RSS

Broken Promises Chap 1

24 Jan


Bagaimana rasanya dikhianati?

Ketika sebuah janji yang diucapkan untuk kita tak ditepati bukankah sama saja dengan dikhianati?

And, let me tell you this. Its hurt.

Menyakitkan saat kau telah menunggu sekian lama untuk ‘dia’ datang. Tapi kenyataannya di hari dimana ia janji ia akan datang, ia justru mengingkarinya. Dia tak menepati janjinya.

Tak mudah awalnya memang. Tapi hidup tetap berjalan. Dan meski sakit pada awalnya tapi bisa ku atasi semuanya sekarang.

Hidup tanpanya memang tak mudah. Tapi aku harus. Dia telah mengingkari janjinya. Jadi sudah sepatutnya aku berhenti memikirkannya. Berhenti mengharapkanya. Dan memulai kehidupan baru. TANPANYA.

+++++

Ting tong..

Bel apartemen berbunyi. Shilla masih sibuk di dapur menyiapkan makan malam untuk kekasihnya. Lee Donghae. Dan yah sebentar lagi mereka akan menikah. Itu sebabnya sejak 3 bulan yang lalu mereka memutuskan untuk tinggal serumah.

“Oppa, bukakan pintu! Aku sedang sibuk di dapur. Takut gosong” teriak Shila pada kekasihnya yang 2 tahun ini selalu menemaninya. Bahkan disaat terburuk pun ia masih setia menemaninya.

“Nde” jawabnya sambil berjalan kea rah pintu.

Saat pintu dibuka ia begitu terkejut melihat seseorang yang berdiri di hadapannya. Seorang namja yang lebih tinggi dari Donghae. Namja yang tampan dengan lesung pipi yang makin menambah ketampanannya.

“Hae-ya. Kau lupa padaku? Ini aku” ucap namja itu pada Donghae yang masih terpaku di tempatnya.

“Wonnie!” Donghae memeluk namja didepanya itu erat. “Bogoshipo. Kenapa kau baru kembali sekarang?”

“Aish, lepaskan pelukanmu. Aku susah bernapas hae. Ah, dan satu lagi. Stop calling me Wonnie!” Donghae melepas pelukannya. Ia tersenyum pada namja itu.

“Hya! Choi Siwon! Kau ini. Ah, kajja kita masuk” ucap Donghae pada namja yang ternyata bernama Choi Siwon itu.

“Rumahmu masih tetap sama seperti sebelum aku meninggalkan Korea.”

“Tapi sekarang sudah berbeda Wonnie. Mungkin memang tatanan dan perabotnya masih sama. Tapi ada yang berbeda”

Siwon hanya mengerutkan keningnya tak mengerti. 4 tahun berpisah dengan sahabatnya ini bukan berarti ia jadi melupakan sifat sahabatnya kan? Tapi kenapa sekarang Siwon merasa Donghae jadi sudah di tebak?

“Aku tinggal dengan yeojachinguku. Hehehe” Donghae memasang senyum malu-malunya. Dan sontak Siwon terkekeh. Banyak hal yang ia lewatkan rupanya.

“Jeongmal? Tapi dimana dia? “

“Dia sedang memasak di dapur. Ah, kenapa kau tidak bilang kalau akan kemari? Kau benar-benar membuatku terkejut. Aku kan jadi tidak sempat menyiapkan apa-apa untukmu”

“Yak, Hae-ah. Kau ini. Tak perlu repot begitu. Aku ini sahabatmu dari kecil, ingat?”

“Tentu. Tapi, sejak kapan kau kembali ke Korea? Lalu kenapa kau tidak pulang ke rumahmu?”

“Hya, kau tidak senang aku tinggal disini?”

“Bukan begitu Wonnie. Hanya saja kan kau masih punya keluarga. Apa kau tidak merindukan mereka?”

“Aku sudah pulang ke rumah kok 2 hari lalu. Dan sekarang aku ingin tinggal disini untuk sementara. Boleh ya? My best friend Donghae?”

“Aish kau menyebutku sahabatmu, tapi kau bahkan tidak mengatakan padaku kau sudah pulang dua hari yang lalu. Dasar”

“Hehehe mianhae. Aku kan Cuma ingin memberimu surprise.”

“Yah. Dan kau berhasil. Ah kurasa sudah saatnya makan malam. Yeobo, makan malamnya sudah siap?” teriak Donghae pada Shilla yang masih asik menata meja makan. Ia bahkan belum melihat tamunya siapa.

“Nde, Oppa.” Balas Shilla teriak.

DEG

Siwon seperti mengenal suara itu. Suara itu mengingatkannya pada gadis yang 4 tahun ini ia tinggalkan. Benarkah itu dia?

Donghae menarik Siwon ke ruang makan. Makanan sudah tersaji dengan rapi. Shilla tengah berdiri membelakagi mereka. Ia sedang menyiapkan napkin.

“Yeobo, kemarilah kita kedatangan tamu special. “ Shilla membalikkan badannya. “Wonnie, ini Shilla. Shilla ini Siwon sahabat terbaikku”

Baik Shilla ataupun Siwon terpaku.  Kedua mata mereka sama-sama membulat saking terkejut. Tak perlu Donghae perkenalkanpun, keduanya sudah saling kenal. Sangat kenal.

“Ehm, aku..naneun Choi Siwon imnida” ucap Siwon berusaha mengendalikan suasana. Padahal sejujurnya di dalam hatinya ia begitu terkejut. Ia tak menyangka akan bertemu Shilla disini.

Shilla hanya menunduk. Ia tak tahu harus berkata apa. Melihat Siwon membuat luka hatinya yang sempat tertutup kini terbuka lagi.

“Kkaja kita makan”

Baik Siwon ataupun Shilla hanya makan dalam diam. tak peduli Donghae yang sudah berbincang panjang lebar. Mereka larut dalam pikiran mereka masing-masing.

<Shilla pov>

Apa maksud dari semua ini?

Kenapa secara tiba-tiba ia datang lagi? Kenapa setelah 4 tahun ia tinggalkan aku? Kenapa setelah 2 tahun ia tinggalkan luka ini?

Kenapa setelah aku berhasil menata kembali hidupku? Apa maunya sebenarnya? Kenapa ia kembali sekarang?

Aku benar-benar tak bisa mengendalikan Suasana hatiku. Ia goreskan luka lagi yang sempat tertutup oleh Donghae.

Aku ingin menangis, tapi tak bisa. Tak mungkin aku menangis sekarang dan membiarkan Donghae tahu keadaan yang sebenarnya. Tidak!

Aku mencintai Donghae. Ia yang selama 2 tahun ini berhasil mengobati luka hatiku. Meski pada kenyataanya luka ini tak sepenuhnya pulih.

Dan dia. Choi Siwon, orang yang telah membuatku terluka hingga nyaris membuatku tak bisa menatap masa depan. Kini ia kembali. Setelah dua tahun lalu ia ingkari janjinya.

Aku membencinya. Aku marah padanya. Tak seharusnya ia ingkari janjinya.

Tapi kenyataanya aku masih menyisakan tempat untuknya di hatiku. Atau lebih tepatnya aku tak bisa menghapus tempatnya dari hatiku. Ia telah goreskan kenangan yang terlalu sulit untuk dilupakan.

Kenapa semuanya harus begini?

<Siwon pov>

Di luar dugaanku sebelumnya. Aku tak pernah menyangka akan bertemu Shilla disini. Ditempat Donghae, sahabatku yang terbaik.

Tak pernah kusangka ia akan bersama Donghae. Tak pernah kusangka ia akan segera menjadi pendamping Donghae.

Tapi aku juga tak bisa mengharapkanya untuk terus menungguku. Kenyataanya akulah orang yang telah mengingkari janjiku. Janji untuk kembali padanya.

Mengingat ini membuat hatiku sakit. aku yang salah karena telah mengingkari janji. Aku yang salah karena telah meninggalkannya. Membuatnya harus menunggu begitu lama.

Tapi kenyataan bahwa ia akan segera menikah tetap saja membuatku tersiksa. Apalagi ia akan menikah dengan sahabatku sendiri. Aku sangat mencintainya. Terlalu mencintainya.

Tapi aku juga menyayangi Donghae. Ia sahabat terbaik yang aku punya. Tak mungkin aku sakiti Donghae.

“Hae-ya, kapan kau akan menikah?”

“Ehm, 2 bulan lagi. Tapi kami akan menjalani pertunangan dulu 1 minggu lagi.” Ucapnya berbinar. Aku tahu pasti Donghae sangat mencintai Shilla.

“Cepat sekali. Ternyata kau akan mendahuluiku menikah. Apa kau begitu mencintainya Hae?” aku tertawa kecut. Dan dia akan menikah dengan orang yang paling aku cintai.

“Keurom, aku sangat mencintainya. “ ucapnya yakin. Segurat senyum terulas saat ia mengatakannya. Dan aku hanya membalasnya dengan senyuman hambar. Aku tak tahu apa yang kurasakan sekarang.

“Makanya kau cepatlah menikah. Ah iya, bukankah kau juga sudah punya calon? Bukankah kau pernah cerita kalau sedang jatuh cinta pada seorang Yeoja? Menikah saja dengannya” ucapnya polos.

Aku tak mungkin bilang kalau yeoja itu tak mungkin kunikahi karena akan menikah denganmu kan Donghae?

“Aku tak mungkin menikahinya Hae”

“Eh? Waeyo?”

“Dia telah bersama namja lain yang jauh lebih baik dariku.”

“Dia mengkhinatimu?”

“Aniyo. Akulah yang telah menghianatinya. Aku tak menepati janjiku. Aku membuatnya menunggu terlalu lama tanpa kepastian. Jadi wajar kalau ia telah bersama namja lain”

“Maksudmu? Bukankah kau bilang kau begitu mencintainya? Bahwa tak ada didunia ini yang dapat menggantikannya? Lalu kenapa tak kau perjuangkan cintamu?”

“Aku tak bisa Hae. Aku sudah terlalu sering menyakitinya kurasa. “

“Aku tak mengerti. Ceritakan padaku yang sejujurnya Wonnie. Bagilah kisahmu denganku!” paksa Hae padaku. Sedangkan aku bingung haruskah aku cerita padanya?

Haruskah aku ceritakan kisahku yang membuatku sesak nafas tiap kali mengingatnya? Bisakah kulakukan itu?

Tapi pada akhirnya kuputuskan untuk cerita pada Hae. Dia seorang sahabat yang baik. Ia selalu mendengar keluh kesahku.

“Kau ingat? 4 tahun lalu aku dipaksa Appa untuk mengurus Perusahaan di Seatlle?” Donghae mengangguk.

“Saat itu kehidupan tersulitku dimulai. Aku harus meninggalkan gadis yang paling kucintai. Sedetikpun aku tak pernah berharap untuk berpisah darinya. Apalagi ini untuk waktu 2 tahun pada waktu itu. tapi aku tak bisa menolak permintaan Appa. Mengingat tak mungkin untuknya pergi ke Seattle karena kondisi kesehatanya yang tak bagus”

“Aku terpaksa berpisah darinya, Hae. Tapi sebelum pergi aku sempat berjanji padanya untuk menungguku. Dan aku berjanji 2 tahun kemudian, tepat di hari ulang tahunnya aku akan kembali.”

Aku menghela nafas. Mengingat semua kejadian itu membuatku tersiksa. Donghae hanya diam dan mendengarkanku dengan seksama.

“Tapi kenyataanya aku tak menepati janjiku Hae. Aku mengingkari janjiku. Aku membiarkanya menungguku terlalu lama.”

“Aku ingat saat itu ia bertanya:  Kalau ternyata Oppa tak menepati janji bagaimana? Aku takut Oppa meninggalkanku tanpa pernah kembali. Dan kau tahu aku jawab apa?” Donghae menggeleng.

“Aku bilang: kau tenanglah. Aku pasti menepati janjiku. Kalau aku sampai tak datang kau boleh melupakanku. Tapi aku tahu itu pasti tak akan terjadi. Karena aku pasti akan kembali. Percayalah.”

Kuhela nafasku lagi. Entah kenapa, aku jadi susah bernafas begini.

“Aku bodoh Hae. Kenyataanya dua tahun yang lalu aku tak datang. Aku patahkan janjiku dan harapanya. Jadi bukan salahnya kalau ia sekarang bersama namja lain. aku sendiri yang salah dalam hal ini”

Kupandang wajah Hae yang mengesankan rasa prihatin padaku. Aku tahu dia sahabat yang baik.

Wajah Donghae berubah seketika. Ia seperti mengingat sesuatu.

“Jamkaman. 2 tahun yang lalu kau bilang?” tanyanya. Aku hanya mengangguk mengiyakan.

“Dua tahun yang lalu bukankah kau?… kau..waktu..itu”

“Nde” ucapku yang sudah tahu apa yang dimaksud oleh Donghae meski ia belum sempat menyelesaikan kalimatnya.

“Kenyataanya tetap saja aku tak menepati janjiku Hae”

“Tapi..kenapa kau tak bilang padanya?”

“Awalnya aku ingin menjelaskan padanya. Untuk itulah aku kembali ke Korea sekarang. Tapi ternyata dia sudah bahagia bersama namja lain.”

“Tapi,”

“Ah sudahlah Hae tak usah di bahas lagi. Aku ingin tidur. Jaljayo!” potongku. Aku segera memunggunginya. Tak ingin ia membahas ini lagi. Membuatku tersiksa.

Donghae kemudian menarik selimutnya. Ya, kami tidur sekamar sekarang. Aku juga tak tahu kenapa ia malah tidur di kamar tamu denganku, padahal kan ia punya kamar sendiri. Dia bilang si, dia ingin nostalgia bersamaku. Haha dasar anak itu.

3 days later

<Shilla pov>

Aku masih saja tak membuka suara dengan Siwon Oppa. Ia juga sama. Tak mau menegurku sama sekali.

Apa ia benar-benar melupakanku? Ataukah dia merasa tak enak denganku? Ah aku bingung.

Hari ini saat makan malam tak kutemukan dia. Biasanya jam segini ia sudah bercanda dengan Donghae Oppa. Kemana ia?

Aish, kenapa aku memikirkannya?

“Oppa, kemana temanmu itu? ia tak makan malam bersama kita?” tanyaku pada Donghae Oppa.

“Siwon? Ani. Dia bilang ingin sendiri dulu”

“Sendiri?”

“Ne. dia ingin sendiri dulu. Kisah cintanya tak berjalan lancar. Jadi ia bilang ingin memperbaiki suasana hatinya dulu.”

Aku terhenyak. Apa maksudnya dengan kisah cintanya tak berjalan lancar?

Kisah cinta dengan siapa? Dengankukah? Ah tidak mungkin. Dia bahkan tak menepati janjinya 2 tahun lalu. Pasti bukan aku.

Lalu siapa? Apa ia punya yeoja lain?

Yah pasti begitu. Tapi kenapa aku tak suka dengan kenyataan ini? Kenapa sisi lain hatiku merasa tak rela?

Apa aku masih berharap tentangnya? Cut it off Shilla-ya. Kau sudha punya Donghae sekarang. Dan sebentar lagi kalian akan menikah. Stop thinking nonsense!

“Ah aku sama sekali tak berharap punya kisah cinta seperti Siwon. Terlalu tragis.” Kata Donghae Oppa miris.

“Maksud Oppa?” tanyaku. Entah kenapa aku begitu penasaran dengan kisahnya.

“Haruskah aku menceritakan ini padamu?”

“Oppa! Kita kan akan segera menikah jadi tak perlu ada rahasia” bujukku. Tapi kenapa aku jadi seperti ini? Kenapa aku begitu mengharapkan Donghae Oppa menceritakannya?

“Kau benar.” Ucapnya sambil mencubit pipiku gemas.

“ayo ceritakan!” desakku.

“Siwon bisa dibilang tak beruntung dalam bercinta. Aku kasian padanya. Kisah cintanya tak semulus punyaku. Hahaha”

“Dia tak bisa hidup bersama gadis yang ia cintai. Setelah 4 tahun ia berpisah dengan gadisnya, ia kini kembali lagi ke Korea untuk menemui gadisnya itu. tapi sayangnya gadisnya sudah bersama namja lain”

DEG

Apa yang ia maksud adalah aku?

“Oppa, tahu siapa gadis itu?” tanyaku hati-hati. Aku takut kalau ternyata Siwon Oppa menceritakan segalanya dengan Donghae Oppa

“Ani. Aku tak tahu. Wonnie tak pernah memberitahuku nama gadis itu. tapi yang jelas ia sangat mencintai gadisnya itu”

“lalu apa dia membiarkan begitu saja gadisnya bersama namja lain?”

“Ne. dia bilang gadisnya sudah seharusnya meninggalkannya. Karena salah ia sendiri tidak menepati janjinya terhadap gadis itu 2 tahun lalu”

DEG..

Jadi benar ‘gadis itu’ adalah aku.

“Memangnya kenapa ia tak menepati janjinya?” tanyaku lagi. Ah mungkin Donghae Oppa bisa menganggapku seperti detektif saja. Tapi syukurlah ia tak merasa demikian.

“Dua tahun lalu..dia…..”

 

To be continued

annyeong..

saya balik lagi dengan ff baru…

hope u like it..

oya saya juga akan membongkar (?) kalau bayi yang di afstor CYS adalah bayi Song Joongki…

gyahhaha…

ga ada yg bisa nebak berarti ga jadi kasih reward saya…

padahal awalnya kalau ketebak saya mu bikinin ff dengan pairing kalian ma bias kalian..

tapi yasudah..

hhehehe….🙂

 
23 Comments

Posted by on January 24, 2011 in fanfiction

 

Tags: , ,

23 responses to “Broken Promises Chap 1

  1. Song jeerim

    January 27, 2011 at 5:18 pm

    Nice ff
    Kenapa tuh siwon??
    Sakit kah?shilla ma siwon ya onn~
    donghae buat q ja//plak .lanjut-lanjut *reader bnyk maunya*

     
    • shilla_park

      January 27, 2011 at 11:22 pm

      gyahaha..
      saya masih belum bisa mnentukan alhirnya akan sama siwon atau donghae..
      tergantung permintaan..
      ghyahaha…
      gomawo…:)

       
  2. vanny

    January 28, 2011 at 3:22 am

    wah kek nonton vidio klipnya ariel lin, judulnya fireflies bukan?? lupa gw…

    hmm…… endingnya kek gimana ya?? #mangut2
    shilla sanggup ga berpaling dari siwon ke donghae kekekekekeke

     
    • shilla_park

      January 28, 2011 at 10:48 am

      hehehe..emang terinspirasi dr MV itu..
      tapi tenang aja jalan ceritanya akan sedikit berbeda..
      hhaha..
      tp liat aja lah ntar apa saya bisa berpaling atau tidak..hehhee

       
  3. vanny

    January 28, 2011 at 10:55 am

    hohoho, ku yakin kamu ga bakalan bisa berpaling dari siwon ato mau mencoba berpaling sejenak ke donghae?? hehehehehe

     
    • shilla_park

      January 28, 2011 at 10:57 am

      berpaling sejenak ga ya??
      pinginya ga berpaling tapi donghae maksa gitu..
      gyahahha *dicekek elfish*

       
  4. Neni

    January 28, 2011 at 12:21 pm

    Nice ff onn
    NeXT part kapan mau publish onn ???

     
    • shilla_park

      January 28, 2011 at 2:21 pm

      gomawo..
      next part liat mood saya deh mu publish kapan
      hahaha…🙂

       
  5. chicken861015

    January 29, 2011 at 3:20 pm

    eonniiii/treak gaje/….
    Donghae is mine #pltak di jtak elfishy
    eonni…ff na kren…!!
    Mian ya eon qlo sok tw, tp nii crta mripp kyk mv na ariel lin yg ad hae+won na deh, yg fireflies, bner ap bner?
    Hehehehehe…
    Pkok na lnjut…lnjut..

     
    • shilla_park

      January 29, 2011 at 4:19 pm

      tapi disini donghae is mine..gyahahha..*dicekek*
      emang ni terinspirasi dr fireflies..
      tapi tenang akan saya buat beda kok…
      hhehe..
      gomawo ya…:)

       
  6. JoKyu

    January 30, 2011 at 4:15 am

    Omo..kenapa tuh?
    “Dua tahun yang lalu dia…”
    TBC

    Gyaaa…kenapa ada tbc?

    Terus bayi Song Joongki?
    Jadi pusing pusing…

    tinggal tunggu part 2 lah

     
    • shilla_park

      January 30, 2011 at 5:16 am

      haha sengaja biar agak penasaran gt..hehhe
      bayi joongki maksudnya bukan di ff ini, tapi di ff yg after story Cant you see..
      kan kmaren saya main tebak2an gambar disana..hehehe…

       
  7. princessradita

    March 26, 2011 at 11:08 pm

    Hmm~
    Sebaiknya shilla ama Hae saja. Kasian kan Hae klo dtinggalin~
    ㅋㅋㅋ

     
    • shilla_park

      March 26, 2011 at 11:36 pm

      hmmm… saya mau sama dua2nya aja deh… *maruk*

       
  8. Minkijaeteuk

    March 29, 2011 at 7:07 pm

    Sama hae aja, ngak tega kalo hae d sakitin hae baik. . .

     
    • shilla_park

      March 29, 2011 at 11:36 pm

      hehe.. hae emang baik… sayangnya……..🙂

       
  9. ryeosa

    March 20, 2012 at 10:46 pm

    Ff
    Ni mcm mv taiwan bersama ariel *bnr g tu?
    Ceritanya sama, tapi sepertinya ni end akan berbeda

     
    • shilla_park

      March 21, 2012 at 5:51 am

      yup..emang terinspirasi dr mv ntu..tp tenang endingnya beda kok😀

       
  10. inggarkichulsung

    August 5, 2013 at 2:17 pm

    Shilla mempunyai kisah cinta masa lalu dgn Siwon oppa dan skrg ia sdh pny Donghae oppa yg akan menjadi pendamping hidupnya kelak.. penasaran seperti apa nantinya persahabatan HaeWon oppa dan hub Shilla dan Siwon oppa kedepannya, mudah2an Donghae oppa tdk mengetahui kisah masa lalu keduanya dlm wkt dekat2 pernikahan Shilla dan Donghae oppa, tidak tega kalau Donghae oppa yg hrs kecewa.. siapapun itu the best for Shilla

     
    • shilla_park

      August 6, 2013 at 11:30 am

      Yup kisah masa lalu trkadang membingungkan,, tenang aja shila bakal dapet yg trbaik kok hehe

       
  11. Siregar Sri Fauziah

    December 11, 2013 at 6:58 pm

    Waahhh…. ada selingkuhan aku lg ni dsni… Haeppa..#stelah joongki tentuny.. hahaha😄
    Trs sbnrnykan Wonppa msh cinta ma Shilla knpa g dtng 2 thn lalu… Apa alasanny Oppa?? Apa yg trjadi 2 thn lalu Haeppa?? Tell me..🙂

     
    • shilla_park

      December 16, 2013 at 5:15 pm

      knp ikut2an saya si slingkuhannya banyak..lol

       
  12. krilsalmine

    March 26, 2015 at 11:24 am

    yeay!!!

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: