RSS

(OneShot) LETS NOT

02 Mar

Kenangan itu ada dan akan tetap ada. Meski kau kini telah pergi entah kemana tapi aku tak bisa melupakan bayangmu. Kenangan yang kau berikan terlalu indah untuk dilupakan. Meski kau harapkan aku tuk melupakanya. Aku tak bisa.

flashback

“Oppa!!” kataku semangat. Ini kali pertama kami date lagi setelah kurasa hampir 2 bulan kami tak melakukanya. Dia terlalu sibuk dengan pekerjaanya kurasa. Hah, rasanya aku sudah rindu sekali denganya.

Ku langsung berhambur dalam pelukanya. Tapi tak seperti biasanya, dia hanya diam. Tak membalas pelukanku sedikitpun.

“Oppa bogoshippo!”

“Nado bogoshippo Shilla-ya”

“Oppa gwenchana? Kau tampak pucat.”

“Nan gwenchana. Kkaja “

Dan akhirnya kami melewati date kami dengan senyum dan tawa.

Dia tampak berbeda sekarang. Entah kenapa ia jadi jauh lebih romantis dari biasanya. Tapi aku suka.

Dia juga lebih perhatian. Bahkan sehari ini entah sudah brapa kali aku terima kecupan dari dia. Tapi aku bingung sebenarnya. Setelah 2 bulan ini tak bertemu, bahkan aku pernah merasa dia menghindaiku. Tapi sekarang dia berubah menjadi kekasih yang sangat baik dan perhatian.

“Shilla-ya apa kau bahagia?”

“Nde tentu saja. Bisa menghabiskan waktu bersama Oppa. Tertawa bersama Oppa mana mungkin aku tak bahagia.”

“Shilla-ya apa kau tahu kalau aku mencintaimu?”

“Hmm tentu saja. Kalau Oppa tidak mencintaiku mana mungkin Oppa berdiri disini bersamaku sekarang.”

“Kalau begitu ingatlah kalau aku akan terus mencintaimu.”

“Aish Oppa ini kenapa si? Kenapa jadi aneh hari ini. Waeyo Oppa?”

“Mianhae Shilla-ya. Kurasa cukup sampai disini saja.”

“Heh? Maksud Oppa? Jalan-jalanya sampai disini? Kita pulang sekarang? Oke kalau begitu” hendak kutarik tanganya untuk pulang. Tapi ia menahan lenganku.

“Ani Shilla-ya. Maksudku hubungan kita. Cukup sampai disini saja.” Aku tersentak mendengar ucapanya.

“Oppa jangan bercanda ah. Ini bukan April MOP kan? Kenapa Oppa mengerjaiku si?”

“Aku serius Shilla-ya. Aku ingin mngakhiri hubungan ini. Aku serius.”

Aku seperti tersambar petir. Aku kaget benar-benar kaget.

“Oppa serius? Waeyo Oppa? Bukankah  tadi kau bilang kau mencintaiku? Lalu kenapa? Apa aku salah? Kalau aku salah maafkan aku Oppa. Tapi..”

“Ani Shilla-ya kau tidak salah. Aku hanya ingin mengkahiri semuanya.”

“Tapi kenapa? Aku tak mengerti Oppa..hiks hiks..” air mataku mulai tumpah.

“Kumohon Shilla-ya jangan menangis.”

“Lalu kenapa Oppa? Apa kau tak mencintaiku lagi? Apa ada seseorang yang kau cintai?”

“Ani. Aku masih mencintaimu. Sama seperti cintaku saat pertama kali melihatmu. Tak ada orang lain selain dirimu yang kucintai.”

“Kalau Oppa mencintaiku lalu kenapa Oppa ingin mengakhiri ini semua?”

“Tak ada alasan Shilla-ya. Aku hanya terlalu takut untuk melanjutkan ini semua. Aku terlalu pengecut untuk tetap bersamamu.”

Air mataku benar-benar tak terbendung lagi. Dia mengucapkan kata-kata yang sama sekali tak kumengerti.

“Kumohon Oppa jangan begini. Aku mencintai Oppa. Tetaplah bersamaku Oppa.”

“Mianhae Shilla-ya. Aku tak bisa. Lupakan aku Shilla-ya. Temukan orang lain yang jauh lebih baik dariku. Yang jauh bisa menjagamu.Lupakan semua hal tentang diriku. Lupakan!”

“Andwe Oppa. Andwe “

“Mianhae Shilla-ya. Saranghaeyo.” Dia mengecupku. Ciuman terakhir yang ia berikan. Dan setelah itu ia pergi. Meninggalkanku yang masih menangis.

“Oppa! Siwon Oppa!! Kajima!!”

Tapi ia tetap pergi. Tak sedikitpun ia berbalik menatapku. Ia biarkan diriku yang tertunduk menangisi kepergianya. Bagaimana mungkin sesaat yang lalu kami masih tertawa bersama tapi sedetik kemudian bahkan hanya air mata yang keluar.

end of flashback


Jujur aku masih mencintainya. Sampai sekarang setelah setahun kepergianya. Meski kepergianya terkesan tanpa alasan, tapi aku merasa ada ribuan alasan hingga membuatnya meninggalkanku.

Aku masih percaya ia mencintaiku. Bahkan aku yakin suatu saat ia akan kembali.

Aku masih mencintainya. Cinta yang sama saat ia masih berada disisiku. Meski kini aku juga telah menemukan cinta lain.

Song Joongki. Dia yang berhasil mengisi ruang hatiku yang hampa karena kepergian Siwon Oppa. Dia yang berhasil meyakinkanku untuk membuka hatiku untuknya. Meski satu sisi hatiku masih untuk Siwon Oppa.

Dan disinilah aku sekarang. Mempersiapkan pernikahanku yang tinggal sminggu lagi bersama Joongki. Entah aku mendapat keyakinan darimana untuk menerima lamaran Joongki Oppa. Aku hanya merasa Joongki Oppa lah yang akan menjagaku.

“Siwonni, bagaimana keadaanmu?”

“Nothing different.” Siwon tersenyum kepada orang dengan pakaian serba putih. Setelah itu pandanganya beralih lagi ke sebuah liontin. Liontin yang selalu ia kenakan. Liontin dengan foto seorang gadis yang tersenyum bersama kekasihnya.

Liontin yang menjadi sumber kekuatannya setahun terakhir ini.

“Sudah setahun Siwonnie. Apa kau tak ingin kembali?”

“Aku akan kembali Jungsoo Hyung. Segera. Hanya saja keadaanya tak sama lagi” Siwon tersenyum kecut. Ia memandang liontin itu lagi.

“Kau akan menemuinya?”

“Hanya akan melihatnya hyung. Tapi jika aku punya keberanian lebih kurasa aku akan menemuinya”

“Dia pasti merindukanmu Siwonnie.” Siwon hanya menatap Jungsoo dengan datar.

“Aku masih punya waktu kan?”

“Of course. Lebih dari yang kau kira”

“Kalau begitu boleh besok aku kembali ke Korea? Aku bosan dengan udara Los Angeles.”

“Tentu. Kau bosan atau kau sudah tak sabar ingin bertemu denganya?”

“Dua-duanya. Tapi sayangnya semua telah berubah kan Hyung?.” Kini giliran Jungsoo yang tersenyum kecut. Dia pandangi wajah Siwon yang sudah seperti adik kandungnya sendiri. Dengan memandang wajahnya saja ia bisa merasakan kepedihan yang mendalam dari Siwon.


“Chagi kau cantik hari ini. You’re so beautiful my bride”

Hari ini aku akan resmi menjadi istri Joongki Oppa. Kalau ditanya bagaiman perasaanku. Maka akan aku jawab aku bahagia. Meski aku merasa ada sesuatu yang tak sempurna.

Siwon Oppa, aku akan menikah sekarang. Tak bisakah aku melihatmu? Jujur aku masih merindukanmu.

Janji suci terucap sudah dari bibirku dan Joongki Oppa. Sekarang aku resmi menjadi Nyonya Song. Mungkin sudah saatnya aku melupakan Siwon Oppa.

“Saranghaeyo chagiya”

“Nado Joongki Oppa”

“Uh, Hyung??” Joongki mengalihkan pandanganya pada seorang namja yang ia panggil Hyung.

“Nugu?”

“Kkaja Shilla-ya aku kenalkan dengan sunbaeku yang sudah seperti kakakku sendiri”

“Hyung!!” Joongki tampak memeluk seorang namja tinggi. Aku tak bisa melihat wajahnya karena dia membelakangiku. Tapi aku seperti kenal dengan punggung itu.

Dia berbalik. Dan betapa terkejutnya aku saat aku tahu orang itu adalah Siwon Oppa.

Setelah 1 tahun dia menghilang. Kini dia hadir tepat di hari pernikahanku. Dengan wajah yang sama. Senyum yang sama. Bedanya hanya ia kini terlihat lebih kurus dan sedikit pucat.

Bibirku terlalu kelu untuk bicara. Aku hanya bisa memperhatikanya. Orang yang selama ini ingin kutemui. Orang yang berhasil membawa separuh jiwaku.

Mata kami bertemu. Lama kami saling tatap dalam diam. Mata itu masih sama. Masih penuh cinta. Masih mata yang sama yang bisa menggetarkan hatiku.

“Hyung kau selama ini kemana saja? Setahun aku tak dapat kabarmu.”

“Aku sibuk Joongki-ya. Chukaeyo kau memiliki istri yang cantik. Jaga dia dengan baik”

“Hahaha. Tentu saja Hyung. Aku mencintainya sepenuh hati.  Tak akan sedetikpun aku meninggalkanya.”

Hatiku miris. Bagaimana mungkin dua orang yang aku cintai kini berdiri berdampingan dengan akrabnya. Tak tahukah mereka bahwa aku terluka sekarang?

“Joongki-ya aku tak bisa lama. Aku masih ada urusan. Selamat bahagia” katanya pada Joongki dan memeluknya.

“Shilla-ssi, selamat ya. Joongki beruntung mendapatkanmu” ucap Siwon padaku.

Tapi tunggu dulu, dia menyebutku Shilla-ssi? Apa aku bukan Shilla, angelmu lagi Oppa?

Dia tersenyum. Tapi tak tahukah dia bahwa hatiku serasa ditusuk ribuan pisau sekarang. Aku ingin menangis tapi aku tak bisa.

Dengan mudahnya ia ucapkan selamat padahal aku masih bisa dengan jelas melihat cinta dari matanya. Siwon Oppa kenapa kau lakukan ini padaku?

“Siwonni gwenchana?” Tanya Jungsoo saat Siwon memasuki mobil. Siwon hanya mengangguk.

“Apa kau menyesal? Maksudku melepaskanya dan kini kau melihatnya bersama Hoobae yang sudah kau anggap sebagai adikmu sendiri.”

“Setiap detik dalam hidupku adalah penyesalan Hyung. Aku menyesali saat aku memutuskanya. Membuat hidupku seperti di neraka.”

“Tapi kau masih melakukanya kan?”

“Ya. Karena keadaan memang sudah berubah.”


Sudah seminggu aku menyandang status baru. Baru saja kami pulang dari honeymoon. Meski aku tak menampik saat bulan madu  pikiranku tak bisa lepas dari Siwon Oppa. Tapi aku berusaha sebaik mungkin menutupinya dari Joongki. Aku tak ingin melukainya.

DRRTDRRRT…

“Yoboseo. Ne,, ah Jungsoo Hyung. Waeyo?” jawab Joongki

“…..”

“Mwo? Hyung jangan bercanda”

“…….”

Joongki mematikan ponselnya. Tapi wajahnya pucat. Dia seperti shock.

“Yeobo gwenchana?”tanyaku cemas.

“Hyung.. Siwon Hyung”

“eh? Waeyo?” perasaanku tak enak. Apa yang terjadi padanya?

“Siwon Hyung dia…dia… tiada” kata Joongki lirih tapi aku cukup bisa mendengarnya.

PRANGGGGGGG

Gelas yang tadi kupegang jatuh begitu saja dari tanganku. Tubuhku lemas. Aku hampir jatuh tapi Joongki berhasil menangkapku. Air mataku tanpa komando jatuh begitu saja.

“Shilla-ya gwenchana?”

“Oppa, antarkan aku kesana. Ayo Oppa!” pintaku tanpa mempedulikan kecemasan Joongki Oppa. yang aku pikirkan sekarang hanya ingin segera menemui Siwon Oppa. Entah hidup atau mati.

****

Rumah ini, rumah Siwon Oppa, kini dipenuhi orang. Bukan karena ada pesta, tapi orang-orang itu datang untuk memberi penghormatan terakhir. Dan aku masih tak percaya ia pergi.

Tapi sayangnya ini kenyataan. Dia kini berbaring tak bernyawa. Seulas senyum masih ia berikan di raganya yang kini kosong.

Aku memeluk Joongki. Mungkin ia bingung kenapa aku tiba-tiba histeris saat mendengar kabar ini. Maafkan aku Joongki. Akan aku ceritakan semuanya nanti.

“Joongki-ya, Shilla-ssi?” pria dengan lesung pipi datang menghampiriku dan Joongki. Wajahnya dipenuhi dengan duka.

“Jungsoo Hyung” ternyata namanya Jungsoo.

“Shilla-ssi perkenalkan saya Park Jungsoo, dokter pribadi Siwon”

Aku hanya bisa membungkukan badan. Entah kenapa aku masih belum bisa mengeluarkan sepatah katapun.

“Sebelum Siwon pergi ia menyuruh saya memberikan ini untuk Anda” Jungsoo memberiku sebuah surat. Dari Siwon Oppa.

To my angel Shilla

Aku tahu saat kau baca surat ini itu artinya aku telah tak lagi bisa disisimu.

Maafkan aku Shilla-ya.

Kau tah? hari dimana aku memutuskanmu adalah hari terberat dalam hidupku. Hari yang membawaku pada sebuah penyesalan besar.

Mengatakan bahwa saat itu adalah saat terakhir. Mengakhiri semuanya terhadap dirimu, orang yang paling aku cintai, meski kau tak ingin bahkan kau memohon untuk tidak pergi, tapi aku tak bisa melakukan apapun selain mengakhirinya

Kau tahu? aku pura-pura kuat saat itu. Tapi sejujurnya aku terlalu pengecut untuk melindungimu.

Terlalu pengecut untuk melihatmu terluka jika kau masih bersamaku

Jujur aku menyesal Shilla-ya. Menyesal karena telah mninggalkanmu. Menyesal karena tak bisa menggenggam tanganmu lagi. Menyesal karena tak bisa melihat senyummu lagi.

Jujur aku terluka Shilla-ya. Sama seperti dirimu

Aku terluka, aku tersiksa menjalani setahun ini tanpamu. Aku tersiksa saat meihatmu bersanding bersama Joongki. Kalau boleh jujur, aku sangat berharap aku yang menggenggam tanganmu di altar. Aku berharap aku yang mengucapkan janji itu

Tapi sayangnya itu hanya mimpiku Shilla-ya. Mimpi yang tak akan pernah terwujud. Mimpi yang aku bawa pergi

Aku mencintaimu Shilla-ya. Sangat amat mencintaimu. Rasa itu masih ada sampai sekarang, tak ada yang berubah sediktpun

Tapi kumohon Shilla-ya, jangan kau simpan cinta ini. Cintaku yang bodoh ini. Biarlah cinta yang bodoh ini aku bawa pergi. Jangan pernah lagi kau rindukan aku

Cintailah Joongki sepenuh hatimu. Bahkan melebihi cintamu padaku. Aku bahagia karena setidaknya kau ada Joongki disisimu. Aku yakin dia bisa menjagamu

Aku yakin dia bisa terus disisimu tak seperti diriku yang bahkan menjagamu saja aku tak bisa

Bahagialah Shilla-ya. Lupakan diriku dan semua yang pernah ada diantara kita.

Saranghaeyo

Choi Siwon

Aku menangis. Badanku bergetar karena tangisku. Untung ada Joongki yang merengkuhku.

“Siwon mengidap kanker otak Shilla-ya. Alasan dia meninggalkanmu adalah karna penyakit ini. Dia tak ingin melihatmu menderita bersamanya.” Jungsso berhenti sejenak

“Setahun ini aku menemaninya terapi di LA. Dia sangat mencintaimu. Setiap hari yang menjadi semangatnya adalah dirimu. Dirimu yang ada dalam liontin ini” Jungsoo memberikan liontin yang dulu aku berikan pada Siwon Oppa. Didalamnya ada fotoku dan Siwon Oppa. Aku jadi teringat masa indahku bersamanya.

Aku menagis lagi. Ini terlalu berat untukku. Baru seminggu aku bisa melihatnya lagi, tapi kini ia telah pergi lagi. Untuk selamanya.

“Joongki-ya, Siwon berpesan agar kau menjaga Angelnya. Dia sangat yakin kalau kau bisa menjaganya.”

“Ne Hyung.” Suara Joongki bergetar. Ia juga menangis ternyata.

Kalau kau menyuruhku untuk melupakanmu aku tak bisa Oppa. Masa-masa yang kau ukir bersamaku terlalu indah untuk dilupakan. Bahkan suatu anugrah terbesar di hidupku karena aku bisa mengenalmu. Bisa mendapat cinta yang tulus dari seorang Choi Siwon.

Kalau kau suruh aku untuk melupakan cinta bodohmu, aku tak bisa. Karena kenyataanya cintamu tak bodoh. Cintamu justru terlalu indah.

Dan kalau kau menyuruhku untuk bahagia, maka aku akan bahagia. Aku janji aku akan bahagia bersama Joongki.

Selamanya satu sisi hatiku tetap milikmu Oppa. Tak akan tergantikan bahkan oleh Joongki nsekalipun.

Saranghaeyo Siwon Oppa. May you rest in peace.

~FIN~

Haha…

Maaf.. broken promises saya pending dulu karna tugas kuliah saya lg amat sangat menumpuk..

Jadi saya post ni ff dh…

Mian kalau gaje, ni ff dah hampir setahun nangkring di draft… jd maaf kalo rada plain (?)

Hehe…

Broken promises afstor insyaloh akhir minggu ni dah update,,🙂

 
33 Comments

Posted by on March 2, 2011 in angst, fanfiction

 

Tags: ,

33 responses to “(OneShot) LETS NOT

  1. neneng

    March 2, 2011 at 4:13 am

    sedihh…hiks..hiks

     
  2. vanny

    March 2, 2011 at 9:48 am

    jadi sekarang siwon dah metong dari hatimu trus diganti ama joong ki??hehehehe

    awalnya ku pikir dia masih ada waktu buat ngerebut shilla dari joongki, oh ternyata waktu yg lain toh hohohoho

     
    • shilla_park

      March 2, 2011 at 11:46 am

      ga juga eon..
      siwon masih hidup kok.. hidup slamanya dihati aku.. *sok romantis*
      joongki tetap pilihan kedua kok..hahha

       
      • vanny

        March 3, 2011 at 2:48 am

        teganya ama joongki hahahahha

         
  3. eunve

    March 2, 2011 at 1:13 pm

    Yah kok ada plihanx sih, skali2 bkin yg g ada plhanx gtu dunk,
    Hahah kjem bgt gw, gra2 abis bkin ff romeo n juliet second sih, jd ska yg tragis2,
    I like a death

     
    • shilla_park

      March 2, 2011 at 1:28 pm

      astagaaaaaa….
      saya ga sanggup kalo ditnggal mati sendiri….haha..
      you like death?? OMG…
      wth???

       
  4. chicken861015

    March 2, 2011 at 3:06 pm

    eoniii…knpa jd sprti ini eon??
    Tmben?? /shilla eonni:sok tw lu/ hehehehe
    ku suka…suka..suka..
    Tapi lbh suka lagi nnggu sqeul broken promise siwon+shilla..
    Kekekekeke

     
    • shilla_park

      March 2, 2011 at 3:33 pm

      ga tau kenapa sperti ini..
      bentar ya broken promisesnya.. tugas saya lg numpuk soalnya..hehe

       
  5. Pumpkinyui

    March 5, 2011 at 9:34 am

    aq mau req story dong,
    Coba author buat cerita shilla n siwon cwe n cwo SMA berprestasi tpi playgirl n playboy berat, #untk dpt cinta sejati…
    al.ny author bikin story yg dewasa terus, aq penasaran sama shilla n siwon masa SMA!!^^

     
    • shilla_park

      March 5, 2011 at 12:57 pm

      oke req diterima.. kita liat nanti ya apa jadinya..
      knapa saya ga pernah bikin crita sma karena saya udah ga sma lagi.. lol
      hhehe

       
  6. Pumpkinyui

    March 5, 2011 at 9:38 am

    Author, shillany ko pisah sama siwon sih? kan kasian shilla n siwon terluka gitu! buat joongki, jagain shilla, kalo gk di bwa pergi sama siwon #bisa? #bisa. siwon hdup lg dgn kekuatan cinta!! #ngayal! #gak!! *plakk
    (reader pabo) hehe

     
    • shilla_park

      March 5, 2011 at 12:59 pm

      hehe.. dengan kekuatan cinta aku akan menyusul siwon… (?)..
      hehe

       
  7. lusiani haheho

    March 5, 2011 at 11:55 am

    sedih eon, ah untung aku gak sampe nangis, hehe

    di wp ku juga ada ff bergenre angst eon, sad ending deng, hehe *asik dah promosi, wkwk*

    pokoknya ditunggu eon ff berikutnya

     
    • shilla_park

      March 5, 2011 at 12:59 pm

      oya?? wp kamu apa emang???
      hehe…

       
  8. hyukjaEunhyuk

    March 7, 2011 at 2:23 pm

    hadeuuhh kasian amat nasib si kuda ‘lewat’ deh…
    Hahahahaha *ketawa setan* /plaks

     
  9. KittyChitty

    March 8, 2011 at 3:05 pm

    huhuhu😦😦😦 sedih….
    ternyata itu alasan siwon ninggalin shilla

     
    • shilla_park

      March 8, 2011 at 10:50 pm

      heeh//
      gomawo dah mau mampir..🙂

       
  10. Elfrainhae

    March 12, 2011 at 5:30 am

    Hwa, air mata q uda kkumpul stu ember tuh*plak, lebay..xD

     
    • shilla_park

      March 12, 2011 at 11:32 am

      hoho.. untung cuma seember.. ga selautan kan ya??,,,,haha

       
  11. princessradita

    March 26, 2011 at 9:33 am

    Waaah~ saiia kira author sudah berpaling hati ke Joongki oppa~
    Mpe rela d putusin(?) Siwon oppa..
    Ternyata Siwon oppa naa sakit

    (-̩̩-̩̩̩-̩̩̩_-̩̩̩-̩̩̩-̩̩) ƪ
    Sedih Thor..

     
    • shilla_park

      March 26, 2011 at 11:50 am

      joongki itu yg kedua.. siwon tetep yg pertama,,,, haha..🙂

       
  12. choijinhae

    April 12, 2011 at 12:48 pm

    Apa itu tadi ditulis pke bawang?

     
  13. evilkyu dinda

    October 30, 2011 at 2:40 am

    Sedihh onniee aku bacanya (˘̩̩̩_˘̩̩̩) feelnya dapet, bagussss. .

     
    • shilla_park

      October 30, 2011 at 9:34 am

      sedih kah?? wah..baguslah.. *loh?*😀

       
  14. ryeosa

    March 19, 2012 at 1:08 pm

    Huweng! Menyedihkan! Ni sad end or hepi end?? Air mata dah mengintip di pelupuk mataku tapi msh malu untk trun…..
    Keren dah

     
    • shilla_park

      March 19, 2012 at 8:44 pm

      bisa dibilang sad end tp jg happy end (?)😀

       
  15. sofiiee08

    April 14, 2013 at 4:04 pm

    menangis… yah saya hanya bisa menangis T_T
    pas baca ff ini kebetulan lagi ngeplay lagunya Yesung ft Luna f(x) – And I Love You , bisa lebih dpt feelnya :”)

     
  16. Siregar Sri Fauziah

    December 11, 2013 at 1:18 am

    Huaa…😥
    Angel aku bner2 jdi angel… Oppa….
    Tpi Joongki jga cakep sih… apalgi senyumnya…. #boleh dh jd selingkuhan klo Wonppa sibuk.. :p

     
    • shilla_park

      December 16, 2013 at 5:07 pm

      haha siwon itu bukan angel..iteuk tuh angel lol

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: