RSS

(Freelance) That Girl and My Self

24 Feb

Author: QueenSha Lee (@DhaeHae)

Tittle: That Girl and my self

Main cast: Cho Kyuhyun and a Girl (secret)

Other cast: Lee Sungmin

Genre: romance and friendship

Lenght: oneshoot but Sequel

Rating: All Ages

Desclaimer: cerita ini milik saya, murni dari pikiran QueenSha Lee. Bila masih ada typo ataupun yang lain sebagainya saya minta maaf dan harap maklumi karena saya masih amatir untuk menulis cerita.

Published:

Faninfiction.wordpress.com

Welovefanfiction.wordpress.com

Elfishfanfiction.wordpress.com

Choisangyoon.wordpress.com

KALO GA SUKA JANGAN DI BUKA,

KALO GA NIAT JANGAN DI BACA,

KALO MASIH PUNYA HATI JANGAN DI BASH,

DAN KALO MENGHARGAI TOLONG DI COMMENT…

…HAPPY READING…

Author POV

Cuaca hari ini mendung, angin musim dingin yang menusuk kulit mungkin itu yang membuat cafe ini di penuhi oleh pengunjung yang sangat membutuhkan kehangatan. Cafe itu bernama Bella De fluire. Letaknya berada di pusat kota seoul, ibukota Korea selatan. Cafe yang terkenal karena kopi hangatnya yang harum, Tapi bukan itu saja alasannya kenapa cafe ini menjadi primadona bagi pecinta kopi.

Sapaan yang ramah dari pelayan cafe, interior yang menarik, dan letaknya yang di pusat kota itulah yang bisa membuat cafe ini begitu terkenal.

Kleneng…

Seorang gadis dengan gaun merah, menggunakan sepatu boot hitam dan rambut yang indah di gerainya, membuat kesan bahwa  gadis itu adalah gadis yang anggun. Dia memasuki cafe itu. gadis itu berjalan dengan sangat anggun saat memasuki cafe tersebut. Dia melirik ke kanan kekiri seperti mencari sesuatu, seketika senyuman itu datang. Senyum yang mungkin bisa membuat semua orang juga ikut tersenyum. Senyumnya seperti flu yang bisa menular begitu saja tanpa bisa terkendali.

Dia menuju kursi dekat jendela besar di cafe itu, mendudukkan dirinya sendiri. Seperti telah melakukan pekerjaan yang sangat berat, gadis itu menghela napas lega, sangat lega. Lalu senyum itu lagi, dia tersenyum ketika seorang pelayan datang menuju mejanya dengan santai.

“kau datang lagi!!” ujar pelayan tersebut

“hmm..” jawabnya singkat.

“kau tidak bosan kesini terus?” tanya pelayan itu hati-hati. Seperti yang pelayan itu ketahui bahwa gadis yang sedang duduk tenang dihadapannya ini datang setiap hari ke cafe ini, pelayan itu tak pernah tahu alasan apa yang membuat gadis cantik ini selalu datang dan dia sudah menyerah menanyakannya pada gadis itu.

“kau pesan apa?”

“seperti biasa..” pelayan itu mengganggukkan kepalanya. Dia tahu apa yang diinginkan gadis itu,sama dengan semua pengunjung yang penggila kopi buatan cafe ini.

Setelah beberapa menit akhirnya pesanannya diantar dan gadis itu diam meneguk kopinya dengan pelan.

Kyuhyun POV

“hyung aku pergi” pamitku pada Sungmin Hyung

“kemana?” tanyannya

“entahlah aku tak tahu. Kemana saja yang penting aku tak bosan disini.”

“memangnya kenapa dengan pspmu?” sungmin hyung melihatku, pandangannya seperti menyelidik.

“semua kaset pspku sudah kuselesaikan jadi aku bosan jika main yang itu-itu terus.”

“ohh, kau pergi sendiri?”

“hmm..”jawabku singkat sambil memakai hoodie dan juga perlengkapan menyamarku.

“bolehkah aku ikut?”

Aku melihat ke arahnya sesaat lalu mendengus keras. Hyungku ini meskipun umurnya lebih tua 3 tahun denganku tapi entah kenapa wajahnya itu bisa menunjukkan gaya Aegyonya yang sama persisi seperti anak berumur 5 tahun yang sedang merajuk kepada ibunya demi sebuah permen yang di sukainya.  Dan aku yang melihatnya harus meras kasihan sehingga tak tega untuk  menolak keinginannya.

“baiklah” dia bersorak gembira, bangun dari dudukya dan segera mengambi perlengkapan menyamarnya.

Sebuah kacamata, masker dan juga Hoodie dengan topi yang tinggi adalah barang-barang yang wajib kami gunakan demi keselamatan diri sendiri. Jika salah saatu dari barang wajib itu terlupakan maka akan berkibat fatal, sangat fatal, paling parah dari akibat itu adalah kau tak bisa pulang dengan selamat atau jika bisa selamat pun pasti harus lari maraton dengan jarak tempuh bermil-mil jauhnya, semua itu di sebabkan karena mata para fans yang memang biasanya sangat jeli.

“sebenarnya kita mau kemana, kyu?” sudah sekian kalinya Sungmin hyung bertanya padaku.  Aku memang sedari tadi hanya duduk diam sambil menyetir, meskipun tak tahu harus pergi ke mana sebenarnya.

“aku juga tak tahu.” Jawabku enteng

“kenapa kau tidak bertanya padaku? Aku kan bisa merekomendasikan tempat bagus.”

“kenapa kau tidak memberitahuku sedari tadi”

“cih, pantas saja dari tadi kau hanya berputar-putar terus.” Aku mendengar Perkataannya. Nada yang digunakan Sungmin Hyung terdengar seperti mengejek dan aku tak suka itu.

“bagaimana kalau kita ke cafe Bella de Fluire, menurut Ji Ra kkopi di cafe itu sangat nikmat” ajaknya dengan santai. Aku berpikir sejenak, baiklah daripada hanya berkeliling tak tentu arah seperti orang idiot lebih baik aku ke cafe, minum kopi sepertinya enak.

“oke, dimana tempatnya?”

***

Ternyata tempatnya tak jauh dari tempat kami berhenti tadi. Dengan riang Sungmin hyung keluar dari mobilku. Kuperhatikan dari luar cafe itu, cafe yang tak besar namun entah aku merasakan perasaan yang sangat nyaman. Warna cat orange soft diluar, jendela besar yang membuat semua orang diluar bisa melihat keadaan di dalam cafe, aroma kopi yang begitu nikmat ketika dihirup membuat orang yang melewati cafe itu berhenti sejenak untuk menghirup sekilas ataupun untuk mampir demi mencicipi nikmatnya kopi yang di sajikan.

Kulihat ke dalam cafe, suasana yang ramah terjadi di dalam sana. Obrolan,  canda tawa dan juga sebuah lagu yang terdengar nyaring, membuat semuanya terlihat menyenangkan. Mataku kini langsung tertuju pada seorang gadis yang sedang duduk di depan jendela ini.

Dia duduk menyamping dari depan jendela tapi dengan begitu aku bisa memandanginya dari samping dengan puas.

Gadis itu dengan  gaun merah dan rambut yang di gerai memanjang membuatnya terlihat sangat anggun.  Terlihat olehku dia sedang menutup matanya sesaat lalu menempelkan secangkir kopi yang masih panas karena terlihat uap dari cangkir yang di pegangnya. Gadis itu tersenyum lalu membuka mata dan menaruh kopinya kembali tanpa menyesapnya sedikit pun.

Aku berjalan memasuki cafe bersama Sungmin hyung, mengambil tempat duduk di samping kiri gadis bergaun merah yang kuperhatikan dari luar cafe tadi. Aku duduk membelakanginya.

“pesan apa?” tanya seorang pelayan wanita dengan senyum ramah ke arah kami berdua

“tiramisu dan chesee cake, lalu 2 cangkir kopi susu” ucap Sungmin hyung padahal aku belum mengatakan apa yang ingin kupesan. Seenaknya saja dia.

“baiklah, mohon tunggu sebentar!” pelayan itu membungkdan sesaat dan meninggalkan kami berdua

4 orang murid  SMA masih menggunakan seragamnya masuk ke dalam cafe dan duduk di samping kanan meja gadis itu.

Musik mengalun lembut berusaha mengalahkan suara para pengunjung cafe tapi ternyata tetap saja tak bisa mengalahkannya. Lagu yang terlalu lembut ini sangat kukenal, bagaimana tidak ini adalah laguku, The Ways to Break Up. Lagu yang kunyanyikan sendiri untuk soundtrack drama Siwon hyung.

“lagu yang menyedihkan” terdengar suara dari arah samping tempatku duduk. Aku menengok arah belakang karena memang suara itu terdengar dari arah belakangku. Ternyata bukan aku saja yang menoleh dan mencari siapa yang telah mengatakan hal tersebut kepada laguku, ke 4 murid juga melakukan hal yang sama sepertiku.

Sejujurnya aku kaget mendengar hal itu. lagu The Way to Break Up memang sedih tapi tidak terlalu menyedihkan juga menurutku. Lagu ini memang berisi tentang putus cinta, tapi sekali lagi aku jelaskan bahwa ini tidak semenyedihkan yang dia kira dan juga berani sekali dia menjelekkan lagu di depan penyanyinya. Ya—meskipun memang bukan secara langsung. Tapi tetap sajakan…!!

Ketika Seorang pelayan membawakan pesanan yang Sungmin hyung inginkan.  Gadis itu menyuruh pelayan itu mendekat ke arahnya.

“tolong bilang padanya. Lagunya terdengar sangat menyedihkan jadi gantilah dengan yang lebih semangat.” Serunya pada pelayan itu.

“ne..” pelayan itu patuh dan langsung pergi, terdengar suara keras lagi

“YA!! MAKSUDMU APA MENYEBUTKAN LAGU KYUHYUN OPPA MENYEDIHKAN…??” ujar gadis berambut pendek, salah seorang dari ke 4 murid SMA yang duduk di sebelahnya.

“lalu jika menyedihkan memangnya tidak boleh di dengar.” Sekarang gadis berrambut panjang terurailah yang berbicara.

“boleh, itukan urusan kalian, bukan urusanku.” Jawabnya enteng

“lalu kenapa kau ingin mengganti lagunya?” gadis berambut pendek lagi yang berkata.

Hahahaha… ternyata mereka adalah SparKyu. Hebat-hebat, ayo teruslah berusaha membela idolamu itu. kadang aku mersa terpukau dengan perlakukan mereka yang akan membela sampai titik darah penghabisan (mungkin) jika idola mereka di hina. Itulah yang sedang berada di pikiranku saat ini. sangat berbanding terbalik dengan sikpaku yang sok cool,memandang kejadian saat ini biasa saja.

“karena aku tak suka dengan lagu itu apalagi suaranya.”

JEGEERRRR…

Bagai di sambar petir disiang bolong tanpa ada hujan dan kilat. Aku terpaku di tempat, tak tahu harus berkata apa. Sesuatu yang aku banggakan selain otakku yang pintar ini tidak di sukai oleh seorang gadis dan dia…. dia mengatakannya langsung. Dan juga nadanya yang terdengar benar-benar tak suka dengan laguku.

Rasanya sakit, lebih sakit ketika aku harus kalah dari hyungku dalam permainan PS dan harus menjalani hukuman yang telah di sepakati.kulirik Sungmin hyng yang ternyata sama shocknya seperti.

Ke 4 gadis itu menghampiri gadis itu lalu berdiri di depannya.

“YA.. APA MAKSUDMU?”

“aku kan hanya berkata jujur pada kalian, aku tak suka lagunya apalagi suaranya.” Jawabnya santai tanpa dosa. Jika aku bisa membuat telingaku tuli akan kubuat tuli untuk sementara karena terlalu menyakitkan mendengar orang lain membenci apa yang kita punya apalagi kita banggakan.

Semuanya terjadi begitu cepat hingga aku tak sempat menyadarinya sama sekali. Gadis itu sudah di siram dengan air mineral oleh gadis berambut panjang namun diikat yang sedari tadi diam saja. Teman-teman dari gadis yang menyiram itu hanya terpaku sambil memandangnya.

“berani sekali kau mengatakan hal seperti itu.apa alasanmu benci suara Kyuhyun oppa?”desisnya marah setelah menyiram gadis yang ada di depannya.

Kini gadis itu ikut berdiri sambil mengusapkan tangan ke wajahnya. Dia memejamkan matanya lalu tersenyum sedikit lalu hampir tertawa.  Aku baru bertemu dengan orang yangs etelah di permalukan oleh orang lain masih bisa tertawa seperti itu.

Dia membuka matanya dan menatap tajam ke arah 4 murid SMA itu. auranya, sangat berkesan. Aku sampai bisa merasakan aura yang sangat mematikan keluar dari tubuh gadis itu. jika disini tak ada orang mungkin gadis itu akan dia akan membunuh ke 4 murid SMA itu. tapi bukannya aku takut, aku malah terpesona dengan auranya, terlihat cantik.

“sebelum aku menjawab pertanyaan kalian. Aku ingin kalian terlebih dulu menjawab pertanyaanku! kenapa kalian bisa menyukai oh salah—kalian mencintai Kyuhyun oppa-mu itu?” tanyany pelan

Gadis itu melirik ke arah murid SMA yang berambut pendek. Memintanya untuk menjawab terlebih dulu.

“aku menyukai tingkah evilnya”

Ternyata banyak yang menyukai tingkah evilku, jadi akan kupertahankan.. hahahaha

Gadis itu kemudian melirik ke arah murid SMA yang berambut panjang terurai.

“aku menyukai suaranya”

Untuk yang satu ini jangan di tanya. Semua orang menyukai suara malaikatku ini kecuali gadis yang sedang menunggu jawaban murid SMA.

“aku bukan SparKyu” jawabnya pelan.

HAH… sungguh keterlaluan. Zaman sekarang adalah zamannya seorang Cho Kyuhyun yang berkuasa. Akan sangat rugi jika tidak menjadi bagian dari SparKyu. Cihh,,, dia akan sangat rugi dan aku menyayangkan itu.

“aku tak punya alasan untuk mencintainya” jawab murid SMA terakhir.

Hening…Untuk ini aku tak bisa komentar apa-apa.

Setelah ke 4 murid SMA itu menjawab,gadis mendekati gadis berambut pendek tadi.

“kau tidak tulus menyukainya.”

“wae? Aku tulus menyukainya” sergah gadis berambut pendek itu.

“aku mengatakan kau tidak tulus karena kau hanya menyukai tingkah evilnya bukan dirinya sendiri. Jika kyuhyun oppamu berubah jadi baik apa kau akan tetap menyukainya?” jelasnya panjang dan gadis itu terdiam mendengar penuturan gadis yang berada di depannya.

“Benar juga” ujarku pelan membenarkan apa yang gadis itu katakan. Jika rasa cinta itu bukan dari dirinya sendiri bagaimana bisa bertahan. Jika apa yang dicintainya berubah atau hilang berarti kemungkinan dia tidak akan mencintainya lebih besar.

“kau..” terdengar suara gadis itu. gadis itu sekarang berada di depan gadis berambut panjang terurai.

“jika operasi tidak berhasil dan tak bisa menyanyi lagi. Apa kau masih menyukainya seperti sekarang?” tanya gadis itu.

Pertanyaanya yang menyangkut Kecelakaan 2007 lalu membuatku bergidik ngeri. Benar juga, jika operasi tidak berhasil bagaimana dengan nasibku. Tapi pertanyaan baru muncul lagi dalam benakku. Dia kan benci dengan suaraku harusnya dia juga benci dengan aku kan. Tapi ternyata dia juga tahu tentang kecelakaan yang kualami juga.

“aku akan tetap menyukainya.”

“dan kita lihat bagaimana kadar sukamu. Aku yakin 100% kau akan melirik yang lain dan meninggalkannya begitu saja karena menurutmu dia sudah tidak semenarik yang dulu kan.” Gadis berambut panjang terurai  itu terdiam, mungkin tak punya kata-kata yang bisa di gunakan untuk membantah.

Sudah 2 kali aku setuju denganya. Dia begitu realistis, selalu melihat kenyataan. Tapi yang di sayangkan dari dirinya adalah biasanya orang yang selalu melihat kenyataan seperti ini biasanya tak pernah berani bermimpi… sangat disayangkan.

Kali ini gadis itu menghampiri gadis ke 3 yang menjawab.

“itu urusanmu jika kau bukan Elf ataupun SparKyu. Aku tak peduli” setelah mengatakan hal itu, dia menghampiri murid SMA yang terakhir menjawab.

“kau memang tulus. Jika yang kau katakan itu jujur dari hatimu. Kau bisa mencintainya tanpa alasan lalu apakah aku salah jika aku membencinya tanpa alasan.” Katanya pelan di hadapan muris SMA itu. murid itu memandang ke arah gadis itu penuh tanya. Dan aku juga melakukan hal yang sama, terpukau dengan perkataannya.

“itulah jawabanku atas pertanyaan kalian. Terima kasih karena telah merusak hariku dan semoga kita tidak bertemu lagi.” Sebelum selesai keterkejutanku dan juga semua orang yang ada di Cafe itu, gadis itu pergi begitu saja. Sedangkan aku masih terus terpukau dengan pekataan.

Benar tak ada yang membenciku tanpa alasan selain dirinya…

Gadis yang menarik komentarku pelan

Semoga kita bisa bertemu lagi…. kali ini hatiku yang berkata.

… stop forbiden {1}…

 
9 Comments

Posted by on February 24, 2012 in chapter, fanfiction, freelance

 

Tags:

9 responses to “(Freelance) That Girl and My Self

  1. shilla_park

    February 24, 2012 at 6:38 am

    oke..saya jg mau minta maaf lagi.. ni ff udah di email saya sejak sebulan yg lalu tp sayangnya masuk spam dan saya jarang cek spam..jd maaf jg baru di publish skarang.. *bow*
    haha tu cewe berhasil bikin kyu penasaran..wkwk😛

     
  2. Kim eun mi

    February 24, 2012 at 10:02 am

    Ini oneshoot ato chhapter thor???kalo oneshot bikin sekuel dunkz,,,,
    Penasaran kalo mereka ketemu lagi,,,,

     
  3. Naria

    February 24, 2012 at 12:19 pm

    Wah menarik,lnjt thor seru.

     
  4. iKa Rachmawati P. (@1kaa39)

    February 24, 2012 at 12:27 pm

    cewek itu bikin kyu penasaran…
    dan saya juga ikut penasaraan..
    bagaimana kalo mereka ketemu lagi nanti?? hmm..

     
  5. cemoymoy

    February 24, 2012 at 6:03 pm

    huwaa..keren tu cwe!!
    tp bener c yg dy bilang..mpe terpesona tu kyu

    ada lanjutannya ga ni ff? pnasaran bkl ketemu lg gak kyu ma cwe tu

     
  6. Shin Je Rim

    February 25, 2012 at 2:26 pm

    ada lanjutannya ga ni ff? pnasaran bkl ketemu lg gak kyu ma cwe tu??

     
  7. kiky'rhin yhun yoo

    March 10, 2012 at 10:58 am

    napa oneshot trorrr ….
    mari lanjutkan …

     
  8. aulia

    July 23, 2012 at 1:50 pm

    Cewek itu benci Kyuhyun tapi dia tau semua tentang Kyuhyun hm..
    Bikin sekuel dong thor.. Penasaran nih sama ceweknya hehe🙂

     
  9. dwee.cuek

    October 30, 2012 at 10:47 am

    Masih ada sequel’nya gk onni,,,kq gantung gitu

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: