RSS

Broken Promises After Story (2/3)

09 Mar


*kalo ganti warna berarti ganti pov ya.. *

Aku bejalan gontai menuju sebuah ruangan. Ruangan yang sama sekali tak ingin kumasuki sebenarnya. Tapi aku terpaksa memasukinya.

Ruang ICU.

Disana terbaring Siwon Oppa. Kuamati tubuhnya yang terbaring lemah tak berdaya. Berbagai selang dan peralatan kesehatan menopang hidupnya.

Air mataku sudah membanjiri pipiku dari tadi. Aku tak bisa mengatakan bagaimana perasaanku. Karena sejujurnya aku tak  tahu apa yang kurasakan.

Terlalu perih melihatnya terluka. Hatiku ikut hancur berkeping-keping melihat tubuhnya yang lemah.

Kenapa ini harus terjadi?

Demi Tuhan aku tak ingin kehilangannya. Tak ingin lagi.

“Apa disini ada keluarga dari Siwon-ssi?” ucap seorang dokter.

“Ah Ne. kami saudaranya. Bagaimana keadaan Siwon, songsaeng?” Donghae Oppa menjawab pertanyaan Dokter.

“Kalau begitu saya butuh persetujuan Anda untuk menandatangani surat operasi.”

“Operasi? Separah itukah?”

“Ne. lebih baik operasi segera dilakukan. Demi keselamatan Siwon-ssi”

“Keundae, Siwon akan baik-baik saja kan?”

“Berdoa saja untuk itu.”

Aku lemas mendengar ucapan Dokter itu. Berdoa saja untuk itu? apa artinya semua ini?

Kumohon Tuhan selamatkan Siwon Oppa. Jangan ambil dia dariku. Entah kali ini aku akan bertahan atau tidak jika kau mengambilnya Tuhan. Jebal selamatkan Siwon Oppa.

***

Operasi berjalan cukup lama. 2 jam. Bagiku menunggu operasi ini serasa berabad-abad. Waktu berjalan begitu lama.

Tapi untungnya operasi berjalan lancar. Setidaknya operasinya berhasil . meski aku tak tahu bagaimana tepatnya kondisi Siwon Oppa sekarang.

Ia sudah dipindahkan ke ICU lagi. Masih dengan semua selang-selang dan alat-alat kedokteran lain yang aku tak tahu.

Dan masih tak sadarkan diri.

“Songsaeng, Siwon baik-baik saja kan?” Dongahe bertanya lagi pada Dokter. Karena semenjak keluar dari ruang operasi tadi Dokter belum memberikan penjelasan apapun.

“Apa sebelumnya Siwon-ssi pernah mengalami kecelakaan?”

“Ne. 2 tahun lalu. Waeyo songsaeng?”

“Apa ia mengalami amnesia berat?” Tanya sang dokter lagi. Donghae mengangguk mengiyakan.  Aku hanya mendengarkan pembicaraan Donghae dan Dokter dalam diam. dalam kecemasan.

“Keundae wae? Apa ia amnesia lagi?” Tanya Donghae Oppa hati-hati. Amnesia? Maldo andwe.

“Ani. “ sanggah sang dokter. Aku bernapas lega. “Tapi kecelakaan 2 tahun lalu sepertinya sangat parah. Dan itu berdampak untuk kali ini” lanjut Dokter itu. Kecemsan menggerogotiku lagi.

“Pusat keseimbangan di medulla Siwon-ssi terganggu. Hal ini menyebabkan Siwon-ssi akan mudah kehilangan keseimbangannya.”

“Apa itu akan berdampak buruk?”

“Tentu saja. Siwon-ssi akan sering kehilangan keseimbangannya. Ia akan mudah jatuh saat berjalan. Hal ini tentu saja akan buruk jika ia mengendarai kendaraan. Jadi saya sarankan untuk 3-6 bulan kedepan Siwon-ssi tidak mengendarai mobil sendiri.” Jelas Dokter itu panjang lebar.

“Tapi.. Siwon bisa disembuhkan kan?”

“Tentu saja. Kami akan mengusahakan yang terbaik untuk terapi Siwon-ssi. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan untuk itu. semuanya akan baik-baik saja. Setidaknya untuk 3-6 bulan kedepan Siwon-ssi bisa sembuh kembali.”

“Jadi selama itu Siwon akan mengalami masalah dengan keseimbangannya?”

“Ne. saya sarankan ia mengalami perawatan intensif disini 3 bulan kedepan. Mengantisipasi kemungkinan ia kehilangan keseimbangan disaat yang tidak diharapkan.”

“Ne algesemnida.”

“Saya permisi kalau begitu.”

Lututku terasa lemas. Aku ambruk.

Kenapa semua ini harus terjadi pada Siwon Oppa? Kenapa ia harus menderita lagi? Aku mencintainya. Tak ingin sedikitpun melihatnya menderita.

“Ssttt. Uljima! Wonnie akan baik-baik saja” ucap Donghae sambil menarikku dalam dekapannya.

“Kenapa harus Siwon Oppa? Dia pasti tersiksa sekarang”

“Tenanglah. Semua akan baik-baik saja. Kau dengar penjelasan Dokter tadi kan? Dia akan baik-baik saja.”

“Keundae.. apa Oppa tidak melihat? Siwon Oppa terbaring lemah tak berdaya. Ia pasti sangat kesakitan” ucapku dengan air mata yang berlinang.

“Dia akan baik-baik saja. Percayalah. Sekarang kita berdoa agar ia cepat sadar. Areo?”

Aku mengangguk lemah. Tapi aku tak bisa membuang sedikitpun kecemasan dan ketrakutanku.

***

Kubuka mataku perlahan. Rasanya kepalaku begitu berat. Pening.

Kudapati sebuah tangan menggenggamku erat. Tangan mungil nan lembut. Tangan Shilla.

Ia terlelap di sebelahku dalam posisi duduk. Ia menjagaku? Sudah berapa lama aku tak sadar.

Tapi tunggu dulu? Aku ingat Shilla itu artinya aku masih memiliki memoriku kan?

Syukurlah Tuhan mengabulkan permintaanku. Aku masih bisa mengingat Shilla.

Shilla menggeliat. “Oppa?” kagetnya ketika melihatku telah sadar. Sedetik kemudian ia langsung memelukku. Sangat erat.

Kurasakan bahunya bergetar. Apa ia menangis?

“Oppa!” suara seraknya menandakan kalau ia memang menangis. “Syukurlah kau sudah sadar. Aku takut.”

Dengan sedikit tenaga yang kupunya, kubelai rambutnya. Meredam tangisnya di bahuku. “Uljima. nan.. gwenchana”

Dia melepas pelukanya. Kulihat matanya sembab. matanya terlihat lelah. Katung matanya juga membesar. Sudah berapa hari aku tak sadar?

“Oppa, apa ada yang sakit, huh? Kepalamu baik-baik saja? Tanganmu? Tubuhmu? Apa ada yang sakit” Shilla mencecarku dngan berbagai pertanyaan. Kentara sekali kalau ia cemas padaku.

Aku menggeleng lemah, “Nan.. gwenchana.” Kupaksakan senyum untuknya. Aku tak ingin membuatnya khawatir lagi.

“Jeongmal?”

“Ne. shilla-ya aku.. sudah berapa lama tak sadar?”

“Tiga hari Oppa.”

“Mwo? Jadi selama itu kau menjagaku?” Shilla hanya tersenyum. “Mianhae”

“Untuk apa Oppa?”

“Karena telah membuatmu cemas. Sekarang lebih baik kau istirahat. Aku sudah baikan.”

“Andwe! Oppa baru saja sadar. Aku ingin menjaga Oppa”

“Tapi Shilla-ya kau butuh istirahat. Lihatlah kau sudah seperti panda.” Shilla hanya menatapku sekilas. Kemudian ia tersenyum lembut.

Ia menyibak selimutku. Kemudian ia berbaring disebelahku.

“Kalau begitu aku istirahat disini saja. Otte?” tanyanya. Aku hanya tersenyum dan mengangguk. Shilla melingkarkan tanganya di perutku.

Ini aneh. Kepalaku tiba-tiba saja merasa ringan. Padahal sebelumnya serasa kepalaku ditindih batu yang besar. Ternyata pelukan Shilla mampu meringankan sakitku.

“Ehem.” Kutolehkan kepalaku kearah suara yang mengganggu. Donghae. Cih dasar pengganggu.

Shilla melepas pelukannya. Ia bangkit. “Donghae Oppa?”

“Ckckck. Aigo. Baru aku tinggal beberapa jam saja kalian sudah keterlalluan. Kalian pikir ini kamar hotel?” godanya. Aish mennyebalkan.

“Annyeong Oppa. Kau sudah sadar?” Eunhye juga datang bersama Donghae.

“Ne.”

“Aigo Hye-ya. Sepertinya kita mengganggu pasangan romantis di depan kita ini.” Goda Hae lagi. Aish pingin aku timpuk anak itu. Shilla memerah karena godaan dari Hae.

Aku juga ikut bangkit. Aku mencoba duduk. Tapi ketika aku sudah dalam posisi duduk tiba-tiba saja kepalaku pusing lagi. Kepalaku serasa berputar-putar.

Dan rasanya sangat mual. Aku menutup mulutku sebelum aku memuntahkan isi perutku.

“Oppa? Gwenchana?”

“Wonnie! Waeyo?”

Kudengar suara cemas Donghae dan Shilla. Aku masih saja menutup mulutku. Tapi rasanya aku tak sanggup lagi menahannya.

Beruntung saat aku memuntahkan isi perutku Eunhye mengambil mangkok untuk menampung. Setidaknya aku tidak mengotori ranjang.

Aku terus memuntahkan isi perutku yang kosong. Hanya air yang kukeluarkan. Tapi rasanya sangat mual.

“Siwon-ssi gwenchana?” sebuah suara yang menurutku asing memanggilku. Dokter. Aku mengangguk lemah. Tapi masih saja terasa mual.

Dokter itu kemudian memeriksaku.

“Siwon kenapa dokter?” Tanya Donghae dengan raut muka cemas.

“Seperti yang saya katakan sebelumnya pusat keseimbangan Siwon-ssi terganggu. Dan ini salah satu efeknya.”

Keseimbangan terganggu? Apa maksudnya?

“Apa maksud songsaeng?” tanyaku tak mengerti.

“Kecelakaan yang menimpa Siwon-ssi beberapa tahun lalu ditambah kecelakaan yang sekarang menekan pusat keseimbangan di otak Siwon-ssi. Jadi bisa saya katakan keseimbangan Siwon-ssi dalam masalah.”

“Keundae..kenapa ia bisa muntah-muntah seperti tadi?”

“Pusat keseimbangan berkaitan erat dengan cairan serebrospinal. Jadi ketika tubuh kita tidak seimbang bisa menyebabkan cairan ini terguncang. Itulah yang menyebabkan rasa mual.”

“Tapi.. saya akan sembuh kan songsaeng?”

“Ne tentu saja. Saya sarankan Siwon-ssi berbaring saja. Hati-hati dan pelan-pelan dalam bergerak. “

“Ne algesemnida”

Kulihat wajah cemas dari Shilla. Aku tak suka melihatnya. Aku merutuk diriku sendiri karena telah membuatnya cemas.

Aku seperti manusia tak berguna. Hanya bisa membuat orang lain cemas. Tak bisa melakukan apapun selain berbaring lemah.

Sudah 1 minggu ini kerjaanku hanya berbaring saja. Sangat bosan. Punggungku juga terasa pegal.

Shilla begitu telaten merawatku. Ia setiap hari menjagaku. Membuatku merasa tidak enak. Aku merepotkannya.

Tapi.. sikapnya membuatku sadar. Semua perhatiaanya. Semua kecemasan dan kekhawatiranya menjelaskan sesuatu.

Shilla mencintaiku.

Dan aku dengan bodohnya meragukan ketulusan cinta Shilla. Aku mengutuk diriku sendiri untuk itu.

“Mianhae” ucapku ketika ia sudah selesai menyuapiku. Ia mengerutkan keningnya tak mengerti.

“Untuk apa meminta maaf Oppa?”

“Aku salah Shilla-ya.”

“Salah? Kau melakukan apa memangnya?”

“Aku salah karena telah meragukanmu.” Shilla meletakkan piring di meja sampingku. Ia kemdian menatapku dalam.

“Oppa meragukanku?”

“Ne. aku ragu. Aku gamang. Aku bingung. Aku tak tahu apakah kau masih memiliki cinta yang sama untukku atau tidak.” Shilla diam. menantiku melanjutkan ucapanku.

“Aku takut kalau ternyata kau lebih mencintai Donghae. Aku takut kalau kau ternyata lebih nyaman berada di sisi Donghae. Aku takut kalau..”

Shilla menempelkan telunjuknya di bibirku. Membuatku menghentikan ucapanku.

“Lalu apa yang Oppa rasakan sekarang?”

“Aku tahu aku salah. Tak seharusnya aku meragukanmu. Aku hanya takut.”

Shilla tiba-tiba memelukku. “Mianhae Shilla-ya”

Shilla membenamkan wajahnya di dadaku. “Oppa tak perlu meragukanku. Karena apa yang aku rasakan sama seperti yang Oppa rasakan. Debar jantung Oppa bahkan seirama dengan debar jantungku” ucapnya sambil menempelkan tangannya di dadaku.

“Rasa cintaku untukmu tak pernah pudar Oppa. Meski Donghae Oppa pernah singgah di hatiku tapi sediktpun aku tak bisa menggeser posisimu.”

“Mianhae”

“Tak perlu meminta maaf. Karena sedikit banyak aku juga salah. Aku yang membuatmu ragu akan perasanku.”

“Saranghae Shilla-ya.”

“Nado Oppa. Jangan pernah ragukan aku lagi ara?”

“Ne.” kukecup puncak kepalanya.

To be continued..

Hehe.. mianhae kalo part ini rada aneh.. ngerjainnya pas di tengah kesibukan bikin laporan…haha..

Bocoran aja..part selanjutnya bakal jadi part terakhir.. hehe…

 
34 Comments

Posted by on March 9, 2011 in fanfiction

 

Tags: ,

34 responses to “Broken Promises After Story (2/3)

  1. leeyeonna

    March 9, 2011 at 3:16 am

    lanjut cepet ya thorr😀

     
  2. vanny

    March 9, 2011 at 5:46 am

    kalu siwon lupa ingatan lagi, partnya tambah panjang, yg ada shilla makin pusing hehehehhehehe

    ahirnya siwon sadar juga #gajadigetokpala

    smoga siwon cepet sembuh, biar pernikahannya ga di tunda lagi hahahahah

     
    • shilla_park

      March 9, 2011 at 11:39 am

      eon tau banget dah.. hehe..
      amin.. doain abis ni langsung nikah ya eon..haaha

       
  3. Pumpkinyui

    March 9, 2011 at 7:44 am

    Dipart ini, siwon bnyk ngutukin diriny sendiri hahaha, #plak! salahin author, #gk ah, aq bela author, #plak, reader pabo!! #emang, siapa suruh meragu, #~hening~ siwon cpt sembuh ya, ~eit! shilla nih, mulai nakal, ngambil kesempatan dalam kesempitan, mw ngapain hayo?! hehe, di part ini haehye moment gk tpi ada ya!! oke author, next ny jgn lama ya, ^^

     
    • shilla_park

      March 9, 2011 at 11:40 am

      hehe.. kan ada pepatah mengatakan kesempatan dlm kesempitan hahaha..

       
  4. chicken861015

    March 9, 2011 at 10:13 am

    kasiiiiaaan siwooon!!!
    Cpet smbuh oppa, byar cpet2 married am shilla eonni…
    Ayoo eonni truskan!!

     
    • shilla_park

      March 9, 2011 at 11:40 am

      amin.. doakan kami cepat nikah ya..haha

       
  5. Tukie wife

    March 9, 2011 at 10:36 am

    Kok aq msh rela hae am shilla y otokhe?

     
    • shilla_park

      March 9, 2011 at 11:41 am

      wah kok gitu???
      sayangnya saya cinta mati sama siwon..haha

       
  6. shin_dini

    March 9, 2011 at 11:47 am

    Hua puBlish jga seRu” nie part akHr’y sadaR jg tUh kuda oppa kLo shilla unnie hNya mencintai dy seoraNg#jiaH bhsaQ#sma sPrtiQ yg haNya ciNta sma yesuNg oppa*curcoL>>apaseH abaIkan unn*next part dtNggu y daN pokok’y hrs hepi endiNg*nawaN siwoN oppa*

     
    • shilla_park

      March 9, 2011 at 11:18 pm

      hoho.. gomawo..
      part trakhir liat ja ntar..
      suka yesung jg??.. yesung selingkuhan aku lo.. *plakkk*

       
  7. Neni a.k.a Choi Hyun Joon

    March 9, 2011 at 7:06 pm

    Lanjut onn o(^▽^)o

     
  8. lusiani haheho

    March 9, 2011 at 11:24 pm

    ah gak tega liat siwon begitu, shilla setia bgt ah jadi envy, haha
    ditunggu last part nya

     
    • shilla_park

      March 10, 2011 at 8:49 am

      hehe.. saya kan memang setia.. *plak*
      ditunggu aja ya last part nya..🙂

       
      • lusiani haheho

        March 11, 2011 at 1:47 pm

        oke oke bakal tak tungguin hahaha
        tapi jgn lama lama ya eon, hehe

         
  9. eunve

    March 10, 2011 at 10:55 am

    Amat sgt pendek!
    T.T

     
    • shilla_park

      March 10, 2011 at 12:58 pm

      pendek ya? huhu.. saya sukanya yg pendek2.. (?)
      hehe

       
  10. hyukjaEunhyuk

    March 11, 2011 at 2:17 pm

    lanjutannya cepet ya..
    Part slnjtny part trkhir??? Hueee sapa yg duluan kawin?? (?) *plak*
    ditunggu yak🙂

     
    • shilla_park

      March 11, 2011 at 2:45 pm

      sip sip.. besok dah update kok..

       
  11. Orin

    March 13, 2011 at 12:53 am

    Gak sabar nuggu endingnya…
    rasanya bikin cerpen dengan tokoh-tokoh nya adalah oppa kita kayaknya seru juga yach…
    ( bikin fanfic seru juga yach?)…
    Pasti jadi semangat terus yach sis nulisnya?
    Kapan-kapan aqu coba ah… tapi Sungmin tokoh utamanya hehehehe…

    oh iya chingu… ijin buat promosi yach… bikin marchandise berfoto mu / Idola mu semaumu di orendproduk.blogspot.com.

    Murah & kualitas distro. Bikin satu bisa.

    Ada Kaos, stiker, tas, ransel, jam dinding/tangan, poster, mug, pin, gt kunci, kalender dll. Harga mulai 10ribu – 150ribu.

    Telp.0856 4879 1321. Trims chingu.., mampir yach…

     
    • shilla_park

      March 13, 2011 at 1:05 am

      hehe.. iya…
      gomawo dah mau mampir..
      ntar kapan2 saya mampir deh.. haha

       
  12. Lereen

    March 15, 2011 at 2:12 am

    Wahh~ Sekarang bru dibaca~
    huhuhu.. ketinggalan deh~ *nangis2 di pinggir pantai* (?)
    OK deh~
    Ak baca part 3nya~^^

     
  13. princessradita

    March 27, 2011 at 12:55 am

    Siwon oppa ternyata romantis~
    “̮♥hϱ♡hϱ♡hϱ♥”̮‎​
    Untung gak amnesia lgi..

     
  14. dian

    March 22, 2013 at 9:41 pm

    annyeong
    q pendatang baru d bloq in

    q dh bc bbrapa ff ny
    daebaaaakkkk
    q suka bgt crt2 ny aplagi cast ny my wonnie🙂

     
    • shilla_park

      March 22, 2013 at 9:57 pm

      Halohaaa.tengkyu ya udah nyemoetin mampir..
      Tp tunggu dulu..my siwon? Duh maf ya disini siwon hanya milik park shilla…lol

       
      • dian

        March 23, 2013 at 12:05 am

        g nyesel emg nyemplung k blog in
        crta bt top markotop top deh😀

        hahaha
        kek ny g rela y siwon ny dblg my siwon
        Ok deh

         
      • shilla_park

        March 23, 2013 at 7:09 am

        Haha baguslah kalo ga nyesel….
        Bukan ga rela…tp siwon boleh milik bersama ditempat lain tp disini he’s mine… *tabok*

         
  15. inggarkichulsung

    August 5, 2013 at 3:04 pm

    So sad Siwon oppa nya msh sakit, Shilla daebak sll menjaga dan merawat Siwon oppa.. Hae oppa baik banget so sweet

     
    • shilla_park

      August 6, 2013 at 12:34 pm

      Shilla kan calon istri yg baik haha

       
  16. Siregar Sri Fauziah

    December 11, 2013 at 8:06 pm

    Untung Wonppa g knpa2 n g amnesia lgi. Tpi… knpa hrs hilang keseimbangan…😦
    Tpi krna itu Wonppa g ragu lg ma Shilla..
    Semoga cpat sembuh Hubby…🙂

     
    • shilla_park

      December 16, 2013 at 7:42 pm

      haha y masa mau amnesia mulu..capek kali…lol

       
  17. krilsalmine

    March 26, 2015 at 1:43 pm

    hoaaaaa…… musibah gak ada habisnyaaa…

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: