RSS

Broken Promises After Story (1/?)

05 Mar

Kulihat Shilla yang tengah tertidur di sofa. Pukul 1 dini hari. Aku baru saja pulang dari Mokpo. Sengaja memang tidak menginap.

Aku tidak bilang ke Shilla kalau aku ke Mokpo. Sengaja. Karena kalau Shilla tahu aku kesana untuk menjenguk Donghae, ia pasti khawatir. Dan aku tahu, Donghae tidak ingin membuat Shilla khawatir. Karena itu aku ke Mokpo sendiri.

Kuamati wajahnya yang polos. Seulas senyum terukir di bibirku. Ia terlihat begitu damai.

Tanpa kusadari tanganku menjulur membelai rambutnya. Membuatnya tersadar karena sentuhanku.

“Oppa?” ucapnya sambil menggeliat mengumpulkan kesadarannya.

“Aku membangunkanmu?”

“Gwenchana. Kenapa baru pulang?”

Aku hanya tersenyum, “Ceritanya panjang. Aku ceritakan besok pagi saja. Sekarang lebih baik kita tidur. Kau pasti lelah kan?”

Shilla menganggukan kepalanya.

“Kkaja.” Kutuntun dia ke kamarnya. Kuselimuti dia dan kukecup keningnya. Setelah itu aku merebahkan tubuhku di kamarku.

***

Kuhirup wangi masakan yang menyeruak melalui indra penciumanku. Membangunkanku dari tidur lelapku.

Kubasuh wajahku. Membersihkan diri sebelum sarapan.

Segera kuhampiri Shilla. Ia sudah duduk manis di meja makan. Dia menyambutku dengan senyuman hangatnya.

“Pagi Oppa!” sapanya riang. Kemudian menyiapkan piring dan makanan untukku.

Kucicipi masakannya, “Ehm masitta” pujiku. Ia tersenyum mendengar pujianku.

“So, wanna tell me where did you go yesterday?”

“Let me finish my breakfast then I’ll tell you.” Shilla mengangguk singkat.

Shilla tak memakan sarapannya sedikitpun. Sedari tadi yang ia lakukan hanya menatapku. Tapi dengan cuek aku tetap memakan sarapnku dengan lahap.

“Sampai kapan kau akan terus memandangku?” tanyaku disaat aku telah selesai sarapan. Shilla menopangkan dagunya sambil terus menatapku.

“Sudah siap bercerita?” tanyanya tanpa mengindahkan pertanyaanku sebelumnya. Aku tersenyum kecil melihatnya.

Kutarik tangannya. Membawanya ke balkon.

“Aku menemui Donghae kemarin” ucapku disampingnya. Ia menoleh, menatapku.

“Donghae Oppa? Kau bertemu dengannya? Bagaimana bisa?” tanyanya antusias.

“Donghae sakit”

“Eh? Sakit? apakah parah?” kulihat segurat kecemasan di wajahnya.

“Ani. Dia baik-baik saja.”

“Tapi bagaimana bisa Oppa menemui Donghae Oppa? Lalu kenapa tak cerita padaku?”

“Mianhae. aku hanya tak ingin membuatmu cemas.”

“Lalu bagaimana Donghae Oppa?”

“Dia baik. Sangat baik malah. Dan kau tahu? Aku punya kabar baik..atau mungkin malah kabar buruk untukmu.”

“Eh? Maksud Oppa?”

“Donghae..sudah menemukan malaikat hatinya.”

“Jeongmal? Apa gadis itu cantik?” ucapnya berseri. Aku hanya mengangguk singkat.

Sebuah pertanyaan besar kini menggelayut di otakku. Apakah Shilla baik-baik saja?

“Shilla-ya.. neo.. gwenchana?”

“Tentu saja. Kenapa Oppa berkata seperti itu?”

Kutatap matanya, “Apa…kau..tidak terluka?” ucapku menggantung. Dan terang saja Shilla mengerutkan keningnya tak mengerti.

“Maksudku..ini Donghae Shilla-ya. Seseorang yang sudah 2 tahun menemanimu. Apa kau baik-baik saja? Aku tahu kau mencintainya.”

Shilla tersenyum tipis, “Aku baik-baik saja Oppa. Justru aku senang. Aku bahagia karena pada akhirnya ia bisa menemukan seseorang untuk dicintai.”

“Kau yakin?”

Shilla mengangguk pasti, “Tentu saja. Donghae Oppa memang pernah menjadi bagian hidupku. Dan aku bohong kalau aku bilang aku tidak mencintainya.”

Entah kenapa saat ia ucapkan kata ia mencintai Donghae membuatku tak nyaman. Apa aku cemburu? Mungkin.

GREPP

Shilla tiba-tiba memelukku. “Tapi aku lebih mencintaimu Oppa”

Kusunggingkan senyumku lega. Mendengar bahwa ia lebih mencintaiku sungguh sangat melegakan. Kueratkan pelukannya.

***

Hari ini Donghae pulang ke Seoul. Dan tentu saja ia kembali ke rumahnya yang sekarang kutempati bersama Shilla. Donghae juga membawa Eunhye bersamanya.

“Oppa!!!” ucap Shilla senang saat Donghae pulang. Ia langsung berhambur memeluk Donghae singkat.

“Bagaimana kabarmu?”

“Aku baik tentu saja. Ah iya Shilla, kenalkan ini Eunhye.”

“Annyeonghaseyo Lee Eunhye imnida.”

“Annyeong. Park Shilla imnida.”

Mereka tampak bahagia bercanda bersama.

“Hae Oppa!” Shilla memukul bahu Donghae pelan. “Kau harus cerita padaku.” Tuntutnya.

“Mwo? Aku harus cerita apa?”

“Semuanya. Bagaimana kisahmu sebulan ini. Dan bagaimana kau bisa mendapatkan gadis secantik Eunhye.” Ujar Shilla kemudian menarik Donghae menjauh. Ia mengalungkan lengannya di lengan kekar Donghae.

Aish kenapa aku ini? Kenapa rasanya aku tidak suka?

“Sepertinya mereka sangat dekat ya Oppa?” suara Eunhye melepasku dari lamunanku. Aku hanya mengangguk singkat.

“Ah iya Eunhye-ya kau akan tinggal disini juga kan??”

“Ne Oppa. Aku tidak punya siapa-siapa di Seoul. Jadi Hae memaksaku untuk tinggal disini.”

“Keureom. Sekalian kau belajar. Itung-itung latihan kalau kalian menikah nanti.” Godaku. Dan kulihat segurat merah muncul di pipinya. Haha dia malu.

“Jadi kapan kalian menikah?” tanyaku dan kulihat Eunhye tersipu malu.

“Molla. Tanyakan saja pada Hae” ujarnya masih dengan wajahnya yang memerah.

“Tapi Hae sudah melamarmu kan?” Eunhye tidak menjawab pertanyaanku. Dia hanya menampakkan senyum malu-malunya. Aku anggap itu sebagai jawaban iya.

“Oppa sendiri? Kapan menikah?” tanyanya yang sontak membuatku bingung harus menjawab apa.

“Molla” jawabku singkat.

“Kenapa molla? Bukankah kalian saling mencintai?”

Memang benar kami saling mencintai. Hanya saja aku ragu. Aku tak tahu kenapa aku begitu ragu sekarang. Padahal dari dulu impianku adalah untuk membina keluarga bersama Shilla.

Aku bukan ragu dengan perasaanku. Karena sejujurnya aku sangat yakin kalau aku mencintainya. Hanya saja aku meragukan Shilla.

Entahlah ini ragu atau suatu ketakutan. Kenyataan kalau Shilla pernah mencintai Donghae membuatku ragu. Aku takut kalau ia masih mencintainya. Aku takut kalau hatinya tak sama lagi untukku. Aku takut arti Donghae jauh lebih besar daripada diriku.

Aku tak tahu kenapa aku menjadi gamang seperti ini. Semakin hari keraguan ini semakin besar.

Melihat kedekatan Shilla dan Donghae membuatku galau. Entahlah kenapa aku sperti ini.

Apa aku salah meragukannya?

Kurasa memang aku salah. Tapi aku tak bisa menghentikan keraguan ini.

Melihat mereka tertawa bersama. Bercanda bersama. Seolah mereka nyaman satu sama lain.

“Oppa!” sebuah suara menginterupsi. Suara Eunhye. Ia kemudian duduk disampingku.

“Oppa gwenchana?” aku hanya mengangguk.

“Sepertinya Oppa sedang memikirkan sesuatu. Keberatan untuk bercrita?” tawarnya. Aku menatapnya ragu.

Kuhela nafasku, “Boleh aku Tanya sesuatu Hye-ya?”

“Ehm” jawabnya singkat.

“Menurutmu.. maksudku.. kau akan lebih memilih seseorang yang selalu menemanimu atau kau akan memilih orang yang sangat kau cintai tapi meninggalkanmu? Kau akan lebih nyaman disisi siapa?”

Eunhye berpikir sejenak. Kemudian seulas senyum terukir dibibirnya.

“Kalau aku lebih memilih orang yang kucintai. Mungkin aku memang bodoh karena masih mengharapkan orang yang telah meninggalkanku. Tapi terkadang wanita lebih mengandalkan hati daripada logika”

Aku berpikir sejenak. Mencoba memahami kata-katanya.

“Tapi.. kebanyakan wanita apakah akan sepertimu?”

“Aku tidak tahu Oppa. Tapi mungkin kebanyakan wanita akan lebih memilih pria yang selalu disampingnya.”

Aku tercenung. Sebagian wanita akan memilih pria yang selalu disampingnya? Apakah itu artinya Shilla juga kemungkinan akan lebih memilih Donghae? Lebih mencintai Donghae?

“Wae Oppa? Kenapa tiba-tiba menanyakan hal ini?”

“Ani. Hanya ingin bertanya saja.”

***

Semenjak Donghae dan Eunhye kembali suasana rumah Dongahe jadi semakin ramai. Tidak lagi sepi.

Shilla juga kelihatan lebih bahagia. Berbeda saat pertama Donghae meninggalkan kami berdua. Dia sedikit murung. Tapi sekarang semuanya sudah kembali normal.

Aku bahagia tentu saja. Hanya saja aku masih belum bisa meruntuhkan keraguanku. Sampai kapan aku akan begini aku juga tak tahu.

Jujur aku ingin segera menikahi Shilla. Hanya saja kalau aku masih ragu aku tak mungkin melamarnya. Aku hanya takut hatinya tak sepenuhnya untukku lagi.

“Oppa, kenapa makanannya tidak dimakan? Apa tidak enak?” ucap Shilla membuatku tersadar dari lamunanku. Aku baru sadar kalau dari tadi aku hanya mengaduk-aduk makananku tanpa memakannya sediktipun. Kenapa aku jadi sering melamun begini sekarang?

“Ah ani. Makananmu enak tentu saja.”kilahku.

“Lalu kenapa tidak dimakan?”

“Eh? Aku hanya sedang tidak nafsu makan. Kurasa pencernaanku sedang bermasalah” ucapku bohong.

“Geurae? Oppa gwenchana?”

“Ne tentu saja.Shilla-ya aku ke kamar dulu. Kalian lanjutkan saja makannya.” Pamitku pada mereka bertiga.

Aku duduk di tepi ranjangku. Pikiranku menerawang jauh. Memikirkan semua keraguan yang lama-lama membuatku gila.

“Hey!” sebuah tangan kurasakan menepuk bahuku. Donghae. Kuberikan senyumku untuknya.

“Waegurae?” tanyanya. Aku hanya mengerutkan keningku tak mengerti. Apa maksudnya?

“Ada sesuatu yang kau pikirkan?” tanyanya to the point. Aku menggeleng lemah.

“Kau pikir aku akan percaya dengan jawabanmu itu Wonnie?” aku menoleh padanya. Tatapanya seolah mengintimidasiku.

“Kentara sekali kalau kau sedang memikirkan sesuatu. Setidaknya aku tahu itu.”

“Aku baik-baik saja.”

“Kau memang baik-baik saja. Tapi pikiranmu sedang berkecamuk sekarang. Benar kan?”

“Jangan sok tahu Hae”

“Aku tidak sok tahu. Tapi aku memang tahu Wonnie. Kau pikir aku mengenalmu sudah berapa lama? Aku tahu setiap ada yang tidak beres denganmu. Jadi kenapa? Apa yang kau pikirkan?”

Aku terdiam. Tak tahu harus menjawab apa.

“Apa berhubungan dengan Shilla?” ucapnya tepat sasaran. Aku tak menjawabnya. Hanya diam yang kuberikan padanya.

“Aku anggap diammu sebagai jawaban iya. Kenapa?”

Aku hanya diam lagi. Enggan untuk bercerita padanya. Karena ini juga berhubungan dengannya.

“Kau tahu kalau kau bisa bercerita segalanya padaku Wonnie. Wae?”

Aku menatapnya bimbang, “Aku… ragu.” Ujarku singkat. Membuahkan tanda Tanya besar pada Donghae.

“Ragu? Untuk?”

“Melamar Shilla.”

“MWO? Jadi kau belum melamarnya? Waeyo?”

“Molla. Hanya tak yakin Hae”

Donghae diam. mungkin menantiku melanjutkan kalimatku.

“Aku akan menikahinya saat aku benar-benar yakin hatinya hanya untukku. Kenyataan kalau ia juga mencintaimu membuatku ragu Hae.

“Wonnie, aku,,”

“Aku tahu. Aku tak menyalahkanmu. Hanya saja aku butuh keyakinan Hae. Shilla mencintaimu. Setidaknya ia pernah mencintaimu. Dan aku tak tahu apakah cintanya padaku masih sedalam dulu atau tidak.”

“Wonnie! Dengar, Shilla mencintaimu. Lebih dari cintanya untukku. Lagipula aku juga sudah punya Eunhye. Aku sudah kubur dalam-dalam cintaku pada Shilla. Begitu juga dia.”

“Entahlah Hae. Aku sudah berkali-kali menepis keraguan ini. Tapi tidak bisa Hae. Otte?”

“Kusarankan buang jauh-jauh keraguanmu Wonnie. Atau kau akan semakin jauh. Membuatmu kehilangan keyakinan terhadap Shilla. Percayalah kalau Shilla mencintaimu.”

“Aku juga inginnya begitu. tapi bagaimana cara agar aku tak ragu lagi Hae?”

“Kau sendiri yang harus membuangnya. Shilla benar-benar mencintaimu.”

****

Pikiranku kalut sekarang. Semalaman aku memikirkan perkataan Donghae. Donghae benar, aku harus membuang keraguan ini. Hanya saja, apa yang harus kulakukan agar keraguan ini hilang?

Kupacu mobilku tanpa arah. Aku hanya butuh tempat yang sepi untuk berpikir. Membuang jauh-jauh semua keraguan ini.

Pikiranku masih pergi entah kemana. Ragaku dan otakku sedang tidak sinkron sekarang. Membuatku tak konsentrasi saat memacu mobilku. Dan..

CKITTTT.. BRUKKK

Mobilku terpelanting. Menabrak pinggiran jalan.

Kurasakan darah merembes dari kepalaku. Bau amis darah seketika menyeruak. Membuat pandangan mataku lama-lama kabur. Hingga akhirnya aku tak sadarkan diri.

Sebelum semuanya gelap. Hanya satu doaku.

Semoga aku tak kehilangan memoriku. Lagi.

To be continued…

Yeah WonShi is back….

Akhirnya saya bisa juga ni nglanjutin ni afstor..

Mian kalau kelamaan..

Mian juga kalau di eps ini belum nikah,,,,

Hehe.. Hope u’ll like it…

 

 
35 Comments

Posted by on March 5, 2011 in fanfiction

 

Tags: ,

35 responses to “Broken Promises After Story (1/?)

  1. Neni a.k.a Choi Hyun Joon

    March 5, 2011 at 2:56 pm

    Lanjut onn ♪───O(≧∇≦)O────♪

    Saya suka couple ini onn ㅋㅋㅋㅋㅋ

     
  2. shin heul rin

    March 5, 2011 at 3:09 pm

    huwaa,kenapa siwon? Chingu please happy end buat couple satu ini.he

     
    • shilla_park

      March 5, 2011 at 3:14 pm

      siwon kenapa ya??
      saya juga ga tahu.. *plak*
      ni ff masih in proses jadi ga tahu bakal happy end atau ga..
      liat mood saya.. hehe

       
  3. chicken861015

    March 5, 2011 at 3:44 pm

    wadohh mslah baru lagii nii u/ siwon+shilla !!!
    Aghh eonni, lgii seru mlah tobecon,
    lanjut2.,..

     
    • shilla_park

      March 5, 2011 at 3:46 pm

      hhe.. abis kalo ga ada masalah ga seru…
      saya kan sukanya cari2 masalah.. hehe..🙂

       
  4. Pumpkinyui

    March 5, 2011 at 8:47 pm

    amin siwon, kuharap jg begitu,, author jgn kejam kejam amat nyiksa shilla siwon dong! #plakk! author, next partny ditunggu!!^^

     
    • shilla_park

      March 5, 2011 at 11:39 pm

      hehe.. ga kejam kok..
      ini cuma pembuktian cinta kami berdua.. lol..
      hehe

       
  5. shin_dini

    March 5, 2011 at 11:20 pm

    afnya daH muNcuL jiaH ntu wonnie kNpa jd rgu gtu tNang z oppa shilla unnie SeLalu mncNtaimu kok#ngLirik” shilla unnie#DuH mga” happy eNding deH nie ff biaR gmerusaK crta sbLm’y pokok’y FIGHTING unn…

     
    • shilla_park

      March 5, 2011 at 11:42 pm

      hehe..
      tau aja ni kalo saya emang udah cinta mati ma siwon..hehe..

       
  6. lusiani haheho

    March 6, 2011 at 8:21 am

    yaallah thor, kenapa jadi begini ceritanya, ah jadi pengen cepet cepet baca selanjutnya, aku degdegan loh thor sumpeh, ckck

     
    • shilla_park

      March 6, 2011 at 11:01 am

      hehe.. maaf kalo tak sesuai harapan..
      abis saya ga bisa bikin crita yg isinya romantis doang… haha…
      next part in proses kok..

       
  7. Choi_Elisa

    March 6, 2011 at 2:35 pm

    Siwon hebat! Masih sempat2nya berdoa pas lg kecelakaan. Smg doanya terkabul, dan dy bisa bersama shilla, forever.
    Akhirnya broken promise ini memperdalam kisah siwon-shilla. Thx onn! Lanjutin ya onnie. Kalo bisa bwt lebih byk part.

     
    • shilla_park

      March 6, 2011 at 3:09 pm

      siwon kan anak tuhan yang taat.. jadi kapanpun harus berdoa.. hehe…
      sip sip..
      gomawo…

       
  8. vanny

    March 8, 2011 at 2:12 am

    mian baru mampir #nyengir

    getok siwon….
    kok jadi ragu itu seh, ngapain shilla ngelepas donghae?? ckckckckckck apa perlu gw turun tangan hahahahahaha #sokbanget

     
    • shilla_park

      March 8, 2011 at 8:12 am

      jangan getok siwon dung eoni..
      nanti saya nangis kalo dia digetok..
      biar ada masalah dikit eon makanya saya bikin kek gini..gyhahaha

       
  9. Qlereen

    March 8, 2011 at 10:07 am

    Lanjutt ya eon *sok kenal* XP
    Blh kn dipanggil eonnie?
    Aku bisa dibilang reader bru~ *siapa yang nanya?*
    Aku bru depart di blog ini lsg baca FF ini~
    Like it!
    Lanjutt yahh..😛😄

     
    • shilla_park

      March 8, 2011 at 2:26 pm

      wah selamat datang diblog saya yg sangat sederhana ini..
      kalo kamu belum 20 thn maka panggil saya eoni..
      salam kenal…

       
      • Qlereen

        March 9, 2011 at 7:15 am

        aku bru 14 kok eon~🙂
        hehehe..😀

         
      • shilla_park

        March 9, 2011 at 11:42 am

        wah.. selamat datang dongsaeng..🙂

         
  10. vanny

    March 8, 2011 at 11:23 am

    jiah…. yg digetok sapa, yg nangis sapa hehehehe
    bilang aja dah kangen punya masalah ama siwon hahahahaha

     
    • shilla_park

      March 8, 2011 at 2:27 pm

      hehe.. eoni tau aja ni..
      hubungan tanpa masalah tuh ga seru.. (?)

       
  11. hyukjaEunhyuk

    March 8, 2011 at 11:00 pm

    yaaahhh telaaattt *ditimpuk*

    ah wonpa mah jgn ragu2 mulu,,
    ntar shilla nya kabur (?) *plak
    astaga wonpa kcelakaan lg?!
    Eh gmn lnjtnny????!!!!! Gasabar >.<

     
    • shilla_park

      March 8, 2011 at 11:40 pm

      hehe.. kalo ga gini ga ada masalah..
      saya kan suka cari2 msalah.. haha
      lanjutanya hari ni publish..hehe

       
  12. princessradita

    March 27, 2011 at 12:51 am

    Hadoooh~ Siwon oppa bikin gregetan..
    Jgn smpai dia amnesia lg -____-

     
    • shilla_park

      March 27, 2011 at 1:02 am

      geregetan jadinya geregetan.. *sherina mode on*
      hehhe…

       
  13. minkijaeteuk

    April 1, 2011 at 12:52 am

    siwon y kecelakaan? Jgn mati. . .
    Aku blm baca cerita sblm y, aku baca dulu ah biar ngerti. . .
    Maklum masih baru d sini. . . .

     
    • shilla_park

      April 1, 2011 at 1:03 am

      hehe.. bgtulah..
      silahkan dibaca..🙂

       
  14. ryeosa

    March 21, 2012 at 12:34 pm

    Hyaaaa kecelakaan lagi??????? Ni siwon demen amat ama kecelakaan….

     
    • shilla_park

      March 21, 2012 at 8:41 pm

      haha.. lg dikontrak sementara buat adegan kecelakaan dia..lol😀

       
  15. inggarkichulsung

    August 5, 2013 at 2:57 pm

    Siwon oppa kecelakaan, iya takut banget kalau oppa kehilangan ingatan lg bgmn dgn Shilla.. smg tdk terjadi apa2.. donghae oppa benar2 sahabat yg baik

     
    • shilla_park

      August 6, 2013 at 12:32 pm

      Semoga saja y siwon baik2 aja hehe

       
  16. Siregar Sri Fauziah

    December 11, 2013 at 7:45 pm

    Oouuuhh… ini lanjutanny.. Haeppa jdi jg sm Eunhye ya… tpi kisahny mna nie..??
    Aigo.. Siwon Oppa ku, knpa drimu ragu.. Shilla really love you, buktiny Shilla msh simpan cincin pemberian Oppa kan??
    Apalgi alasanny utk ragu…
    OMG.. kecelakaan lgi… ni Author kyany sneng bgt bkin Wonppa kecelakaan..😦
    Semoga Wonppa g knpa2..

     
    • shilla_park

      December 16, 2013 at 7:41 pm

      haha iya dong kan kek sinetron bersambung lol

       
  17. krilsalmine

    March 26, 2015 at 1:36 pm

    kirain aku di part ini bakal happy terus.. taunya masih ada sedihnya jugaaa…

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: