RSS

(Freelance) Our Past Part 2

24 May

Oke.. saya masih malas untuk update ff saya *plakk*.. jadi silahkan nikmati dulu ff dari reader tercinta ini…πŸ˜€


Choi siwon pov
Apa ini berarti selama ini yo pergi menjauhi ku dan beretunangan dengan donghae..? aiiissshh… rasanya aku ingin memukul wajah donghae sekarang. Padahal dia tau aku dan yo akan segera menikah, tapi.. dia malah membawa kabur yo… aiiishh..donghae kauuu..!!!
” 4th yang lalu..?”. aku mencoba menenangkan emosiku.
“ne, 4th yang lalu.. kau tau waktu 4thn yang lalu aku meminta izin cuti pada managerkan..? ya, waktu pada saat itulah aku membawa young ah pergi. Siwon.. mian aku permisi sekarang, aku ingin mencari yo. Annyeong..”. setelah menjawab pertanyaan ku donghae pergi, karena ingin mencari yo.
Tapi, sepertinya ada yang aneh dengan jawaban donghae tadi.. apa dia bersunguh-sungguh..? atau, dia berbohong..?.
Aaaahh, entahlah. Lagian semuanya sudah terjadi, aku sudah bertunangan dengan yoona. Sebaiknya sekarang aku harus belajar melupakan young ah dan belajar mencintai yoona. Gumamku dalam hati.

Lee donghae pov
“ne, 4th yang lalu.. kau tau waktu 4thn yang lalu aku meminta izin cuti pada managerkan..? ya, waktu pada saat itulah aku membawa young ah pergi. Siwon.. mian aku permisi sekarang, aku ingin mencari yo. Annyeong..”. jawabku dengan terus mencari alasan.
Aah, mianhe siwon.. aku tak bermaksud membohongimu. Ah, ia, yo dimana?. aku berjalan menjauh dari siwon sambil terus mencari yo.
Hiikkss.. hiikss.. ” sakiit, siwon oppa.. mianhe, aku tak bermaksud menyakitimu. Aku hanya tak ingin merusak kebahagiaanmu. Tapi, aku benar-benar tak sanggup kalo harus terus melihatmu dengan wanita lain.. dasar kim young ah PABO!!”.
Terdengar suara seorang wanita menagis sambil terus menyalahkan dirinya. Ya, itu young ah.. kenapa dia menangis..?
“Yo, ada apa..? kenapa kau menagis..? sudahlah yo, jangan menagis lagi”. Sapa ku sambil berusaha menenangkan yo.
“oppa, semua salahku. Aku yang membuatnya menjadi milik wanita lain. Aku yang yang meniggalkannya tanpa ngasih kabar. Aku tak kuat melihatnya dengan wanita lain, oppa..”. sahutnya sambil terisak nangis.
” sudahlah,yo. Kau tidak salah.. sudahlah, jangan menangis lagi”. Aku terus menenangkan yo.
“gak,oppa… semuanya salahku. Aku yang meninggalkan siwon tanpa memberi nya kabar. Aku jahat oppa, semua salahku.! Kalau tau akan seperti ini, aku tak akan pergi ke jepang menjalani terapi itu oppa. lebih baik aku tetap menderita penyakit itu, daripada aku harus benar-benar berpisah dengan siwon dan membiarkan siwon menjadi milik wanita lain oppaa..”. isaknya sambil terus menyalahkan dirinya sendiri.
“aigoo.. aniyo, kau tidak salah yo. Apa yang kau lakukan sangat benar, kau melakukan nya demi siwon kan..?. mencoba terus menenangkan yo.
Kim young ah pov
“aigoo.. aniyo, kau tidak salah yo. Apa yang kau lakukan sangat benar, kau melakukan nya demi siwon kan..?. donghae oppa mencoba terus menenangkanku.
“ne, oppa.. aku melakukannya demi siwon, namja yang sangat aku cintai oppa..”. jawabku sambil mencoba menenangkan pikiranku.
“yo, sebaiknya katakan saja yang sebenarnya pada siwon. Aku yakin siwon tak akan marah padamu, dan kau akan hidup bahagia dengannya”. Donghae oppa memberiku saran.
“mwo..? mworago..? anii oppa, aku tidak ingin merusak kebahagiaan siwon oppa”. Jawab ku lagi.

” bahagia..? apa kau tak melihat wajahnya..? dari wajah nya terlihat dia sangat tertekan yo.. sudahlah, jangan sakiti dirimu sendiri yo”. Timpal donghae oppa.
” SUDAHLAH OPPA!! Biarkan aku yang menanggung semua yang telah kulakukan, kalau memang oppa tak ingin membantuku lagi. Yasudah! Oppa tidak usah membantuku lagi!.” Tegasku dengan nada sangat kesal sambil berjalan menjauh dari hadapan donghae oppa.
“yo..! tunggu yo, mianhe yo-ah”. Teriak donghae oppa, tapi tidak kugubris.
Dengan langkah gontai Aku berjalan menuju tempat parkir mobil.Siwon oppa, mian oppa. Aku membohongimu, jeongmal saranghae.ucapku dalam hati.
Iiitu siwon oppa, bagaimana ini.? Aku kaget melihat siwon oppa yang berada di parkiran sendirian. Aku tidak tahan melihatnya, ingin sekali rasanya memeluk nya. Tapi, itu tak mungkin. Bagaimana ini..? apa yang harus aku lakukan. Tuhan, tolong aku.. jeritku dalam hati.

Choi siwon pov
Deeg.. itu, itu sepertinya yo-ah. Aku harus menemuinya, aku harus tanya alasan dia tiba-tiba menghilang dariku.
“a..anyeong yo”. Sapaku padanya
“ah, ne annyeong.” Sahutnya, dari wajahnya terlihat dia sangat kaget.
” sudah lama kita gak ketemu yo”. Aku memulai pembicaraan.
“ah, nnee. Mian aku harus pergi sekarang oppa, donghae oppa menugguku”. Sahutnya dan beranjak pergi namun ku cegah dengan menarik satu tangannya.
“yo, aku mohon. Jelaskan apa yang terjadi sebenarnya..? yo, kau tau aku selalu mencarimu kemana-mana..? tapi, kau tidak pernah memberikan kabar atau alasan apapun padaku”. Aku bertanya padanya.
“oh, itu.. aaku menghilang darimu karena aku ingin bertunangan dengan donghae oppa. Aku mencintainya itu alasan ku. Mianhe oppa”. Dia memberikan jawaban yang benar-benar membuat hatiku sangat sakit.
Mendengar jawaban dari nya seakan-akan jantungku ingin lepas, aku benar-benar tak percaya kenapa dia tega membohongiku selama ini. Padahal aku dan dia sudah lama berpacaran, tapi dia bilang dia mencintai donghae bukan aku.
“semudah itu kau mengatakan kau mencintai donghae..? sedangkan kita sudah berpacaran selama 3 tahun lebih, apa yang kurang dariku yo..? apa yang belum kuberikan padamu..?”. aku menjawab kata-kata nya tadi.
“huh! Sombong, jangan pikir karena kau kaya memiliki segalanya aku akan puas dengan semua itu.! Sudahlah! Lupakan semuanya, sekarang aku milik donghae. Toh, oppa juga sudah memiliki yeoja yang sangat perfect kan..!”. dengan nada angkuh dia membalas perkataanku tadi sambil melepas genggaman tanganku dan berlari menjauhiku.
Kim young ah pov
“huh! Sombong, jangan pikir karena kau kaya memiliki segalanya aku akan puas dengan semua itu.! Sudahlah! Lupakan semuanya, sekarang aku milik donghae. Toh, oppa juga sudah memiliki yeoja yang sangat perfect kan..!”. sahutku dengan mencoba meninggikan nada suara ku agar siwon oppa percaya.

Mianhe oppa, aku benar-benar jahat. Aku tidak pernah bermaksud mengatakan itu oppa, mianhe. Ucapku dalam hati sambil berlari menjauh darinya.
Seminggu setelah kejadian itu, aku berniat untuk kembali ke jepang. Bukan karena mau terapi tapi, karena aku ingin tinggal menetap disana. Tapi, sebelum berangkat aku akan ke rumah sakit tempat aku dinyatakan mengidap penyakit kanker otak itu. Karena aku akan mengucapkan terimakasih dan memberikan catatan kesembuhanku pada dokter itu.
At hospital
“annyeong haseyo..”. sapaku pada seorang dokter yang sedang duduk sambil memerhatikan kertas-kertas di mejanya.
“annyeong, uaah kamu young ah kan..? kim young ah..? apa kabar nak?”. Sahutnya kaget.
“ah, ne dokter.. gwenchana dokter. Aku sudah sembuh total dok, ghamsahamnida atas saran yang kau berikan”. Jawabku sambil membungkukkan badan mengucapkan terimakasih.
“ah.. tidak perlu seperti itu, aku sudah menganggapmu seperti anak ku sendiri. Bagaimana sekarang apa kau sudah bertemu dengan kekasihmu lagi..? apa kalian sudah bersama lagi..?”. tanya dokter itu, karena dia mengetahui alasan ku melakukan terapi.
“aah, itu.. aniyo dokter. Dia sudah memiliki yeoja lain, semuanya salahku tidak memberinya kabar. Mungkin dia bosan padaku.” Jawabku dengan sedikit mengarang cerita.
“aniyo, kau bohongkan..? kau tidak menjelaskan pada nya tentang kondisimu kan yo..? kenapa kau menyakiti diri seperti itu..?. aku kaget mendegar kata-kata dokter tadi, darimana dia bisa tau..?
“mwo..? ke-kenapa dokter bisa mengetahuinya..?”. tanyaku heran.
” sebelumnya saya minta maaf karena ikut campur masalahmu yo, aku tahu semuanya dari anakku. Anakku lee donghae.”. jawabnya dan membuatku kaget lagi. Apa maksudnya.? Dia appa nya donghae oppa..?
“mwo..? a-anda orang tuanya donghae oppa..?”. tanyaku padanya.
“ne, dia yang memberitahu semuanya pada saya”. Jawab dokter itu.
^^Uaah, pasti reader bingung kan kenapa donghae bisa menceritakan semua tentang yo pada dokter lee. Yang ternyata adalah appa nya donghae oppa. Oke deeh baca flashbacknya ya.^^
FLASHBACK>>>
Dr.lee pov
“aku harus mencari jalan keluar buat kesembuhan pasien ku yang satu ini. Aku ingin dia sembuh, karena menurutku dia anak yang sangat baik”. Gumam dokter lee sambil terus mengutak atik laptop, dan buku yang berisi tentang pengobatan penyakit kanker otak itu.
“annyeong appa, sedang apa..? sepertinya appa sangat serius, ada yang bisa ku bantu appa?”. Sapa donghae yang berjalan masuk ke ruangan doketre lee.
“annyeong hae, ne. Appa sedang mencari jalan keluar untuk pengobatan kanker otak hae.” Sahut appa nya donghae oppa.
“mwo..? jalan keluar untuk pengobatan sakit kanker..? siapa oppa..?”. tanya donghae oppa penasaran.
“itu, ada satu pasien appa. Seorang yeoja muda yang sangat cantik, kepribadiannya juga sangat baik. Ingin sekali appa mengenalkan padamu, tapi sayang dia sudah memiliki namja yang sangat di cintainya.” Jelas dokter lee yang membuat donghae oppa semakin penasaran.
“sebaik itu kah dia appa..? boleh aku melihat catatan kesehatan atau data nya appa..?”. tanya donghae oppa pada dokter lee karena penasaran.
“ah, ne. Ambillah map berwarna biru yang ada di lemari paling atas di sebelah rak-rak data pasien itu hae.” Jawab dokter lee sambil memberikan izin pada donghae oppa untuk melihat data pasien yang disebutkan appanya tadi.
Leedonghae pov
Ini, pasti ini. Uaah penasaran sekali aku, seperfect itukah yeoja itu. Gumam donghae dalam hati dengan sedikit lega karena menemukan apa yang di carinya tadi.
Mwo..? mworago..?? ini, bukankah ini kim young ah yeojanya siwon sahabatku itu..? kaget donghae oppa, karena tau siapa pasien yang di katakan appanya tadi.
“apa kau mengenalnya hae..?”. tanya dokter lee pada donghae oppa.
“ne, ne appa.. dia, dia yeojanya siwon. Yeojanya choi siwon sahabatku itu appa.” Jawab donghae oppa dengan sedikit tidak percaya.
“mwo..? siwon sahabatmu itu..? beruntung sekali dia memiliki yeoja yang sangat cantik dan baik seperti itu, tapi kasihan sekali dia kalau tahu yeojanya sedang sekarat.” Sahut dokter lee sambil terus mencari pengobatan untuk kesembuhan yo.
Apa yang harus kulakukan sekarang..? apa aku harus memberitahu sahabatku itu..? atau aku harus diam saja..?. ne, aku tidak boleh ikut campur. Sekarang aku harus membantu appa mencari jalan keluarnya, aku juga akan membantu yo. Gumam donghae dalam hati.
Dr.lee pov
Dapat. Ini dia, untunglah ada pengobatan terapi ini. Tapi, kenapa jaminannya hanya 60%. Yasudahlah kita harus mencobanya. Sahut dokter lee ketika menemukan jalan keluar pengobatan yo.
Dari situ lah donghae selalu mencari tahu tentang young ah, untung saja kim young woon hyungnya yo. Jadi dia bisa mengetahui semuanya dari kim young woon yang sering disebut kangin itu, adalah teman satu grup donghae di SUPER JUNIOR.
Dan pada suatu hari donghae mendengarkan percakapan kangin dan yo, dan tba-tiba muncul menawarkan diri untuk membantu young ah.
FLASHBACK END.

Choi young ah pov
“ne, dia yang memberitahu semuanya pada saya”. Jawab dokter lee.
“oh, ne dokter. Mianhe sekarang yo pamit dokter, yo akan berangkat ke jepang sekarang. yo memutuskan akan menetap di jepang dokter. Dan yo kesini ingin mengucapkan terimakasih, dan memberikan surat kesembuhan ini pada dokter. Titipkan salam yo pada donghae oppa ya dokter, bilang padanya yo sangat berterimakasih atas bantuannya selama ini.” Ucapku sambil menunduk dan berpamitan untuk pergi.
“mwo? Pergi ke jepang dan menetap di sana..? kenapa yo..? apa kau sudah memikirkannya baik-baik?”. Dokter lee kaget dan memastikan lagi apa aku benar akan pergi ke jepang, menetap di jepang.
“ne, yo sudah memikirkannya baik-baik dokter. Ghamsahamnida dokter, annyeong..” aku beranjak meninggalkan dokter lee.

Di tempat lain
Choi siwon pov
Hmm, sepertinya vitamin eomma sudah habis. Sebaiknya aku ke rumah sakit dan bertemu dengan dokter yang biasa memberikan vitamin pada eomma. Gumam ku saat melihat persediaan vitamin eomma sudah habis.
“eomma, siwon pamit sebentar ya. Siwon mau kerumah sakit dan bertemu dengan dokter eomma, karena vitamin eomma sudah abis”. Teriakku pada eomma.
” ne jagi-a, hati-hati dan cepat kembali ya”. Sahut eomma.
“ne, eomma. Annyeong”. Balasku.
At hospital
Ne, khamsahamnida dokter. Saya pamit dokter. Sahutku pada dokter yang memberikanku vitamin yang di butuhkan eomma.
Aku berjalan menuju parkiran, tapi sebelum sampai diparkiran aku melewati ruangan Dr.lee appa sahabatku sendiri. Jadi aku memutuskan untuk mampir sebentar.
“anyeong haseyo”. Sapa ku pada Dr lee yang sedang sibuk memerhatikan map biru yang ada ditanganya.
“ne, annyeong. Masuklah”. Sahut dokter lee tapi, tidak melihat siapa yang datang.
“annyeong appa..” sapaku pada Dr lee, aku sudah biasa memanggilnya seperti itu. Karena dia appa nya sahabatku, jadi dia juga appa ku.
“annyeong, ternyata siwon. Kalian memang berjodoh siwon.” Sahut dr lee yang membuat aku bingung saat dia mengatakan kalian memang berjodoh. Maksud dokter apa..?
“mwo..? maksud appa apa..? berjodoh? Dengan siapa appa?”. Tanyaku heran.
“ya dengan kekasihmu kim young ah. Baru saja dia keluar dari ruanganku, apa kalian tidak bertemu..?”. jawab dokter lee enteng. Tch! Kekasih..? apa yeoja seperti itu masih bisa dikatakatakan kekasih.
Setelah kejadian di parkiran itu, aku sangat membenci yo, hatiku benar-benar sakit di buatnya dengan ucapannya.
“oh, dia. Kami sudah lama berpisah appa, aku juga tidak bisa menganggap dia kekasih lagi. Karena ucapannya membuat hatiku hancur appa.” Sahutku dengan nada rendah karena teringat pada yo lagi.
“kenapa bisa seperti itu..? apa kau sudah menanyakan sebabnya dia berkata seperti itu?”. Tanya dokter lee lagi.
“ne, appa. Dia benar-benar membuat hatiku hancur appa.” Balasku.
“ne. Baiklah appa mengerti, sudah saatnya appa membantu mu”. Sahut appa membuatku bingung.apa maksudnya?
“maksudnya appa wae..?”. tanyaku penasaran.
“appa akan beritahu apa yang terjadi pada yeojachingu mu itu, sekarang bacalah semua yang ada di map ini. Semuanya, dan lihat tanggalnya”. Sahut dr lee sambil menyodorkan sebuah map berwarna biru.
Aku membuka map biru itu dan membacanya dan JDEEEERR.. seakan petir sedang menyambarku, aku benar-benar kaget membacanya..
Tessss..
“mworago..? i-ini, kenapa yo gak pernah memberitahukannya pada ku appa..?”. seketika air mataku menetes jatuh tak tertahankan.

“bukankah ini tanggal dimana dia meninggalkanku.? Ke-kenapa dia menanggungnya sendiri. Aiigoo, kennapa aku malah menghakimi nya. Appa, apa yang harus aku lakukan sekarang?”. Tanyaku pada dr lee dengan bibir yang bergetar karena menangis.
“kejarlah dia sekarang won~ah, mungkin belum telat karena 20 menit lagi pesawatnya baru akan berangkat”. Sahut dr lee yang membuat aku kaget.
“20 menit..? maksud appa waeyo..?”. tanya ku heran.
“ne, 20 menit lagi pesawatnya akan berangkat. Dia akan kembali ke jepang, dia akan menetap selamanya disana. Sekarang juga kejarlah dia nak.” Sahut appa, seketika itu juga aku berlari menuju mobil menginjak gas dengan kecepatan maksimal. Dengan tujuan sampai kurang dari 20 menit di bandara.

~TBC~
Hayoo.. gimana nii? Akankah siwon bertemu young ah lagi..? atau malah kebalikannya..? entaahlah , saya juga tidak tau.. hahaha ^_^ #mianhe..
Mianhe ya kalo kepanjangan, trus ngebosanin. Miaanhee.. penulis kelas EUNHYUK . Wkwkwwk..#dgampar jewel.
Dan gomawo buat eonni shilla yang udah ngizinin ff ku ini di publish di blog eonni. Gomawo #nunduk 90 ?

 
16 Comments

Posted by on May 24, 2011 in fanfiction

 

Tags: ,

16 responses to “(Freelance) Our Past Part 2

  1. shilla_park

    May 24, 2011 at 3:42 pm

    oke yo.. udah eoni publish ya.. :d
    jangan lupa ya buat lanjutannya kirim dalam bentuk attachment dr ms.word ya yo sayang..
    biar editannya kaga brubah…πŸ˜€
    keep writing…

     
    • choi young ah

      May 24, 2011 at 4:36 pm

      eonni… gomawo, mianhe eonni ms.word lg kumat jd kagak bisa di gunain eon.. mianhe..

       
      • shilla_park

        May 25, 2011 at 8:53 am

        cheonmane…πŸ˜€

         
  2. minkijaeteuk

    May 24, 2011 at 8:55 pm

    akhir y keluar juga lanjutan y! Seneng akhir y siwon tau. . .
    Jgn lama2 ya lanjutan y

     
    • choi young ah

      May 25, 2011 at 2:08 am

      hehehe.. ia nii, gomawo ya udah ngebaca trus ngasih coment..πŸ™‚

       
  3. vanny

    May 25, 2011 at 4:13 am

    kok dah part 2.
    part1nya mana?? disini jg ya?? #grin

     
    • choi young ah

      May 25, 2011 at 7:41 am

      ada chingu.. part satunya udah aku post kok.. yang part satu gak ada photonya..
      mianhe ya chingu kebingungan..
      ~_~

       
  4. lusiani haheho

    May 25, 2011 at 8:41 am

    heh seru juga ceritanya, tapi dialognya agak ngebingungin mungkin emang akunya yg babo wkwkwk

    terusannya jgn lama lama ya chinguπŸ™‚

     
    • choi young ah

      May 25, 2011 at 9:59 am

      gomawooo..
      mian ya kalo dialognya rada pabo.. maklum baru jadi penulis ff. mianhe.. ~_~

      terusannya sabar ya chingu, lagi BERFIKIR keras nii.. kasih saran juga boleh..πŸ™‚

       
  5. sangtaeOnyu

    May 26, 2011 at 2:53 am

    ini nih yg bkin sebel… kanapa harus tbc pas lagi seru”nya??? ahahah sengaja nih author pen bkin readernya menderita wkwkwkw. nice ff. lanjut thor…πŸ˜€

     
    • choi young ah

      May 26, 2011 at 3:06 am

      uaaaa… gomawo gomawo gomawo..
      hehehe, sengaja di gantungi biar penasaran.. hehehe..
      mian ya kalo ceritanya kayak sinetron gt.. hahaha maklum, orang indonesia..πŸ˜€

       
  6. min nira

    May 26, 2011 at 6:35 am

    wah… fanficnya yang ini bagus~
    kasian ya siwon, pertahankan cintamu nak.

    fanfic ini yang bikin siapa?
    ditunggu lanjutannya ya..πŸ™‚

     
    • choi young ah

      May 26, 2011 at 2:01 pm

      wah.. gomawo chingu..
      saiia pelakunya, saya yang buat ffnya.

      lanjutannya masih BERFIKIR niih, kasih saran doong chingu..πŸ™‚

       
  7. annibluelf

    May 27, 2011 at 3:43 am

    Udah publish part 2 nya..asoy!
    Save dulu..
    Bacanya ntar beres kuliah..hehe

     
    • choi young ah

      May 27, 2011 at 1:15 pm

      hehhehe, iaa chingu.. silahkan dibaca .. ^_^

       
  8. ecek

    January 10, 2013 at 1:00 pm

    Heiii.. Ikutan comment boleh yaπŸ™‚ . Aku suka ceritanya cuma kurg stuju dibagian dr. Lee yg memperlihatkan data pasien ke donghae n siwon. Etika kedokteran tdk memperbolehkan memberitahukan pnyakit pasien kecuali krn pasien yg menginginkan, hukum, atau hakim meminta. Hehehehe.. Aku pnasaran dg lanjutanny.πŸ˜‰

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: