RSS

(FreeLance) Just Look At Me (Chapter 1)

27 Nov


 Author: Lee Heejin

 

“Hey cupu!” Seorang gadis berpakaian seragam sekolah yang sama dengan gadis yang di panggilnya dengan sebutan cupu itu, mengangkat tangannya dan membuat gerakan seakan menyuruhnya mendekat.

“N…ne?” Gadis yang di sebut ‘cupu’ memperbaiki sedikit letak kacamata tebalnya itu lalu berjalan mendekat sambil menundukkan kepalanya dan meremas sedikit bagian depan bawah blazernya.

“Pinjam PRmu!” Nada memerintah dan terkesan sombong keluar dari mulut gadis itu.

“A…aku be..belum menger-”

#PLAK

Sebelum gadis yang menunduk itu menyelesaikan kalimatnya, tangan gadis yang memanggilnya itu sudah mendarat di pipinya.

“AKU TAU KAU SUDAH MENGERJAKANNYA LEE HEEJIN!” Teriaknya membuat gadis bernama Heejin itu semakin kuat meremas blazernya.

“Ta…tapi a…aku-” Belum sempat lagi Heejin menyelesaikan kalimatnya, gadis yang menamparnya tadi sudah menyuruh teman-temannya untuk memeriksa tasnya. Heejin hanya menunduk dan sedikit menyingkir ketika mereka akan memeriksa tasnya.

“INI! INI APA HAH? INI YANG KAU BILANG BELUM?! DASAR PEMBOHONG!”

Heejin hanya menatap pasrah pada bukunya yang sudah di bawa oleh teman-temannya itu. Takut? Tidak, ia tidak takut. Ia hanya merasa…menjadi seseorang yang kecil di antar teman-temannya.

_~_~_~_

“Siwon-ah…” Seseorang yang dipanggil Siwon itu menoleh malas ke arah teman-temannya yang sedang menatapnya dengan pandangan antusias.

“Wae?” Singkat, padat, dan jelas. Yah, itulah seorang Choi Siwon.

“Benarkah kau belum tahu siapa yang mengirimkan surat itu padamu?”

“Aku sudah mengatakannya tadi Hae. Jadi jangan bertanya lagi.”

Seseorang yang disebut Hae olehnya hanya memajukan sedikit bibirnya, kecewa pertanyaannya hanya dibalas sesingkat itu oleh sahabatnya.

“Ne ne… tuan muda Choi.” Donghae berkata malas tapi sedikit cekikikan dan setelah itu langsung diam karena death glare tajam dari seorang Choi Siwon yang membuatnya merinding seketika.

“O..ok, a..aku tidak akan memanggilmu dengan sebuatan itu lagi.” Gagap. Ya, hampir semua orang yang mendapatkan pandangan tajam dari seorang Choi Siwon tak bisa berkutik. Matanya seperti pisau yang siap menusuk. Tapi, sedikit saja yang mengetahui bahwa di balik tatapan tajamnya, mata itu memiliki kelembutan yang dapat membuat hati berdesir melihatnya. Salah satunya, orang itu. Ya, dia.

_~_~_~_

TENG…TENG…

Bel berbunyi, seluruh siswa Hyundae Chunghun High School atau biasa disebut Hyundae High School saja mulai berhamburan keluar kelas.

Heejin, masih tetap berdiam di tempatnya, kelas XI-1. Duduk sendiri dengan buku yang telah robek tak berbentuk di hadapannya. Teman-temannya yang meminjam Prnya tadi mencontek seluruh hasil pekerjaannya yang sudah susah payah ia kerjakan pada tengah malam dan setelah itu mengembalikan bukunya dalam keadaan tak berbentuk seperti sekarang.

Perlahan air matanya turun. Ia tak sanggup lagi, tak sanggup lagi jika saja tak ada seseorang yang membuatnya bertahan di sekolah elit ini.

Semua orang di sekolah ini, memandangnya rendah, bahkan sebagian gurupun memandangnya seperti itu. Dan itu semua hanyalah ia yang masuk sekolah ini karena prestasinya. Bukankah itu bagus? Ya, itu bagus. Tapi semua orang di sekolah ini hanya memandang status ekonomi saja.

Ia yang hanya tinggal di sebuah panti asuhan yang sederhana. Tapi ia bahagia dengan semuanya, meski hanya di temani oleh adik-adik kecilnya.

Bahkan ia harus membiayai hidupnya sendiri. Ya, ia bersekolah selalu menggunakan uangnya sendiri dan karena prestasinya. Bekerja sambilan di beberapa tempat yang berbeda setelah pulang sekolah dan akan pulang pada larut malam, ditambah harus mengerjakan tugas sekolahnya dan belajar.

Sakit? Ya, itu sakit. Ia kadang merasa sedih jika melihat teman-temannya  di antar jemput oleh orang tuanya. Bahkan sampai membawa mobil sendiri ke sekolah. Ia ingin seperti mereka. Merasakan kehidupan yang belum pernah di rasakannya.

Tapi ia mensyukuri semua yang ia punya dan jalani sekarang. Begitulah hidup, jika kalian ingin berubah, rubahlah sendiri dan jadilah lebih baik.

_~_~_~_

To: Choi Siwon

Um….

Bisakah aku melihat senyummu sekali lagi?

Aku tau kau bukan orang yang dingin seperti yang kau tunjukkan pada yang lainnya

Kau berbeda dari yang mereka pikirkan

Aku tahu itu.

Dan aku yakin suatu hari aku akan melihat senyum tulusmu lagi

PS: Beristirahatlah

No need to know me

“Huh…” Siwon menghela nafasnya setelah membaca surat yang ia dapati di lokernya. Siapa sebenarnya yang menulis surat ini? Pikiran itu terus berkecamuk di dalam kepalanya. Ia penasaran, penasaran dengan orang yang selalu menganggap tahu semua tentangnya.

Banyak gadis yang mengiriminya surat, tapi yang ini berbeda. Semua gadis bahkan menggunakan kertas berwarna dan mempunyai gambar-gambar lucu dan menuliskan perasaan mereka di atasnya untuknya. Tapi yang ini berbeda, hanya menggunakan kertas yang sepertinya ia robek dan menulis sesuatu yang bahkan tak dimengerti olehnya.

“Beristirahatlah.” Siwon merasa hembusan nafas seseorang di punggungnya, dan mendapati Eunhyuk, temanya, sedang ikut membaca surat pendek itu.

“Dikirimi lagi uh?” Donghae sekarang juga sudah berdiri di sisi lainnya sambil merangkul pundaknya.

“Dia pasti tau kau kelelahan karena tugas-tugas OSIS Siwon-ah.” Eunhyuk menatap Siwon yakin.

“Aku tidak kelelahan. Dia saja yang sok tau.” Siwon berkata dingin dan meremas surat itu lalu membuangnya pada tempat sampah di tepat berada di samping kakinya.

“Ayo ke kelas.” Siwon berjalan acuh meninggalkan Eunhyuk dan Donghae yang saling berpandangan. Mereka berdua hanya megangkat bahu seolah tak perduli dengan sikap Siwon dan segera menyusul kawannya itu ke kelas.

_~_~_~_

“Choi Siwon, kenapa kau tak mengerjakan PRmu hah?” Lee seongsaengnim menatap dengan pandangan marah ke arah Siwon yang balik menatapnya dengan pandangan santai.

“Kau tidak boleh mengikuti pelajaranku semester ini. SEKARANG KELUAR!” Puncak kemarahan Lee seongsaengnim sudah sampai pada batasnya. Choi Siwon, muridnya yang pintar itu dan bahkan ketua OSIS, tapi tidak pernah sekalipun tugas yang di berikannya.

“Tanpa disuruh pun aku akan keluar seongsaengnim.” Siwon berdiri santai dari tempat duduknya, berjalan meninggalkan kelas yang membuatnya gerah, sedangkan teman-teman sekelasnya hanya menahan nafas melihat guru dan murid itu.

“APA YANG KALIAN LIHAT HAH!? CEPAT KERJAKAN SOAL DI PAPAN!”

_~_~_~_

“Huh…” Entah sudah keberapa kalinya ia menghela nafas hari ini. Namja tampan itu, Siwon, menyandarkan tubuhnya yang sebagian telah duduk di rerumputan pada pohon besar di belakangnya.

Dipejamkan matanya sejenak. Menghirup angin segar dalam-dalam lalu menghembuskannya perlahan.

Ia lelah, lelah dengan semuanya.  Betul memang yang ada pada surat itu. Ia butuh istirahat. Tugas-tugas OSIS memang membuat seluruh badannya terasa sakit.

“Aku memang butuh istirahat.” Pelan, suaranya begitu pelan dan lembut ketika mengucapkannya. Dan setelah itu, ia jatuh ke dalam alam mimpinya.

_~_~_~_

Seseorang itu tersenyum lembut melihatnya. Melihatnya tertidur dengan tenangnya di bawah pohon besar itu.

Ia tau, sangat tau, jika seorang Choi Siwon sedang ingin menyendiri, di sinilah tempatnya. Dia akan datang dan duduk bersandar di bawah pohon besar itu lalu menatap ke arah pemandangan kota yang terhampar di depannya. Cukup strategis, karena letak sekolah ini yang terletak di bukit.

Di tatapnya lama wajah itu, meski melihatnya dari kejauhan, tapi ia bisa melihat wajah damai yang tertidur itu. Wajahnya sesuatu yang sempurnya, semua itu tak perlu di ragukan lagi. Tubuhnya yang proporsional, suara indahnya, semua sempurna, dan ia mengaggumi semuanya yang ada dalam diri seorang Choi Siwon.

Ia tahu, lelaki itu sering kali akan terjatuh tapi ia tak pernah putus asa. Bahkan mungkin lelaki itu tak pernah menyadari sifatnya yang satu itu. Tapi dia, dia tahu. Ia selalu memperhatikannya, semuanya, tentangnya.

Dan dari lelaki yang sekarang sedang tertidur dengan damai di bawah pohon itulah ia belajar, belajar bagaimana agar tidak putus asa.

Walaupun ia sudah cukup menderita dengan semua yang ada di kehidupannya, tapi ia mempunyai sesuatu yang ia kagumi yang dapat membuatnya tersenyum walau hanya sesaat.

To Be Continued

___________________________________________

 

huwaaa..heejin-ah mianhae.. saya baru liat ada email ini.. kemaren2 ga pernah buka email soalnya,,jd ga tahu kalau kamu kirim email dr sebulan yg lalu..jeongmal mianhe..😛

 

 

 
15 Comments

Posted by on November 27, 2011 in chapter, fanfiction, freelance

 

Tags:

15 responses to “(FreeLance) Just Look At Me (Chapter 1)

  1. haevenz

    November 27, 2011 at 11:15 am

    Bagus nie cerita nya
    Jangan ² ce yang liadtin wonnie si ce cupu itu yah ?
    “̮ “̮♡ћϱ♡ћϱ♡ћϱ♡”̮ “̮

     
  2. tivaclouds

    November 27, 2011 at 12:21 pm

    Tinggalkan jejak dulu~

     
    • tivaclouds

      November 27, 2011 at 7:24 pm

      Cerita si cupu yg jatuh cinta sama pangeran sekolah. Biarpun udah sering tp tetep aja keren.
      suka sama gaya bahasanya.
      Cepet update ya…

       
  3. trianalifestory

    November 27, 2011 at 3:09 pm

    Ditgu lanjutanya~^^d

     
  4. Hyejin_csw

    November 27, 2011 at 7:03 pm

    Yaww … Ff bru lg,, siwon.x d’buat senakal mungkin ya author.. Hehe saia suka liat siwon nakal #saraapp
    tapi ttep baek dalem.x …

    Lanjudd..,Two face juga ..😛

     
    • shilla_park

      November 27, 2011 at 7:19 pm

      kalau itu minta ke authornya langsung aja..haha..
      two faces sabar dulu yak..saya usahakan slasa malem udah update deh..hehe

       
      • tivaclouds

        November 27, 2011 at 7:26 pm

        Horray…slasa malem ya shilla?
        Ditunggu~

         
      • shilla_park

        November 27, 2011 at 9:33 pm

        waduh saya salah ngomong spertinya.. haha..berdoa saja saya menepati janji saya… *plakk*😀

         
      • tivaclouds

        November 28, 2011 at 10:43 pm

        Salahmu sendiri shilla ya…hohoho
        Pokoknya slasa aku nagih sambil bawa pisau *ngancem*

         
  5. Ayu

    November 27, 2011 at 8:01 pm

    Ei~~ meski cupu tp lembut hatiny..🙂

     
  6. minkijaeteuk

    November 27, 2011 at 11:38 pm

    siapa ya cwe ahasia tu heejin kah?? kasian ma heejin y d bully gt yega bgt sih temen2 y….
    Lanjuy seru…..

     
  7. lizzeaa

    November 28, 2011 at 1:26 pm

    mengharu biru kisah hidup si cupu…..hhehehhe
    bagus nie……lanjut….
    boleh tau g alamat blog athornya#bnykpermintaan

    TFnya d tunggu……:-)

     
  8. mutiara

    November 28, 2011 at 7:50 pm

    aaa aku tau ni eppep bagus dimodel jaman smu-nya bang wonnie kya jadi inget dramkor bang wonnie jaman jadul dah so sweet … alamat blog authornya kyanya ”sujufanfictionworld.wordpress.com” dah chapter 7 kok …

     
  9. Nisha_Gaem407

    December 8, 2011 at 8:43 pm

    Makasih udah di publish ff sy eonni😀 *hug*
    Hehehe

     
    • shilla_park

      December 8, 2011 at 9:11 pm

      cheonmaneyo..maaf ya lama publish nya.. ga pernah cek email soalnya kmaren2😛

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: