RSS

That Should Be Me Being His Mom (1)

11 Dec

Bagaimana rasanya saat kau merasa hidupmu telah sempurna tapi kemudian kau merasa kesempurnaan itu hilang begitu saja???

Aku bahagia. Sungguh bahagia. Semua terasa begitu indah. Menikah dengan orang yang kau cintai dan mempunyai buah hati yang begitu imut dan lucu. Semua terasa sempurna.

Aku mencintai suamiku Choi Siwon dan putra kami Choi Hye Joon. Meski Hye Joon bukan anak kandungku tapi aku sangat mencintainya. Meski ia tak lahir dari rahimku tapi dia selamanya adalah anakku. Aku mencintainya sangat mencintainya, tak seperti ibunya yang justru meninggalkannya.

Sampai sekarang aku tak tahu siapa Ibunya. Siwon Oppa bilang ibu Joon tidak ada di korea. Entah kemana. Aku tidak peduli.

Satu-satunya yang membuatku sedih dengan hadirnya Joon adalah bahwa aku bukan ibunya. Dia lahir dari rahim wanita lain. wanita yang mungkin pernah mengisi hati Siwon Oppa. Kadang aku bertanya apakah Siwon Oppa mencintai ibu Joon, tapi dengan tegas ia katakan bahwa ia sangat mencintaiku. Joon lahir karena kesalahan, tapi Joon bukan kesalahan. Joon tak salah, dia hanya bayi yang tak berdosa.

Semua kenyataan itu tak membuatku membenci Joon. Karena nyatanya aku sangat menyayangi Joon. Aku mncintainya dengan segenap jiwaku. Aku bahkan orang yang pertama khawatir saat Joon sakit. aku sangat menyayanginya.

Umur Joon sekarang 4 tahun. Di umur sekarang ini anak kecil masih imut-imutnya. Dan itu juga yang terjadi pada Joon. Dia sangat pintar. Dia mewarisi hampir semua sifat ayahnya. Untung saja gen dominan yang diturunkan ke Joon adalah gen ayahnya. Bukan ibunya.

“Eomma, Joon mau eskrim.” Katanya manja padaku saat aku menjemputnya di Play group.

“Geurae? Baiklah ayo kita beli eskrim” kataku akhirnya setelah melihat puppy eyes nya. Aku selalu tak bisa menolak saat ia sudah berwajah seperti itu.

Kami pergi ke café biasa. Tempat biasa aku, Siwon Oppa dan Joon pergi kalau Joon sudah merengek seperti ini.

Aku sedang mencari tempat untuk duduk sebelum akhirnya aku menemukan pemandangan yang sama sekali tak ingin kulihat. Siwon Oppa. Duduk berdua bercanda dengan riang dengan seorang gadis. Gadis itu bergelayut manja pada suamiku. Aku terpaku melihat mereka.

Aku masih berfikir positif bahwa mungkin gadis itu adalah rekan kerjanya. Tapi kenapa begitu akrab?

Yang membuat aku tak percaya adalah ketika gadis itu mencium Siwon Oppa. Mataku memanas. Tapi bahkan aku tak bisa bergerak sedikitpun. Kakiku seolah menempel pada lantai tempatku berdiri sekarang.

“Eomma,, eomma eomma,,, EOMMAAAA!” teriak Joon sambil menarik-narik tanganku. Aku tersadar. Seketika kutarik Joon dalam gendonganku. Kubawa ia pergi meninggalkan tempat yang memuakkan ini.

<Siwon pov>

Aku terhenyak saat tiba-tiba Hyora menciumku. Bukan ciuman di bibir memang Cuma di pipi. Selama ini hanya Shilla yang selalu menyentuhku. Tak ada wanita lain.

“Eomma,, eomma eomma,,, EOMMAAAA!” teriak seorang anak kecil. Tapi suaranya mirip Joon. Aku tersentak. Seketika ku lepas ciuman Hyora. Mencari sumber suara yang mengagetkanku.

Dan benar saja kulihat Joon dalam gendongan Shilla.

Ah tidak jangan bilang Shilla melihat kejadian barusan. Ia pasti salah paham.

Dan sepertinya ia memang melihatnya karena ia segera lari sambil menggendong Joon. Demi Tuhan aku tak bisa melihat Shilla terluka. Selama ini dialah yang menemaniku. Ia lah yang menempati seluruh hatiku. Aku harus menjelaskannya.

“Oppa kau mau kemana?” Tanya Hyora saat aku beranjak pergi.

“Aku harus pergi Hyora-ya. Aku harus “

“Kajiman! Kumohon Oppa dengarkan aku dulu. Aku belum selesai bicara.”

“Tapi Hyora-ya..”

“Kumohon ini sangat penting. Aku tak akan mengganggumu lagi setelah ini tapi kumohon dengarkan permohonanku. Jebal”

Akhirnya aku duduk kembali. Mendengarkanya. Dan setiap kata yang ia ucapkan membuatku tercengang, tak percaya.

<Shilla pov>

Aku tersiksa. Apa-apaan mereka. Demi Tuhan selama ini tak pernah terlintas dalam benakku bahwa Siwon Oppa akan selingkuh. Aku begitu yakin kalau ia sangat mencintaiku. Tapi apa yang kulihat barusan benar-benar tak bisa kupercaya.

“Eomma aku mau eskrim. Kenapa kita pergi?”

“Kita cari tempat lain Joon-ah. Tadi tempatnya penuh.”

“Tapi aku mau eskrim yang disana. Eommaaaaa…” Joon kembali merengek.

“Iya, nanti Eomma belikan es krim yang banyak ya. Tapi tidak disana.”

“Yaksok???”

Aku hanya mengangguk. Kutatap wajah polos Joon. Menatapnya kembali mengigatkanku pada wajah ayahnya. Dan itu membuatku terluka.

Kubelikan Joon es krim yang banyak sesuai janjiku. Tapi saat Joon asik menikmati es krim nya aku masih terbayang kejadian di café tadi. Membuatku tersiksa.

“Eomma? Habis. Pulang?” kuusap mulut Joon yang belepotan.

“Ehm Joon, kau mau main ke taman hiburan tidak?”

“Mauuuuuu. Tapi apa tidak apa-apa Eomma? Appa tidak marah?”

“Ani. Kau kan bersama Eomma.”

Joon berteriak kegirangan. Sebenarnya alasanku ke taman bermain adalah untuk menghindari Siwon Oppa. Sekaligus aku ingin meluapkan kekesalanku.

Aku coba semua macam permainan. Biasanya aku tak berani pada ketinggian, tapi sekarang entah dapat keberanian darimana aku berani mencobanya.

Aku berteriak sekencangnya. Bukan karena permainan ini tapi karena aku ingin meluapkan kekesalanku. Joon juga ikut berteriak di sampingku.

“Eomma, kau menangis? Gwenchana?” Tanya Joon khawatir saat kami baru saja turun dari Rooler coaster.

“Ani Joon-ah. Eomma Cuma agak takut ketinggian.” Jawabku bohong. Sejujurnya aku menangis karena Appa mu Joon. Appamu selingkuh dibelakang Eomma.

“Joon-ah, Eomma ke toilet dulu ya. Tetap disini sampai Eomma kembali.” Joon mengangguk setuju.

<Author pov>

Neo gateun saram tto eopseo

Juwireul dureobwado geujeo georeohdeongeol eodiseo channi

Neo gatchi joheun saram

Neo gatchi joheun saram

Neo gatchi joheun ma eum

Ponsel Shilla berdering. Joon yang mengetahui ponsel Eommanya bergetar segera mengangkatnya tanpa tahu siapa yang menelepon.

“Yoboseyo? Nuguseyo?” Tanya Joon pada orang di seberang sana dengan suaranya yang imut.

“Joon-ah? Ini Appa. Kau dimana?”

“Oh appa! Aku di taman bermain. Appa dimana?”

“Oke appa kesana. Tapi janji Joon-ah pada Appa, jangan pergi dari sana dulu sebelum Appa datang. Araseo?”

“Ne appa araseo”

“Oya satu lagi jangan bilang Eomma kalau appa telepon. Oke?”

“Oke daddy” jawab Joon riang.

Sambungan telepon terputus. Siwon langsung pergi ke tempat Shilla dan Joon berada. Sejujurnya Siwon sudah menelepon Shilla dari tadi. Tapi tak pernah Shilla angkat. Untuk itulah Siwon meminta Joon untuk tidak bilang kalau dia menelepon. Ia takut Shilla akan segera pergi kalau tahu Siwon akan menyusul.

Dan seperti yang diamanatkan ayahnya, Joon tak mau pulang sebelum Siwon datang. Tapi tentunya ia tak bilang kalau Siwon akan menyusul. Joon benar-benar anak yang penurut.

“Joon-ah ayo pulang. Sudah gelap sayang” shilla membujuk Joon untuk pulang.

“Andwe aku masih ingin disini Eomma. Sebentar lagi ya” Joon memohon.

“Baiklah tapi jangan lama-lama ya sayang. Ini sudah gelap”

“Joon-ah!” teriak seseorang yang tak lain adalah Siwon. Shilla kaget. Joon segera berhambur ke pelukan ayahnya. Sementara Shilla terdiam di tempatnya berdiri. Masih bingung apa yang akan dia lakukan.

“Appa ayo pulang. Eomma ayo pulang!” Joon menyeret Shilla ke mobil Siwon. Shilla hanya pasrah.

Di dalam perjalanan pulang pun Shilla hanya diam. Dia enggan bicara. Paling dia hanya biacara saat Joon mengajak bicara. Tapi itu tak berlangsung lama karena baru 15 menit perjalanan Joon sudah tertidur pulas. Terlalu capek.

Siwon merebahkan Joon di kamarnya begitu mereka sampai rumah. Shilla masih bertahan pada kebisuanya.

“Shilla-ya apa yang kau lihat tadi hanya salah paham” kata Siwon pada Shilla sesaat setelah menidurkan Joon.

“Memangnya apa yang aku lihat?” Shilla berpura-pura tak tahu.

Siwon diam. Ia bingung harus berkata apa.

“Kenapa diam? Kau tidak berani bilang kalau kau tadi berciuman dengan yeoja lain?” kata Shillla sarkastik.

“Mianhae Shilla-ya. Tapi kau salah paham. Tadi itu”

“Apa? Kau mau bilang aku salah lihat? Aku tidak buta Oppa”

“Tapi apa yang kau lihat tak seperti yang kau bayangkan. Aku juga tak menyangka kalau Hyora akan menciumku”

“Oh jadi Hyora namanya. Tch”

“Tapi jujur Shilla-ya aku juga shock dengan perlakuanya. Tapi sungguh aku tidak bermaksud untuk..”

“Tapi Oppa bahkan tidak menolak kan dia cium?”

“Aku”

“Siapa dia Oppa? Apa sekarang kau tak mencintaiku lagi?”

“Ani Shilla-ya. Aku mencintaimu, sangat. Dia hanya… hanya…. Dia”

“Siapa? Kau tak mau mengatakanya? Atau haruskah aku katakan kalau dia selingkuhan Oppa?”

“Bukan Shilla-ya kau salah. Dia.. dia.. hanya…wanita..yang…melahirkan Joon”

Shilla terdiam. Tak mampu berkata lagi. Sekarang ia bagai disambar petir. Ia bahkan tak pernah membayangkan kalau Ibu kandung Joon akan datang lagi. Mendengar namanya saja tak pernah.

“Apa maunya?” kata Shilla akhirnya. Pandanganya kosong.

“Dia hanya ingin bertemu Joon. Dan ia ingin …” siwon seakan susah untuk mengatakanya. “ Dia ingin menginap disini selama 2 minggu” kata Siwon akhirnya.

“Mwo? Oppa bercanda kan? ANDWE?”

“Mianha Shilla-ya tapi Hyora hanya ingin bertemu Joon. Anaknya.”

“Andwe! Joon anak kita Oppa. Aku…”

“Kumohon Shilla-ya. Hyora janji hanya 2 minggu saja setelah itu ia akan pergi. Kumohon Shilla-ya”

“Terserah oppa saja” kata Shilla akhirnya. Meskipun Siwon tahu ada ketidak ikhlasan dalam nada bicara Shilla.

Esok paginya.

<Shilla pov>

“Annyong haseyo” sapa seorang yeoja dengan ramah. Dan aku terdiam. Yeoja itu…ibu Joon. Ah tidak, yeoja yang melahirkan Joon. Pada kenyataanya akulah ibu Joon. Aku yang membesarkanya, aku yang merawatnya.

“Annyeong haseyo Hyora-ya. “ jawab Siwon Oppa tak kalah ramah. Aku benci ini. Aku cemburu jujur saja.

“Annyeong Joon-ah. Park Hyora imnida.”

“Annyeong ahjuma. Joon imnida” jawab Joon ramah. Yeoja itu terlihat bahagia saat mendengar Joon bicara.

“Annyeong Shilla-ssi” dia menyapaku. Kubalas salamnya. Entah senyum yang ia berikan tulus atau tidak aku tak tahu. Tapi yang jelas senyum yang ku berikan tak tulus. Jujur aku masih belum bisa menerimanya.

“Joon-ah, Hyora ahjumma akan tinggal disini sementara. Kau harus baik padanya ya” nasehat Siwon Oppa. Joon hanya mengangguk setuju.

“Eomma Joon mau es krim.”

“Eh? Kan kemarin kamu sudah makan es krim banyak sayang.”

“Eomma, aku mau.. ya Eomma” Joon merengek. Saat ia merengek seperti ini pasti aku tak bisa menolak. Tapi saat aku ingin mengiyakan, Hyora mendahuluiku.

“Kalau begitu kau makan es krim bersama ahjumma saja. Bagaimana?” tawarnya dengan seyum yang lebar. Dan Joon, tentu saja jadi sumringah.

Hyora menggandeng Joon. Hal yang biasa aku lakukan. Hatiku sesak. Aku melihat pemandangan yang tak menyenangkan. Seorang ibu bergandengan dengan anaknya. Sedangkan aku? Hanya menatap punggung mereka. Seolah memberi gambaran kalau aku bukan siapa-siapa.

@@@@

Sudah dua hari Hyora di rumahku. Aku memang tidak bersikap dingin padanya. Aku bersikap sebiasa mungkin. Meski terkadang aku tersiksa.

Kami sedang berada di dapur menyiapkan makan malam. Setidaknya kehadiran Hyora menguntungkanku. Dia bisa membantuku memasak.

Tapi kecelakaan kecil terjadi. Tak sengaja sup yang sudah siap dihidangkan terjatuh.

Arghhhhhhh

Teriakku dan Hyora bersamaan. Siwon Oppa segera menghampiri kami.

“Hyora-ya gwenchana?” diluar dugaan Siwon Oppa langsung menghampiri Hyora. Bukan menghampiriku, istrinya.

“Hyo, kau berdarah. Gwenchana? Ayo kubantu membersihkan lukamu” aku tertohok. Dia bahkan lebih perhatian pada Hyora. Dia begitu mencemaskan Hyora. Padahal Hyora hanya tergores sedikit oleh pecahan mangkuk sup di pergelangan tangannya.

Tapi aku? Aku tidak hanya tergores tapi juga terkena tumpahan sup panas. Tidakkah Siwon Oppa lihat itu?

Aku masih terpaku menatap tanganku yang terluka. Berdarah dan melepuh.

“Eomma, gwenchana? OMO! Eomma kau berdarah?” suara Joon yang panic menyadarkanku. Ternyata Joon jauh lebih perhatian padaku.

“Eomma ayo Joon obati. Joon ambilkan obat ya Eomma” Joon menuntunku ke kamar. Dia begitu mencemaskanku. Sangat perhatian.

“Eomma apa sakit? eomma uljima”

Iya sakit Joon. Tapi bukan luka di tangan Eomma yang sakit. hati Eomma yang sakit. appamu menyakiti Eomma lagi. Dan eomma menangis bukan karena luka ini, tapi karena Appamu jauh lebih memperhatikan Hyora dibandingkan aku.

“Fuhhhh fuhhhhh” terasa dingin di bagian tanganku. Joon meniup luka bakar di tanganku.

“Apa lebih baik Eomma?” Joon bertanya dengan polos. Darimana ia punya ide untuk meniup lukaku? Dia bahkan sangat pintar.

Aku tersentuh. Sangat terharu.

“Eomma lebih baik sekarang Joon. Gomawo” kukecup keningnya. Aku sangat menyayangi Joon, Tuhan.

“Eomma pipi Joon belum dicium” pintanya. Aku tertawa. Ternyata Joon pandai menghiburku.

“Joon-ah, malam ini kau tidur bersama Eomma ya!”

“Oke Eomma. Mau kunyanyikan lullaby untuk Eomma?”

Aku mengangguk. Aku mulai berbaring. Kupeluk Joon. Dan dia mulai menyanyikan lullaby untukku.

Suaranya membuatku damai. Aku terisak pelan. Terharu dengan sikapnya. Bagaimana mungkin anak ini begitu perhatian. Begitu mengerti diriku meski ia masih sangat kecil. Tapi Appanya? Appanya justru tak mengerti aku. Ia bahkan telah melukai hatiku.

Setelah empat tahun usia pernikahan kami baru kali ini kurasakan sakit hati. Selama ini Siwon Oppa tak pernah menyakitiku. Selama ini rumah tangga kami berjalan begitu harmonis.

Tapi sekarang??????

To be continued

 

yo yo yo… author lagi stuck ama Can’t You See.. ga ada ide..ya jadinya bikin ni ff deh… moga aja ga mengecewakan…

coment yowwww

gomawo🙂

 
43 Comments

Posted by on December 11, 2010 in fanfiction

 

Tags:

43 responses to “That Should Be Me Being His Mom (1)

  1. leeeunhye aka hae's wife

    December 11, 2010 at 12:25 pm

    wah,,,first??
    Yeyy!!!
    Qreen koq crta na..
    Joon kmu lucu n pnter bged siii…
    Jd adek q ya..
    Hahahahaha..
    D tngg lnjtan na n jgn lpa cant u see jga yooo…

     
    • shilla_park

      December 11, 2010 at 1:12 pm

      ya iyalah Joon pasti lucu kan anaknya Siwon Oppa..
      hahahaha
      oke2 diusahakan Cant You see nya segera…
      masalahnya lagi uas juga ni,,,,,
      huhuhuhuhu
      gomawo dah baca n komen🙂

       
  2. wookiega

    December 11, 2010 at 1:15 pm

    annyeong. . .
    uhm~ I’m a new reader in here🙂
    suka bgt sama ff’nya😀
    pls keeping in update, I’m really looking forward it, gomawo. . .

     
    • shilla_park

      December 11, 2010 at 1:22 pm

      annyeong…
      welcome to my world
      thanks for coming and coment 🙂

       
  3. vanny

    December 13, 2010 at 6:59 am

    wah……. mampir kesini mo baca lanjutan can’t you see, eh malah di suguhin FF baru…
    as usual, your FF daebak….
    nambah lagi FF yg bikin penasaran selain can’t you see kekekekek

    btw met ujian ya non🙂

     
    • shilla_park

      December 13, 2010 at 11:30 am

      hehehe abis ga ada ide lagi wat cant you see
      trus ada kendala uas juga
      gomawo dah baca n komen…
      diusahakan cant you see segera di update..
      ::::::)

       
  4. Neni

    December 13, 2010 at 2:31 pm

    Bagus onn
    Cant you see in progress ??? Ditunggu onn

     
    • shilla_park

      December 13, 2010 at 11:33 pm

      gomawo dah baca…
      yg nugguin cant you see kayanya baru bisa post hari kamis malem atau jumat…
      mianhae…
      uas bikin stres soalnya… *deep bow*

       
  5. Song jeerim

    December 16, 2010 at 11:50 am

    Di sini siwon jg nyebelin,,
    keren,lanjutkan
    chingu punya fb kah?

     
    • shilla_park

      December 16, 2010 at 1:16 pm

      hahaha.. emang nyebelin…
      ada fb kok
      @lizfaith09@gmail.com
      fb kamu apa ya??

       
  6. Song jeerim

    December 16, 2010 at 10:59 pm

    Cocok deh siwong mang nyebelin
    murinafitri@gmail.com

     
    • shilla_park

      December 17, 2010 at 12:49 am

      hahaha…
      ntar aku add deh fb nya….

       
  7. princessradith

    March 26, 2011 at 6:45 am

    Hey Thor~ saiia msih new reader..

    Suka bgt ama ff ini..
    Udah baca di FFindo.. Bca lagi dsni, gak bosaaan.. “̮♥hϱ♡hϱ♡hϱ♥”̮‎​

     
    • shilla_park

      March 26, 2011 at 11:35 am

      baca di ffindo???.. prasaan saya ga publish disana deh…
      btw, gomawo..🙂

       
  8. choijinhae

    April 1, 2011 at 9:52 am

    Tadi baca part 3’a di welovefanfiction..
    Trus ada yg bilang dia udah bCa mpe end d’blog ini,,aq cari aja ini blog lewat g0ogle, ,N akhIr’a ketemu d, ,hehehe. . . .

    Geregetan bgd saia ma siw0n,,kalau saia yg jdi istri’nxa ya,saia bunuh tU siw0n ma selingKuhan’a. . .. …kesian bgd shIlla nya, , ,

    udah dech,saia mau lanjut part2,,
    hehehe. .

     
    • shilla_park

      April 1, 2011 at 3:23 pm

      wah… gomawo dah mau mampir n komen.. saya terharu..🙂

       
  9. choijinhae

    April 1, 2011 at 9:30 pm

    Saia suka bgt cerita’a. . .
    After story nya ya . .ya . .ya . .(puppy eyes). . .

    Hahaha,,saia berasa jdi org terbodoh sdunia, ,ngapain nyari blog qmu d’g0ogle,pdahal tingGal “KLICK” nama qmu aja udah, ,hahaha jeongmal baboya,,(pa’an siH tu arti’a ). . .

     
    • shilla_park

      April 2, 2011 at 2:03 am

      hahaha…
      udah ada yg praktis knapa pake nyari yg susah…. haaha
      after story??.. hmmmmm…*mikir dulu*

       
  10. dongdongchen

    May 6, 2011 at 2:03 pm

    pengen tabokin kuda….
    *tabok*
    *tabok*
    *tabok*
    Shilla, joon-ah…. *kiss n hug*

     
    • shilla_park

      May 6, 2011 at 2:14 pm

      aduh spertinya saya harus ngandangin si kuda nih biar ga ditabokin.. *ngumpet*😀

       
  11. Kim Eun Mi

    January 10, 2012 at 9:47 am

    Wuahhhh….Joon manis banget, perhatian banget ma Shilla, so sweet…
    Jadi pengen punya Anak kaya dia…hahahahaha….

    Good job author…
    Next..

     
    • shilla_park

      January 10, 2012 at 9:51 am

      haha.. anak saya memang manis2.. kaya emaknya.. *plakk*😛

       
  12. lala chan (@heldaftigh_chan)

    June 1, 2012 at 3:12 pm

    ini FF chingu lumayan perdana ya ??
    soalnya narasi sama gaya bahasanya agak berbeda dengan yg senseless n two face.
    tapi tetep sad mikin saia mewek T-T

     
    • shilla_park

      June 1, 2012 at 9:54 pm

      iyap..ini jaman saya masih muda..haha😀

       
  13. eunjae25

    August 21, 2012 at 10:48 pm

    dari awal baca ff disini kok cerita awalnya pada nyesek semua ya? tapi aku suka si hehehe

     
    • shilla_park

      August 22, 2012 at 9:40 am

      haha karna saya lbh suka bikin crita yg nyesek gini..lol

       
  14. ddangkoma1234

    September 19, 2012 at 8:28 am

    Jd sebenernya hyejoon itu anaknya siwon dengan ……????? Kok bisa malah shilla yg jd emaknya??

    Dan siwon mulai jd labil deh.. Heeeemmmm

     
    • shilla_park

      September 19, 2012 at 10:09 am

      haha baca part slanjutny pasti lbh jelas..gyaahaha😀

       
  15. babybreath

    September 20, 2012 at 8:31 am

    Nyesek banget jadi shilla nya :’)

     
  16. Damai GameKyuminnie

    March 5, 2013 at 9:12 pm

    annyeong🙂 i’m new readers hehehe. boleh ya aku tour diblogmu ini,🙂
    Mwehehe siwon jd appa,,
    pas Joon nolongn shilla, pngn nangis rsanya, sngt mnyentuh, tp pas ingt siwon yg lbh mentingn Hyora mlh pngn ngamuk jd’y, hadeuuh.
    Next !

     
    • shilla_park

      March 7, 2013 at 9:50 am

      haha siwon disini emang babo..btw tengkyu udah maumampir😀

       
  17. coupleseokyu

    June 6, 2013 at 8:25 am

    Anyeong new readers come, young hee imnida😀 aku baru nemu ini karna ada rekomendasi dari blog seseorang hoho.. Ceritanya bikin konflik batin nih.. Jadi takut bacanya tp aku suka cerita kaya gini -_-“)

     
    • shilla_park

      June 6, 2013 at 7:15 pm

      anyeong younghee…woah ada ya yg rekomendasiin blog ini?? jinjja??? woah ane terharu…lol
      tengkyu udah mau mampir..moga ga kapok main ksini
      hehe

       
      • coupleseokyu

        July 10, 2013 at 12:35 pm

        iyaaaaaa, masa eonni tidak tau u-u gak up2date ya?? /songong PLAKKKK/ wkwk😄

         
  18. WonKyu_ELF

    July 16, 2013 at 5:15 pm

    Omooo….. Siwon oppa smp segitunya???😦
    Ga bs ngebayangin klo jd shilla…
    Si hyora atw siapa pun dy, knapa bs dtg sprti itu Dan menggoda siwon oppa??? ><

     
    • shilla_park

      July 16, 2013 at 6:57 pm

      haha ga usah dibayangin jd shilla cukup dirasakan lol

       
  19. inggarkichulsung

    July 30, 2013 at 4:23 am

    So sad Shilla, selain pasti takut Siwon oppa kembali dgn ibu yg melahirkan Joon, ia pasti jg takut Joon dibawa pergi Hyora, krn bgmn pun jg ia yg merawat dan membesarkan Joon bersama2 Siwon oppa

     
  20. Siregar Sri Fauziah

    December 11, 2013 at 12:31 am

    Aigo Oppa… knpa kya gtu ma Shilla sih…
    Apa Hyora lbh pentibg drpda istrimu… >_<
    Untung ada Joon yg perhatian ealopun dia bkn ank kandung Shilla…

     
    • shilla_park

      December 16, 2013 at 5:06 pm

      haha siwon khilaf neng makanya gt lol

       
  21. manisaulia

    March 24, 2014 at 8:39 pm

    Aduh2..belum apa2 aku uda nangis..lanjut dulu.

     
  22. R'itsmine

    January 4, 2015 at 2:42 pm

    aduh mewek bacanya.

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: