RSS

Don’t Say Goodbye (BAF’s Sequel)

14 Jan

Oke this is a sequel of Bid A Farewell

Backsound: Don’t Say Goodbye-DBSK

Soohwa hanya menatap kosong surat perceraian di depannya. Ia ingin sekali merobek-robek berkas itu. Membakarnya sekalipun.

Ia ingin statusnya tetaplah Nonya Kim Jaejoong. Tapi apakah masih bisa?

Ia sendiri yang mengambil inisiatif untuk bercerai. Ia sendiri yang mengajukan gugatan itu. Seberapapun ia masih mencintai Jaejoong tapi tetap saja ia tak bisa memaksa Jaejoong.

Mempertahankan pernikahannya, itulah harapannya. Tapi apakah masih bisa ketika ia sendiri ragu akan perasaan Jaejoong. Kalau ada yang harus berusaha mempertahankan pernikahan, maka bukan Soohwa tapi Jaejoong.

Yang berhak menentukan apakah pernikahan masih akan bertahan atau tidak hanyalah Jaejoong. Soohwa tak akan memaksakan keinginannya. Buat apa  pula melanjutkan pernikahan kalau suami sendiri sudah tak menginginkannya?

Ia menghela napasnya. Ia mengelus perutnya yang kini terdapat buah hatinya. Air matanya hendak meleleh, tapi ia buru-buru menghalaunya.

“Nuna” panggil sebuah suara. Soohwa menengadahkan kepalanya dan mendapati Junsu berjalan mendekatinya.

“Nuna gwenchana? Apa kata dokter tadi?” tanya Junsu setelah mengambil duduk di depan Soohwa. Wanita itu hanya tersenyum tipis.

“Gwenchanan Junsu-ya. Hanya..kelelahan kata dokter” bohong Soohwa. Junsu masih mengamati wajah Soohwa mencoba mencari kebenaran dari ucapan wanita di depannya itu.

Mianhae Junsu-ya. Kalaupun ada orang yang berhak mengetahui kehamilanku, maka Jaejoong lah yang harus menjadi orang pertama.

“Nuna tidak bohong kan?”

“Aniyo. Dokter memberiku beberapa vitamin dan penambah stamina. Lihatlah!” ucap Soohwa kemudian menunjukkan obat yang tadi dokter berikan padanya. Tidak sepenuhnya bohong, karena dokter memang memberikan vitamin untuk Soohwa.

Junsu mengangguk paham. “Araseo. Lalu kenapa nuna minta bertemu di kantor?”

“Aku ingin meminta bantuanmu Junsu-ya”

“Hm? Apa?”

“Kau bisa membantuku mencari apartemen? Tidak perlu terlalu besar, yang penting bisa menampungku sementara setelah sidang perceraianku diputuskan”

Junsu terhenyak kaget. Ia memandang wajah Soohwa yang kini tanpa ekspresi.

“Aku tidak mungkin terus tinggal disana kalau statusku nanti sudah berubah,kan?” Soohwa berucap kecut. Junsu hanya bsia memandangnya miris.

“Ne akan aku carikan. Keundae.. tak bisakah kalian bersama lagi?”

“Kenapa memangnya?”

“Aku hanya lebih suka kalau kalian bersama, daripada Jaejoong Hyung dengan sekretarisnya itu. Lagipula kalau kalian tetap bersama kurasa nuna akan lebih bahagia. Tidak tersenyum kecut seperti sekarang” ungkap Junsu. Soohwa tersenyum lagi,

“Aku sudah pasrah Junsu-ya. Jae yang lebih berhak menentukan kelangsungan pernikahan ini.”

“Nuna…” Junsu memandang Soohwa cemas. Hanya saja wanita di depannya itu memberikan senyum meyakinkan.

“Nan gwenchana.” Ucapnya kemudian tersenyum lembut. Junsu mau tak mau hanya bisa membalas senyum yeoja itu.

Tanpa mereka sadari sepasang mata memperhatikan mereka. Orang itu memegang dadanya yang serasa sesak. Melihat pemandangan itu dari jauh entah kenapa dadanya sesak, serasa diremas kuat.

Kenapa rasanya seperti ini Hwa-ya? Apa yang terjadi padaku sebenarnya?

~Don’t Say Goodbye~

Jaejoong masih terdiam di meja kerjanya. Pikirannya menerawang entah kemana. Yang ia tahu ia sedang tak baik-baik saja sekarang. Banyak hal yang mengganggu pikirannya.

Dan kebanyakan hal itu berhubungan dengan Soohwa. Wanita yang sebentar lagi akan berstatus menjadi mantan istrinya.

Apa aku siap dengan semua ini?

Jaejoong menangkupkan telapak tangannya ke wajahnya. Ia menghela napasnya dalam.

“Oppa~” Jaejoong mendongakkan kepalanya dan mendapati Shinbi, sekretarisnya, memasuki ruangannya. Jaejoong menghela napasnya.

Shinbi berjalan mendekati Jaejoong yang duduk di depan meja kerjanya. Ia tersenyum menggoda ke arah bossnya itu. Ia kemudian memainkan dasi yang Jaejoong kenakan.

“Oppa.. tidakkah kau lapar?” ucapnya manja, masih memainkan dasi Jaejoong. Jaejoong menghela napasnya lagi kemudian menepis pelan jemari Shinbi yang bermain pada dasinya.

“Sekretaris Hwang, ini dikantor” ucap Jaejoong mengingatkan. Shinbi hanya mengulas senyumnya,

“Kau biasanya tidak akan keberatan Oppa” ucapnya ia kemudian memainkan dasi Jaejoong lagi.

“Kalau kau ingin makan siang. Makanlah dulu Sekretaris Hwang” ucap Jaejoong malas. Shinbi sedikit mendengus. Sebelum ia mengeluarkan sepatah kata terdengar bunyi pintu ruangan Jaejoong yang terbuka.

“Kim sajangnim!” panggil suara itu. Sedetik kemudian Junsu sudah berdiri di ruangan Jaejoong dan memandang kedua orang itu malas.

“Sekretaris Hwang kau bisa meninggalkan ruanganku sekarang.” Ucap Jaejoong. Shinbi mendengus pelan kemudian berjalan melalui Junsu.

“Ini berkas keuangan bulan ini” ucap Junsu sambil menyerahkan berkas itu ke Jaejoong. Jaejoong mengamati dokumen itu kemudian menandatanginya.

Junsu hanya mengamati Jaejoong yang terlihat serius mengamati berkas yang ia bawa. Entahlah, tapi Junsu merasa kalo Jaejoong kini terlihat…miserable?

Dia merasa kasian dengan Jaejoong. Entahlah tapi ia merasa Jaejoong masih sangat mencintai Soohwa. Tapi Junsu juga kesal dengan orang yang sudah ia anggap Hyung sendiri itu. Ia benci sikap Jaejoong yang tidak tegas. Kalau ia mencintai Soohwa kenapa pula ia harus bermain api di belakangnya.

Jaejoong mengalihkan pandangannya dari berkas itu kemudian menatap Junsu. Ia ingin sekali menanyakan beberapa hal pada Junsu. Tapi ia ragu.

“Kalau sudah selesai memeriksanya, saya permisi Kim sajangnim” pamit Junsu. Ia meraih kembali berkas itu kemudian berjalan ke arah pintu.

“Junsu-ya..” suara Jaejoong menghentikan langkahnya. Junsu membalikkan badannya untuk menatap Jaejoong. Kalau Jaejoong sudah memanggil namanya di kantor itu artinya ada hal pribadi yang ingin Jaejoong bicarakan. Dan saat seperti itu maka Junsu akan memanggilnya Hyung, bukan lagi sajangnim.

“Hwa..Soohwa.. bagaimana kabarnya?” tanya Jaejoong lirih. Junsu menautkan alisnya.

“Kenapa kau tanyakan nuna padaku Hyung?”

“Dia.. kemarin tidak pulang. Dan kulihat tadi ia bertemu denganmu” ungkap Jaejoong. Junsu tersenyum tipis.

Kau masih memperhatikannya Hyung?

“Kulihat tadi dia baik-baik saja.” Jawab Junsu singkat.

“Apa kau tahu kemarin dia menginap dimana?”

“Entahlah. Mungkin dia hanya ingin membiasakan diri Hyung”

“Membiasakan diri?”

“Ehm. sebentar lagi bukankah status kalian akan berubah? Apa Hyung pikir nuna akan tetap tinggal di rumah kalian?”

Jaejoong terdiam. Junsu benar, status mereka akan segera berubah 3 hari lagi. Dan entah kenapa memikirkannya membuat Jaejoong pusing.

“Dia.. memintaku untuk mencarikan apartemen baru Hyung” aku Junsu. Jaejoong membulatkan matanya.

“Apartemen?”

“Ehm. dan aku sudah menemukannya. Nuna bilang dia akan pindah tepat di hari kalian resmi bercerai”

Jaejoong tak tahu apa yang ia rasakan kini. Yang jelas ia merasakan sesak di dadanya.

Apartemen baru? Pindah?

“Nuna mencintaimu Hyung, sangat. Aku tak tahu apa yang kau pikirkan saat bermain di belakang nuna. Kalau aku jadi kau maka aku tak akan pernah berpikir untuk menyakiti nuna. dia mencintaimu tulus tak seperti wanita itu yang kurasa hanya mendekatimu karena tujuan tertentu” ucap Junsu. Jaejoong hanya diam.

“Kalau kau masih mencintainya kenapa juga kau harus menyakitinya? Kalau kau masih bisa mempertahankannya maka jangan tunggu sampai kau menyesal Hyung” tambah Junsu. Ia kemudian berlalu dari ruangan Jaejoong. Meninggalkan Jaejoong yang terlihat berpikir keras.

~Don’t Say Goodbye~

Jaejoong memasuki rumahnya. Sepi dan gelap.

Kau tidak pulang lagi Hwa-ya?

Ia menyalakan lampu ruangan itu. Ia mendesah pelan kemudian berjalan menuju kamarnya. Kamar yang biasa ia tempati bersama Soohwa.

Kamar ini terasa begitu sepi.

Jaejoong melonggarkan dasi yang serasa membuatnya sesak itu. Ia mendesah pelan. Biasanya Soohwa yang selalu membukakan dasi itu untuknya.

Jae, mandilah! Aku sudah siapkan air hangat untukmu.

Jaejoong tersenyum miris. Biasanya Soohwa juga akan segera menyiapkan air hangat untuknya. Soohwa selalu menjadi istri yang baik untuknya.

Kau dimana Hwa-ya? Apa kau baik-baik saja?

Jaejoong menghempaskan tubuhnya ke ranjangnya. Ia masih bisa menghirup aroma tubuh Soohwa. Ia menolehkan kepalanya dan mendapati beberapa figura foto mereka.

Foto saat mereka masih junior high sampai saat mereka menikah. Semua foto mereka terplester dengan jelas senyuman mereka.

Jaejoong meraih foto pernikahannya. Ia mengusap lembut foto itu. Ia bisa melihat Soohwa tersenyum bahagia. Sama seperti dirinya yang juga tersenyum bahagia.

Kau..sangat cantik di foto ini Hwa-ya.

Ia masih bisa mengingat dengan jelas bagaimana ia begitu tercengang melihat Soohwa saat itu, melihat pengantinnya. Tak pernah dalam hidupnya Jaejoong merasa Soohwa begitu menawan. Balutan gaun pengantin yang indah dengan riasan yang semakin membuat wanitanya itu bersinar. Jaejoong juga masih bisa mengingat dengan jelas bagaimana hatinya berdegup tidak karuan saat ia mengucap janji suci itu di depan altar. Bagaimana ia begitu lega dan bahagia ketika Soohwa resmi menjadi istrinya.

Apakah..semua ini memang akan benar-benar berakhir Hwa-ya?

Jaejoong menghela napasnya lagi. Ia menengok jam dinding di kamarnya. Pukul sembilan malam.

Semalam ini…kau kemana Hwa-ya?

Jaejoong meraih kunci mobilnya. Kemudian keluar dari rumahnya. Mencari Soohwa, meski ia tak tahu kemana ia harus mencarinya lantaran istrinya itu tak mengangkat telepon Jae sama sekali.

~Don’t Say Goodbye~

Soohwa mengeratkan mantel tebalnya. Udara malam terasa menusuk kulitnya. Sedari tadi yang ia lakukan hanya duduk terdiam di taman. Entah sudah berapa lama ia duduk disana. Yang jelas ia enggan untuk pulang.

Bukan karena ia membenci Jaejoong. Tapi ia tak sanggup bertemu Jaejoong. Ia takut saat melihat Jaejoong maka ia akan menangis tersedu. Ia takut ia tak akan kuat. Ia takut ia tak bisa menjaga rahasia kehamilannya.

Bukan maksudku untuk merahasiakannya darimu Jae. Keundae.. apakah saat aku mengatakan ini kau akan tetap mempertahankan pernikahan ini ataukah kau akan berpura-pura tak tahu?

Soohwa mengelus perutnya. Ia tersenyum simpul.

Kau harus tumbuh dengan baik aegi-ya. Eoma akan menjagamu dengan baik kelak.

Sebuah helaan napas panjang keluar dari bibirnya. Ia memandang hamparan langit gelap di atasnya. Memandang bintang yang bisa terhitung dengan jari karena memang tak banyak yang bersinar malam itu.

Tiga hari tak melihatmu tapi rasanya aku begitu merindukanmu Jae.

Bagaimana kau menjalani hidupku setelah ini tanpa dirimu Jae? Apakah kau akan merindukanku seperti aku merindukanmu?

TESS

Setetes cairan bening mengalir mulus dari kelopak matanya. Soohwa memegang dadanya yang terasa sesak itu. Sesak menahan rindunya pada suami yang 2 hari lagi akan resmi menjadi mantan suaminya.

“Nuna?” sebuah suara menginterupsi Soohwa. Ia menolehkan kepalanya dan mendapati Junsu berdiri tak jauh darinya. Junsu kemudian berjalan mendekatinya.

“Nuna apa yang kau lakukan disini?” tanya Junsu langsung.

“Junsu-ya..”

“Demi Tuhan ini sudah malam. Apa yang kau lakukan nuna? kau tidak pulang lagi?” Junsu memperhatikan Soohwa. Ia kemudian mengambil duduk di sebelah Soohwa.

“Nuna.. kau..baik-baik saja? Beberapa hari ini aku menginap dimana?” tanya Junsu penuh perhatian. Soohwa menatap Junsu.

“Junsu-ya..” lirihnya. Sedetik kemudian ia berhambur memeluk Junsu. Entah apa yang ia pikirkan, hanya saja melihat tatapan cemas dari Junsu membuatnya tak kuasa menahan air matanya.

“Nuna..” Junsu tak tahu harus bagaimana. Ia hanya bisa menepuk-nepuk bahu Soohwa yang masih terisak di pelukannya. Junsu hanya membiarkan Soohwa menangis. Ia tahu nuna-nya itu sudah berusaha kuat untuk bersikap tegar. Tapi bagaimanapun Soohwa tetaplah wanita yang rapuh.

Soohwa menarik dirinya dari pelukan Junsu. Ia menghapus air matanya. Merasa lebih baik setelah ia menangis cukup lama di bahu Junsu.

“Mianhae Junsu-ya. Aku tidak bermaksud untuk..”

“Gwenchana nuna. aku justru lebih suka melihatmu terbuka seperti ini. Tidak lagi berusaha tegar padahal sebenarnya kau begitu terluka”

“Gomawo Junsu-ya” Soohwa tersenyum tipis.

Junsu menatap Soohwa yang terlihat menerawang itu. Ia menghela napasnya pelan.

“Kenapa kalian ini suka sekali menyiksa diri sendiri?”

“Hm?” Soohwa menautkan alisnya bingung.

“Nuna dan Jaejoong Hyung..kenapa kalian saling menyakiti diri masing-masing? Kenapa jika kalian sama-sama saling mencintai tapi kalian justru saling menyakiti?”

Soohwa tersenyum simpul. “Entahlah Junsu-ya”

“Jaejoong Hyung..menanyakanmu nuna. dia mengkhawatirkanmu karena tidak pulang beberapa hari ini” ungkap Junsu. Soohwa menatap Junsu tak percaya.

“Dia menanyakanku?”

“Ehm. setidaknya pulanglah nuna. kau masih istrinya”

“Yeah. Istrinya yang 2 hari akan resmi menjadi mantan istrinya” Soohwa berucap kecut. Junsu menggelengkan kepalanya.

“Pulanglah nuna.” Soohwa hanya menggelengkan kepalanya. Junsu mendesah lagi.

“Keundae tempat ini tidaklah aman. Kau tidak berencana untuk duduk semalaman disini, kan?”

“Molla”

“Aish jincha. Araseo! Kkaja!” Junsu menarik tangan Soohwa. Membuat wanita itu terkejut dengan sikap Junsu.

“Junsu-ya.. kita mau kemana? Jebal aku tidak ingin pulang sekarang” pinta Soohwa memelas.

“Kita ke rumahku. Setidaknya itu lebih aman daripada nuna mati kedinginan di taman ini” ucap Junsu. Soohwa hanya pasrah ditarik Junsu. Setidaknya itu lebih baik daripada dua hari ini ia menginap di hotel.

~Don’t Say Goodbye~

Jaejoong memijit kepalanya yang terasa berat itu. Kilatan memori semalam membuat kepalanya nyaris meledak.

Ia melihat Soohwa menangis dalam pelukan Junsu. Ia juga melihat dengan jelas Junsu menarik tangan Soohwa.

Apa itu artinya kau mulai melupakanku Hwa-ya? Dan memilih Junsu?

Jaejoong menggelengkan kepalanya kuat. Pikiran itu entah kenapa membuat dadanya sesak.

Apa yang harus kulakukan?

“Hey apa yang kau pikirkan Oppa?” interupsi sebuah suara. Shinbi. Wanita itu kemudian berjalan mendekati Jaejoong.

“Harus berapa kali kukatan Sekretaris Hwang? Ini dikantor panggil aku secara formal” Jaejoong mengingatkan dan hanya dibalas dengan senyuman manja dari Shinbi.

“Untuk apa bersikap formal kalau kita sudah dekat?” ucapnya manja. Ia hendak meraih wajah Jaejoong tapi Jaejoong buru-buru menepisnya.

“Keluarlah Sekretaris Hwang kalau tidak ada masalah pekerjaan yang ingin didiskusikan” usir Jaejoong halus. Shinbi merengek manja,

“Aku merindukanmu Oppa. Beberapa hari ini kau mengabaikanku” rengeknya. Jaejoong mendengus kesal.

“Keluarlah” ucap Jaejoong masih berusaha menahan emosinya,.

“Kenapa kau berubah Oppa? Semenjak gugatan cerai itu kenapa kau jadi berubah”

“Sekretaris Hwang keluarlah” ucap Jaejoong lagi. Tapi sayangnya Shinbi tidak menurutinya.

“Harusnya kau senang Oppa karena sebentar lagi wanita itu akan resmi keluar dari hidupmu. Toh besok kalian akan resmi bercerai bukan?”

“Siapa yang akan bercerai?”

“Tentu saja kau. Setelah kau bercerai dari wanita itu maka kau bisa…”

“AKU TIDAK AKAN MENCERAIKANNYA!” bentak Jaejoong. Shinbi hanya bisa melotot. Ia tak menyangka akan dibentak Jaejoong seperti itu.

“Keluar! Kubilang keluar!” ucap Jaejoong tegas. Shinbi mendengus kesal kemudian keluar dari ruangan Jaejoong.

Jaejoong memijat pelipisnya lagi. Pikirannya kalut sekarang.

Argh aku bisa gila kalau begini.

TOK TOK

Jaejoong mengalihkan pandangannya ke arah pintu. Ia kemudian menyilakan orang tersebut masuk. Kim Junsu.

“Untuk apa kau kesini?” ucap Jaejoong dingin. Junsu mengernyitkan dahinya. Selama ia mengenal Jaejoong baru kali ini Jaejoong berucap sedingin itu.

“Aku hanya..”

“Keluarlah Su. Aku ingin sendiri”

“Hyung aku hanya ingin bicara tentang Soohwa nuna…aku…”

“Aku sedang tidak ingin bicara apapun” potong Jaejoong cepat. Junsu makin mengernyitkan dahinya.

“Lagipula ada kau yang bisa menjaganya.” Tambah Jaejoong.

“Maksud Hyung”

“Aku melihatnya Su. Aku melihat bagaimana ia begitu nyaman di dekapanmu. Aku melihat ia begitu menurut padamu saat semalam kau membawanya pulang” lanjut Jaejoong. Mata Junsu membulat seketika.

“Kau..melihatnya Hyung?”

“Ne. Aku melihatnya. Aku melihat semuanya”

“Kau melihatnya dan kau tetap saja diam? Tak berusaha menyuruh nuna pulang? Aku tak mengerti dengan apa yang kau pikirkan Hyung”

“Buat apa? Toh dia sudah memiliki kau disampingnya, bukan?” ucap Jaejoong dingin. Junsu menghela napasnya. Ia kemudian berjalan mendekati Jaejoong dengan penuh amarah.

BUGH

Sebuah pukulan tepat mendarat di pipi Jaejoong. Dari Junsu tentu saja. Jaejoong hanya bisa menyentuh bibirnya yang mulai terasa asin karena darah itu.

“Neo jeongmal baboya Hyung” umpat Junsu. Ia terlihat terengah setelah memukul Jaejoong. Tak ada perlawanan dari Jaejoong. Dan Junsu tak peduli kalau setelah ini Jaejoong akan memecatnya. Ia hanya marah pada Jaejoong. Sangat marah.

“Kalau kau tahu Nuna sendirian dan menangis malam itu kenapa kau hanya diam? Kenapa kau tidak menariknya pulang bersamamu?”

“Lalu aku harus bagaimana? Memaksanya pulang padahal ia sendiri yang tak ingin pulang. Toh dia juga lebih nyaman bersamamu.”

BUGH

Lagi. Junsu memukul Jaejoong. Jaejoong hanya bisa meringis pelan akibat pukulan junsu.

“Kau benar-benar bodoh Hyung. Kau pikir nuna akan lebih nyaman bersamaku? Kau salah. Orang bodoh juga pasti akan tahu kalau nuna akan lebih nyaman bersamamu.”

Jaejoong hanya diam. Junsu menatap Jaejoong penuh amarah.

“Kau tahu? Nuna pasti mengharapkan dirimu yang memeluk dan memberinya ketenangan, bukan diriku. Dia pasti mengharapkan dirimu yang berada di sisinya. Tidakkah kau tahu itu? Apa kau begitu bodoh hingga tak menyadari itu?”

Jaejoong masih diam. Junsu mendengus kesal.

“Sampai kapan aku akan begini Hyung? Sampai kapan kau akan bersikap tak peduli pada perasaan nuna? sementara nuna selalu saja memperhatikanmu dan perasaanmu. Pernahkah kau lihat nuna marah dan membentakmu karena semua yang sudah kau lakukan padanya? Kau pikir berselingkuh di belakangnya tidak membuatnya terluka? Sangat Hyung. Tapi pernahkah ia marah padamu? Membentakmu? Memukulmu sekalipun atas semua kesalahanmu? Tidak Hyung” Junsu terengah. Sementara Jaejoong masih terdiam. Ia tahu kalau perkataan Junsu itu benar.

“Dia hanya menunjukkan senyuman di hadapanmu dan bukan tangis. Apa kau tahu apa itu artinya Hyung? Karena ia tak ingin memberikan kesan buruk terhadapmu. Seberapapun ia terluka ia akan terus berusaha tersenyum untukmu Hyung. Seperti itu kau masih tak peduli dengan perasaanya? Kau sungguh kejam Hyung”

Jaejoong hanya menundukkan kepalanya. Perih pada bibirnya tak seperih luka yang ia rasakan di hatinya kini. Perkataan Junsu memang benar. Ia memang kejam, Jaejoong sadar akan hal itu.

“Kau tahu? Aku menyesal telah memaksa nuna untuk pulang kerumahmu hari ini. Seharusnya kubiarkan saja nuna tetap tinggal bersamaku. Seharusnya kubawa nuna menempati apartemen barunya.” Marah Junsu.

“Pulang? Soohwa pulang?”

“Ne. Dan aku menyesal telah memaksanya pulang” ucap Junsu kesal. Ia menatap Jaejoong tajam.

“Kau tahu Hyung? Kurasa keputusan nuna untuk menceraikanmu itu benar.” Ucap Junsu tajam. Jaejoong hanya terhenyak mendengar ucapan Junsu itu.

“Buat apa dia terus menjadi istri dari seseorang yang bahkan tak mengerti dirinya? Kurasa lebih baik kalian bercerai dengan begitu kau akan sadar betapa kau telah menyiakan istri sebaik Soohwa nuna” ucap Junsu lagi kemudian berjalan meninggalkan ruangan Jaejoong.

“Arghhh” Jaejoong berteriak frustasi. Ia mengacak rambutnya dan menjambaknya pelan.

Apa yang terjadi padaku sebenarnya?

~Don’t Say Goodbye~

CEKLEK

Jaejoong membuka pintu rumahnya pelan. Ia tak menyadari kalau lampu rumahnya sudah terang tak seperti beberapa hari ini yang begitu gelap karena Soohwa tak ada.

Ia begitu terkejut saat ia mendapati sosok yang beberapa hari ini membuatnya nyaris gila. Soohwa berdiri sambil tersenyum ke arahnya.

Senyum yang entah kenapa begitu ia rindukan itu.

“Kau sudah pulang Jae?” suara lembut itu membuat Jaejoong terpana. Suara yang selama ini selalu menemaninya tapi beberapa terakhir tak ia dengar sama sekali.

“Jae.. kau akan berdiri disana terus? Mandilah aku sudah siapkan air hangat dan makan malam” ucap Soohwa lagi.

Ini benar kau Hwa-ya? Kau pulang?

Jaejoong tak bisa menyembunyikan senyumnya. Senyum tulusnya. Senyum yang nyaris hilang beberapa hari ini.

Jaejoong mengangguk paham. Sejurus kemudian ia sudah berjalan menuju kamarnya dan melakukan apa yang Soohwa suruh. Mandi.

Tak butuh waktu lama untuk Jaejoong menyelesaikan mandinya. Lima belas menit ia sudah rapi dan bersih. Ia berjalan ke arah ruang makan. Dan disana ia bisa melihat Soohwa menyambutnya dengan senyuman.

“Kau sudah selesai?” tanya Soohwa lembut. Jaejoong hanya mengangguk mengiyakan. Ia kemudian mengalihkan pandangannya pada meja makan dihadapannya. Seketika ia membelalakkan matanya.

Begitu banyak makanan yang tersaji. Seolah Soohwa memasak itu semua untuk menjamu beberapa orang. Dan yang lebih membuat Jaejoong tercengang adalah bahwa semua makanan yang tersaji itu adalah makanan kesukaannya.

“Hwa-ya..” panggilnya. Soohwa menatap Jaejoong. Seketika perasaan hangat itu mengalir pada dadanya.

Aku rindu mendengar kau memanggilku begitu Jae.

“Kenapa kau memasak sebanyak ini?” tanya Jaejoong bingung. Soohwa hanya tersenyum kearahnya.

“Karena.. ini malam terakhir aku bisa memasakkan makanan untukmu Jae. Jadi aku ingin menyajikan masakan yang special untukmu” aku Soohwa. Mata Jaejoong membulat mendengar ucapan Soohwa.

Terakhir?

“Kita menikah secara baik-baik Jae. Jadi kupikir kita juga berpisah secara baik-baik. Kalau kita menikah dengan senyuman merekah di bibir kita maka saat kita berpisah pun senyuman itu harus tetap tercipta, keudaechi?” ucap Soohwa lagi. Ia membubuhkan senyuman di bibirnya. Meski hatinya kini merasakan perih yang mendalam,.

Tapi aku tak tahu apakah senyuman itu bisa aku berikan untukmu besok Jae.

Jaejoong tak bisa mengucapkan apapun. Entah kenapa ia merasakan perih di hatinya mendengar perkataan Soohwa.

Aku bahkan baru ingat kalau besok sidang terakhir perceraian kita Hwa-ya.

“Hey sampai kapan kau akan berdiri disitu? Duduklah Jae. Makanannya nanti dingin”  ucap Soohwa. Jaejoong bahkan baru sadar kalau sedari tadi ia hanya berdiri di pinggiran meja.

Jaejoong menarik kursinya kemudian duduk. Berhadapan dengan Soohwa. Soohwa dengan sigap mengambilkan nasi dan makanan untuk Jaejoong.

Apa aku siap untuk melepasmu Hwa-ya? Sementara perananmu sebagai istriku begitu besar?

“Bagaimana?” tanya Soohwa. Jaejoong tidaklah bodoh untuk tidak memahami maksud Soohwa. Ia sedang menanyakan rasa masakannya tentu saja.

“Mashita. Seperti biasa” ucap Jaejoong kemudian tersenyum lembut. Hangat.

Senyum itu… aku pasti akan sangat merindukan senyuman itu Jae.

“Keundae.. kenapa memasak sebanyak ini? Siapa yang akan menghabiskannya nanti?” tanya Jaejoong. Soohwa tersenyum lagi.

“Aku hanya terlalu bersemangat memasak dan ketika sadar aku sudah membuat begitu banyak masakan.” Ucap Soohwa. Jaejoong terkekeh pelan mendengarnya. Ia tahu itu. Terkadang memang istrinya itu kalau sudah di dapur begitu bersemangat. Dulu bahkan mereka sering sekali membagikan makanan ke anak jalanan karena Soohwa begitu banyak memasak.

Soohwa tersenyum melihat Jaejoong yang masih terkekeh. Senyum bahagia itu pasti nantinya akan sangat Soohwa rindukan. Ia mengamati wajah Jaejoong hingga akhirnya ia sadar ada yang aneh dengan wajah Jaejoong.

“Jae..”

“Hm?”

“Wajahmu.. kenapa dengan wajahmu? Kenapa pipimu memar?” tanyanya khawatir. Jaejoong tersentak.

Damn!

Jaejoong merutuki kebodohannya. Seharusnya tadi ia mengompres bekas pukulan Junsu di pipinya. Ia tahu Soohwa sangatlah peka orangnya. Sedikit saja yang berubah dari Jaejoong pasti ia akan tahu.

Begitu perhatian. Dan itu membuat Jaejoong tersenyum getir.

Adakah orang lain yang lebih perhatian darimu kelak Hwa-ya?

“Jae.. kau tidak berkelahi kan?” lanjut Soohwa ketika tak satupun kata jawaban keluar dari bibir Jaejoong.

Jaejoong menggeleng. “Ani. Aku hanya..terjatuh di kamar mandi.. kemarin” bohong Jaejoong. Soohwa masih menatapnya tak percaya. Ia bisa merasakan kalau suaminya itu tengah berbohong sekarang.

Jaejoong menghela napasnya. Ia tahu tak akan semudah itu membohongi Soohwa.

“Ara. Aku memang berkelahi” aku Jaejoong. Soohwa menatapnya khawatir.

“Berkelahi? Keundae wae? Setahuku kau bukan orang yang menyelesaikan masalah dengan cara kasar Jae” selidik Soohwa. Jaejoong bingung harus berkata apa.

Tak mungkin aku mengatakan kalau Junsu memukulku. Itu akan memalukan.

“Ehm.. masalah bisnis Hwa-ya. Klienku tidak terima ketika aku menolak tender mereka dan yah.. hal ini terjadi” bohong Jaejoong. Soohwa masih menatapnya tak percaya.

“Hey sudahlah jangan dibahas. Toh aku tidak apa-apa” ucap Jaejoong mengalihkan pembicaraan. Ia kemudian menyantap lagi makanannya. Detik berikutnya hanya suara dentingan sendok dan piring yang terdengar.

Hening.

Jaejoong mengelap mulutnya dengan tisu yang tersedia di meja makan itu. Menandakan kalau ia telah selesai menyantap makananya.

“Kau sudah selesai?” tanya Soohwa. Dan hanya dijawab anggukan oleh Jaejoong.

“Istirahatlah kalau begitu. Biar kubereskan meja makan ini”

“Keundae..”

“Tenanglah. Aku bisa sendiri Jae. Anggap saja ini kesempatan terakhirku untuk menunaikan tugasku sebagai istrimu”

DEG

Sesak itu bisa Jaejoong rasakan lagi. Perih.

Jaejoong berjalan gontai kekamarnya. Pikirannya menerawang pada ucapan Soohwa sepanjang makan malam tadi.

Terakhir? Akankah harus begini?

Jaejoong masih bisa merasakan sesak itu. Hati dan pikirannya benar-benar tidak dalam keadaan baik sekarang. Frustasi itulah yang ia rasakan kini.

TOK TOK

Jaejoong mengalihkan pandanganya pada pintu kamarnya. Suara ketukan itu menyadarkannya dari lamunannya.

“Jae.. kau sudah tidur?” suara Soohwa tentu saja.

“Aniya. Masuklah Hwa-ya!” ucap Jaejoong. Detik berikutnya pintu kamarnya terbuka dan Soohwa tersenyum lagi kearahnya.

“Mianhae kalau aku mengganggumu. Aku hanya ingin mengambil baju-bajuku”

“Baju?”

“Ehm. aku sudah mencari apartemen baru Jae. Dan besok setelah kita resmi…bercerai, aku akan segera pindah dari rumah ini. Jadi kupikir lebih baik kalau malam ini aku mulai membereskan barang-barangku” jelas Soohwa. Jaejoong hanya menatapnya pilu.

Kau benar-benar akan pindah?

Hal itu tentu saja menumbuhkan luka lagi di hati Jaejoong. Ia tak siap jujur saja. Ia terbiasa dengan kehadiran Soohwa dan rasanya jika besok harus benar-benar berpisah darinya membuat Jaejoong tak siap.

Soohwa berjalan kearah lemari besar di kamar itu. Perlahan ia mengeluarkan seluruh baju-bajunya yang tersusun rapi di lemari itu.

Jaejoong hanya bisa berdiri mematung memperhatikan Soohwa. Ia ingin sekali mencegahnya tapi badannya sama sekali tak bisa bergerak. Ia seperti terpaku dilantai itu.

“Oya Jae, aku sudah membeli beberapa persediaan di kulkas. Jadi kurasa untuk beberapa hari ke depan kau tak perlu membeli keperluan lagi” ucap Soohwa di tengah pekerjaannya. Ia kini tengah memasukkan baju-baju itu ke koper yang ada di atas lemari itu.

Jaejoong hanya diam. Ia tak tahu harus berkata apa sekarang.

Ia hanya mengamati Soohwa dari tempat tidurnya. Ia bisa melihat ada sedikit perubahan pada tubuh Soohwa. Terlihat lebih.. gemuk?

“Oya, dimana kau menaruh album foto kita?” tanya Soohwa. Jaejoong tersadar.

“Huh?”

“Album foto yang kau berikan padaku saat ulang tahunku ke 17. Dimana kau menyimpannya? Aku tak bisa menemukannya Jae”

“Ah.. itu..ada disini” jawab Jaejoong kemudian mengambil album foto itu. Ya, ia memang pernah memberikan Soohwa album foto saat ulang tahunnya yang ke17. Album foto yang berisi kenangan indah mereka..berdua.

“Gomawo. Aku bawa ini, ne? Lagipula ini hadiah untukku kan? Jadi sudah pasti itu hak ku.” Ucap Soohwa. Jaejoong hanya mengangguk dalam diam.

“Ah aku sudah selesai berkemas. Kau tidurlah Jae. Besok persidangan kita pagi, bukan? kau harus istirahat” ucap Soohwa. Senyuman itu masih terplester di bibirnya.

Soohwa menatap Jaejoong lama. Begitu pula dengan Jaejoong. Tak ada yang terucap dari bibir mereka untuk beberapa saat.

Biarkan aku memandangmu lama Jae. Biarkan aku mengumpulkan memori sebanyak-banyaknya tentang wajahmu, tentang dirimu.

Soohwa menggigit bibir bawahnya. Matanya mulai memanas kini. Ia menarik napasnya dalam.

“Jaljayo Jae..” lirihnya. Ia kemudian menyeret kopernya dan menutup pintu kamar Jaejoong.

Kau benar-benar akan membiarkan pernikahan ini berakhir Jae?apakah aku terlalu banyak berharap?

Hah, kurasa aku memang sudah tak berarti lagi bagimu.

Soohwa tersenyum getir. Ia berjalan menuju kamarnya kemudian menguncinya. Ia terduduk di lantai kamar itu yang dingin kemudian menangis pelan. Ia membungkam mulutnya sendiri untuk meredam isakannya.

Sementara Jaejoong juga merasakan hal yang sama. Setetes cairan bening telah mengalir mulus dari kelopak matanya.

Kenapa sesakit ini Hwa-ya? Aku tak siap kehilanganmu.

Jaejoong mulai terisak pelan. Kilatan memori tentang kisah panjang mereka terlintas begitu saja. Layakanya rol film yang berputar begitu cepat. Dan selama ini Jaejoong sadar kalau kehadiran Soohwa membuatnya jauh lebih bahagia.

Soohwa ada saat Jaejoong masih terbilang begitu bandel ketika mereka menginjak remaja. Soohwa selalu menemani Jaejoong ketika ia butuh sandaran. Soohwa selalu menjadi orang yang mengiringi Jaejoong dalam setiap derap langkahnya.

Soohwa yang selalu mendukung Jaejoong dalam setiap keadaan. Kesuksesan Jaejoong juga tak lepas dari pengaruh Soohwa di belakangnya.

 “Buat apa dia terus menjadi istri dari seseorang yang bahkan tak mengerti dirinya? Kurasa lebih baik kalian bercerai dengan begitu kau akan sadar betapa kau telah menyiakan istri sebaik Soohwa nuna”

Perkataan Junsu seperti sebuah tamparan keras untuk Jaejoong. Jaejoong menggelengkan kepalanya keras.

“Kalau kau masih mencintainya kenapa juga kau harus menyakitinya? Kalau kau masih bisa mempertahankannya maka jangan tunggu sampai kau menyesal Hyung”

Jaejoong menggelengkan kepalanya lagi. Ia tak mau.

Tidak. Aku tak ingin menyesal nantinya.

Jaejoong bangkit dari tempat tidurnya kemudian berjalan cepat kearah kamar Soohwa. Ia mengetuk pintu kamar itu keras. Membuat Soohwa yang ada di balik pintu itu nyaris terlonjak.

“Hwa-ya buka pintunya” ucap Jaejoong seperti frustasi. Soohwa menghapus air mata yang menggenang di pipinya dengan segera. Ia kemudian membukakan pintu itu untuk Jaejoong.

Ia bisa melihat Jaejoong melihatnya sendu. Ia bahkan bisa melihat mata Jaejoong yang memerah. Sama seperti Jaejoong yang bisa melihat bekas air mata di pipi Soohwa.

“Jae.. waegurae? Ada yang ingin kau katakan?”

Don’t say goodbye,
I can hear your heart telling me not to let go of your hands,
I can hear you heart; You still just want me,
You can’t hide it, you can’t lie

“Jae?” Soohwa hanya menatap Jaejoong bingung. Namja di depannya itu hanya menatapnya dalam tanpa mengucapkan apapun.

GREB

Soohwa membulatkan matanya ketika tiba-tiba saja Jaejoong menariknya dalam pelukannya. Ia bisa mendengar napas Jaejoong yang tak beraturan.

Don’t say goodbye, you are my everything to me,
My tired days only look for you,
Like a pond which won’t dry, I’ll love you,
You are my love, you are my soul

“Jae?”

“Don’t leave me now, Hwa-ya” gumam Jaejoong. Soohwa makin membulatkan matanya.

“Kau tidak boleh meninggalkanku. Andwe, aku tak mau” ucap Jaejoong lagi.

“Jae..kau..”

“Mianhae Hwa-ya. Jeongmal mianhae. Aku tahu aku sudah begitu banyak menyakitimu, keudae.. jangan tinggalkan aku. Kau boleh memukulku, memakiku, membentakku, atau apapun, tapi kumohon jangan tinggalkan aku. Jebal Hwa-ya!” ucap Jaejoong frustasi. Soohwa bisa merasakan tubuh Jaejoong bergetar.

Kau..menangis Jae?

Jaejoong melepaskan pelukannya. Ia memegang bahu Soohwa memaksa wanita itu untuk menatapnya. Soohwa bisa melihat aliran air mata dari kelopak mata Jaejoong.

“Maafkan aku Hwa-ya. Jebal maafkan aku” ulang Jaejoong. Soohwa ikut terisak mendengar ucapan Jaejoong.

Jaejoong merosot. Ia kemudian berlutut di hadapan istrinya itu. Membuat Soohwa salah tingkah dibuatnya.

“Aku tahu mungkin begitu sulit untuk memaafkanku mengingat begitu banyak dosa yang kulakukan Hwa-ya. keundae aku tak bisa membayangkan harus hidup tanpamu. Beberapa hari ini tak melihatmu saja sudah membuatku putus asa. Aku tak bisa Hwa-ya jika harus kehilanganmu selamanya. Andwe..andwe…” isak Jaejoong.

“Kumohon maafkan suamimu yang bodoh ini. Jebal Hwa-ya. Aku janji tak akan melakukan kesalahan itu lagi. Maafkan aku Hwa-ya” Jaejoong semakin terisak.

Soohwa ikut bersimpuh di depan Jaejoong. “Bangunlah Jae. Jangan seperti ini!”

“Andwe. Sebelum kau memaafkanku maka aku akan seperti ini seterusnya”

“Jae bangunlah. Aku memafkanmu Jae. Kumohon sekarang bangunlah” ucap Soohwa. Jaejoong menatap kedalam mata Soohwa.

“Kau..benar memafkanku?”

“Ehm”

Jaejoong tersenyum lega. Ia kemudian memeluk Soohwa lagi. Mereka terisak bersama.

“Mianhae. Aku merindukanmu Hwa-ya.” Ungkap Jaejoong. Soohwa tersenyum disela tangisnya.

“Nado Jae”

“Kumohon jangan tinggalkan aku. Aku tak bisa membayangkan hidupku tanpa dirimu Hwa-ya. Aku mencintaimu, sangat mencintaimu”

“Keundae.. bagaimana dengan Shinbi?” lirih Soohwa.

“Aku tak mencintainya. Aku sadar itu. Apa yang kulakukan padanya semata hanya ketertarikan belaka. Aku sadar kalau satu-satunya yang kucintai hanya kau Hwa-ya. Aku sadar ketika beberapa hari ini kau menghilang dari kehidupanku. Begitu sakit rasanya tak melihatmu disisiku Hwa-ya”

“Lalu..perceraian kita?”

“Batal. Aku tak akan pernah bercerai darimu. Tidak selama aku masih hidup” ucap Jaejoong mantap. Soohwa tersenyum bahagia.

“Kau tahu Jae? Aku terus berharap untuk mendengar kata itu terucap dari bibirmu. Terus berharap hingga detik terakhir sebelum persidangan kita kau akan membatalkan perceraian kita. Dan sekarang harapan itu terkabul” ucap Soohwa. Ia makin terisak di pelukan Jaejoong. Pelukan yang sudah begitu lama ia rindukan.

Jaejoong mengelus puncak kepala Soohwa. Ia meraih kepala Soohwa kemudian mengecup bibirnya hangat.

“Mianhae, eo? Aku sudah banyak menyiksamu kurasa” ucap Jaejoong di akhir ciumannya. Soohwa mengangguk.

“Kau..tak akan melakukannya lagi kan Jae?”

“Ehm. aku janji Hwa-ya.”

“Yaksok?”

“Yaksokae” jawab Jaejoong. Soohwa tersenyum lembut kemudian memeluk Jaejoong lagi.

“Hey, sampai kapan kita akan dalam posisi seperti ini?” tanya Soohwa. Membuat Jaejoong sadar kalau keduanya masih dalam posisi bersimpuh di lantai. Jaejoong terkekeh ia kemudian menggendong Soohwa.

“Jae, lepaskan!” panik Soohwa. Jaejoong tertawa kecil. Ia kemudian merebahkan istrinya itu di tempat tidur.

“Kau tahu Hwa-ya? Kurasa kau bertambah berat sekarang. Kau tidak menjaga pola makanmu, hm?”

Soohwa justru tertawa mendengar komplain dari Jaejoong. “Aku berat karena punya alasan Jae” ucapnya dan membuat Jaejoong mengerutkan keningnya tak mengetrti.

“Alasan? Maksudmu?”

Soohwa tersenyum ke arah Jaejoong. Ia meraih tangan Jaejoong kemudian meletakkannya di perutnya. Jaejoong hanya menatap Soohwa tak mengerti.

“Sesuatu di dalam sana membuatku menjadi lebih gemuk, keudaechi?” ucap Soohwa. Butuh beberapa waktu untuk Jaejoong mengerti maksud dari ucapan Soohwa.

“OMO! Jangan bilang kau..”

“Ne.”

“Kau hamil? Anakku?” ucap Jaejoong setengah berteriak. Soohwa hanya mengangguk sambil tersenyum.

“Benarkah? Aku akan menjadi ayah? Hwa-ya ini bukan mimpi, keudaechi?”

“Ehm.” Jaejoong memeluk Soohwa erat. Berita itu rasanya bgeitu membahagiakannya.

“Berapa umurnya?”

“Tiga bulan Jae”

“Lalu kenapa kau tidak memberitahuku dari awal? Dengan begitu kuarsa aku akan segera membatalkan perceraian kita. Tak perlu membuat kita lebih tersiksa”

“Aku hanya tak ingin kau membatalkan perceraian kita hanya karena anak ini Jae. Aku ingin kau membatalkan perceraian kita karena memang kau mencintaiku. Bukan karena sebuah tanggung jawab” Jaejoong terhenyak. Ia mengecup puncak kepala Soohwa.

“Mianhae Hwa-ya, kalau saja aku tak pernah bermain di belakangmu kurasa kau tak perlu melewati semua hari berat itu sendiri”

“Gwenchana. Yang terpenting adalah kau sudah sadar akan kesalahamu Jae”

“Gomawo. Kau memang istri yang terbaik” Soohwa hanya tersenyum mendengarnya.

“Ah jamkaman!” ucap Jaejoong tiba-tiba. Ia melepas pelukannya kemudian menatap Soohwa cemas.

“Kau.. aniya.. Junsu.. belum tahu tentang kehamilanmu, kan?” tanya Jaejoong ragu. Ekspresi wajah Jaejoong  seketika membuat Soohwa ingin tertawa.

“Ya! Hwa-ya! Junsu belum tahu kan? Andwe!”

“Memangnya kenapa kalau Junsu sudah tahu Jae?” goda Soohwa. Jaejoong membulatkan matanya.

“Tentu saja tidak boleh. Dia anakku jadi yang pertama kali mengetahuinya juga harus aku bukan Junsu. Aish jincha!” protes Jaejoong. Soohwa tertawa dengan reaksi Jaejoong, membuat suaminya itu semakin kesal.

Ya, Soohwa merindukan momen seperti ini. Momen dimana Jaejoong begitu pencemburu.

Soohwa meraih wajah Jaejoong kemudian mengecup pipinya. “Aniya Jae. Kau orang pertama yang tahhu tentang kehamilanku. Sama sepertimu, aku juga ingin kaulah orang pertama yang mengetahuinya untuk itu aku belum memberitahu Junsu. Sedikit bersalah juga padanya karena membohonginya. Mengatakan aku baik-baik saja padahal sebenarnya tidak” jelasnya. Jaejoong menghela napas lega.

“Gomawo Hwa-ya. Keundae..” Jaejoong menggantungkan ucapannya. Membuat Soohwa mengerutkan keningnya bingung.

“Hm? Waeyo Jae?”

“Kau dan Junsu.. kalian.. ah aniya.. Junsu tidak menyukaimu kan?” tanya Jaejoong hati-hati. Seketika tawa Soohwa lepas.

“Hya! Kenapa malah tertawa?”

“Kau ini lucu Jae. Tentu saja tidak. Hubungan kami hanya sebatas teman Jae”

“Lalu kenapa ia terlihat begitu memperhatikanmu bahkan berani memukulku hanya karena ia  kesal padaku” aku Jaejoong. Detik berikutnya ia menyesal telah mengungkapkannya.

“Jadi.. memar itu karena ulah Junsu?”

Bodoh! Kenapa kau harus salah bicara Jae.

Jaejoong menyadari kesalahannya. Mau tak mau ia hanya menganggukkan kepalanya, malu. Ia kemudian menggaruk tengkuknya.

“Cih! Kasian sekali kau harus dipukul Junsu. Tapi baguslah setidaknya Junsu mewakilkan kekesalanku padamu”

“Hwa-ya….” rajuk Jaejoong. Soohwa terkekeh pelan.

“Dia hanya aku anggap sebagai adikku Jae begitu pula sebaliknya. Lagipula kau tak perlu cemburu berlebihan seperti itu pada Junsu. Karena dia sudah memiliki tunangan, apa kau tahu?”

“Geurae? Kenapa aku bisa tidak tahu?”

“Tentu saja kau tak tahu. Selama ini kau sibuk berselingkuh mana mungkin kau memperhatikan karyawanmu yang lain” ucap Soohwa pura-pura marah. Seketika Jaejoong salah tingkah dan memeluk tubuh istrinya itu lagi.

“Hwa-ya.. mianhae. Jangan ungkit masalah itu lagi, ne? Kita lupakan masa menyedihkan itu, eo?” bujuk Jaejoong. Soohwa menatapnya kemudian tersenyum lembut.

“Dengan satu sarat”

“Apa?”

“Jangan pernah selingkuh lagi di belakangku. Karena kalau kau melakukan itu aku tak akan segan-segan meninggalkanmu se-la-ma-nya”

“Ne yaksokae” ucap Jaejoong mantap. Soohwa tersenyum dan seketika Jaejoong mengecup bibir Soohwa lembut.

“Kurasa malam ini dan seterusnya aku akan bermimpi indah Jae”

‘Ehm. selama kau ada di sisiku kurasa aku akan selalu bahagia. Gomawo Hwa-ya” ucap Jaejoong kemudian mengecup kening Soohwa.

“Sekarang tidurlah!” titah Jaejoong berikutnya. Tapi Soohwa masih diam membuat Jaejoong mengerutkan keningnya bingung.

“Wae?”

“Jae.. aku tak mau tidur disini” ucap Soohwa. Jaejoong tersadar kalau kini ia berada di kamar tamu.

“Ah kau benar. Kkaja kita kembali ke kamar kita” Jaejoong hendak meraih tangan Soohwa tapi Soohwa tetap tak bergeming.

“Aku ingin tidur di lantai bersamamu” lirih Soohwa. Jaejoong membulatkan matanya.

“Hwa-ya.. dilantai dingin lagipula badan kita pasti pegal-pegal setelah itu”

“Aniyo. Pokoknya aku ingin tidur di lantai. Terserah kau ingin ikut atau tidak” ucap Soohwa sedikit kesal seketika Jaejoong tersadar kalau istriya itu tengah hamil dan nyidam. Dan yang ia tahu memang wanita hamil terkadang emosinya naik turun.

Aish, terkadang wanita hamil itu menyebalkan.

“Araseo. Malam ini kita tidur di lantai. Puas?” pasrah Jaejoong. Soohwa tersenyum lembut. Mereka kemudian mengambil selimut dan tidur berdua di lantai.

Gwenchana. Selama kau berada di sisiku, dilantai atau di jalanan sekalipun aku bahagia Hwa-ya

Cause you are my everything to me. 

~FIN~

Fiuhhh// *tarik napas. Oke utang saya lunas.. haha..

Ga tau apa sekuel ini sesuai harapan kalian apa tidak.. ya tapi semoga saja kalian suka..

Oya saya butuh saran dari kalian untuk ff SS couple berikutnya.. ane punya 2 ide di otak saya.. kira2 kalian suka yang mana,, oke these are the teasers..

Teaser 1

I’m just his property, I know.

Then leave him. Untuk apa kau mati-matian disisinya? Make a better life without him..

I cant. 

Karena kau mencintainya? cintamu tak akan membuatmu bahagia disisinya.

BukanI just cant.

Teaser 2

Dia.. kenapa ia bisa berubah hanya dalam sehari?

Tapi senyumnya…seperti palsu?

Setahuku dia menantu keluarga Kim. Dia cantik bukan?

Menantu keluarga Kim? Dia sudah bersuami maksudmu?

Keureomyeon.

 Gimana-gimana? Teasernya kaga jelas ya? Emang.. hahaha.. tp mohon bantuannya yak.. silakan pilih kira2 mau ff yg mana..haha… atau kaga milih sama sekali juga boleh brarti SS ouple cuti kalo gt..wkwkw😀

 
155 Comments

Posted by on January 14, 2012 in fanfiction, oneshot

 

Tags: ,

155 responses to “Don’t Say Goodbye (BAF’s Sequel)

  1. elisamey

    January 14, 2012 at 10:16 pm

    TEASER 1 keknya lebih bagus deh hehehe
    *apaan ini dtg2 langsung ngevote wkwkw malah gak komenin ffnya*
    mian eon.. aku emang belum bacaa.. mau langsung vote ajaa hehehe

     
    • shilla_park

      January 14, 2012 at 10:19 pm

      haha dasar… tenang2.. ntar diambil suara terbanyak kok..wkwkw😛

       
  2. Shin Je Rim

    January 14, 2012 at 10:28 pm

    daebak🙂

     
  3. Han Hyomin cantik

    January 14, 2012 at 11:04 pm

    2..
    Teaser 2..
    Ah…aku suka jae !!
    Shinbi nasibnya gimana onnie?
    Dia di asingkan kemana?
    Akhirat ya?

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:26 am

      baru kamu yg vote teaser 2..haha.. kita liat nanti suara terbanyak yg mana..haha
      shinbi go to hell..wkwkw😀

       
  4. mechyni

    January 14, 2012 at 11:27 pm

    akhirnya ada sequelnya..
    kyaaaa seneng banget aku XDD

    ini bener-bener ngaduk perasaanku eon..
    dari nyesek, sedih, sampe akhirnya happy ending.. YEAYY~!
    dan aku paling suka kata2 junsu.. tajam, dalem, nyelekit😮
    aigooo ngidamnya aneh banget huahahaha nanti sakit loh tidur di lantai😄

    selalu daebak deh pokoknya~!
    buat ss couple selanjutnya kayaknya yg teaser 1 kereeeeeen..
    tapi teaser 2 juga kayaknya menarik..
    aduh, aku bingung -_-
    yang mana aja deh, aku tunggu karya selanjutnya aja eon.. fighting~!

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:30 am

      apa pula itu ngaduk2 perasaan..haha..
      saya juga suka junsu..opps..suka perkataan junsu maksudnya..haha
      okelah ntar saya ambil suara terbanyak kok..haha😀

       
  5. lusiani haheho

    January 14, 2012 at 11:33 pm

    sekuel nya keren tapi alurnya kecepetan tau onn kayak orang mau ngambil gaji *plak* hahaha
    aku kira sekuel nya di buat part gitu huaaa pasti itu seru banget kkkkk😀

    terus untuk teaser nya aku pilih yg teaser 1 aja kayaknya seru, itu genre nya hurt ya onn?

    Hehe aku suka bgt sama genre hurt soalnya wkwkwk
    ditunggu ff ss couple nya yaaaaa😀

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:35 am

      haha.. yg bakal saya bikin part2 cuma SS couple.. kalo couple2 yg lain oneshot aja lah… *egois*😀
      iya yg teaser1 mah hurt gt.. hehe.. liat ja ntar voting terbanyak yg mana..hehe😀

       
  6. Kim Eun Mi

    January 15, 2012 at 12:00 am

    Keluar juga sequel’a..
    Bagus,tp g tw knp q krg dpt feel’a ya..
    Maaf.. Tp klo dari alur cerita’a si baguz n menarik..

    Buat teaser,q plh teaser 1, ky’a lebih bagus…

    Hwaiting..!!;-)

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:36 am

      haha maaf ya kalo kurang dpt feel..hehe😀
      oke kita liat ntar voting terbanyak yg mana..😀

       
  7. ondubu

    January 15, 2012 at 12:24 am

    Naaahh gini kan enak onn..
    Tp pen na angst total* reader btingkah

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:37 am

      hadeuhh.. gini aja lah ya.. kasian kalo angst mulu (?)😀

       
  8. G-4tul21

    January 15, 2012 at 5:24 am

    Sy pilih teaser 1 .. Tp buat k’2.a juga bole #plakkk

    tunangan junsu siapa? Park Minhae a.k.a saia kahh ..hahahaha:)
    oya,anak mereka namja ato yeoja?? Ato kembar namja yeoja ! Wew itu lebih bgus..
    Kapan publish ff ss couple .a ?? Bulan depan kah? Ato minggu depan ? Aigo~ bnyk nanya -.-

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:39 am

      tunangan junsu masih dirahasiakan..wkwkw😀
      anaknya mu namja mu yeoja apa aja boleh..hhe
      ss couple saya usahakan scepatnya tp tergantung mood saya juga si… *plakk*😀

       
  9. kyu's wife

    January 15, 2012 at 6:38 am

    Ya ampuunn jj..aq pngen cekik leherx jae,,,gemes,jadi laki lembek bgt..ambil keputusan aj lamaaaanyaaaaaaaaaaa….
    #ditabok jaepa

    klo msalah teaser aq pilih yg ke 2..
    Author knpa sih ini ga di jadiin capter..bgus bgt i like this story..
    Menyayat hati bgt /plakk😀
    ok dh skian dr aq..aq selalu nungguin ff ss couple..fighting authoooorrr!!?

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:40 am

      haha sabar sabar.. kan udah sadar noh si jae..wkwkw😀
      oke kita liat nanti suara terbanyak yg mana..
      saya mah kalo SS COUPLE yg bakal chapter kalo copel2 yg lain oneshot aja lah…wkwkw😀

       
  10. Park Haena

    January 15, 2012 at 7:03 am

    itu , itu si jaejoong harusnya dibikin sampe “hancur” aja -.-
    paling ga suka sama orang selingkuh , tp kasian sih sama soohwa apalagi anaknya ga ada ayahnya nanti , masak kayak jungwoon #eeeeh
    aku teaser 1 !!!
    kalo yang kedua mah itu udh nikah dulu kan sama orang lain ? wah aku ga suka ff kayak gitu (?)
    jadi teaser 1 ajaaaaa unnie :DDDDD

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:42 am

      aduh kaya apaan aja ancur…hehe
      yah jangan bawa2 jungwon dong..dia kan udah bahagia sama bapaknya..wkwkw
      oke teaser 1 tag..wkwkw😀

       
  11. CriferTha

    January 15, 2012 at 7:05 am

    Huaaaahh nice ff😀 dilanjutin lg sequel nya ka ampe anaknya lahir xD

    teaser 1 atau 2 yaa? ._. Trserah dhe, aku suka smua ff kk kok huaahahahaha🙂

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:42 am

      wah panjang dong kalo dilanjutin ampe punya anak..haha
      oke ntar saya liat mana suara terbanyak deh..hehe

       
  12. park_ahrin

    January 15, 2012 at 7:27 am

    Akhirnyaa Jae-Hwa couple bahagiaaa, hohoho
    tapi knapa ngidamny aneh bgt ya? pgen tdur d.lantai, aigooo Soohwa aneh2 aja, wkwkwkwk
    oia onn, aku pilih Teaser 2! hahahaha kyany konflikny gmnaa gtu, kerasa mnantang klo Shilla udah bersuami duluan, hihi

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:45 am

      haha.. maklum yg bikin ni crita kan aneh jd critanya jg aneh.. *ngaku*😀
      oke silakan dipilih2.. *brasa jualan*
      haha..😀

       
  13. hansoonhee03

    January 15, 2012 at 9:30 am

    Waaaaah >w< heppi ending^^ untung aja. Sukasukasuka! Jaejoongnya beneran bikin meleleeeeh *peluk jaejoong* wwkwk. Ah, aku vote teaser 1 aja (: keren teaser yg pertamanya^o^

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 6:19 pm

      eitsss.. jangan asal peluk jaejoong.. slingkuhan saya itu.. *semuanya diaku slingkuhan*😀
      oke saya tampung dulu aspirasinya (?)😀

       
  14. hernyherfina

    January 15, 2012 at 9:54 am

    hueeeee happy endinggg #sroott
    hiks hiks terharu seneng bnget ahhhh eonnie is the best

     
  15. hernyherfina

    January 15, 2012 at 9:55 am

    aku pilih teaser 1 #nyambung yg tdi hehehe

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 6:25 pm

      uwah. tengkyuuuuu… *peluk*\
      votingnya saya tampung dulu deh..haha😀

       
  16. stephanie

    January 15, 2012 at 9:58 am

    Ane pilih teaser yg pertama yak!!
    Ending yg bagus buat don’t say goodbye. Jae emang harus dibogem dulu sama junsu baru sadar. Nga nyadar karena sudah terbiasa ada hwa. Sekalinya hwa menghilang baru sadar. *apaandhe😄

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 6:45 pm

      haha.. tp kasian juga wajah mulus jae jd lecet..haha
      oke votingnya saya tampung dulu..wkwkw😛

       
  17. Hyon Woo Song

    January 15, 2012 at 10:49 am

    TEASER 1 SHILLA-ya
    Aku speechless..
    Aku cuma mau bilang keren!

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 6:47 pm

      oke bek baby.. saya tampung dulu ya..tp keknya pada kebanyakan suka yg teaser 1 deh…haha.. *hug kakak ipar*😛

       
      • Hyon Woo Song

        January 16, 2012 at 6:45 pm

        Aku memang suka teaser 1 *hug back Adik Ipar*

         
      • shilla_park

        January 16, 2012 at 9:11 pm

        okelah kakak ipar.. saya tampung dulu aja lah ini aspirasinya (?)😀

         
  18. Naria

    January 15, 2012 at 11:15 am

    Uwooooo akhr’a pbls jg BAF’a crt’a seru tp gmn hbgan shinby ma jae ms bgt z,g da tmpr2an gt ma shinby,hehe.Teaser 1 kyk’a lbh bgz, tp yg teaser 2 jg.Ah….. Pusing2 y sdh yg teaser 1 z.

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 6:49 pm

      shinbi kelaut aje..wkwkw😀
      oke saya tampung dulu aspirasinya (?)😛

       
  19. ayu

    January 15, 2012 at 11:40 am

    ih~~ jae bikin geregetan deh..
    ga peka ma istrinya sendiri..
    udh berapa lama bareng soohwa sih..masa gitu aja ga tau..
    harus dipukul dulu baru sadar..

    teaser yang kedua tuh bakal drama lagi kayanya..😀

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 6:58 pm

      yah akn kalo jae cwepet sadar kaga bakal jd crita jkek gini (?)😛
      haha..suka drama ya makanyamilih yg 2??.. tp saya kalo nulis ujung2nya jg kaya drama sinetron kaga jelas gt…haha😀

       
  20. tata

    January 15, 2012 at 12:14 pm

    Tuh kan kepercayaan ku klo ff ini ada lanjutan kebukti
    Sebesar kepercayaanku sm cintanya shilla ke siwon looh
    Hahahahaaa
    Jj aku rasa kurang menderita tuh
    Penggambaran sakit hati mreka b2 kurang banyak jd ga ssedih yg part 1

    Teaser sbnrnya aku bingung pilih mana
    Tp krn banyk yg pilih 1 aku ikutan aja deeh
    Abs yg ke 2 kok agk sinetron yaa
    Hihihiiii

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:02 pm

      uwoooo..makasih2 atas kepercayaannya./. SS couple akan berusaha untuk tak memngecewakan..kami akan langgeng spanjang masa.. *stres*😀
      haha.. dasar ini ikut2an aja.. tp tenang aja saya jg kalo bikin ff ujung2nya kaya sinetron kaga jelas..jd mu pilih 1 atau 2 tetep aja ntar jd sinetron aneh bin ajaib (?)😀

       
      • tata

        January 16, 2012 at 12:00 pm

        Seenggaknya sinetronnya ga sampe pny anak trs diculik trs d tuker kan
        Hahahahhaaa
        Ga apa2 yg penting happy ending

         
      • shilla_park

        January 16, 2012 at 12:37 pm

        elah itu mah khas sinetron indo banget,. nae ga mau ikut arus noh sinetron… eh atau aku bikin yg kek gt ya skali2…wkwkw.. *ditabok*😀

         
      • tata

        January 16, 2012 at 9:39 pm

        waduuhh
        hahahahhaaa bahaya
        salah ngomong ini
        ntr siwon bakal kecelakaan trs ilang ingatan gt
        hahahaahaa

         
      • shilla_park

        January 16, 2012 at 9:53 pm

        ga salah kok.. kamu bener bgt malah..haha
        aduhhh.. kasian suami saya dong kalo dibikin celaka..*peluk siwon*😀

         
      • tata

        January 17, 2012 at 2:12 pm

        eehh udh looh siwon kecelakaan trs amnesia
        itu tuh yg ada donghaenya
        lupa aku judulnya

        sekali2 bikin kek siwon yg ngjar2 shilla
        tp shillanya yg cuek
        huahahhahaa banyak minta yaa
        abs d awal aku baca shilla trs yg ngejar siwon
        aku suka deh klo komen disini
        kamunya welcome bgt
        pdhl aku reader baru
        itu jg gr2 liat ff kamu yg kyujin

         
      • shilla_park

        January 17, 2012 at 6:18 pm

        oh yg itu.. broken promises yak kalo ga salah??.. *yg nulis ikutan lupa*😀
        lah yg siwon ngejar2 shilla kan jg udah pernah.. tp sbenernya yg teaser 2 itu jg siwonnya yg ngejar shilla.. tp ternyata banyakan mintanya teaser 1..haha😀
        haha.. ya ngapain jg saya ga welcome sama yg komen.. itu sebuah apresiasi tersndiri jd saya jg harus mengapresiasi kalian (?)

         
  21. sesil

    January 15, 2012 at 12:46 pm

    Daebakk..!!
    Aku pilihhhh yang ke 2 eon..
    Tapi kayaknya yg ke 1 juga seru..
    Udahlah kalo gitu bikin dua-duanya aja😄
    ♡̬ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ♡̬

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:04 pm

      kalo bikin dua2nya saya ga sanggup..sattu2 dulu lah.. ntar satunya lagi nyusul..wkwkkw😀

       
  22. Mrs.Kim

    January 15, 2012 at 2:30 pm

    Kluar juga sequel’y..
    Aku suka sma cerita’y tpi alurnya kecepetan …

    Klo buat teaser aku suka teaser 2 … Tapi teaser 1 juga menarik . Eh tapi teaser 2 aja deh eonn

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:07 pm

      haha maaf ya kalo alurnya kecepatan.. bikinnya emang negbut..wkwk😀
      plin plan ni ah… tp tenang saya pilih berdasar suara terbanyak kok..haha😛

       
  23. HwangJia

    January 15, 2012 at 3:06 pm

    Ninggalin jejak dulu dehh unnie sebelum baca ffnya kkkk~ xD

     
    • HwangJia

      January 15, 2012 at 5:12 pm

      Waahh DAEBAK !! aku suka ini ♡ Kkkk~ akhirnya happy ending yaa xD
      Unnie, kayaknya aku milih yang teaser 1 ajadeh, kelihatannya itu ceritanya sad ya u,u
      Kalo teaser yang kedua kyaknya juga enak u,u Bingung mau pilih yang mana.. Yaudah deh aku pilih dua duanya ajaa😀
      Shilla unnie, fighting ! d(^,^)b

       
      • shilla_park

        January 15, 2012 at 7:41 pm

        kan pada mintanya happy end jd saya kasih jg happy end..haha
        kalo kamu bingung milih mana saya juga bingung mau nulis yg mana..lol..😀

         
  24. Ttiiwi407

    January 15, 2012 at 3:16 pm

    Wehehe dibuat jg thankyu *lempar siwon
    aku suka teaser ke 2 ~

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:21 pm

      *tangkep siwon*..cheonmaneyo..
      oke aspirasi saya tampung dulu..haha😀

       
  25. choishinra

    January 15, 2012 at 3:25 pm

    kiyaaaaaaa…lama ga ksini..pas ksini dibuat mewek nie ma shilla..huhuhuhu…
    agst nya sukses bagus..

    tp untung sekuelnya
    happy end haahahaha..

    seru shilla..
    q pilih teaser yg pertama hehehe

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:23 pm

      haha… gwenchana… tp jangan mewek gt dong,..jelek tahu..haha😀
      oke voting sya tampung dulu..😀

       
  26. tivaclouds

    January 15, 2012 at 3:53 pm

    Huwaaa…akhirnya vrita nyesek ini punya akhir yg indah.
    rasain kau shinbi sialan, ditinggalin jaejong, kekeke
    pas sohwa masakin jae…itu rasanya nyesek bgt, bikin geregetan kenapa jae diem aja gak segera brtindak ngambil inisiatif.

    Tentang SS couple..aku setuju sama crita yg pertama

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:29 pm

      haha.. kenapa bagian itu nyesek?.. *yg bikin cerita kaga paham*😀
      oke aspirasi saya tampung tp sepertinya pda banyak yg milih 1…lanjutkan.. *loh?*😀

       
  27. NieTeuk Mutzy

    January 15, 2012 at 4:18 pm

    Annyeong ak reader bru d wp ni^^
    Mskpun pas awal” ngegalau yg pnting happy ending,hahaha..
    Ak vote teaser 1..

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:32 pm

      anyeonggg..😀,,
      slamat datang di wp saya yg sangat aneh ini..haha😀
      oke cote saya tampung..😀

       
  28. ftunnisa

    January 15, 2012 at 4:28 pm

    yeah..yeah..yeah..
    Happy ending..
    Akhirnya….
    Sy suka teaser 1 tp teaser 2 jg bagus..
    Akhhh, sy bingung..
    Terserah eonni aj..
    *ini sh bukan saran tp nyusahn eonninya..ckckckck

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:33 pm

      haha.. ini sapa yg nyusahin siapa??..wkwkw😀
      liat aja nanti sapa yg menang poling (?)😛

       
  29. cuzhuma

    January 15, 2012 at 4:58 pm

    sequelx keluar jga..
    Aq ska alurx..kdg kata2 junsu agk menyakitkan bwt jaejong tp itu bwt jaejong sadar akan prasaanx ke soohwa…endingx aq ska..hehehe..
    Klo bwt ff slanjutx teaser 1 kyknx lbh seru,..hehehe

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:35 pm

      yah emang harus dikasih yg nylekit dulu baru jae sadar..haha😀
      oke voting saya tampung..😛

       
  30. uknowacha

    January 15, 2012 at 5:03 pm

    wuaaaaah sekuel nya daebaaaak!!
    ini nih yang aku tunggu tunggu dari cerita sebelumnya😀

    aku pilih teraser 1!!😀

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:37 pm

      kalo saya lg nunggu bis… *kaga nyambung*
      kayanya banyak yg milih teaser 1 ni..haha..😛

       
  31. Icha

    January 15, 2012 at 6:22 pm

    Kaka i love u so much *lempar siwon* makasih udh dibikinin sequelnya..tp ka bagaimana kalau dibikinin jg epilog nya bakalan seru tuh(?)hehehe

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:45 pm

      *tangkep siwon*.. elah nglunjak ini anak.. epilognya bikin sndiri aja yah..wkwkw😀

       
  32. lia

    January 15, 2012 at 7:03 pm

    akhirnya happy ending juga…
    keren chingu,jae kok g tegas y…tapi kalo tegas dari awal pasti cepet ending,..hehe

    teaser 1 kayanya lebih bagus…

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:46 pm

      yup anda benar.. kalo tegas dr awal ni sekuel kaga pernah ada pasti..wkwkw😀
      oke saran ditampung🙂

       
  33. aralee 87

    January 15, 2012 at 7:28 pm

    YAYYYYYYY……

    finally happy ending…yang kemarin itu bikin sedih soalnya.

    buat teasernya ak suka teaser yang pertama, ditunggu FF nya chingu…

     
    • shilla_park

      January 15, 2012 at 7:46 pm

      haha.. kan kmaren mah emang sengaja saya bikin angst..wkwkw😀
      oke aspirasi tertampung..😛

       
  34. cemoymoy

    January 15, 2012 at 9:57 pm

    akhirnya ga jd cerai..lucu liat jae cemburu sm manja gt..
    ngidamnya ada2 aj tidur dlantai..bru dgr kekkk
    ud lama ga bc SS kople..sy vote teaser yg pertama yh,,kyy seru..^^

     
    • shilla_park

      January 16, 2012 at 7:27 am

      haha.. jae kan emang gt kalo sama saya (?)
      oke vote saya tampung dulu..haha😀

       
  35. LJK~

    January 15, 2012 at 10:57 pm

    aaa akhirnya ini ad lanjutanya
    Endingnya sweet bgt dh
    Ngidam tidur dlantai
    Wkwkw gerutuan jae jg lucu
    Emang manusia harus diuji dlu y bru nyadar apa yg dia pnya

    Eh kangen couple SS
    Aku vote TEASER 1!
    KEREN BGT KAYANYA
    iam just his property,kayanya shilla cma jd pajangan.roman2nya siwon cowo super kaya tp cuek
    Aaah keren bgt klo kya gt
    Hahaha
    Dtunggu aja dh pkonyaa

     
    • shilla_park

      January 16, 2012 at 7:28 am

      betul skali manusia terkadang kudu diuji dulu biar sadar.. haha
      aduh ada yg kangen kami jg ternyata..wkwkw😀
      oke vote ditampung..😀

       
  36. sweetndah

    January 15, 2012 at 11:40 pm

    aduh suka ma sequelnya…
    Sesuai hrapan kok..
    Hehehe…
    Pilih teaser yg prtama, g tw knpa penasaran aj kykny rada2 angst gitu #soktau hehehe…walopun teaserny sngkat bgt jdnya gaje…
    But, emg lbh trtarik yg pertama jd milih Teaser 1 walopun g tw jdlny ap

     
    • shilla_park

      January 16, 2012 at 7:31 am

      alhamdulilah yah kalo sesuai harapan.. sesuatu bgt..wkwkw
      oke teaser 1 tag..haha😀

       
  37. jewelchi

    January 16, 2012 at 1:32 am

    woAHHHH….kelar baca nya,,
    ngenaaaa bangeettt euiii ^^
    untung ngidamnya cuma tidur di lantai yag,,xixiix..

    aq ikutn vote yah,,
    emmm…cerita yang pertamaaaa

     
    • shilla_park

      January 16, 2012 at 7:36 am

      ngena apa ini??..lol..
      oke vote ditampung..haha😀

       
      • jewelchi

        January 16, 2012 at 10:29 pm

        critanya ngena bgt…wkwkw…
        ada niatan bikin sequelnya lg g thor,si soohwa nya ampe ngelahirin, trs anak tertukar gt(?)
        wkwkw…#jangasampeee

         
      • shilla_park

        January 16, 2012 at 10:48 pm

        ya ampun kamu sudah ketularan virus sinetron indo ya??..haha.. kaga ada sekuel lagi.. ahha😀

         
      • jewelchi

        January 16, 2012 at 11:18 pm

        eiii…hahha,,
        yaudin kalo gt,aq cusssssssshhh mw baca yg laiinya dulu…

        *menghilang

         
  38. Ndasyalala

    January 16, 2012 at 9:59 am

    Asiiikkkkk sequelnya udah keluar dan happy ending hihihihih
    Daebak eon !!!

    Eonii…
    Itu teaser nya macam apa lah? Aku ndak ada bayangan bacanya..
    Kurang panjaang kurasaa
    Heheeheh
    Tapi 22nya kayaknya marriedlife ya ??

     
    • shilla_park

      January 16, 2012 at 12:02 pm

      haha.. pada mintanya kan happy end jd saya kasih happy end..haha
      wkwk.. marriedlife? maybe yes maybe no..wkwk😀

       
  39. Carol

    January 16, 2012 at 2:32 pm

    Akhirnya si jae sadar jg…
    Seneng deh klo happy ending gini.
    Sumpah ya si hwa baik bgt jd istri ya…

    SS couple coming soon?
    Aku pilih teaser ke 1. Kayaknya misterius bgt deh critanya

     
    • shilla_park

      January 16, 2012 at 8:45 pm

      saya jg seneng ini karna bisa bahagia sama jae.. *diplototin siwon*
      oke voting saya tampung..😀

       
  40. haevenz

    January 16, 2012 at 3:54 pm

    Don’t say goodbye ny baguz eonn ! Rada greget sie sama jaejoong oppa ny😦 ga ϐĭƨª tegaz
    Huu (” `з´ )_,/”(>_<!)

    Hmmmm aku vote teaser 1 ..😀

    Ps : jangan sampe cuti ss couple ny yah .. !!😄

     
    • shilla_park

      January 16, 2012 at 8:59 pm

      haha.. kalo jaejoong ga bikin gregetan ni crita kaga bakal jadi (?)
      ss couple kaga bakal cuti kalo banyak yg minat (?)😀

       
  41. AmhiZerando

    January 16, 2012 at 4:22 pm

    aaaaaaaaaaaaaaaaaaa….terharu aq bacany…jaejoong..good solution!!!

    teaser 2 eonn..!!!

     
    • shilla_park

      January 16, 2012 at 9:00 pm

      aaaaa…saya jg terharu kamu komen..lol..😀
      oke saya tampung votingnya🙂

       
  42. minkijaeteuk

    January 16, 2012 at 5:31 pm

    uh… akhir y sequel y keluar n sesuai harapan jae y balik lg k seohwa,,,, aturan d kasi bonus adegan sekertaris y jaejoong yg tau jaejoong balikan….
    seneng jaejoong.sadar n dapet tinjuan dr junsu…….
    q penhen y teaser 1 tp knp hati q milih teaser 2,,,,, yg penting k’2 ff y bakal d publish

     
    • shilla_park

      January 16, 2012 at 9:06 pm

      kalo dikasih adegan bonus itu ntar makin panjang ni ff..wkwkw😀
      ini orang ya, ada yg dpt tinju malah seneng..wkwkw😀

       
  43. princessradita

    January 16, 2012 at 6:16 pm

    1.. 1.. 1..
    Wkwkwkwkk :p
    Angka 1 biasanya plg bagus(?)
    Hihihihiii😀

    Waaaa , nasih selingkuhan Jae oppa gmna tuh?
    Ɨƚε ‎​ټ Ɨƚε ‎​ټ Ɨƚε Ɨƚε ‎​ټ
    Ff ini menggambarkn kehidupan nyata(?) Yg srg ada d khdupan qta(?) #ribet
    Tp syukurnya Jae oppa menyadari pntingnya istrinya dbandingkan selingkuhannya ituuu :p

     
    • shilla_park

      January 16, 2012 at 9:10 pm

      haha.. ya emang lbh baik jd num 1 drpd jd yg ke2..wkwkw😀
      slingkuhannya jae udah kelaut eon,,,wkwk😀
      haha,,,ini emang saya angkat dr fenomena yg banyak terjadi dimasyarakat eon (?)😀

       
  44. meotys

    January 16, 2012 at 7:32 pm

    huhuhu hik hik nanges haru biru 6 jempol pinjem punya bang ochun ma jun bwat bang jeje
    gitu dong be gentelman mo ngaku klo berbwat salah
    kn keluarganya jd harmonisssss lagee
    duh kata2 bang jun dalem banget pe bwat aku menitikan aer mata
    soaL TEASER AKU LEBIH SUKA YG NO#1 cos lebih bikin penazaran wae gk bisa ninggalin si abang ”pregnant” …”horrible sickness”….”love”…”revange”…banyak kemungkinannya
    mian di part 1 gk sa komeng cos firefox gi trouble trouble

     
    • shilla_park

      January 16, 2012 at 9:14 pm

      perlu ane pinjemin jg jempolnya abang yun ama min kaga? kalo jempolnya abang jae kaga bisa ane pnjemin ya..khusus buat saya soalnya..wkmww😀
      wkwkw.. silakan berandai2 dulu dgn berbagai kmungkinan…kita liat nanti apa yg bisa saya buat…ahaha😀

       
  45. NMS15 김 연지

    January 16, 2012 at 9:21 pm

    unnie-ya !! , kyaaaa~ tanggung jawab udah bikin aku nangis bacanya. ff mu kereennn..
    fufufufufu ..
    unnie, jadiin aku jadi cameo dong, hehehe😄 #maunya

     
    • shilla_park

      January 16, 2012 at 9:31 pm

      lah knp saya yg tanggung jawab? minta ama jae sana..haha😀
      jd cameo?? boleh2.. mau dipasangin ama sapa?? jangan siwon tapi.. he’s mine..wkwkw😀

       
      • NMS15 김 연지

        January 17, 2012 at 11:02 am

        aaa~,
        iyaa, sama DONGHAI tersayang unnie .. ya ya ya #maksa
        namkor nya kim yeonji , ehehehe gumawo unnie :*

         
      • shilla_park

        January 17, 2012 at 6:14 pm

        hoho..oke2.. ntar ane masukin jd cameo di ff brikutnya.. dan memang di ff brikutnya bakalan ada donghae nyempil..wkwk😀

         
  46. cho eunmi

    January 16, 2012 at 9:58 pm

    menggenang di pelpuk mata pas jae minta maaf segitunya ke sunghwa.
    kyaaaaa
    akhirnya bersatu lagi. setuju kata kata junsu “saling mencintai kenapa harus salins menyakiti.”

    aku suka banget, apalagi kata kata yg ada dalam pikiran jae ama sunghwa dibuat penulisannya begitu pula, cucok deehh.

    buat ff yg selanjutnya vote yg ke 2 kayaknya shilla bakal jadi antagonis disitu. hihihi

     
    • shilla_park

      January 16, 2012 at 10:43 pm

      its soohwa dear..haha..never mind..😀
      hoho gomawo dear.. junsu banyak yg suka kayanya disini..lol
      oke voting ditampung dulu lah.. tp saya antagonis?? aduh muka kaya gini mah cocoknya protagonis.. *ditabok*😀

       
  47. putputcassielf

    January 17, 2012 at 3:17 pm

    Teaser 1 kykx lbih oke deh..:)

     
    • shilla_park

      January 17, 2012 at 6:23 pm

      oke saya tampung duly votingnya..😀

       
  48. minrakyu

    January 17, 2012 at 7:44 pm

    ah,, aku tarik nafas lega dulu haha..

    ceritanya akhirnya berakhir bahagia, tapi ada typo antara aku dan kau jadi mesti baca ulang..

    buat teaser aku pilih teaser 2, kayanya seru deh..

     
    • shilla_park

      January 17, 2012 at 8:14 pm

      saya juga ikutan tarik anaps deh (?)😀
      haha maaf ya kalo typo..kekeke
      oke voting saya tampung du;u lah.. “D

       
  49. anissa_irsa

    January 17, 2012 at 10:28 pm

    teaser 1 ..
    huft , pas baca BAF yg pertama itu aq nyesek , akhir’a sad ending . tpi pas baca sequel’a , hohoho . puasss , happy ending coz’a .
    haaha, bahagia sekali memang, klo semua berakhir happy ending🙂 ,

     
    • shilla_park

      January 17, 2012 at 11:56 pm

      haha semua orang jg maunya happy end..wkwk
      oke voting ane tampung dulu ya..😀

       
  50. han sohyun^^

    January 18, 2012 at 12:11 am

    ahjummaaa…XD
    ehh onnieee dengg… :B

    maenn kesinii akhirnyaa dipublish juggaaa afstornyaaa…:))
    bagusss onnn…..membuatt hati sayaa tersayat sayatttt…#apadaahhh,,,
    jaee lemott yyaaa bilang cintanyaa…kaloo cinta ya cinta ajaa..jangan sokk kelain hatii….kalo udaa mentok ma soohwa ya terima nasib ajaa…kkkekekeke…

    bacaa teasernyaa mauu yang pertama dong onn…hhehehehe

     
    • shilla_park

      January 18, 2012 at 12:14 am

      nah bagus… awas kalo panggil ahjuma saya gorok kamu..wkwkw😀
      kalo hati kamu tersayat2 udah mati dong skarang..wkwkw😀
      oke voting saya tampung..😀

       
  51. bintang

    January 18, 2012 at 6:15 am

    bagus eon ^^ waktu baca yang BAF nangis . emang eon bagus banget kalo buat fanfic apalagi SS couple :3 ditunggu fanfic lainya eon ^^

     
    • shilla_park

      January 18, 2012 at 6:43 pm

      waduh jangan bilang kek gt dong..ntar saya bisa terbang melayang2 diudara ni (?)😀

       
  52. vanny

    January 18, 2012 at 10:10 am

    Gwenchana. Selama kau berada di sisiku, dilantai atau di jalanan sekalipun aku bahagia Hwa-ya <<<< ige mwoya???? ga mungkin bgt. skalian aja bilang tinggal di gubuk derita aku juga mau hahahaha……

    junsu-ah…kamu baik sekali mau membantu en nampung soowha hehehe..
    makin cinta deh ama situ hahahaha

    sy milih dua2nya ja deh buat teasernya..kan saya ada ide tapi ga disalurkan wakakakakak..

     
    • shilla_park

      January 18, 2012 at 6:42 pm

      elah biarin si.. kan lagi maen gombal2an sama jaejae..😀
      situ si makin cinteh ama junsu tapi ane sebel ah ma die..napa pake pukul2 slingkuhan saya??.. *peluk jae*😀
      pilih satu aja si.. kalo pilih 2 ntar yg 1 lagi situ yg bikin yak..haha

       
  53. haemin

    January 18, 2012 at 7:42 pm

    Wahhhhh,,,happyyy end,,,suka bgtttt,,,,,mantaplahhh saeng,,,,,ff km kapan sih g keren???selalu,,,,good job,,,,hahahahh,,,tidur dlantai,,,,hhihiihihih

     
    • shilla_park

      January 18, 2012 at 7:53 pm

      aih eoni bisa aja deh.. jgan bilang kek gt eon ntar saya terbang ke awang2 gmana??.. ahha
      knp dgn tidur dilantai? pingin jg ama yesung oppa??//😛

       
      • haemin

        January 18, 2012 at 9:37 pm

        Hihihiihih,,,,ahhh km lupa terus nihhh,,,unnie kan udh lama ganti bias sm donghae,,,tp skrg lg galau jg,,,td liat pic hae syuting wgm sm eunseo,,,so sweettt bgt,,,huwaaaa,,,mau balik ke yesung oppa ajalahhh,,,tp dy jg udh sibuk sm anak2nya si kkoming n kura2nyaaa,,,wkwkwkwkwkkw

         
      • shilla_park

        January 19, 2012 at 8:24 am

        bukannya lupa eon.. tp ane lbh suka eon sama yesung oppa aja..wkwk😀
        ga papa balik aja ma yesung oppa.. dia sibuk ama kkoming gara2 dia ga bs sibuk sama eoni tuh (?)😛

         
  54. haemin

    January 18, 2012 at 9:27 pm

    Oiaaa,,,,lupa ngevote teaser,,,yg 1 kayaknya lebih bagus deh saeng,,,yg 1 ajaa yaaa,,,I’ll waiting for U,,,​”̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮

     
    • shilla_park

      January 19, 2012 at 8:13 am

      hoho..oke eon..kayanya emang yg menang teaser 1 kok.//haha

       
  55. shinhyunrin

    January 21, 2012 at 1:26 pm

    akhir.a hpy ending juga
    seneng.a😀

    aku penasaran sma teaser 1 eon . . .
    d.tunggu eon🙂

     
    • shilla_park

      January 21, 2012 at 8:28 pm

      haha baguslah kalo km seneng.. oke emang yg menangg vote itu etaser 1 kok..haha

       
  56. ana

    January 21, 2012 at 2:22 pm

    sequelnya bagus eonni… Bikin greget si jaejoong…. Lama….bertindak..
    Tapi keseluruhan aku suka🙂

    Kalo yang teaser bingung eonnn… Mungkin yang pertama kali ya… Hehe

    Fighting eonnii!!!!

     
    • shilla_park

      January 21, 2012 at 8:29 pm

      woah gomawo..😀
      ahah emang etaser 1 yg menang voting kok..😛

       
  57. Jung harin

    February 1, 2012 at 7:07 pm

    huwaaa!!!sekuelnya bagus thor😀
    ya walau si jae agak dodol ngakuan cintanya ._.v

    klo soal teaser,aku suka yg no.1😀
    lbh aarrrr xD
    #plak

    oh ya jung harin imnida😀
    reader bru dsni,ff eonni bagus2.crtanya ngena dhati
    terus y eonni :*

     
    • shilla_park

      February 1, 2012 at 8:21 pm

      hoho gomawo.. teaser 1 udah ada kok noh ffnya..hehe
      anyeong jurin-ah.. moga ga nyesel nyasar disini..hehe

       
      • Jung harin

        February 1, 2012 at 9:21 pm

        jeongmal ?
        #ngumpet dipelukan kyu
        aku malu xD
        hehe,gak tau eon sumpah deh ._.v

        hehe,iya crta eon bagus2 kok gak mungkin nyesel apalgi eon baik.jadi bakal sering komen klo gtu😀

         
      • shilla_park

        February 1, 2012 at 9:35 pm

        haha..ga perlu malu..saya aja ga punya malu… *ngaku*😀

         
  58. Ai

    February 14, 2012 at 9:10 am

    udah lama gak buka blog ini,hehehe
    keluar juga toh (basi)

     
    • shilla_park

      February 14, 2012 at 9:45 am

      haha.. kaga basi kok cuma rada bau (?).😛

       
  59. meilasari

    February 15, 2012 at 9:57 pm

    SERU bngt endingnya . . . .
    suka crtnya romantis bngt.🙂

     
    • shilla_park

      February 15, 2012 at 10:26 pm

      romantis ya?.. wkwk..saya ga merasa bgtu tp.. *plakk*😛

       
  60. na hyunjae joong

    February 16, 2012 at 1:15 pm

    annyeong.. eonnie
    readers baru🙂
    mian…
    bru bca ff nya?
    krna soalnya bru nemu blog eonnie..
    ff nya keren eonnie..,
    eonnie daebak bikinnya… !!!
    sumpah eonnie.. aku benran nagis bacanya, smpai2 ni dada yesak bngt..
    hikksss ;(

     
    • shilla_park

      February 16, 2012 at 8:06 pm

      anyeong.. knp pake minta maaf? gwenchana.. justru saya yg harusnya berterimakasih karna kamu nyempetin maen n komen..gomawo🙂
      jangan nangis ah..jelek tahu.. *digampar*😛

       
  61. MyYesung

    March 31, 2012 at 12:59 am

    Daaaaaan….
    Happy Ending….

    Shilla blm kejam, ni mah msh baik hati…
    Harusnya biar aja tu JJ mpe cere
    Trus nyesek soohwa ngelahirin sndirian n metong
    Trus baru tau klo pny anak… *ngatur*
    ampun gw kejam amad yeee…

    Wkekekekekek, *ditabok gara2 ngerusak jln crta*

     
    • shilla_park

      March 31, 2012 at 7:08 pm

      haha.. saya masih punya hati nurani eon..kaga kaya eon, kejam.. *minta ditimpuk*

       
  62. lala chan (@heldaftigh_chan)

    May 31, 2012 at 10:19 am

    huwaaaaaah akhirnya happy ending
    sumpaah unni aq sepekeles sama karakter soohwa disini, aah bener bener ntu orang apa gak punya rasa marah, sabar bangettt

    salut daah unni, meskipun aq baru jadi reader disini. narasi unni disetiap FF selalu mempunyai ciri khas tersendiri, bener2 buat saia iri (kapan saia bisa narasi yg kereen kayak gini)😀

     
    • shilla_park

      May 31, 2012 at 10:33 pm

      haha..sabar tp kasian..lol
      ciri khas tersendiri? saya ga nyadar malah…lol😀

       
  63. hana

    July 7, 2012 at 10:18 pm

    Baru baca lagi ni ff ,suka bangettttttttttt
    hwa sabar bgt y ma jaejong klo q dah q injek2 dl 2 jaejong😉

     
    • shilla_park

      July 7, 2012 at 10:30 pm

      haha,.. kan namanya jg cinta mati,.. lol😀

       
  64. kyuhaechul

    February 9, 2013 at 1:44 am

    gilaaaaa2 dapet bgt feel nya thor, biasanya aku tipikel orang yg susah kena gt klo bagian.yg sedih2, dan sukanya aku longkap2. tp pas baca ini, gk ada kelongkapa… haha kebetulan lg biasku di dbsk ya jaejong

     
    • shilla_park

      February 9, 2013 at 11:49 am

      haha jinjja? woah saya jd terharu…lol
      btw jejung itu slingkuhan ane lo..lol

       
  65. thejustneno

    May 5, 2013 at 11:04 am

    huaaaaa, oneshotnya kereeeen!

     
  66. kiran lika

    June 16, 2013 at 8:02 pm

    hihihi gak sia2 ngubek2 wp nya ini nyari tag di jae gak ada, eh yg ada malah di junsu kkkkk ~
    Syukur ya ada sequelnya :’)
    Aku suka bgt ceritanya!!!!!!! Bener2 nancep deh di hati aku :$
    Daebak ff nih eon ?

     
    • shilla_park

      June 16, 2013 at 9:40 pm

      haha nancep di hati? sakit dung hatinya…lol

       
  67. Tri tiana

    June 29, 2013 at 12:17 pm

    Eonnnieeee,akhryaaa endingnya sweett bgttt..aq sukaaa eon,untg jae sadar,klo gag bkal nyesel it jae,DAEBAKKKK eonniee😀

     
    • shilla_park

      June 29, 2013 at 6:42 pm

      haha iya dong masa mau sedih2 mulu haha

       
  68. Zhoca

    July 1, 2013 at 11:14 pm

    kereeeeeen ,, ^^d
    happy ending sesuai dg harapan🙂

     
  69. song yoo jin

    October 7, 2013 at 4:30 am

    Jiaaaaah..rasanya pengen nyekek jaejoong ampe kempes..
    *bantu junsu pukulin jae..

     
    • shilla_park

      October 7, 2013 at 8:50 pm

      jangan dong..kesian si jeje makin kempes lol

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: