknya Hyung akan lebih baik setelah cerita denganku.”

“Shilla marah padaku Kyu. Sudah sebulan ini dia bersikap dingin padaku” kataku akhirnya.

“Oh jadi begitu. Itu alasan kenapa Hyung tidak bersemangat akhir-akhir ini?”

“Mungkin. Memang aku terlihat tak semangat ya Kyu?” aku balik bertanya pada Kyu.

“Aish, Hyung tidak sadar lagi. Tentu saja Hyung. Wajah Hyung kusut dan tidak semangat seperti biasanya dalam bekerja”

“Geurae?”

“Emm. Shilla noona benar-benar hebat bisa membuat Hyung seperti ini.”

“Eh? Apa maksudmu?”

“Ani. Hyung pikirkan saja sendiri maksudku apa.”

“Aish Kyu kau ini membuatku bingung saja. Apa maksudmu?”

“Pikirkan sendiri Hyung. Ah sudahlah aku mau mengantarkan berkas ini dulu ke dewan direksi.”

“Yakk! Kyu apa maksudmu?” tapi Kyu sama sekali tak menggubrisku. Dia hanya melambaikan tanganya. Apa-apaan anak itu? Dan apa maksudnya? Aishhh, aku bingung.

@@@@@@@

Mungkin benar kata Kyuhyun aku memang tak bersemangat. Aku sendiri tak mengerti kenapa. Hari ini begitu terasa melelahkan.

Pukul delapan malam aku sudah pulang ke rumah. Tapi  saat aku baru memasuki gerbang rumahku, kulihat Shilla baru saja pulang. Dan, dia diantarkan seseorang.

Yesung????

Yesung langsung pulang. Shilla melambaikan tangan dan tersenyum tulus padanya.

Aku hanya memperhatikan dari dalam mobil. Tapi entah kenapa aku tak suka. Dia memberikan senyumnya pada Yesung tapi tidak  padaku?

Perasaan aneh apa ini?

“Darimana saja kau?” kataku begitu memasuki rumah.

“….” Dia tak menjawab pertanyaanku.

“Shilla-ya jawab aku! Dari mana saja kau hingga selarut ini?”

Dia berbalik. Menatapku dingin

“Apa peduli Oppa?”

Aku terdiam. Entah kenapa tak ada satu katapun keluar. Dia segera ke kamarnya. Meninggalkanku yang masih membeku.

Dengan langkah gontai aku memasuki kamarku. Menjatuhkan tubuhku di atas tempat tidur.

Kucoba menutup mataku tapi tak bisa. Pikiranku penuh dengan tanda Tanya.

Kemana saja Shilla pergi? Apa urusanya dengan Yesung? Kenapa sampai semalam ini? Apa mereka terbiasa pergi bersama saat aku di kantor???

Arghhhhh aku bisa gila jika begini. Lama-lama aku bisa mati penasaran.

<Shilla pov>

Seperti biasa aku hari ini menemui Yesung Oppa.

“Annyeong Oppa!” sapaku pada Yesung yang terlihat sedang mengedit artikel. Ya Yesung Oppa adalah seorang editor.

“Ah Shilla-ya annyeong. Pagi sekali kau datang? Tumben “

“Pekerjaan rumah sudah selesai Oppa jadi aku langsung saja kesini.”

“…..”

“oppa kau sedang sibuk ya?”

“Hmm sedikit. Tak apa kan kalau kau menunggu sebentar ?”

“Nde Oppa. Tenang saja. Aku ke kafetaria aja kalau gitu ya Oppa.”

“Ne. mianhae Shilla-ya”

“Gwenchana Oppa”

Kunyalakan laptop ku saat sedang menuggu Yesung Oppa di kafetaria. Kumainkan jari-jariku di atas keyboard . Melanjutkan menulis novelku.

Salah satu kebiasaanku saat sudah menyentuh laptop adalah aku tak bisa berhenti bermain denganya. Hingga aku lupa waktu . hingga tak sadar kalau Yesung Oppa bahkan sudah duduk di depanku.

“Hya! Mau sampai kapan kau tak menghiraukanku?”

“Eh? Oppa? Mianhae aku tak tahu kalau kau sudah datang. Sudah lama?”

“ Aish, 15 menit Shilla-ya kau mengabaikanku. Dasar kebiasaan burukmu saat sudah menulis ya begini ni. Sampai tak sadar ada orang di depanmu.”

“Hehehehe mianhae Oppa. Sudah selesai Oppa editingnya?”

“Ne.”

Akhirnya kami berbincang tentang novel yang kubuat. Yesung Oppa banyak membantuku. Bahkan ia siap jadi editor Cuma-Cuma untuk novelku nanti. Ah senangnya.

“Hey, wajahmu pucat. Kau sudah makan?”

“Eh? Benarkah? “

“Ne. jangan bilang gara-gara menulis novelmu itu kau jadi lupa makan”

“Ani. Aku sudah makan kok Oppa”

“Trus kenapa kau pucat? Kau sakit?”

“Molla Oppa. Akhir-akhir ini memang aku sering pucat .Kurasa hipotensiku kumat Oppa.”

“jangan telalu cape makanya. Kau sudah minum obat?”

“Belum. Tenanglah nanti juga sembuh sendiri”

“Aish jangan mengabaikan kesehatanmu. Minumlah obat. Aku belikan ya”

“Jangan Oppa. Tak perlu repot begitu. Aku ada kok di tas obatnya.”

“Kalau begitu minumlah.”

Aku tersenyum melihat tingkah Yesung Oppa. Hal yang paling aku suka darinya adalah sikap penuh perhatianya. Seperti sekarang ini. Sifat itu juga dulu yang membuatku suka padanya.

Ah andaikan yang perhatian seperti ini adalah Siwon Oppa. Kurasa aku akan jadi wanita paling beruntung.

Aish kenapa aku memikirkanya lagi? Sadarlah Shilla! Dia bahkan tak menganggapmu sebagai istri. Mana mungkin dia akan perhatian padamu.

“Hey, kenapa malah melamun? Apa yang kau pikirkan?”

“Aniyo Oppa.”

‘Sudah cepat minum obatnya”

<Siwon pov>

Aku sedang malas keluar untuk makan siang. Jadi aku titip Kyu saja untuk membelikanku makanan.

“Hyung, ini makananya. Makanlah Hyung”

“Gomawo Kyu. Mianhae merepotkanmu.”

“Ah gwenchana Hyung. Lagian aku tahu kau sedang sibuk dengan berkas berkas itu kan?”

Aku hanya mengangguk. Kubuka makanan dari Kyu.

Ternyata itu adalah seafood. Makanan kesukaanku. Tapi entah mengapa aku tak suka sekarang. Baunya membuatku mual. Jangan-jangan ini sudah basi.

Kujauhkan makanan itu dari hadapanku.

“Hyung, waeyo?”

“Ini masih baru atau sudah basi si Kyu? Baunya tak enak, membuatku mual saja” kataku sambil menatap makanan itu dengan jijik.

“Aish masih baru kok Hyung. Coba sini kulihat” Kyu mengamati makanan itu dan mencium aroma makanan yang kurasa aromanya benar-benar menusuk itu.

“Aish kau aneh Hyung. Makanannya jelas tak bau kok. Tidak basi sdikitpun. Bukankah seafood makanan kesukaanmu?”

“Benarkah? Tapi bau Kyu. Aku tak suka. Daripada aku muntah disini mending aku makan ramen saja lah”

“Aish, kau ini kenapa Hyung? Tak biasanya. Kurasa kau harus memeriksakan indra penciumanmu itu. Siapa tahu bermasalah.”

“Yak!! Aku sehat tahu. Lagian kau yang aneh. Makanan bau begitu kau bilang tidak.” Kataku tak terima.

“Oke kita buktikan Hyung siapa yang benar.” Kyu keluar ruangan. Mau apa dia?

3 menit kemudian dia sudah kembali membawa 3 orang karyawan. Mau apa dia sebenarnya?

“Nah, kalian bertiga aku butuh bantuan kalian. Kalian tidak keberatan kan?” kata Kyu pada ketiga karyawan itu. Mereka hanya menggeleng.

“Sekarang coba kalian amati makanan ini. Apa kalian pikir makanan ini sudah basi?”

Ketiga karyawan itupun mulai mengamati makanan itu dan menciumnya.

“Bagaimana? “ kataku akhirnya.

“Makanan ini masih bagus Sajangnim. Tidak basi sama sekali” kata salah satu diantara mereka. Dan dua orangyang lain mengiyakan.

“Oke makasih ya. Maaf telah mengganggu kalian dengan hal tak penting sepeti ini. Kamsahamnida” ucap Kyu pada tiga orang itu.

“See? Aku yang menang kan Hyung? Kau memang aneh”

Kurasa benar kata Kyu. Ada yang tak beres denganku. Jangan-jangan hidungku terkena infeksi atau apa sehiingga mempengaruhi penciumanku. Atau aku alergi dengan Seafood? Tapi bahkan ini makanan kesukaanku sebelumnya.

Kurasa aku memang harus memriksakannya ke dokter.

@@@@@

Malam ini Kyu mengajakku makan malam bersama. Tumben-tumbenan dia mengajakku. Ah tapi pasti ujung-ujungnya aku yang bayar makanannya. Dasar Kyu.

“Hyung, duduk di meja sana saja yuk Hyung!” ajak Kyu. Aku hanya mengikutinya di belakang.

“Eh??? Shilla noona?” aku kaget.

Shilla? Kucari orang yang dimaksud Kyu. Dan memang benar ada Shilla sedang menikmati makan malam.

Eh tapi tunggu dulu. Dia tidak sendiri. Dia bersama seseorang. tapi siapa? Aku hanya bisa mlihat punggung orang itu.

“Shilla-noona kau disini? Wah kebetulan sekali. Eh ini siapa?” Tanya Kyu polos.

Orang yang dimaksud Kyu menoleh. Dan ternyata dia YESUNG.

Dia lagi???? Apa yang mereka lakukan disini?

Kulihat Shilla agak terkejut dengan kehadiran kami.

“Annyeong Kyu. Sudah lama tak bertemu. Oh kenalkan ini Yesung Oppa. Sahabatku.”

“Oh . annyeong Kyuhyun imnida.”

“Ah, Yesung imnida.” Dia tersenyum. Tapi entah kenapa aku tak suka.

“Noona kami boleh gabung disini kan?”

“Tentu saja Kyu. Duduklah “ kata Shilla ramah. Tapi tak sedikitpun ia menoleh padaku. Hal ini membuatku tersiksa.

“Noona kau tahu tidak hari ini Siwon Hyung aneh?” aih anak ini. Pasti dia mau cerita tentang masalah tadi siang. Aish anak ini benar-benar.

“Jeongmal? Memangnya kenapa Kyu?” Shilla terlihat antusias.

“Masa dia ga mau makan seafood padahal itu kan makanan kesukaanya. Trus yang lebih parah lagi dia bilang dia tak suka dengan baunya bikin mual katanya. Malahan dia bilang seafoodnya basi padahal tidak sama sekali noona” Kyu terus berceloteh. Shilla dan Yesung mendengar tiap kata yang Kyu ucapkan.

Aku hanya diam. Memperhatikan setiap ekspresi Shilla. Dia tampak antusias. Dan tak tampak lagi wajahnya yang dingin.

Wajahnya kembali ceria. Sudah lama aku tak melihat wajah itu. Senyum itu.

Kurasa dia hanya memberikan wajah dinginya padaku. Buktinya pada Kyu dan Yesung dia akan memberi senyum termanisnya.

Ah. Rasanya ini tak adil.

Aku  hanya bisa mengamati mereka bertiga bercanda bersama. Aku larut sendiri dalam pikiranku.

Kuputuskan untuk menikmati makanan yang kupesan. Tapi baru satu suap makanan itu masuk ke mulutku tiba-tiba saja………

To be continued

 
33 Comments

Posted by on December 5, 2010 in fanfiction

 

Tags: , ,

33 responses to “Can’t You See? Part 7

  1. leeeunhye aka hae's wife

    December 5, 2010 at 12:48 pm

    yey!!!
    First??
    Qreeen… Huhh siwon npe gga sdar2 juja siie!???! Msk gga ydar qlo u tu cmburu ma yesung alias jtuh cntrong am shilla!!!!
    Huuuuhhh!!!
    Chingu,,siwon hamil kah??/plak/
    author:aneh2 adj msak siwon hamil!?
    D tnggu chingu lnjtn na…
    Pnsaraaaaan!!!!!!!!!!!!!!

     
    • shilla_park

      December 5, 2010 at 2:45 pm

      huahahha selamat anda yg pertama…
      belum saatnya siwon sadar…
      hahahhaha
      masa siwon hamil???? brarti saya yg menghamili dunk??? *sarap*
      gomawo dah baca n komen🙂

       
  2. Song jeerim

    December 5, 2010 at 11:43 pm

    Siwon hamil?
    G’tega sama siwon,lanjutkan chingu buat siwon tersiksa..

     
    • shilla_park

      December 6, 2010 at 12:43 am

      lah katanya ga tega kok malah disuruh nyiksa lagi???
      kalo siwon hamil lucu kali ya……
      kkkkkk
      gomawo dah baca n komen🙂

       
  3. vanny

    December 6, 2010 at 2:40 am

    mpok, siwonnya knape ye???

    hohohoho…………. seru critanya..
    cukuplah penyiksaan buat siwon, napa tuh dia pas makan?? ada kecoa ya?? hahahaha

     
    • shilla_park

      December 6, 2010 at 10:18 am

      pas dia makan ada tikusnya…hahhhaa
      udah cukup ya nyiksanya????
      oke2… ksian jg nyiksa lama2
      gomawo dah baca n komen🙂

       
  4. Deunryelysma

    December 6, 2010 at 8:44 am

    Jangan2 shilla hamil.
    Kan dia pucat terus, n siwon ngidam…😀
    Kasiannya dirimu bang, sudahlah dicuekin istri ditambah mual-mual.. #plakk
    Hadeh… reader sok tau bgt aku ini..
    hehehehe….

     
    • shilla_park

      December 6, 2010 at 10:19 am

      emang Shilla hamil ya???
      masa sih???? *author bego*
      aduh kasian ya nyiksa siwon kelamaan…
      gomawo dah baca n komen🙂

       
  5. wookiega

    December 13, 2010 at 11:45 am

    whooaa! I just read part 1-7! ayea, I superr love them all!!^^ n now I’m really looking forward the next chapter, you MUST update it ASAP! hahaha/plakk. . .gomawo😀

     
  6. shilla_park

    December 13, 2010 at 12:00 pm

    woa,,,,
    thank u so much..
    i’m happy if u like it…
    next part is still 50% in progress…
    i’ll update it soon…🙂

     
  7. cacamoi

    December 21, 2010 at 6:00 am

    nah . lho ??
    siwon knapa tuh ??
    huhuw !! baca dulu lanjutannya ..

     
    • shilla_park

      December 21, 2010 at 12:02 pm

      siwon keselek kecoa..hahhaha
      gomawo lagi deh..🙂

       
  8. thaonkyu

    March 23, 2011 at 4:42 am

    siwon kenapa?ngidam kah?
    lanjut baca part 8 ya.

     
  9. princessradita

    March 26, 2011 at 3:05 pm

    Itu, siwon ngidam? Laaa~
    “̮♥hϱ♡hϱ♡hϱ♥”̮‎​

    Betah amat Shilla diamin siwon sebulan, klo saiia gk kuat~ ㅋㅋㅋ

     
    • shilla_park

      March 26, 2011 at 11:26 pm

      betah lah.. demi menyadarkan siwon…. *apasih*

       
  10. dongdongchen

    May 8, 2011 at 7:35 am

    wuaaaaahhhh…kuda hamil?
    siapa yg ngehamilin kuda? jgn bilang dihamilin kyu ato yesung…
    ANDWAEEE…..
    kyu, yes, daripada ngehamilin kuda mending ngehamilin sy… wkwkwkwk *reader stress*
    lanjut ah bacanya…..

     
    • shilla_park

      May 8, 2011 at 1:16 pm

      stresssssss…. kuda hamil ama kuda juga lah… *plakk*

       
  11. nyit2bininyaTabi

    November 2, 2011 at 9:31 pm

    horeeee penampakan baby won2 mulai kelihatan…
    ahhh siwon mah bininya y hamil dia y ngidam…
    hidup baby won won!!!
    seru seru seru

     
    • shilla_park

      November 2, 2011 at 9:34 pm

      penampakan?? enak aja.. dipikir anak saya setan apa…*ga terima* *tendang tabi*😛

       
  12. MissClouds

    April 5, 2012 at 12:44 am

    Nah loh sii wonppa napa tuh shill??
    jangan2 wonppa hamil lagi-_______-*dtabokin siwon :p

    ato shilla hamil???ahhhh mencurigation ini mah…
    lanjut ahh supaya jelas>,<~~~

     
    • shilla_park

      April 5, 2012 at 8:26 pm

      emang cowok bisa hamil??.. *lugu*

       
  13. astii

    July 12, 2012 at 12:03 pm

    pasti shilla hamil…shilla yg hamil siwon yg mual2…kekkekek
    lanjuuut!!*ngebuut

     
  14. eunjae25

    August 22, 2012 at 12:09 pm

    wew ternyata aksi diemnya masih lanjut ya,,, hehehe
    siwon napa tu jadi dikit2 mual, jangan – jangan shilla hamil terus yang ngidam siwon
    lanjut aja deh ya,,,

     
    • shilla_park

      August 22, 2012 at 5:36 pm

      haha siapa jg yg hamil..lol😀

       
  15. shashiva04

    September 9, 2012 at 1:31 pm

    hahaha… shillax hamil tu trus siwon tu yg mual2 plus ngidam…
    biar tau rasa tu… berani berbuat berani nerima akibatx #nah lo…

     
  16. inggarkichulsung

    July 30, 2013 at 4:15 am

    Wah Siwon oppa mual2, kasihannjg dicuekin terus sama Shilla, sabar ya oppa

     
    • shilla_park

      July 30, 2013 at 4:28 am

      hehe siwon harus sabar emang…lol

       
  17. Siregar Sri Fauziah

    December 11, 2013 at 2:35 am

    Ooo…. Wonppa mual, jgn2…. aigo, Shilla-ya apa drimu hamil???
    Ayo ke rs periksa… xD
    Oppa drimu iti trlalu polos atw babo atw apa?? Msa g tw mksdny si Kyuvil itu…
    Drimu kusut krna merindukan Shilla…
    Oh c’mon Oppa drimu sdh fall in love ma Shilla…

     
    • shilla_park

      December 16, 2013 at 5:09 pm

      yg mual kan siwon knp jadi shila yg hamil lol

       
  18. dinnur

    February 19, 2014 at 10:33 pm

    jangan2 shilla hamil tapi gejala2nya itu terjadi di siwon,

     
  19. R'itsmine

    January 4, 2015 at 8:51 am

    uh

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: