RSS

Love Like A Sand

19 Aug

Seoul Hospital, 20 Mei 2011

Eunri menatap kosong recap kesehatan yang diberikan dokter padanya. Ia mengerti benar apa maksud dari semua huruf yang tercetak rapi pada kertas recap itu. Ia paham. Hanya saja itu semua terasa begitu membingungkan sekarang. Perasaannya begitu campur aduk. Lebih tepatnya ia tak tahu harus bersikap bagaimana dengan hasil itu.

“ 6 minggu Ny. Kim” ucap dokter yang sedari tadi sedikit bingung dengan reaksi Eunri.

“Nde?”

“Usianya 6 minggu. Untuk wanita yang baru pertama kali mengalaminya mungkin akan sedikit repot. Terlebih Anda harus benar-benar memperhatikan kondisi tubuh Anda dan janin Anda untuk trimester pertama. Saya sarankan untuk memeriksakan kehamilan Anda sebulan sekali. Beritahu saya kalau ada keluhan apapun. Selamat sekali lagi” jelas Dokter itu panjang lebar. Sedangkan Eunri hanya menatapnya dengan pandangan kosong.

Ia berjalan lemah keluar dari ruang dokter. Ia masih terlalu syok dengan berita yang ia dapat. Awalnya ia hanya ingin periksa dokter karena beberapa hari ini ia merasa tubuhnya begitu lemas dan pusing. Tak menyangka kalau ia tak sakit, tapi malah hamil.

Ia berjalan lesu menyelusuri koridor RS. Ia masih menggenggam kertas recap yang tadi diberikan dokter. Ia tak bisa berpikir apapun sekarang.

Eunri menghentikan langkahnya kemudian ia terduduk di kursi ruang tunggu. Rasanya kini kakinya tak kuat lagi untuk berjalan. Ia hanya duduk sambil menatap kosong ke depan.

Haruskah aku sedih? Atau bahagia?

Ya, Eunri tak tahu harus bagaimana. Jujur ia sangat senang ketika ia kini hamil. Mengandung anak dari suami yang sangat ia cintai. Tapi disisi lain ia takut. Ia takut dengan masa depan yang menantinya.

Apakah suaminya itu akan menerimanya?

Ia teringat lagi perubahan besar sikap suaminya, Kim Kibum. Umur pernikahan mereka baru berjalan setengah tahun. Tapi Eunri sudah harus menyaksikan perubahan yang begitu meyakitkan.

Sikap Kibum berubah 180 derajat dari awal mereka menikah. Dulu, Kibum adalah seorang suami yang lembut dan perhatian. Tapi kini? Kibum menjadi sosok suami yang begitu dingin. Menjadi suami yang nyaris tanpa ekspresi.

Dan yang lebih menyakitkan adalah Kibum kini seolah menjauh darinya. Ia jarang dirumah. Terkadang pulang hanya seminggu sekali. Dan selama itu tak ada kabar apapun darinya. Membuat Eunri merasa terabaikan.

***

Kim Kibum’s House, 3 juni 2011

“Kau mencintaiku?”

“Ne?”

“Jawab saja”

“Ke..kenapa Oppa bertanya seperti itu?”

“Karena itu akan menentukan keputusanku. Kalau kau mencintaiku maka aku dengan senang hati akan menerima perjodohan kita. Tapi kalau kau tak mencintaiku maka aku..”

“Saranghae” ujar Eunri cepat tapi lirih. Ia tak bisa menyembunyikan semburat merah di pipinya. Kibum segera meraihnya dan merengkuhnya dalam dekapannya.

“Fine then. We’ll marry soon Choi Eunri”

“Gomawo Oppa. Saranghae nan jeongmal saranghae”

“Ehm. Aku tahu itu”

“Ia bahkan tak pernah menyebut kalau ia mencintaiku. Ia tak pernah mengatakannya. Lalu bagaimana aku dengan bodoh bisa menyangka ia mencintaiku?” Eunri tersenyum miris saat kilatan memori masa lalunya terlintas.

“Kibum Oppa apakah sekalipun kau tak pernah mencintaiku? Apakah semua sikap lembutmu selama ini hanya palsu? Hanya demi sebuah kewajibanmu?”

Eunri berpikir keras untuk alasan apa Kibum mau menikahinya. Memang benar jika mereka dijodohkan. Tapi bukankah Kibum bisa dengan mudah menolak perjodohan itu jika ia tak mencintai Eunri? Tapi kenapa?

Apakah ini semua hanya karena kau sudah merasa cukup untuk membina keluarga? Tidak ingin mengecewakan orang tua kita? Begitukah?

Eunri mendesah pelan. Ya, mungkin memang benar. Kibum menikahinya hanya karena ia sudah cukup umur. Sudah sangat pantas bagi pria seumur dia untuk menikah. Terlebih orang tuanya sudah mendesaknya untuk segera menikah. Demi sebuah kewajiban.

Tapi tidakkah itu terlalu egois? Menikah bukan hal yang mudah. Menikah itu sesuatu yang sacral. Mengucap janji di depan Tuhan. Mengikat diri kita selamanya untuk pasangan kita. Lalu untuk apa semua itu jika sedikitpun tak ada cinta yang tertoreh di hati? Bukankah semua itu hanya akan menambah benih-benih penderitaan?

Dan disini bukan Kibum yang tersiksa. Tapi Eunri. Menikah dan hidup bersama dengan orang yang tak mencintai kita bukankah itu jauh lebih menyakitkan?

Ternyata benar kata orang. Lebih baik menikah dengan orang yang mencintai kita. Itu jauh lebih baik kurasa daripada menikah dengan orang yang kita cintai tapi ia tak mencintai kita.

***

Seoul, 2 Juli 2011

Eunri menatap jalanan kota Seoul ini dengan pandangan takjub. Entah kenapa ia ingin sekali jalan-jalan sekarang. Hanya berjalan-jalan. Menikmati pemandangan kota Seoul. Entahlah apa yang ia pikirkan, padahal ini ditengah siang hari yang terik. Ah mungkin saja ia kini tengah mngalami syndrome wanita hamil. nyidam.

Sampai saat ini Kibum masih belum tahu kalau Eunri mengandung anaknya. Eunri hanya memberitahu Oppa dan kakak iparnya.

Ia terus berjalan hingga akhirnya ia sungguh lelah. Wajar saja, dari apartemennya sampai ditengah kota Seoul ini ia hanya berjalan kaki. Nyidam yang aneh memang.

Eunri menatap sebuah caffe pancake di pinggir jalan. Hasratnya membuncah untuk menikmati pancake itu. Dengan langkah ringan ia memasuki caffe tersebut. Ia mengedarkan pandangan untuk mencari bangku yang kosong. Hanya saja saat matanya berkelana, ia menangkap sosok yang ia tahu betul siapa.

Kibum Oppa?

Eunri hanya memandangnya. Tanpa berani sedikitpun mendekat. Ia perhatikan suaminya yang kini tengah duduk berdua dengan seorang wanita. Mungkin client nya. Eunri tak tahu. Hanya saja yang ia lihat adalah seolah ia menemukan Kibum yang lain. kibum yang bukan Kibum suaminya.

Kibum yang tengah duduk disana tengah tertawa lepas. Sesuatu yang tak pernah Eunri lihat sebelumnya saat Kibum bersamanya. Seolah kini Kibum suaminya itu tengah sangat bahagia. Tersenyum lebar, pancaran kebahagiaan itu jelas sekali terlihat.

Kenapa kau tak bisa seperti itu saat disampingku Oppa? Kenapa aku harus melihat senyum bahagiamu yang bukan untukku? Kenapa kau tak bisa tertawa lepas untukku?

Eunri menarik kakinya keluar. Tak sanggup melihat pemandangan berikutnya. Ia tak berani menyangka kalau suaminya itu selingkuh, karena itu akan jauh menyakitkan. Melihat suaminya tersenyum dan tertawa bahagia bersama wanita lain saja sudah cukup membuatnya tersiksa.

Eunri menelangkupkan kedua telapan tangannya menutup wajahnya. Air mata itu jelas sekali masih berbekas. Seharian yang ia lakukan hanya menangis. ia memang masih melakukan pekerjaan sehari-harinya, mengurus rumah, membuat makan malam, tapi setiap hal yang ia kerjakan maka air matanya ikut mengiringi.

Ia juga tak tahu kenapa, tapi rasanya air mata itu keluar dnegan sendirinya. Mungkin hatinya terlalu sakit sekarang. Bayangan wajah bahagia KIbum tadi siang masih memenuhi otaknya.

“Oppa, apakah kau mencintai wanita itu? Apa ia alasan sikap dinginmu selama ini padaku? Karena sedikitpun kau tak mencintaiku. Karena kau menikahiku hanya terpaksa?”

Air mata Eunri mengalir lagi dengan derasnya.

Apa yang harus kulakukan?

Terdengar deru mobil Kibum. Membuat Eunri dengan cepat menghapus air mata yang menggenang di pipinya. Ia perhatikan suaminya yang berjalan memasuki rumah.

Masih dengan tatapan dingin itu.

Eunri mendesah kecewa lagi. Kenapa Kibum tak bisa memberikannya senyuman hangat seperti dulu?

“Aku pulang” ucap Kibum singkat. Masih dengan muka datarnya.

“Duduklah Oppa. Kkaja kita makan malam” ucap Eunri, berusaha sebisa mungkin untuk sabar. Meski ia tak memungkiri kalau kini ribuan kekecewaan menyelimuti hatinya.

Eunri sama sekali tak bernafsu dengan makanan yang ia buat tadi. Sama sekali ia tak menyentuh makanan itu. ia hanya memainkan sendoknya sedari tadi dan pandangannya yang tak lepas dari suaminya.

Kibum seperti biasa hanya bersikap diam. ia tak banyak bicara. Tak seperti awal-awal pernikahan mereka dimana Kibum kerap sekali mengajak Eunri mengobrol. Tapi kini semuanya berbeda.

Kau benar-benar berubah Oppa.

Eunri teringat dengan janin yang kini ia kandung. Ia elus perutnya itu. sudah 3 bulan, dan Eunri masih bungkam perihal kehamilannya. Bukan maksudnya untuk begitu hanya saja ia tak pernah ada kesempatan untuk memberitahu Kibum. Lebih tepatnya Kibum tak pernah memberinya kesempatan. Bagaimana mau memberi kesempatan kalau Kibum sendiri tak pernah ada di rumah?

Ya, Kibum jarang dirumah. Sangat jarang dirumah. Jika hanya ditinggal sehari dua hari karena urusan pekerjaan itu wajar, mengingat posisi Kibum yang seorang CEO perusahaaan multinasional. Tapi ini? Seminggu, dua minggu, dan yang lebih parah lagi sebulan. Ya, hari ini kepulangan Kibum setelah sebulan lamanya ia pergi. Entah kemana, entah itu urusan pekerjaan atau apa.

Urusan pekerjaan? Lalu siapa wanita tadi? Apakah benar ia hanya client saja?

Eunri terus berputar-putar dengan pemikirannya. Kibum sebulan tak pulang, tak memberinya kabar sedikitrpun, mengabaikan semua telepon dan pesan Eunri, apakah itu semua karena….

Eunri menggelengkan kepalanya. Ia tak ingin mencurigai suaminya. Yang ia tahu suaminya itu adalah suami yang bertanggung jawab jadi tak mungkin rasanya baginya selingkuh. Lalu kenapa?

Apa Kibum Oppa bosan padaku? Apa aku begitu menyebalkan? Apa aku tak baik menjadi istrinya?

Eunri elus lagi perutnya yang belum terlihat membuncit itu. bagaimana dengan nasip anaknya nanti itu yang kini Eunri pikirkan.

Apa aku harus membeirtahunya sekarang?

Eunri terus menimbang untuk memberitahu Kibum perihal kehamilannya atau tidak. Ia terlarut dalam pemikirannya sendiri hingga ia tak sadar kalau Kibum kini sudah selesai menyantap makan malamnya. Ia menarik kursinya yang sontak membuat Eunri tersentak.

“O..oppa..” ucap Eunri ketika Kibum hendak berjalan menuju kamarnya. Kibum menghentikan langkahnya kemudian menatap Eunri. Tidak ada kehangatan dalam tatapan itu.

“A..aku…apa..Oppa ada masalah?” ucap Eunri ragu. Kibum mengernyitkan dahinya. Kemudian menggeleng pelan.

“Ani”

“Geurae? Ehm…kalau begitu apakah ada yang salah denganku?”

“Ani”

“Apa menurut Oppa ada yang salah dengan pernikahan kita? Adakah yang perlu diperbaiki dari pernikahan kita?” ucap Eunri lirih. Ia mencoba menatap Kibum, tapi Kibum menghindari tatapannya.

“Ani” jawab Kibum lagi.

“Kalau begitu apakah..”

“Geumanhae Eunri-ya! Tida ada yang salah. Semuanya baik-baik saja” ucap Kibum yang seakan mulai risih dengan pertanyaan Eunri. Ia tak tahu jika kalimatnya baru saja membuat Eunri merasakan getir dalam hatinya.

“Apa.. menurut Oppa pernikahan kita ini sudah cukup? Maksudku apakah tidak sebaiknya kalau kita memiliki anggota keluarga baru? Seperti an..”

“Tidak. Semuanya baik-baik saja dengan hanya kita berdua. Tidak ada yang perlu dirubah.” Ucap Kibum memotong ucapan Eunri.

“Oppa.. aku hanya…”

“Geumanhae! Aku lelah Eunri-ya kita bicarakan besok saja”

“Kendae Oppa aku hanya ingin memberitahumu kalau aku sedang ha..” ucapan Eunri terpotong. Ia tak sanggup melanjutkannya ketika ia tak lagi menemukan sosok Kibum di depannya. Suaminya itu kini sudah berjalan menajuh menuju kamarnya. Tak memberi sedikit saja waktu untuk Eunri untuk memberitahu perihal kehamilannya.

Apa salahku Oppa? Kenapa kau tak memberiku kesempatan untuk bicara?

Eunri tertunduk. Seketika ia merasa hatinya bagai dihujam ribuan belati.

“Tidak. Semuanya baik-baik saja dengan hanya kita berdua. Tidak ada yang perlu dirubah.” Ucapan Kibum itu terasa terngiang di telinga Eunri.

Baik-baik hanya dengan kita berdua? Apakah itu artinya kau tak mengharapkan kehadiran anak dalam pernikahan ini?

Tangis Eunri pecah. Merasa kalau suaminya itu tak mengharapkan kehadiran seorang anak membuat hati Eunri teriris. Kibum boleh tak menghiraukan Eunri selama ini tapi jika tak menghiraukan anaknya, itu yang Eunri tak inginkan.

***

Kim Kibum House, 5 Juli 2011

“Eunri-ya kau dimana? Aku membawakan sup kimchi untuk…” ucapan Shilla terhenti ketika ia mendapati adik iparnya itu tengah terisak. Ia mendekati Eunri perlahan. Ia menepuk pundak Eunri pelan karena sepertinya Eunri belum menyadari kedatangan Shilla.

“Eunri-ya?” Eunri menolehkan kepalanya.

“Shilla-ya..”

“Waegurae? Kenapa kau menangis, eo?” ucap Shilla dengan nada cemas. Ia sedikit tersentak ketika melihat mata bengkak Eunri.

Eunri tiba-tiba memeluknya. “Aku..aku.. tidak bisa Shilla-ya. Aku tak bisa. Aku tak tahan lagi” racau Eunri.

“Apa maksudmu, hm?”

“Aku tak bisa. Aku tak bisa”

“Hey katakana dengan jelas. Kau kenapa? Tak bisa apa?”

“Tak bisa terus bersamanya” ucap Eunri lirih. Tapi cukup bisa membuat Shilla tersentak kaget.

“Apa maksudmu?”

“Aku lelah Shilla-ya. Kibum Oppa berubah, bukan lagi Kibum Oppa yang lembut dan perhatian padaku. Bukan lagi Kibum Oppa yang hangat. Ia berubah menjadi manusia dingin yang tak peduli padaku. Aku menyerah Shilla-ya”

“Hey jangan seperti ini. Mungkin saja dia hanya sedang ada masalah di perusahaan Eunri-ya. Percayalah ia akan kembali menjadi Kibum yang dulu lagi”

“Aku tak yakin” Eunri menundukkan kepalanya. Berusaha menghalau air mata yang hendak berontak lagi dari pelupuk matanya.

“Kenapa kau bicara seperti itu?”

“Dia tak pernah mencintaiku Shilla-ya. Aku bukan istri yang baik, tak bisa membuatnya mencintaiku”

“Hey! Kau tahu kau ini istri yang baik. Kau selalu ada untuk suamimu. Kau sudah berusaha sebaik mungkin untuk menjadi istri yang baik Eunri-ya” hibur Shilla.

“Tapi sepertinya usahaku terlalu berlebihan. Membuatnya jengah dan pada akhirnya dia bosan dan bersikap dingin seperti ini. Atau mungkin dia lelah selama ini. Lelah bersabar hidup bersamaku.” Ucap Eunri lesu.

“Jangan bicara seperti itu. dia suamimu. Dia mencintaimu”

“Ani. Bahkan sekalipun ia tak pernah mengatakan mencintaiku. Sekalipun Shilla-ya” Eunri mempertegas ucapannya. Membuat Shilla bungkam tiba-tiba. Yang lebih tahu perasaan Eunri ya memang Eunri sendiri.

“Aku begitu bodoh menyangka ia mencintaiku saat menyutujui perjodohan itu Shilla-ya. Dia hanya melaksanakan kewajibannya untuk membahagiakan orang tuanya, makanya ia menikahiku. Ia tak pernah mencintaiku”

“Tapi bukankah sebelum ini ia seorang suami yang baik Eunri-ya?”

“Hm. Dia memang suami yang baik. Atau lebih tepatnya ia memaksakan dirinya untuk menjadi suami yang baik. Dia suami yang bertanggung jawab aku tahu itu. lebih tepatnya ia hanya berusaha menjalankan tugasnya menjadi suami sebaik mungkin”

“Maksudmu?”

“Dia memaksakan dirinya menjalankan kewajibannya sebagai suami. Menikahiku, hidup bersamaku. Memberiku nafkah lahir dan batin. Dia memaksakan dirinya. Bahkan ketika dia menyentuhku pun, itu hanya karena ia merasa itu memang sudah menjadi kewajibannya. Aku saja yang terlalu bodoh menyangkanya melakukan itu karena mencintaiku. Tidak Shilla-ya. Dia hanya menjalankan kewajibannya sebagai suami”

Eunri tak kuasa meneteskan air matanya.

“Aku berusaha sekuat tenaga mempertahankannya. Berusaha sekuat tenaga membuatnya nyaman dan mencintaiku. Tapi sepertinya aku terlalu berlebihan dan pada akhirnya ia tetap tak bisa mencintaiku”

“Eunri-ya..”

“Aku tak pernah menjadi istri yang baik untuknya sepertinya. Terbukti dengan perubahan sikapnya. Ia meninggalkanku secara perlahan”

“Secara perlahan?”

“Ehm. Dia jarang di rumah Shilla-ya semenjak 3 bulan lalu. Awalnya ia tak pulang 3 hari, kemudian seminggu, dua minggu dan sekarang sebulan Shilla-ya. Lalu bagaimana kalau nantinya ia akan meninggalkanku 2 bulan? Setahun? Dua tahun? Selamanya? Aku tak bisa Shilla-ya. Aku tak tahan lagi hidup bersamanya”

“Keundae pikirkan janin yang kini kau kandung Eunri-ya. Dia butuh figure seorang ayah nantinya” bujuk Shilla lagi. Bagaimanapun ia kurang setuju dengan keputusan Eunri.

“Lalu aku harus bagaimana? Menunggunya yang meninggalkanku? Aku tak bisa Shilla-ya. Aku tak sanggup jika harus menerima kenyataan bahwa Kibum Oppa akan meninggalkanku. Aku tak bisa. Lebih baik aku yang menjauh dari hidupnya daripada ia yang meninggalkanku. Aku tak sanggup menahan luka itu nantinya”

“Keundae anakmu..”

“Dia tak menginginkannya.”

“Maksudmu?”

“Dia bilang sudah cukup hanya kami berdua. Tak ada yang perlu dirubah.”

“Tapi ia tak mengatakan tak menginginkan bayi kalian kan? Kau belum memberitahunya?” Eunri hanya mengggeleng lemah.

“Aku tak pernah ada kesempatan untuk mengatakannya. Ia selalu diam. ia tak pernah mengatakan apapun. Tak pernah memberiku kesempatan untuk bicara” Eunri tergugu. Ia menangis lagi. Rasanya ia sudah sangat lelah menangis, tapi perih yang kini ia rasakan tak kuasa untuk menahan air matanya.

“Aku sudah putuskan Shilla-ya. Aku ingin menjauh dari hidupnya. Aku tak bisa” ucap Eunri lemah. Shilla hanya bisa mengelus punggungnya berusaha menenangkan Eunri.

“Terserah kau saja Eunri-ya. Tapi kumohon pikirkan baik-baik”

“Aku sudah memikirkannya matang-matang. Aku akan melepasnya dari sangkar pernikahan ini. Aku tak ingin semakin membuatnya tersiksa.”

“Ara. Kuharap kau tak menyesal dengan keputusanmu” Eunri hanya terdiam. Mungkin ia memang tak akan menyesal tapi tetap saja hatinya begitu berat dengan keputusan ini.

Eunri menghentikan langkahnya tepat di depan pintu rumahnya. Ia amati sekali lagi rumah yang selama 6 bulan ini menjadi saksi bisu bagaimana peliknya pernikahan Eunri dan Kibum. Rumah yang cukup banyak memberinya kebahagiaan dan sakit sekaligus. Air matanya menetes lagi untuk kesekian kalinya.

Aku akan sangat merindukan rumah ini. Rumah kita Kibum Oppa.

Ia mengalihkan pandangannya. Ia tarik kopernya. Tapi rasanya kakinya begitu berat untuk melangkah meninggalkan rumah itu. Seolah-olah ketika ia langkahkan kakinya menjauh maka selamanya ia tak akan kembali lagi. Seolah-olah ketika satu langkah itu tercipta maka ia akan menyesali seumur hidupnya.

Tapi ia harus melakukannya. Ia memang harus meninggalkan rumah itu, meninggalkan suaminya. Daripada nantinya suaminya yang akan meninggalkannya lebih baik ia yang meningggalkan suaminya. Itu akan lebih baik. Meskipun tetap saja kedua pilihan itu begitu menyakitkan.

Maafkan Umma sayang. Umma begitu jahat memisahkanmu dari Appamu.

Selamat tinggal Kibum, Oppa semoga kau bahagia.

***

Kibum melangkahkan kakinya memasuki rumahnya. Ia sedikit heran ketika rumahnya begitu sepi dan lagi lampu tidak menyala sama sekali.

Kemana Eunri? Biasanya ia selalu ada tiap aku pulang. Apa ia sudah tidur?

Kibum sedikit mengabaikan rasa herannya. Ia melangkahkan kakinya menuju kamarnya. Dan lagi-lagi ia tertegun karena kamarnya begitu gelap. Dan tidak ada Eunri disana.

Kemana dia?

Kibum terus berpikir tentang kemungkinan kepergian Eunri. Hingga akhirnya ia menemukan sebuah surat yang terletak di meja samping ranjangnya.

Surat?

Ia raih surat itu dan langsung membacanya. Surat itu memang ditujukan untuknya.

Untuk Kibum Oppa.

Berawal dari asumsiku bahwa kau mencintaiku. Menerima perjodohan ini, kukira kau mencintaiku. Membuatku dengan egois menahanmu begitu erat. Tanpa menyadari sedikitpun kenyataan tak sesuai asumsiku.

Dan kini aku juga hanya bisa berasumsi lagi Oppa. Berasumsi bahwa kau memang tak pernah mencintaiku. Aku saja yang terlalu percaya diri menyangka kau mencintaiku padahal sekalipun kau tak pernah mengatakan kau mencintaiku.

Apa aku terlalu jahat selama ini? Hingga sedikitpun tak menyadari perasaanmu. Hingga tak menyadari bahwa kau kurang nyaman berada di sisiku.

Kau tahu Oppa? Kurasa cintaku ini seperti menggenggam pasir. Semakin erat kugenggam maka semakin mudah terlepas. Dan itu terjadi padaku.

Aku terus berusaha menjadi istri yang baik. Tapi kurasa aku bukan istri yang baik untukmu. Aku lakukan semua cara untuk membuatmu nyaman berada di sisiku. Berusaha sebisa mungkin membuatmu tetap mencintaiku. Berusaha sebisa mungkin mempertahankanmu. Tapi kurasa aku tetap tak bisa. Pada akhirnya kau tetap tak merasa nyaman di sisiku kan?

Perubahan sikapmu menjelaskan semuanya. Sikap dinginmu menyadarkanku Oppa. Bahwa kau jengah di sisiku? Apa selama ini aku begitu menyiksamu? Apa aku bertingkah seperti istri yang memenjarakanmu?

Maafkan aku untuk itu. aku memang bukan istri yang baik untukmu. Maafkan aku tak pernah bisa membuatmu nyaman disisiku. Maafkan aku.

Aku melepasmu Oppa. Kau bebas, bebas meraih cinta yang kau mau. Aku sadar aku tak akan pernah bisa membuatmu mencintaiku. Jadi kau bebas mencintai wanita lain Oppa.

Melepasmu bukan berarti aku tak mencintaimu. Tidak. Aku berani bersumpah bahwa aku mencintaimu Oppa. Hanya kau satu-satunya pria yang berhasil menumbuhkan desiran-desiran indah di hatiku.

Aku tak pernah menyesal mencintaimu. Tak pernah menyesal menikahimu. Tapi jika kau menyesal menikahiku, maka maafkan aku.

Kalau memang diluar sana ada wanita lain yang berhasil meraih hatimu maka raihlah dia Oppa. Maafkan aku yang tak pernah bisa menjadi istri yang baik untukmu. Meninggalkanmu begitu saja. Aku hanya tak bisa terus menjalankan pernikahan ini jika kau tak pernah mencintaiku Oppa.

Sebuah kisah cinta tak selamanya berakhir bahagia. Dan kurasa aku harus bisa menerima itu. meski begitu aku hanya ingin kau bahagia Oppa.

Aku mencintaimu. Kuharap kau bahagia Oppa.

~Choi Eunri~

Kibum terduduk. Seketika ia merasa lututnya lemas. Ia ambruk di lantai. Ia tergugu, ia terisak. Istrinya meninggalkannya, ia tak pernah membayangkan hal ini akan terjadi padanya. Semua karena kebodohannya, membuat istrinya tidak nyaman dan pada akhirnya memilih untuk meninggalkannya.

“Andwe! kau tak boleh meninggalkanku Eunri-ya.” Kibum berteriak frustasi. Ia raih ponselnya kemudian berusaha menelepon Eunri tapi sayangnya Eunri sama sekali tak mengangkat teleponnya.

Kibum tak lantas menyerah, ia hubungi lagi ponsel Eunri. Sekali, dua kali, tiga kali dan pada akhirnya ada yang mengangkat telponnya.

“Eunri-ya! Eodiya? Hya! Jangan begini kita bisa bicarakan ini baik-baik tapi kumohon…”

“Kibum Oppa..” Kibum terdiam ketika yang menjawab telponnya bukan Eunri, tapi Shilla. Detik berikutnya Kibum semakin syok. Apa yang Shilla ucapkan berikutnya mmbuatnya terduduk lemas.,

***

Kibum masih sibuk mngatur napasnya. Ia kini berdiri di depan sebuah ruangan. Ia terpaku melihat pemandangan yang ia lihat dari balik pintu ruangan itu. ia bisa melihat kini Choi Siwon, kakak Eunri, tengah menangis di pelukan istrinya.

Hati Kibum mencelos ketika ia melihat seseorang yang terbaring di samping Siwon dan istrinya berdiri. Ia tak sanggup bergerak. Kakinya tertahan, tapi kini air matanya dengan jelas mengalir.

Eunri-ya…

Kibum memberanikan diri mendekat. Semakin dekat dengan Eunri terbaring. Tapi sejurus kemudian ia mendapat tatapan tajam dari Siwon. Sangat tajam dan penuh amarah.

“Untuk apa kau disini?” ucap Siwon dingin. Sementara Kibum kini bisa dengan jelas melihat sosok istrinya. Eunri yang terbujur kaku dengan beberapa luka memar dan bekas darah yang tertinggal di bajunya.

“Andwe!” Kibum berujar lirih. Ia masih tak percaya dengan apa yang ia lihat.

“Kau puas, huh? Puas membuat adikku berakhir seperti ini?”

“Hyung kenapa Eunri tak bergerak? Kenapa Hyung?”

“Kenapa kau bilang?”

BUGG

Siwon sontak melangkan pukulan tepat di wajah Kibum. Membuat Kibum tersungkur di lantai rumah sakit yang terasa dingin itu.

“Tak puaskah kau menyiksa adikku, huh? Kenapa kau perlakukan ia seperti ini? KENAPA ADIKKU HARUS BERAKHIR SEPERTI INI? KAU BRENGSEK KIM KIBUM!” Siwon tak sanggup lagi menahan amarahnya terhadap Kibum. Sat ini ia membenci Kibum. Membenci Kibum karena telah menyakiti adiknya. Membenci Kibum karena kini Eunri harus berakhir begitu tragis. Terbujur kaku tak bernyawa.

“Oppa hentikan!” cegah Shilla ketika Siwon hendak melayangkan pukulan lagi kearah Kibum.

“Kemana saja kau selama ini, huh? Dan ketika kini Eunri sudah terbujur lemah tak berdaya kau baru menemuinya? Tidakkah kau ini begitu egois Kim Kibum? Apa salah adikku hingga kau perlakukan seperti ini? Apa, huh?”

Kibum tak merespon. Ia masih terduduk dilantai dengan darah yang mulai merembes dari bibirnya akibat pukulan Siwon. Dan kini ia terisak.

“Kemana saja kau selama ini? Kemana kau saat adikku membutuhkan sosok suami? Kemana kau selama ini ketika Eunri merindukanmu? Kemana kau selama ini? Apa kau begitu buta hingga menyia-nyiakan istri yang begitu baik menunggumu? Apa kau begitu buta hingga kau tak menyadari kalau Eunri tengah mengandung anakmu? Huh? Jawab aku Kim KIbum!”

“A..anak? E..Eunri hamil?” Kibum tak percaya dengan apa yang ia dengar.

“Cih! Kau tak tahu? Kau benar-benar buta. Hingga istrimu hamilpun kau tak tahu?”

“Maldo andwe! andwe! andwe!” Kibum semakin terisak. Ia begitu menyadari kebodohanya sekarang. Air matanya begitu saja mengalir.

Siwon menarik kerah baju Kibum. Memaksanya untuk berdiri.

“Kau lihat? Kau lihat? Eunri terbaring tak bernyawa. Kalau saja kau bersikap baik padanya. Kalau saja kau menjadi suami yang baik untuknya ia tak mungkin berniat meninggalkanmu. Ia tak mungkin keluar dari rumahmu dan mengalami kecelakaan itu. kalau saja ia tak menikah denganmu kurasa ia masih bernapas sekarang. Kau lihat, huh? Ini semua karenamu Kim Kibum”

Kibum tergugu di samping ranjang tempat Eunri terbaring. Air matanya masih sangat jelas mengalir. Ia menyentuh pipi Eunri pelan. Begitu dingin. Tak ada lagi nyawa di dalamnya.

Ia amati baju yang Eunri kenakan. Bercak darah kentara sekali terlihat. Tapi lebih dominan pada celana yang ia kenakan.

Anakku? Eunri-a

Kibum tidak hanya kehilangan istrinya tapi juga calon anaknya. Membuatnya semakin merasa bersalah.

“Eunri-ya kumohon buka matamu! Maafkan aku, tapi kumohon buka matamu. Jangan tinggalkan aku Eunri-ya. Kumohon! Kau hanya mengerjaiku kan? Kau ingin balas dendam padaku? Jangan begini! Kumohon buka matamu! Maki diriku, pukul diriku, caci diriku! Tapi kumohon bangunlah. Kumohon Eunri-ya,. Jebal.. jebal”

Kibum semakin keras terisak. Tidak hanya KIbum tapi Siwon dan Shilla. Semuanya begitu terpukul dengan kepergian Eunri yang mendadak.

Eunri mengalami kecelakaan ketika ia dalam perjalanan ke rumah Siwon. Dalam perjalanan untuk menjauh dari hidup Kibum. Yang ternyata justru membawa Eunri benar-benar jauh dari hidup Kibum.. selamanya.

“Eunri-ya! EUNRI-YA! BUKA MATAMU!” Kibum menggoyang-goyangkan tubuh Eunri yang sama sekali tak bergerak itu. hingga akhirnya ia peluk tubuh tak bernyawa istrinya. Menangis sesenggukan dalam dekapan raga Eunri yang kosong.

“Maafkan aku. Maafkan aku. Eunri-ya…”

***

Susana pemakaman begitu mencekam. Begitu banyak duka yang tercipta. Kibum hanya menatap pilu gundukan tanah basah yang menelan tubuh istrinya itu. menjadikan sebuah batas yang tak bisa tertembus oleh Kibum. Batas antara dirinya dan istrinya.

Sampai sekarang ia masih tak bisa memaafkan dirinya sendiri. Siwon benar. Apa salah Eunri hingga ia harus berakhir seperti ini?

Kibum memejamkan matanya. Berusaha menahan sakit yang rasanya kini bertubi-tubi menghujam dadanya. Karena keegoisan dan kebodohannya ia harus kehilangan istri dan anaknya.

TESS

Lagi. Ia rasakan tetesan air mata mengalir mulus dari matanya.

Eunri-ya mianhae. aku tahu permintaan maafku tak akan pernah cukup.

Kau salah Eunri-ya. Bukan kau yang tak baik menjadi istriku. aku..aku justru yang begitu jahat menjadi suamimu. Maafkan aku.

Kau benar Eunri-ya. Sebuah kisah cinta tak selamanya berakhir bahagia. Tapi aku bahkan belum bisa memberimu kebahagiaan sedikitpun. Aku tak pernah memberimu kebahagiaan. Mianhae..

Kalau kau bilang cintamu seperti pasir, yang akan terlepas begitu saja ketika kau genggam begitu erat, lalu bagaimana dengan cintaku? Aku bahkan lebih buruk dari itu. aku tak melakukan apapun untuk cintaku hingga akhirnya aku benar-benar kehilangannya.

Bagaimana kau menyuruhku untuk bahagia kalau saat ini aku tak punya alasan untuk bahagia?

Maafkan aku yang begitu menyakitimu. Maafkan aku yang tak pernah berada di sisimu. Maafkan aku yang begitu dingin padamu. Maafkan aku.

Tapi kau salah tentang asumsimu Eunri-ya. Kau salah. Maafkan aku karena aku tak pernah memberimu kejelasan. Maafkan aku.

Kenapa kau seperti ini? Aku bahkan belum sempat mengatakannya. Kenapa kau harus pergi begitu saja?

Apa sekarang sudah terlambat bagiku untuk mengatakannya? Terlambatkah bagiku untuk mengatakan kalau aku mencintaimu? Terlambatkah? Maafkan aku Eunri-ya, maafkan aku.

Maafkan suamimu yang bodoh ini. Maafkan aku.

Penyesalan memang selalu datang di akhir. Pada waktu yang kita tak pernah harapkan.

Ketika orang yang kita cintai berada di sisi kita kerap kali kita mengabaikannya. Kerap kali kita tak bersyukur atas kehadirannya. Tapi ketika sosok itu menghilang dari sisi kita maka hanya ada penyesalan dan kepedihan yang tersisa. Dan kini Kibum merasakannya.

Tidak ada lagi Eunri di sisinya. Eunri telah pergi menjauh. Begitu jauh hingga Kibum tak bisa menggapainya. Berada dalam dunia yang berbeda. Dan yang bisa KIbum lakukan hanya mengucapkan selamat tinggal untuknya. Meski mulai detik kepergian Eunri maka KIbum tak sama lagi. Kibum yang penuh penyesalan. Merutuk dirinya seumur hidup atas apa yang menimpa dirinya.

Penyesalan memang selalu datang di akhir.

~FIN~

Woaaa… aneh ya??

To: Eunri Eoni..gimana? udah cukup tragis kah? Kalau belum, maafkan dongsaengmu ini ya.. ini ff berulang kali aku hapus, edit dan lain sebagainya… jadi kalau hasilnya aneh dan tidak ada tragisnya sama sekali sama mohon maaf… heehe..

mianhae ya semuanya kalo ini ff critanya ngawur dan aneh.. wkwkwk *kapan saya pernah bikin ff yg bener??*😀

 
103 Comments

Posted by on August 19, 2011 in angst, fanfiction, oneshot

 

Tags: ,

103 responses to “Love Like A Sand

  1. jinki-chan

    August 19, 2011 at 10:09 pm

    sbnernya ini ff bgus bnget ceritanya. Tapi gatau knapa aku itu kalo baca ff yg castnya bkan siwon atau onew itu feelnya kurang dapet. Ga nyesek gtu bacanya. Ga kaya baca ff eonni yg lainnya yg castnya wonppa.
    Coba kalo main cast nya siwon (reader banyak maunya haha)
    eh kalo siwon main castnya brarti yg mati shilla dong *ups.
    Hahaha mian eonni.
    Dtnggu ff yg lainnya ya.
    Hwaitin!

     
    • shilla_park

      August 19, 2011 at 10:27 pm

      wwkwkkw..
      ini ff pesenan orang jd tentu saja bukan siwon yg main..haha
      lgan saya ga mau bikin angst buat SS couple… mending yg lain aja.. ahahha😛

       
  2. Wenny

    August 19, 2011 at 11:21 pm

    Mau ngomong apa ya aku!
    Aku merindukanmu Eonn!
    Hahaha..
    Ngawur!coment macam apa ini.
    Padahal cuma sehari,ah aku mau mencoba berhari harilah.
    Bisa gak ya?huhu…
    Bogoshippoooooo Eonniiiiiii!

    Ff pesenan ini?
    Udah buka ya toko pemesanan ffnya Eonni.
    Hmm aku pesen ya,ntar diantar dihalte bus biasa. Aku sama Kyu akan mengambilnya.

    FFnya!FFini!
    Duh Tragis amat noh Eunri Eonni. Kasian!
    *jadi ikut2an manggil Eonni,sksd*
    Tapi Baru tahu pesen FF malah menyiksa diri sendiri gini !
    trus si pasangan manja itu tuh, apa? SS couple?
    dimana mana ngeksis yak!
    Dasar!
    Tapi bagus kok alur ceritanya Eonn.

    Sudah dulu lah,kepanjangan ini,
    emm, malem banget pula, capek abis belajar malah nemu FF seperti ini.
    Pengantar tidur yang sangat mujarab,mujarab bikin galau.
    #plakk
    Wah wah wah,katanya udahan.tpi kok tetep lanjut gini.
    Stop Wen,kau kelewatan turun halte (?)
    terakhir,Mianhe ya Eonn,
    Bogoshippo..
    *hug Shilla Eonni,trus pindah ke Kyu smpk tertidur*

     
    • shilla_park

      August 20, 2011 at 7:50 am

      nado bogoshipo saeng-ah.. iya ya udah sehari.. kamren seharian aku sibuk emang..pulang jg malem trus langsung post ff..wkwkw😀
      hey, SS couple emang selalu eksis tenang saja..😀
      hehe.. knapa bisa bikin galau?? ..aneh kau saeng..
      ga usah keseringan minta maaf deh..😛

       
  3. lusiani haheho

    August 20, 2011 at 2:15 am

    kebeneran banget lagi pengen baca ff yg genre nya angst, eh liat e-mail onnie nge-post ini, onnie tau gak aku nangis loh bacanya sumpah jujur aku gak bohong sedih banget, tapi ending nya agak gantung onnie, abisnya gak dijelasin si kenapa kibum suka ninggalin eunri hehe, jadi aku kan bingung mau mendeskripsikannya kayak gimana hehe, tapi selebihnya bagus onnie😀

     
    • shilla_park

      August 20, 2011 at 7:54 am

      hehe.. bisa bikin nangis ya?? haha..😛
      emang sengaja saya bikin gantung ni crita…lg pingin bikin crita yg semi gantung soalnya (?)😛

       
  4. choi young ah

    August 20, 2011 at 4:43 am

    astagfirullah…
    sumpah eon aku ngebacanya sampek nangis sesenggukkan.#beneran loh.. TT_TT
    eunri~~kasian dia, hidupnya harus berakhir teragis.. HAJAR..!! HAJAR!! SIWON oppa HAJAR terus si kibum oppa!!#dibakar snowers

    teragis TT_TT tapi, ceritanya sungguh amat sangat bagus..#LEBAY..

     
    • shilla_park

      August 20, 2011 at 7:55 am

      haha.. main hajar aja… ntar yg ngepens kibum bisa2 mutilasi saya..wkwkkw
      gomawo ya..😛

       
  5. dwindalee15

    August 20, 2011 at 7:52 am

    sumpah sedih abis hampir pengen nangis bacanya ..
    bener2 menyiksa . tapi kenapa kibum kayak begitu ??

     
    • shilla_park

      August 20, 2011 at 7:58 am

      hehe.. lg pingin nyiksa orang soalnya..😀
      kenapa kibum kek gitu biar saya dan kibum saja yg tahu.. *digampar*😀

       
  6. Wenny

    August 20, 2011 at 8:10 am

    Lewat ponsel,gak bisa nge-replay.
    He.em gak usah sering minta maaf.
    Aku sendiri juga gak tahu semalem kenapa minta maaf.
    Tpi jangan bilang aku aneh.

    Sabtu, kau Libur kuliah ya?
    Kalau sabtu,Aku kosong jam pertama.

     
    • shilla_park

      August 20, 2011 at 8:50 am

      oh kamu ga aneh to? trus apa??
      iya libur tp ini mu ngelayap lg..😀

       
  7. Wenny

    August 20, 2011 at 9:10 am

    Sangat aneh.hahaha..
    Iya ndang sana ngelayap.
    Eh sudah puasa?

     
    • shilla_park

      August 20, 2011 at 10:04 am

      iya ini jg mau brangkat nglayap..
      udah puasa kok y meskipun semalem ga sahur.. ga kebangun pdhal udah 2 alarm tak pasang.. ahhaha😀

       
  8. Ayu

    August 20, 2011 at 9:12 am

    Anyyeong,..
    Mian,ni reader lama tapi bru bs coment Eonn.
    Ff ini angst bnget..

     
    • shilla_park

      August 20, 2011 at 10:05 am

      gwenchana..😀
      gomawo ya udah mau komen..😀

       
  9. Wenny Namsya

    August 20, 2011 at 11:01 am

    Ah untunglah kau gak kebangun, paling2 juga gak ada makanan.
    *digampar*
    kau tahu?
    *enggak belum mbuk kasih tahu*,
    ya sini aku kasih tahu,
    kau menggagalkan rencanaku untuk bertahan lebih dari sehari Eooniku Sayang.
    Dasarr..
    Keong racun memang perusak segalanya.

     
    • shilla_park

      August 20, 2011 at 5:47 pm

      bukan ga ada makanan tp emang ga kbangun.. ada roti kok plg ga dikamar.. *poor me*
      aku ngegagalin rencanamu? ok fine.. ga bakal aku sms lg..

       
  10. twin couple

    August 20, 2011 at 12:04 pm

    sedih banget ceritanya..
    sebel sama kibumnya, meski g tahu knp si kibum kya gitu.
    sebenernya pengen tahu..
    knp sie thor, g dijelasin di ff.nya?

     
    • shilla_park

      August 20, 2011 at 5:50 pm

      hehe.. sengaja aku bikin setengah gantung soalnya..
      aku kan suka yg rada gantung2 gmana gt.. *plakk*😀

       
  11. Rina Orin

    August 20, 2011 at 12:13 pm

    poor him, RIP for her!
    *taburin bunga*

    #ambil tisu, lanjutin mewek#

     
    • shilla_park

      August 20, 2011 at 5:51 pm

      eh? ga usah mewek dirumah orang..
      mewek di ketek hyuk sana.. *plakk*😀

       
  12. Merry Yohana

    August 20, 2011 at 12:41 pm

    huaaaaa ff nya sad(buang ingus dibaju author) kirain akhirnya bakalan happy ending ternyata….

     
    • shilla_park

      August 20, 2011 at 5:54 pm

      aishh.. sembarangan buang ingus di baju saya… *tabok*
      hehe.. soalnya yg pesen minta ni ff tragis soalnya…*makanan kali pesen*

       
  13. Jenny

    August 20, 2011 at 5:48 pm

    chingu….
    Nangis aq bca ni ff…
    Hiks…cup,cup,cup kibum oppa…..tng msh ada aq dsini…
    *plak!
    Ckckckckck….

     
    • shilla_park

      August 20, 2011 at 6:41 pm

      haha..kok bs pada nangis?/.. *plakk*
      hehe.. iya noh kibum udah single.. available wat siapapun.. *digampar eunri eoni*😀

       
  14. Jenny

    August 20, 2011 at 7:00 pm

    wkwkwkwk… Eunri eoni akn sgra bgkt dan menghantuiku,jka tau aq mncoba merayu kibum…
    Hihihihi…
    Lah kok mlg jd horor sich…

    Chinggu*aaah…
    Dtggu ffx yg laen yah……?

     
    • shilla_park

      August 21, 2011 at 1:15 pm

      wkwkw.. menghantui??
      ga mungkin lah, paling cma digampar ntar.. *plakk*
      oke tunggu aja ff lain..😛

       
  15. min nira

    August 20, 2011 at 9:27 pm

    Eonni~ kenapa hobi banget bikin fanfic sedih sedihan eonn T.T ampe mau nangis bacanya..
    kasian kibum kehilangan istri sama calon anaknya😦
    walau castnya kibum, tpi tetep ya SiShil ngeksis xD
    eonni sekali kali bikin ff yang kyuhyun menderita gitu ._. pengen tau kalo si evil galau kaya gimana #sadis

     
    • shilla_park

      August 20, 2011 at 9:52 pm

      bukan hobi saeng.. tp ni ff pesenan katanya kudu sedih..wkwkwk😀
      lah harus dong saya dan suami saya eksis.. itu sebuah kewajiban..haha😀
      kyuhyun menderita?? tp ga ada yg mau jd istrinya kyu..wkwkw *digampar*😛

       
  16. vanny

    August 20, 2011 at 10:54 pm

    time to comment..
    firstly happy birthday buat kibum *KST* hehehehe wishing you all the best ya dear *popo*

    pengen meluk shilla kekekekkekeke
    sesuai dgn permintaanku non, tapi kmu kejam *cemberut*
    napa cuma eunri yg metong, kan lebih seru lagi kalu kibum ikut2an metong
    tapi ntar ga sad ending lagi ya??
    yoweslah, kek gini aja *plin plan* wakakakak

    farewell yg sgt keren menurutku..
    cos dari crita ini keknya kibum yg salah walopun eunri harus metong hahahaha…

    great job dear, you did well..so well..
    cepet2lah main ke jakarta, ntar aku kasih eskrim yg byk hhehhehe

     
    • shilla_park

      August 21, 2011 at 5:09 am

      oya, happy bday jg wat kibumie oppa..😀
      katanya udah ga ada feel tp masih bela2in ngucapin slamat,,,wkwkkw😀
      lah pan katanya jg minta yg bener2 tragis.. awalnya mau aku bikin ga metong tp ntar jdnya kurang tragis..wkwkw😀
      farewell kek gini dibilang keren?? ckckck.. tp emang bumie yg salah si… *(plakk*
      ini kesannya kek aku anak kecil yg kebelet pingin eskrim aja…huhu…😛

       
  17. jung yurin

    August 20, 2011 at 11:23 pm

    aduh aduh, galau tengah malam ini namanya. Haduuh, tambah bengkak deh nih mataku eon. Ceritanya, cukup buat bikin airmata ngalir sendiri. Hiks..
    Tapi itu gantuuung!! Kenapa kibum berkelakuan menyebalkan begitu, hah? Kenapa? Kenapa? Kenapaa??

     
    • shilla_park

      August 21, 2011 at 5:13 am

      ga usah galau dong.. ga ada yg nyuruh galau jg… *plakkk*
      saengaja dibikin gantung biar bingung.. *author ga berp3erasaan*😀

       
  18. Hyejin_csw

    August 21, 2011 at 4:46 am

    Mataku ;-( hiks , sembab…

    Nyesel bacanya mbil dgerin lagu. . Lagu2 yesung ma KRY pula.. Dramatis…

    Kasian banget Eunri nya..

     
    • shilla_park

      August 21, 2011 at 5:18 am

      sembab? dingin jg ga??.. *plakk*😀
      haha…. ya knapa sambil dengerin lagu kry? itu salahmu sndiri anak muda.. *plakk*😛

       
  19. mechyni

    August 21, 2011 at 5:31 am

    nyaris nangisssss huhuhuhhu untung inget lagi di skola jadi ga jadi :p
    bagus banget eon *sksd* sedih banget juga *lapingus*

     
    • shilla_park

      August 21, 2011 at 8:56 am

      iya kalo disekolah jgn nangis gawat ntar..wkwkwk..
      aduh pada hobi bgt ya ngelap2 ingus..mending ngelap lantai (?)😀

       
  20. haemin.....

    August 21, 2011 at 7:02 am

    hikikssss…nyesek bgt bacanya saeng…..tp g ngerti kenapa kibum kayak gtu???nyesel kan akhirnyaaa…..ahhhhh oennie g suka sad ending…tp g mungkin kan selalu happy ending….kmren itu ecung oppa jg sad ending km bikin…tp ceritanya bagusss……😦

     
    • shilla_park

      August 21, 2011 at 8:58 am

      hahaha.. knapa kibum kek gt biar saya dan kibum saja yg tahu..hahaha😀
      emang ga selalu happy end eon..lgan ni org yg minta ff pinginnya super duper tragis jd ya dibkin kek gini deh..haha..
      tenang aja eon kalo sad end saya ga mau jd peran utamana.. *egois*😛

       
  21. LeeHaeWoo

    August 21, 2011 at 8:41 am

    Huh, udah nangis untung ga puasa.
    Hehe.

     
    • shilla_park

      August 21, 2011 at 8:58 am

      heh? beneran nangis??.. masa??.. *ga percaya*😀

       
  22. annibluelf

    August 21, 2011 at 10:19 am

    pas banget deeh kibum ulang tahun kibum mendapat siksaan.
    hahahaha
    yang sabar yah abang ganteng chuuuu~~

     
    • shilla_park

      August 21, 2011 at 10:42 am

      gyahahaha… saya jd merasa bersalah udah nyiksa abang ganteng ini… haha😀

       
  23. annibluelf

    August 21, 2011 at 11:53 am

    ga apa2 sekali2.. biar dia ngga jadi bang toyib mulu ngga pulang2 ke suju😛

     
    • shilla_park

      August 21, 2011 at 12:30 pm

      haha.. iya jg ni ban toyib ganteng ga pulang2… istrina dah pd mulai nyari suami baru.. *plakk*😀

       
  24. vanny

    August 21, 2011 at 12:21 pm

    at least aku ngucapin non walopun cuma disini hehehehe….
    keknya baru ini ya FF yg pas ultah endingnya cukup sgt tragis
    biasanya kalau ada yg ultah pasti dikasi FF yg happy ending, lah ini malah tragis to the max hahaha, kasian tuh bocah hahahaha…

    ternyata byk reader yg nangis pas baca ini, jgn marahin shilla ya. marahin kibum aja hehehehe

    astaga aku baru ngeh, ternyata ini bakalan FF trakhir eunri dgn kibum…

     
    • shilla_park

      August 21, 2011 at 12:33 pm

      ya bener jg.. bagaimanapun dia tetep seseorang yg berhasil merebut hatimu.. *bahasa gw*😀
      iya aku jg ga tahu knapa..malahan rencana awal aku mau publish bener2 pas ultahnya.. tp ga jadi.. aku msh punya hati nurani..wkwkkw😀
      iya noh knapa jd saya yg dimarahi ya?? aduh bumie oppa…
      ff terakhir?? wkwkwk… belum tentu…*evilsmirk*😛

       
  25. vanny

    August 21, 2011 at 1:31 pm

    benul non, dia pernah merebut untuk waktu yg sangat lama haha
    kan aku bilang marahin kibum, bukan situ *kePDan kamu* hahaha

    lahhh…. kok belum tentu???

     
    • shilla_park

      August 21, 2011 at 8:37 pm

      dan saya jamin meski sedikit skarang kibum jg masih menyisakan tempat di hatimu.. *sotoy*😀
      saya kan emang PD dr dulu..emang kaga tau?? wkwkw😀
      ya belum tentu lah.. disini sutradara dan produsernya kan saya.. jd suka2 saya mau make artis sapa aja.. haha.. *evillaugh*😛

       
  26. megmonchaicha

    August 21, 2011 at 5:36 pm

    Jujur eonn ..
    Aku miris bacanyaa ..
    Sedih .. (╥ ﹏ ╥)

     
    • shilla_park

      August 21, 2011 at 8:38 pm

      hehe… cup cup.. jgn nangis ya…kalo mau miris bawang di dapur aja.. lol..😀

       
  27. Wenny Namsya

    August 21, 2011 at 9:19 pm

    Eonni..

     
  28. Wenny Namsya

    August 21, 2011 at 9:36 pm

    Baby!
    Kakak aku punya baby.
    Cewek.
    Haha..

     
    • shilla_park

      August 21, 2011 at 10:09 pm

      woah.. selamat ya saengi.. mudah2an baby kakakmu itu ga kaya kamu..😛

       
  29. vanny

    August 22, 2011 at 8:30 am

    menyisakan tempat?? nan molla hehe
    sutradara en produser emang situ, tapi yg jadi artisnya kan siah..
    masa make nama artis tanpa sepengetahuan artisnya sendiri??
    kriminal ntuh namanya hahaha

     
    • shilla_park

      August 22, 2011 at 6:26 pm

      neo molla?? jinja?? geojitmal!!
      lah aku kan sudah kontrak kibum seumur hidup dj eunri jg pasti ikutan terkontrak.. wkwkw😀

       
  30. princessradita

    August 22, 2011 at 1:45 pm

    Benar-benar tragiiissssss~~~
    Pdhl ngarepny hepi ending
    Hihihhii :p

     
    • shilla_park

      August 22, 2011 at 6:28 pm

      haha… pesenan soalnya eon.. mintanya super tragis ya jd begini deh..haha

       
  31. Jenny

    August 22, 2011 at 6:05 pm

    wkwkwkwkwk…
    Tnang kalo jen dgampar eunri…ada wonpa yg akn melindungiku….
    pnjm suamix dulu ya chinggu….hihihi…
    Nnt jen kembaliin kalo dah ada ff bru lg ya???
    Ne,ne,ne?
    *lgsg bwa lari wonpa…wkwkwkwlwkwkwkwk…

    ckckckckck

     
    • shilla_park

      August 22, 2011 at 6:31 pm

      eh??.. andwe!!
      enak aja pinjem2.. suamiku bukan barang pinjeman,,, *umpetin siwon dibawah kasur*😀

       
  32. Jenny

    August 22, 2011 at 7:30 pm

    ya…telat chinggu!!!
    Wonpax dah sma aq nich…
    Hehehe
    *evil smile…

    Mkax,hayo bkn ff bru lg,biar wonpax cpt ku kembalikan…
    Edew…maksa bnr nich…
    *peace….

     
    • shilla_park

      August 22, 2011 at 8:55 pm

      idih… siwon ga bakal pindah kelain hati.. he’s mine.. lol,,,
      tenang aja sbentar lagi kami berdua comeback kok (?)😀

       
  33. vanny

    August 23, 2011 at 9:35 am

    eh..eh…ada yg nyebut nama eunri?? *nunjuk2 komen di atas
    siapa yg minta di gampar hehehehe

    shilla, geojitmal aniya (bener ga neh haha)
    kyaa…. aturan dari mana tuh??
    kontrak seumur hidup?? omo omo kasihan bgt si bummie
    ikutan terkontrak?? istilah apa pula ini?? ckckckckck

     
    • shilla_park

      August 23, 2011 at 8:38 pm

      eitss.. jangan gampar orang di rumah orang (?)😀
      aturan dari park shilla seorang..jd ga boleh ada yg melanggar..haha
      pokoknya bumie dah aku kontrak dan eoni jg ikutan terkontrak.. TITIK..😀

       
  34. Lophaxia

    August 23, 2011 at 10:30 am

    Annyeong, imel-imnida. Slm knal yah chingu ^^
    aq ska bgt ff angst ky gini. Bgs loh *telat taunya*
    jadi pgn bc ff chingu yg laen, boleh yah? Boleh yah? Keke😀

     
    • shilla_park

      August 23, 2011 at 8:39 pm

      anyeong imel..😀
      tentu saja boleh.. silakan baca sesuka hati.. hhe.😀

       
  35. Jenny

    August 23, 2011 at 2:20 pm

    @shilla
    hehehe…
    Ikut jejak suju yg comeback nich chinggu??

    Ayo cptn comebackx…
    *maksa

    @vanny…
    Annyeong….mangglx apa nich…..??
    Jenny imnida..20 y.o…
    Hehehe…peace…

     
    • shilla_park

      August 23, 2011 at 8:47 pm

      besok saya usahakan comeback deh..wkwkwk

       
  36. Jenny

    August 23, 2011 at 8:56 pm

    sik asyik…
    Kya,kya,kya…
    *ala wookie…

     
    • shilla_park

      August 23, 2011 at 9:39 pm

      apa lagi ini? ga usah bertindak aneh2…😛

       
  37. vanny

    August 24, 2011 at 9:55 am

    @jenny
    panggil vanny aja boleh kok ^_^
    lam kenal ya *wink

     
  38. haura kim

    August 24, 2011 at 10:30 am

    ckkk…ckk…ni FF tragis bgt ya….tp kok kyaknya gak d jelasin yah alesan kibum berubah sikap….cma mnta maaf doank….^^

     
    • shilla_park

      August 24, 2011 at 10:37 am

      haha.. sengaja eon biar gantung.. (?)😀

       
  39. vanny

    August 24, 2011 at 1:45 pm

    non, kamu sengaja ngegantung alasannya kibum or kamu sendiri ga tau alasan knapa dia berubah hehehe

     
    • shilla_park

      August 24, 2011 at 2:04 pm

      sengaja eoni.. aku tahu alasannya kok.. kan saya sutradara dan script writernya..wkwkkw…
      tp ntar kalo saya jelasin jd main panjang ni ff… wkwkwk😀

       
  40. vanny

    August 24, 2011 at 2:43 pm

    apa alasannya??
    kan alasan aku ninggalin dia kamu dah tau,
    jd saiah jg perlu tau alasan dia ninggalin eunri hehehe

     
    • shilla_park

      August 24, 2011 at 2:54 pm

      kalo saya kasih tau alasnnya ntar jd ff satu part l eon.. wkwkwk😀

       
  41. vanny

    August 24, 2011 at 4:56 pm

    sebegitu berharganya kah eunri buat kibum ampe alasan doang bisa 1 FF ckckckck… hebat juga ya si eun ri hahahah *kibas rambut*

     
    • shilla_park

      August 24, 2011 at 5:00 pm

      berharga??.. ehmm.. iya aja lah..wkwkw
      sekalian aja kibas poni ma tebar kembang.. (?)😀

       
  42. Ranhyeon Wulan

    August 24, 2011 at 6:58 pm

    Sedih banget….
    kejam ih si kibumnya. jadi kesal~~~
    Oh iya aku kira kibum suju, ternyata kibum shinee… feelnya dapat~~~ Sedih…

     
    • shilla_park

      August 28, 2011 at 8:57 pm

      hehe.. lah? ini emang kibum suju kok… emang aku nyebut kibum shinee gt ya?? *think hard*😛

       
  43. park_ahrin

    August 28, 2011 at 3:48 pm

    Onnie~ ak kgen ff onnie., mian ya onn bru bca lgi, soalny bru beres ospek T.T

    yaaaah angst~😦
    hebat! Kta2ny brhasil nyihir mata aku jadi berair, hikshiks
    jadi itu knapa dong Kibum nggalin Eunri? bosankah?
    sakit hati bgt klo jdi Eunri sma Kibum.. mreka sama2 trluka😥

     
    • shilla_park

      August 28, 2011 at 9:36 pm

      kangen? jeongmal?? gomawo,,😀
      knapa kibum ninggalin eunri biar jd rahasia saya dan kibum,, *plakk*😀

       
  44. iin

    October 7, 2011 at 8:14 pm

    ini cerita bener2 nyesek deh!!!
    walaupun cast nya bukan siwon, tapi ceritanya tetep bagus..

     
    • shilla_park

      October 7, 2011 at 8:55 pm

      hehe ff request jd ya gini.. wkwkw gomawo😀

       
  45. minhye harmonic

    November 27, 2011 at 7:21 pm

    hue!! tragis! *cabut tisu

    bang kibum drimu telat !!!

     
    • shilla_park

      November 27, 2011 at 9:30 pm

      cup cup cup… tisunya kurang ga? saya masih punya segepok ini (?)😛

       
  46. andi dyah

    December 15, 2011 at 6:50 pm

    so sad😥 aaaaaah eonni jago dah bikin ff yg sedih2 , tragis banget kisahnya eunri😦
    tapi sy masih penasaran kenapa kibum ninggalin eunri berhari2 bahkan sampe 1 bulan ? Disini gak di jelasin kan eon klo kibum bisa gitu ?yg dijelasin cuma menurut asumsinya eunri.
    Hehe mian saya banyak maunya *kedip mata*

     
    • shilla_park

      December 15, 2011 at 7:21 pm

      hehe.. sengaja emang ga bikin yg kibum side..saya kan suka yg rada gantung dan ga jelas gt…wkwkkw😀

       
  47. ryeosa

    March 19, 2012 at 1:42 pm

    Brapa ff yg dah qw bc dr blog ni hari ini?
    N ini adalah yg plng sdh! Kenapa n kenapa? Pertanya-an i2 yg dtng skrg, kenapa mbum g ng0m0ng dr awal? Kenapa n bnyak lage! 2 nyawa hlang sekaligus hanya karna sebuah kesalahpahaman

     
    • shilla_park

      March 19, 2012 at 8:51 pm

      haha..tema ff ini kan dunia memang kejam (?)😀

       
  48. Kim eun mi

    March 20, 2012 at 9:25 pm

    Haaaahhhh’,,,,,nyesek banget rasa’a,,,,, tapi apa alasan sebener’a ki bum bersikap dingin ke Eunri,,,kaya’a aku belum nemu jawaban’a di ff ini,,,

     
    • shilla_park

      March 21, 2012 at 5:39 am

      haha,,emang sngaja ga dikasih tahu..biarlah jd rahasia kibum dan saya..lol😀

       
  49. MissClouds

    April 7, 2012 at 12:05 am

    Ampun Shilla maricahehei~~
    malam ini ane baca FF yang bikin nyesek samua…..//tissu abis woyyy//

    aishh kibum gg jelsa amat si bum jadi orang….
    cuekin kibum oppa ahhh
    iya wonppa tonjok aja terus…..kesel ane liatnya
    kasian eunri shilla…mana lagi hamil pulak..
    tuh ank jadi malaikat dsurga…amien~~

    dimana2 SScouple eksis yee….//skip bagian sscouple//wohohohohoho
    sudahnya ane mw lanjut bersedih2 ria~~ciaoooo~~~

     
    • shilla_park

      April 7, 2012 at 8:21 pm

      ya karna ini istana SS couple jadi ya wajar kalo ss couple eksis.. *peluk siwon*😀

       
  50. jaemijhe

    July 9, 2013 at 6:37 am

    Huuaa aku nangis bacanya..
    Kerenn

     
    • shilla_park

      July 9, 2013 at 7:45 pm

      cup cup jgn nangis nak..*sodorin tisu*😀

       
  51. Kodok

    August 1, 2014 at 3:00 pm

    hikhik…kasihab…sad ending…hikhik…tp g papa…ini j pelajaran bg qt semua…

     
    • shilla_park

      August 6, 2014 at 10:02 pm

      hehe…syukurlah klo ada pelajaran yg bs dipetik lol

       
  52. lia

    December 16, 2014 at 11:29 am

    Kibum kenapa sih sampe bisa berubah??
    dia dihasut? kena pelet? atau diguna-guna?

     
  53. maya okseria

    September 9, 2015 at 10:29 pm

    haiiii…
    salam kenal…

    kibum nyesal banget gak kasih tau alasan apapun ~ …. ditinggal istri dan calon anaknya…

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: