RSS

In My Dream

20 Dec

Mimpi yang sama. Masih tentangnya.

Dia tersenyum padaku. Menampakkan barisan giginya yang rapi. Senyum termanis yang pernah kutahu.

Dia memanggil namaku. Lembut.

Suaranya selalu menggetarkan hatiku. Membuat jantungku berdetak tak menentu.

Kudekati dia.

Dia melebarkan tangannya. Bersiap menyambutku dengan pelukannya.

Dan pada akhirnya aku jatuh kepelukannya.

Tapi…

Bukan kehangatan yang kuterima. Melainkan dingin. Sedingin  es.

Aku terhenyak. Menyadari ada yang tidak beres.

Kulepas pelukannya. Berusaha melihat dirinya.

Aku semakin shock. Wajahnya begitu pucat. Seolah tak bernyawa.

Aku tersadar. Tersadar dari mimpiku. Tersadar.

Kurasakan setetes cairan bening jatuh dari pelupuk mataku. Aku menangis.

Aku tersadar dia tak lagi di sisiku.

Dia pergi. Membawa seluruh jiwanya.

Meninggalkanku sendiri. Meninggalkanku sendiri di dunia yang fana ini.

Tak ada lagi kehangatan yang bisa kudapat. Tak ada lagi senyuman hangatnya yang selalu menyambutku.

Tak bisa lagi kurasakan rengkuhan tangannya. Tak bisa lagi kurasakan pelukannya.

Tak bisa lagi kudengar suaranya. Tak bisa lagi kudengar ia memanggil namaku.

Aku merindukannya.

Dan sedingin dirinya dalam mimpiku. Hatikupun kini dingin. Membeku. Tanpa ada kehangatan yang bisa meluluhkannya.

Kehangatan itu pergi. Untuk selamanya.

Kalau aku boleh berharap aku ingin terus bersamanya. Menggenggam tanganya tanpa akan kulepas.

Aku ingin terus tertidur. Dan kemudian aku akan bermimpi tentangnya.

Bermimpi saat ia  masih di sisiku. Bermimpi ia terus menjagaku.

Aku tak ingin terbangun dalam mimpiku.

Tak ingin.

Aku hanya ingin terus bersamanya.

Aku hidup saat bersamanya. Tapi kini ia tiada. Bagaimana aku bisa hidup kalau begitu?

Menjalani hari tanpanya sungguh menyiksa.

Aku bahkan sulit melangkah.

Selalu terbayang dirinya. Aku selalu mengingatnya.

Ingat saat pertama kali aku bertemu dengannya. Saat pertama kali ia tersenyum padaku. Ia bagaikan malaikat yang turun ke bumi.

Aku juga masih ingat saat ia menyatakan cintanya padaku. Saat pertama kali kurasakan sentuhan lembut bibirnya.

Aku masih bisa merasakan detak jantungku saat itu. karena pada kenyataanya aku masih merasakan detak jantung yang sama.

Aku masih ingat saat ia memelukku. Merasakan betapa tak beraturanya detak jantungnya. Membuatku yakin kalau ia begitu mencintaiku.

Aku masih ingat bagaimana kami melewati hari yang penuh kebahagiaan. Tertawa bersama.

Hingga hari itu datang.

Hari dimana kami bertengkar untuk pertama kali. Hanya karena kecemburuanku semata.

Aku tak tahan melihatnya bersama wanita lain. berkali-kali ia berkata kalau itu hanya salah paham. Tapi aku sama sekali tak menghiraukannya.

Aku marah padanya. Benci padanya. Menghindarinya. Tak ingin bertemu dengannya.

Hingga pada akhirnya aku benar-benar tak dapat bertemu denganya lagi.

Tuhan mengabulkan doaku untuk tak melihatnya. Ia pergi. Jauh.

Dan kini hanya penyesalan yang kudapat.

Menyesal karena tak memaafkanya.

Menyesal karena tak mendengar penjelasanya.

Menyesal karena tak bisa menghabiskan waktu bersamanya lagi.

Andai aku tak semarah itu. andai aku tak menuruti egoku.

Mungkin sekarang tak ada air mata lagi.

Mungkin aku akan terus mengenangnya dengan senyuman.

Setidaknya saat terakhirnya aku ada di sisinya. Memeluknya.

Tapi yang terjadi sebaliknya.

Ia pergi tanpa ada aku di sisinya. Ia pergi tanpa sepatah katapun.

Ia pergi tanpa ucapan selamat tinggal. Ia pergi tanpa mengucap betapa ia mencintaiku.

Aku menyesal. Sungguh aku menyesal.

Aku ingin kembali di hari ia masih tersenyum padaku. Di hari dimana hanya ada cinta dan kehangatan.

Kembali di saat ia masih ada. Di saat kami melewati masa penuh kebahagiaan.

Dan semuanya kutemui lewat mimpi.

Just in my dream.

In my dream I can feel his presence.

Hold onto me and smiling.

Ya hanya dalam mimpi.

Untuk itu aku tak ingin terbangun dari mimpiku. Karena saat bangun tak dapat lagi kurasakan hadirnya.

Hanya dalam mimpi ia hadir.

Hanya dalam mimpi dapat kurasakan kebahagiaan bersama kekasihku. Seorang Cho Kyuhyun.

Hanya dalam mimpi aku dapat memeluknya. Meski tak kurasakan kehangatan dalam pelukannya. Tapi aku bahagia saat ia memelukku.

Mendekapku . menyatukan detak jantung kami.

Aku ingin bertemu lagi dengannya. Berharap mendapat pelukan hangatnya lagi.

Aku terlelap.

Aku kembali bermimpi.

Masih tentang Kyuhyun.

Masih dengan alur yang sama.

Dia memanggil namaku. Merentangkan tangannya.

Ia tersenyum. Senyum hangatnya menyambutku.

Kubalas senyumnya. Aku berlari ke arahnya.

Menerima uluran tanganya. Kudekap dia erat. Meski nantinya rasa dingin yang kuterima aku tak peduli.

Tapi ada yang berbeda.

Tidak. Tidak dingin.

Aku merasakan lagi kehangatannya. Merasakan betapa damai dalam dekapan seorang Cho Kyuhyun.

Kueratkan pelukanku. Tak ingin sedikitpun kulepas.

“Saranghaeyo. Yeongwonhi.” Bisik Kyu tepat di telingaku.

Kyuhyun ku kembali. Ya dia kembali.

Atau aku yang berhasil datang padanya?

Ah aku tak peduli. Yang penting adalah aku bersama Kyuhyun ku lagi.

Merasakan hangatnya cintanya lagi.

Ya bersamanya lagi.

FIN

 

Hy author stress balik lagi ni.. dengan ff yg gagal..

sumpah ni ff muncul seketika pas dengerin lagu In My Dream..

jadi ya maaf ya kalo pendek dan gatot..

hhhe

ps: yg nungguin Cant You See, InsyaAlloh besuk di post..

🙂

 
4 Comments

Posted by on December 20, 2010 in fanfiction

 

Tags:

4 responses to “In My Dream

  1. Song jeerim

    December 21, 2010 at 3:23 am

    Waduh bahasa’a keren,sedih
    nangis baca’a…
    Author tanggung jawab nih,can’t you see aq tunggu

     
    • shilla_park

      December 21, 2010 at 11:52 am

      wah gomawo…
      iya cant you see bentar lagi t5erbit kok (?)🙂

       
  2. Neni

    December 21, 2010 at 4:04 am

    Pendek tapi dalem onn (。-_-。)
    CYS nya di tunggu onn, ha9

     
    • shilla_park

      December 21, 2010 at 11:53 am

      saya sgt tersanjung kalo pada suka..
      gomawo…
      CYS bntar lagi kok🙂

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: