RSS

(FreeLance) Changeover #1

26 Nov

AUTHOR: HENBABY

 

“Kau janji kita akan jadi teman selamanya bukan?”

Aku melihat diri ku sendiri yang masih berumur 6 tahun menyodorkan jari kelingking kepada laki-laki kecil sebaya dengan ku yang duduk di bangku taman yang sama kemudian dia tersenyum bahagia.

“Ya, kita akan terus bersama .. “

Perlahan-lahan kejadian itu memudar di gantikan dengan pemandangan aku yang sedang frustasi dan menangis tersedu-sedu.

“Kau jahat, kau babo.. kau tidak menepati janji kita berdua .. “

****

Woochy’s POV

“KYAAAAAAAAA!!!!!!”

Aku berteriak sekencang-kencangnya dan lalu terbangun dari tidur ku.

“Hosh hosh hosh .. “

“Mimpi itu lagi .. “

Aku mengambil gelas di meja samping tempat tidur ku dan meminumnya.

Aku bosan terus-menerus memimpikan kejadian yang sama. Walaupun aku tidak mengingat wajah dari namja yang ada di mimpi ku tapi aku tau kalau aku benar-benar membencinya. Itu hanya kejadian 14 tahun yang lalu dan tidak seharusnya aku mengingatnya lagi.

Aku mencoba mengatur nafas ku kembali. Buliran keringat di pelipis ku masih saja mengalir dengan derasnya. Aku memandang jam dinding yang ada di kamar ku.

02.00 am

Ini masih terlalu dini hari.

Kalau sudah bemimpi seperti ini aku pasti tidak dapat melanjutkan tidur ku kembali. Aku beranjak dari tempat tidur dan menyalakan lampu kamar. Aku mengambil sebuah novel kesukaan ku dan mulai membaca.

****

“Woochy~ya, tadi Siwon menelpon, katanya dia akan menjemput mu seusai kau kuliah nanti,” kata eomma ketika aku datang dan bergabung di meja makan untuk sarapan pagi.

Aku hanya mendengus dan tidak berkata apa-apa lagi.

“Kau mematikan ponsel mu lagi nak?”

Aku  mengangguk mengiyakan kemudian melahap roti yang aku makan.

“Eomma, apa oppa tidak takut di serbu penggemarnya kalau menjemput aku terus-terusan seperti ini?”

Aku merajuk, “ Aku kan sudah besar eomma,”

Eomma hanya tersenyum simpul.

“Dia hanya ingin menjaga mu sayang,”

“Ara, ara,”

“Nah aku sudah selesai, siapa kali ini yang akan mengantarkan ku ke kampus?”

“Ada supir kantor yang akan datang,”

“Tidak ada bodyguard lagi kan?” aku mencoba meyakin kan.

“Tidak Woochy~ya, ulah mu kemarin itu eomma anggap kau tidak perlu di ikuti bodyguard lagi,”

Aku mengangguk dan berdiri. Menyampirkan tas ku di pundak dan berjalan untuk mencium pipi eomma.

“Berhati-hati lah, jangan biarkan kau berjalan seorang diri di tempat yang sepi, arachi?”

“Ara,”

****

Nama ku Shin Hye Wook. Sekarang aku hanya mempunyai eomma. Appa ku wafat karena di bunuh orang yang dendam kepadanya 2 tahun lalu. Appa ku seorang hakim yang sangat berjasa di Korea Selatan ini. Menangkap semua koruptor yang membuat negara rugi besar dan mencobloskan mereka tiada ampun ke penjara. Ayah ku bernama Shin Juna. Eomma ku Shin Miara seorang pengusaha di bidang kosmetik yang sangat sukses dan merupakan anggota keluarga Choi. Siwon yang di katakan eomma ku tadi adalah Choi Siwon, salah satu member boy band super junior yang sangat terkenal bukan hanya di korea selatan saja tapi hampir di seluruh asia. Appanya Siwon adalah kakak kandung dari eomma ku. Jadi aku dan Siwon adalah sepupu.

Aku di lindungi sangat ketat oleh keluarga ku. Mereka berpendapat orang-orang yang dendam ada appa masih banyak berkeliaran di luar sana. orang-orang itu masih sangat bernafsu untuk menghancurkan keluarga kami walaupun appa sudah tidak ada. Aku merasa maklum dengan kekhawatiran mereka tapi aku tidak setuju mereka yang menyuruh dua orang bodyguard menguntit ku kemana-mana, membuatku merasa risih.

Aku kemarin berulah. Memanfaatkan kelengahan mereka sedikit aku berhasil keluar dari mobil ketika mereka sedang membantu supir mengganti ban yang kempes di sebuah jembatan yang cukup besar. Aku naik ke atas pagar pembatas jembatan. Aku mendengar ke dua bodyguard itu dan supir berteriak-teriak mencegah ku. Tapi aku mengacuhkannya. Aku langsung melompat ke bawah, ke alirang sungai yang arusnya cukup deras. Eomma dan lainnya mengetahui aku ini tidak bisa berenang padahal sebulan yang lalu aku sudah bisa berenang di ajarkan oleh beberapa teman kampus ku saat berwisata ke pulau jeju.

Aku cukup pintar menahan nafas dalam beberapa menit saat ada seseorang menyelamatkan ku dan membopong ku ke pinggir sungai.

Dari situ lah eomma tidak berani lagi menyuruh bodyguard untuk membuntuti ku.

‘Aku ini cerdas juga rupa nya, hahahahaha’

“Huh macet lagi .. “

Aku mendengus kesal melihat antrian mobil yang cukup panjang di depan.

“Ada kecelakaan di depan nona,” jelas supir yang mengantar ku kali ini.

“Ya, ya, tapi usahakan cepat ya. Aku ada kuliah pagi ini, dosen nya killer,”

Dia mengangguk paham.

Aku mengeluarkan ponsel dan mengaktifkannya.

Benar saja, tidak berapa lama banyak sekali pesan yang masuk.

Aku adalah orang yang tidak suka di ganggu ataupun di usik dengan berbagai pertanyaan. Kalu mood ku sedang jelek, aku kan mematikan ponselku dan menolak bertemu dengan siapa pun. Mungkin ini adalah tabiat yang di miliki seorang anak tunggal seperti aku.

Captain Siwon is calling …

‘Ah oppa, belum apa-apa juga sudah muncul mengusik ku’

Aku mengangkat telepon nya dengan malas.

“Yeobseyo?”

“Kau dimana?”

“Perjalanan menuju kampus oppa,”

“Nanti pulangnya aku jemput ya? Aku ingin mengajak mu ke tempat latihan kami. Memberdeul yang lain mencari mu,”

“Andwae!! Aku tidak suka mereka. Juga pada Oppa!” jawab ku ketus.

“Tapi kami menyukai mu Woochy~ya, jebal?”

Aku mendengus kesal.

“Ara, ara. Tapi terlambat 1 menit saja aku tidak akan mau ikut dengan oppa lagi,”

Aku mematikan telepon sebelum Siwon mengoceh lebih banyak lagi.

‘Aku tidak suka Super junior?’

Yak! Aku membenci mereka. Termasuk sepupu ku sendiri, Choi Siwon. Entah kenapa aku bukan tipe yeoja yang mau tergila-gila dengan aksi panggung mereka semua. Pesona mereka itu sama sekali tidak mampan untuk ku. Walaupun aku sudah sering melihat mereka latihan ataupun di dorm mereka yang besar itu karena paksaan Siwon. Katanya untuk melindungi ku lebih baik dia membawaku bersama mereka. Aku beranggapan mereka itu semua adalah namja pesolek. Ups! Pasti semua ELF akan memutilasi ku hidup-hidup karena berani mengatakan ini. Tapi begitu lah kenyataannya.

Seluruh teman fakultas ku tau kalau aku ini adalah sepupu dari Choi Siwon dan hampir 45% dari mereka semua adalah Siwonest. Oleh karena itu aku benci Siwon sering menjemput ku di kampus karena hanya akan membuat keributan dan yah kalian tau, teman-teman ku berbondong-bondong menyodorkan poster kepada ku untuk di tanda tangani olehnya.

“Sudah sampai nona,”

Suara supir  membuyarkan lamunan ku. Aku bergegas keluar dan berjalan agak cepat menuju ruang kelas ku.

“Fyuhh, untung belum terlambat .. “

Aku menghela nafas ketika melihat belum ada dosen yang datang dan memandang berkeliling mencari seseorang.

“Woochy~ya, di sini di sini!”

Seorang yeoja tak jauh dari tempat ku berdiri melambai-lambai dengan semangat.

‘Park Chaerin’

Dia adalah sahabat ku dari SMP.

Aku mengangguk dan tersenyum ke arahnya. Aku berjalan dan menghempaskan tubuh ku di kursi yang sudah di sediakannya untuk ku.

“Aku masuk mengantuk sekali, Chaerin~ya,” aku bergumam kepadanya.

“Kau bermimpi lagi?”

“Ne,”

Belum sempat aku berbicara lebih banyak lagi, Mr. Lee masuk ke ruangan dan memulai kuliahnya.

“Aisshh si killer ini lagi,” aku mengumpat kesal.

“Hahahaaha bagimana pun dia adalah salah satu dosen terbaik di universitas ini woochy~ya,” Chaerin terkekeh melihat ku.

“Kalau aku tertidur, jangan bangunkan aku ya, kecuali dia sudah menatap ku dengan galak,”

Chaerin mengangguk dan aku mulai menyandarkan kepala ku di atas meja.

‘Pelajaran bahasa inggris ini membosankan, toh aku sudah menguasainya ketika tinggal di kanada dulu .. ‘

****

Siwon’s POV

“Tap- ,”

Tut tut tut

“Aishh!!” aku mengumpat kesal. Telpon ku di putus begitu saja.

“Ada apa hyung?”

“Woochy lagi?”

Aku mengangguk lemah. Bocah itu selalu saja menguji kesabaran ku.

“Nanti aku terlambat datang latihan ya? Aku harus menjemput Woochy,”

Semua member mengangguk paham.

“Wah aku sudah tidak sabar untuk menjahilinya,” Eunhyuk tersenyum senang.

“Nanti aku akan minta dia membantu ku memasak,”

“Tidak bisa hyung, dia akan menemani ku menyelesaikan level starscraft ku!” Kyuhyun menatap tajam Wookie.

“Aku tidak akan meminjamnya untuk kalian semua, arasseo?”

Mereka ini memang senang sekali menggoda Woochy. Makian Woochy kepada mereka sepertinya tidak berpengaruh apa-apa, malah membuat mereka bersemangat untuk menggodanya.

Woochy itu sepupu ku yang serba bisa. Aku juga heran bagaimana dulu appa dan eommanya menghasilkan anak ajaib yang seperti itu. Aku sangat sayang kepadanya. Walaupun aku terkadang kesal dengan sikapnya yang kekanak-kanakan yaitu sering mematikan ponsel tanpa sebab. Alasan bad mood selalu menjadi alasan pamungkasnya.

‘Memang kapan bocah itu memiliki mood baik?’

Woochy itu seperti Yesung, aku merasakan hawa yang tidak enak jika berada di dekatnya, hahaha.

Aku menguap pelan. Tadi malam aku mengisi acara tengah malam bersama Teukie dan Heechul. Jam 4 pagi baru kami pulang ke dorm. Suara dengkuran Shindong di kamar sebelah membuatku tidak dapat tidur hingga beberapa jam kemudian.

****

“Aku kira oppa tidak jadi menjemputku,”

Aku terkekeh pelan. Setengah jam sebelum kelasnya bubar aku sudah menunggunya di gerbang kampus. Aku tidak ingin dia kabur dan berulah lagi.

“Mana mungkin. Aku bahkan rela menelantarkan schedule ku hanya untuk menjaga mu Woochy~ya,”

“Oppa dan yang lain sama saja. Mengkhawatirkan ku terlalu berlebihan. Aku sudah 20 tahun oppa!” dia merengut ke arah ku.

“Tapi kau masih saja seorang bocah bagi ku Woochy~ya,”

Aku menatapnya dengan rasa sayang.

Sekarang dia sudah tidak mau menatapku lagi. Ini memang salah satu keahliannya. Merajuk dengan sesukanya.

Aku menyetir sambil bersenandung kecil menuju gedung SM Ent untuk latihan persiapan album ke 5 kami. Biarlah, nanti bocah di sampingku ini akan bersikap biasa lagi kepada ku. Aku mati-matian menjaganya. Aku akan merasa bersalah seumur hidup kalau sampai terjadi apa-apa kepadanya. Aku sangat mengerti dengan posisinya yang merupakan anak seorang hakim yang mempunyai banyak sekali  orang yang membencinya. Aku sangat sedih sekali mengetahui Shin Ahjusshi meninggal di bunuh seperti itu.

“Nah kita sudah sampai. Ayo turun Woochy~ya,”

“Aku mau pulang Oppa,” katanya ketus.

“Tidak, kau harus ikut aku latihan. Nanti ada apa-apa kepadamu kalau kau pulang ke rumah. Eomma mu juga sibuk bekerja,”

“Aku benci mereka,”

“Siapa?”

“Super Junior,”

Aku menautkan kedua alis ku.

“Berarti kau membenci ku juga?”

“Tentu saja, termasuk oppa!”

Aku mengacak rambutnya dengan gemas.

“Oppa! Kau dan semuanya itu pesolek!” dia menggembungkan kedua pipinya.

“Aisshh kau ini masih saja seperti bocah. Ayolah, alasan kau itu tidak masuk akal. Sepupu setampan ini kau bilang pesolek. Kami semua menyukaimu Woochy~ya,”

Aku keluar dari mobil dan menariknya dengan paksa.

“Kajja!”

****

Woochy’s POV

“Yak! Latihan selesai!”

Semua member terlhat lelah sekali. Aku menguap dan tidak ambil peduli dengan mereka yang melirik ku dengan pandangan aneh.

‘Sepertinya ada yang mereka rencanakan .. ‘

Aku bergindik. Hari ini aku lelah sekali karena kurang tidur. Di kampus tadi aku batalkan niat tidur ku karena Mr. Lee mengadakan kuis mendadak. Kuis mendeskripsikan seseorang yang berjasa kepada kita. Aku terkekeh mengingat apa yang aku tulis di paper ku.

“Dia berkepala botak, berbadan gemuk dan bulat. Tidak punya rambut di ubun-ubun kalau pun ada pasti berwarna putih semua. Memakai sepatu kulit mengkilap dan juga setelan jas yang rapi tapi sebenarnya sangat ketinggalan jaman sekali. Punya kumis yang seperti hutan di babat kasar. Orang yang berjasa itu bernama Mr. Lee, dosen bahasa inggris ku .. ”

‘hahahahaha minggu depan pasti aku mendapat hukuman lagi dari Mr. Lee’

Aku sangat berminat di skorsing dengan begitu aku bisa menyelinap ke jurusan seni dan berlatih dance bersama beberapa kenalan ku di sana. eomma melarang keras aku masuk jurusan seni dan memaksa ku masuk di hubungan internasional dan begini lah jadinya kalau memaksa ku, aku akan berulah hingga eomma pusing sendiri menghadapinya.

PLUK!

“Aw!”

Aku memandang garang ke arah sepatu yang sudah ada di hadapan ku. Ini ulah siapa lagi. Super junior di hadapan ku ini sepertinya sudah resistan terhadap makian ku.

Seseorang berambut putih di potong pendek dengan poni yang cukup panjang di wajahnya tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi ku.

Aku menatapnya garang dan mengacungkan kembali sepatu itu ke arahnya.

He is the machine dance of super junior.

“YAK HYUK JAE! KAU MAU MATI HAH!!”

Semua member lain sudah berlarian keluar dari ruang latihan dan di susul Eunhyuk di paling belakang.

‘Kalian tau, ini lah salah satu alasan kenapa aku membenci mereka!’

****

“Kemana mereka bersembunyi?”

Aku mengedarkan pandangan berkeliling. Tidak nampak ada tanda keberadaan para memberdeul. Aku mengumpat kesal.

“OPPA AKU MAU PULANG!!!!!!!!!” aku berteriak kesal.

Tak lama aku melihat Siwon berlari-lari ke arah ku dan menatap ku dengan galak.

“Woochy~ya, kau anggap gedung ini panggung seriosa hah? Kecilkan suara mu kalau tidak ingin di usir penjaga keamanan,”

“Oppa pulang, ayo pulang ..” aku merengek sambil menarik-narik bajunya yang basah karena keringat habis latihan.

“Sebentar lagi Woochy~ya, kami sedang menunggu manager Han memberi pengarahan,” Siwon menepuk-nepuk kepala ku.

“Tunggu di sini. Kau duduk di situ. Jangan kemana-mana, arachi?”

Aku mengembungkan kedua pipi ku tapi aku memang tidak pernah melawan perintahnya. Jujur, aku sangat tunduk kepada oppa ku yang satu ini. Aku sangat menghormatinya.

Siwon berbalik dan berjalan meninggalkan ku. Dia berbelok ke kanan dan memasuki sebuah ruangan.

Aku menghentak-hentak kan kaki ku di lantai.

“Membosankan .. “

Aku mengeluh dan memaki pada tembok yang ada di depanku.

“Kau tau dimana ruangan H-6?”

Aku menoleh ke arah suara yang bertanya kepada ku itu.

Namja berpostur tubuh lumayan tinggi. Berkulit putih seperti susu. Rambutnya, Aigoo~ berwarna pirang dan matanya membuatku langsung meleleh ketika menatapnya.

“Kau tau dimana ruangan H-6?”

Ulangnya lagi bertanya kepada ku.

Aku menggelengkan kepala ku, “ Aku tidak tau,”

Dia menatap ku dan membulatkan matanya yang sipit itu.

“Lalu sedang apa kau di sini kalau tidak tau ruangan itu?”

“Aku sedang menunggu oppa ku!” jawabku ketus.

Aku tidak boleh terpesona olehnya. Aku mencoba meyakinkan hati ku.

‘Jaga image, jaga image Woochy’

“Henry!”

Aku menoleh ke arah orang yang berteriak itu.

‘Kyuhyun ..’

“Kau sudah tiba hah? Kena tidak menghubungi kami? Mana Zhou Mi?”

“Zhou Mi masih di bandara hyung, masih ada yang di urusnya dan aku sendirian ke sini. Sengaja ingin membuat kejutan untuk kalian semua,”

Aku melongo saja mendengar percakapan ke dua orang ini.

‘Siapa dia?’

‘Henry?’

Sepertinya bukan orang korea, dia tidak begitu fasih berbahasa korea.

Kyu menatap ku kemudian tertawa terbahak-bahak.

“Kenapa wajah mu terlihat lucu seperti itu Woochy~ya?”

“Oppa, kau diam atau aku akan menyumpal mulutmu dengan tangan ku ini?”

“Wahh kalau dengan bibir mu yang manis itu pasti aku tidak kan menolak,”katanya terkekeh.

Pletak!

“Cukup Kyu, sudah jangan menggodanya lagi,”

Siwon datang dan menyelamatkan ku dari evil magnae suju ini.

“Oppa, aku mau pulang, jebal .. “ aku menatap Siwon dengan puppy eyes ku.

“Kau tidak ingin berkenalan dengan Henry, Woochy~ya?” Siwon tersenyum kepada Henry dan memeluknya, “ Bogoshippeo magnae,”

“Magnae? Bukan kah magnae itu Kyu oppa?” aku menyernyit heran.

“Kalau di super junior M, jabatan agung kyu itu, Henry yang pegang,” Siwon tertawa sambil menepuk-nepuk pundak Henry dengan bangga, “ Dia ini bahkan jauh lebih evil dari Kyu,”

Henry tersenyum simpul.

“Aku tidak berminat berkenalan dengan Super Junior,” kataku tegas.

Aku menggandeng tangan Siwon dan menyeretnya pergi.

“Aku ambil oppa ku dulu ya, batas waktu sewa oppa ku sudah habis,” aku mengangkat tangan ku ke arah Kyu dan Henry yang menatap kepergian ku dan Siwon.

“Dasar yeoja-setan ..”

Aku masih dengan jelas mendengar Kyu mengumpat ke arah ku.

****

Siwon’s POV

“Kau mengantuk Woochy~ya?”

Aku melirik ke arahnya yang sudah menguap beberapa kali. Aku sedang menyetir mobil untuk pulang ke rumah. Latihan tadi cukup lama. Sekarang sudah jam 9 malam. Pantas saja Woochy kelelahan menunggu kami.

“Kau menginap di rumah ku saja ya?” pinta ku tanpa memandang wajahnya.

“Terserah oppa saja. Oppa yang minta izin ke eomma,”

“Ne, ahjumma pasti tidak keberatan. Kau lapar woochy~ya?”

Tidak ada jawaban. Aku menoleh ke arahnya.

‘Aisshh bocah ini tertidur dengan wajah tidak berdosanya’

Aku memandang wajah polosnya itu. Wajah yang harus aku lindungi seperti pesan ahjusshi kepada ku.

FLASHBACK

“Ahjusshi, aku hari ini membawakan beberapa berkas titipan dari appa,” aku duduk di depan meja kerjanya.

Ahjusshi sedang memandang sebuah pigura foto di tangannya. Dia kemudian meletak kan figura itu dan mengangguk ke arah ku.

“Kau semakin berwibawa saja Siwon,”

Aku tersenyum simpul, “ kamsahamnida ahjusshi,”

“itu foto siapa?” aku tidak bisa menyembunyikan rasa penasaran ku.

“Woochy,” katanya seraya menyodorkan figura itu agar aku bisa melihatnya.

Foto Woochy berusia sekitar 6 tahun dengan menggunakan dress selutut bermotif bunga-bunga cerah. Menggunakan topi putih dan memegang sebuah keranjang bunga di tangannya. Sepertinya itu foto yang di ambil saat musim semi di luar negeri.

“Aku sangat menyanyangi nya. Kau tau kan Siwon bagaimana resiko ku sebagai hakim seperti ini?”

Aku mengangguk paham kepadanya.

“Siwon, kau sudah aku anggap seperti anak ku sendiri, suatu hari nanti ketika aku sudah tidak ada dan tidak ada lagi yang menjaga Woochy dengan baik. Aku mohon, jaga lah dia. Walaupun dia keras kepala seperti itu, dia hanya kesepian. Dia memerlukan seseorang yang memahaminya bukan mengerti dirinya,”

Aku memandang mata ahjusshi yang agak redup.

“Kenapa Ahjusshi berbicara seperti itu? Ahjusshi pasti akan selalu menjaga Woochy dengan baik dan tidak akan pernah meninggalkannya,”

“Siwon, aku merasakan kesehatan ku semakin memburuk saja,”

Aku menyernyitkan alis ku menatap Ahjusshi semakin lekat.

“Cat among the pigeon, aku ingin kau berhati-hati,”

Aku masih tidak mengerti apa yang di maksud oleh Ahjusshi.

Besoknya aku nyaris kehabisan nafas ketika mendengar Ahjusshi mati di bunuh. Peluru yang di tembak itu langsung menembus jantungnya ketika Ahjusshi keluar dari mobil untuk masuk ke ruang sidang. Penjahatnya sudah di tangkap tetapi sampai di hukum mati pun dia kokoh tidak mau menyebutkan siapa yang menyuruhnya.

‘Cat among the pigeon’

Sepertinya kalimat itu memiliki arti yang sangat mendalam.

FLASHBACK END

“Woochy~ya, ayo bangun kita sudah sampai,”

Aku menepuk-nepuk pipinya dengan pelan.

“Sebentar lagi oppa, aku masih mengantuk,”

Dia seperti mengingau dalam mimpinya.

“Bangun Woochy~ya!!! Atau aku suruh Jiwon untuk menggendong mu,” aku beteriak di telinganya lumayan keras.

“ANDWAE OPPA!!!!”

Dia bangun mendadak dan langsung berlari masuk ke rumah ku.

“Hahahaahaha kenapa dia masih saja takut kepada Jiwon,” aku menggelengkan kepala.

Jiwon adalah dongsaeng ku dan yah, aku tidak tau kenapa, Woochy sangat takut kepadanya. Padahal aku tau Jiwon tidak pernah bersikap aneh kepadanya. Terkadang seorang setan seperti Woochy nyatanya memang harus takut kepada malaikat seperti Jiwon.

Aku keluar dari mobil dan berjalan masuk ke dalam rumah. Sejak pindah  dari kanada dulu, Woochy memang sering menginap di rumah ku sampai-sampai eomma ku menyediakan kamar khusus untuknya. Woochy akan marah kalau kamarnya itu di pinjam kan untuk tamu yang lain. Untung saja banyak kamar tamu yang lain terdapat di sisi lain rumah ku ini. Dia juga memanggil appa dan eomma ku dengan panggilan appa eomma. Orang tua ku memang tidak memiliki anak perempuan dan Woochy sudah di anggap menjadi anak ke tiga mereka. Yah anak ajaib itu memang bisa membuat nyaman dan bahagia semua orang.

****

Henry’s POV

‘Syukurlah dia tidak mengingat ku lagi, aku tidak menyangka akan bertemu dengannya di sini‘

Aku meninggalkannya karena aku merasa keluargaku lebih penting. Aku tidak bisa melupakan perlakuan ayahnya kepada keluarga kami. Membuat ibu menangis terus menerus selama ini dan membuat keluargaku hampir berantakan. Clinton hampir bunuh diri dan Withney masih kecil sekali. Aku tidak kan pernah bisa melupakan itu semua.

‘Haruskah aku membalas dendam ini kepada mu Woochy?’

TBC

 
20 Comments

Posted by on November 26, 2011 in chapter, fanfiction, freelance

 

Tags: , ,

20 responses to “(FreeLance) Changeover #1

  1. shilla_park

    November 26, 2011 at 10:17 am

    hoho.. suami saya eksis.. *peluk siwon*
    selingkuhan saya juga ada.. *peluk henry*😛
    ini keknya genrenya misteri gitu yak?? oke2..

     
    • HenBaby

      November 27, 2011 at 10:24 am

      Haha iya eonn, kan siwon oppa ku yang paling ganteng :p

      pasrah aja henry-ku di bilang selingkuhan soalnya ini wp punya eonn, territorial eonn *ga berani banyak tingkah* wkkwwkwk

      eonn, itu “judulnya “changeover” ku huruf H nya, hehe

      iya.. agak misteri gitu.. kmren lg pengen aja bkin genre yg kayak ginian dan siwon oppa pas bgt jadi cast nya.

      mian, aku dulu ga tau kalo adik siwon oppa itu yeoja. di aku bikin dia namja dg nama yg sama. berasa kurang ajar gr2 ngubah kelamin org, hahaha

      oya.. aku udah follow twitter eonn lho ^^

       
      • shilla_park

        November 27, 2011 at 10:57 am

        astaga,,, maaf maaf… saya publish ini ff pas bangun tidur si..jd maaf kalau kurang huruf..maklum nyawa belum kumpul..
        follow twit saya?? akun kamu apa emang?

         
      • HenBaby

        November 27, 2011 at 11:01 am

        hahaha ga pp kog eonn..

        @molenmini , ntar deh aku mention eonnie😀

         
      • shilla_park

        November 27, 2011 at 11:21 am

        oke2.. ntar saya polbek deh,,😛

         
      • HenBaby

        November 27, 2011 at 11:35 am

        sipp eonn, biar ngobrol nya lanjut di twitter aja, kkkk~

         
  2. Hyejin_csw

    November 26, 2011 at 2:32 pm

    Wahh. . . .saia juga ngeksis. . .#plakk saia kan whitney ade’a Hen’ppa ..
    #Pengakuan berencana …

    Kirain oNeshot t’nyT TBC ,huh . . . Tapi aseekk…

     
    • HenBaby

      November 27, 2011 at 10:33 am

      Hi Withney, kenalin ya, aku kakak ipar mu yg baru *ngikutin skenario*

      hahaha gomaweo udah baca dan coment yan chingu ^^

       
  3. Kim Nara

    November 26, 2011 at 4:06 pm

    new ff lgi eonn??? wahhhhh~~~~ ada uri henhen oppa!!!!!! KYAAAA!!!!
    baca dlu eonn~~😀

     
    • shilla_park

      November 26, 2011 at 4:52 pm

      ff baru tp bukan saya yg buat.. istrinya henry noh yg buat..haha😀

       
    • HenBaby

      November 27, 2011 at 10:36 am

      Annyeong.. saya yg buat. semoga ga ngecewain ya , hehehe gomaweo buat shilla eonnie udah ngizinin publish di sini, kkkkk~

       
  4. minkijaeteuk

    November 26, 2011 at 11:47 pm

    seru nih cerita y tentang balas densam gt….
    nama cast cwe y rada susah ya nyebut n nginget y,,,, mau.punya oppa kyk siwon n deket ma SuJu oppadeul…….
    Lajut…….

     
    • HenBaby

      November 27, 2011 at 10:39 am

      Hehe goamweo chingu udah baca..

      hmm itu emang nama yg susah buat di ingat, hahaha ada kan nama korea berdasarkan tanggal lahir.. trs saya coba2 eh malah keluarnya jd Shin Hye Wook. karena wook itu rada kaya namja *inget wookie*, makanya saya bikin jd Woochy *jelasin padahal ga di tanya*

      ^^

       
  5. park_ahrin

    November 27, 2011 at 10:27 am

    eh bentar bentar onn, ini pairingnya Siwon-Woochy ato Henry-Woochy??
    masih loading nih, hohoho
    tapi bagus ceritanya, bikin penasaran~~
    jangan lama2 ya lanjutannya author😀

     
    • HenBaby

      November 27, 2011 at 10:42 am

      Tenang, pairingnya woochy-henry kog.. siwon cuma jadi oppa saya.. saya ga berani ngambil siwon dari pelukan shilla eonnie takut kena labrak , hahaha

      alhamdulillah, gomaweo chingu.. tunggu next part ya ^^

       
  6. cemoymoy

    November 27, 2011 at 1:11 pm

    henry mo balas dendam? aduhh..koq agk ga ccok ma mula imutny yh…hehehhe
    jiwoon adekny siwon dsni cwo y? asliny cwe kan y..ntar slh ngbayangin lg..he

     
    • HenBaby

      November 27, 2011 at 1:19 pm

      Makanya waktu bikin agak ga cocok gitu tp biarin aja deh *maksa*

      hehehe mian, aku dulu ga tau kalo adeknya siwon itu cewek *udah berani ngubah JK orang*

      gomaweo udah baca ^^

       
  7. vanny

    December 2, 2011 at 8:18 am

    seru critanya.
    langsung lanjut ke part 2 ^^

     
    • HenBaby

      December 2, 2011 at 5:06 pm

      ne,silahkan ^^

       
  8. evilkyu dinda

    December 8, 2011 at 10:51 pm

    Pas ngecek wp dsini, tnyata ada ff baru ^^
    Huwaa enaknya jd sepupu salah satu memper suju >.<
    Jadi bisa k dorm mereka sesuka hati.
    Aaa seru seru. . Tnyata henry yg da dmasa lalu woochy😀

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: