RSS

Were You Happier with Her?

28 Mar

Dedicated For: Orin Mariana

Cinta itu ibarat sebuah misteri. Terlalu sulit untuk terungkap tapi mudah untuk dirasa.

Tak ada yang bisa menyangka bagaimana cinta itu bisa terbentuk. Semua rahasia Ilahi. Hanya saja hati kita haruslah mengakui saat kita merasakannya.

Sebuah jalinan persahabatan kerap kali memunculkan perasaan indah itu. tidak ada yang menyangka dan sengaja menciptakannya. Cinta ibarat benih dandelion yang dapat hinggap dimana saja ia mau tumbuh.

Sama seperti yang gadis itu kini alami. Gadis yang bernama Kim Youngrin itu.

Ia jujur mengakui dalam hatinya kalau ia merasakan perasaan special itu terhadap sahabatnya. Sahabat yang selama hampir seluruh hidupnya ia kenal.

Sahabat yang bahkan kini tinggal satu atap pada flat yang sama dengannya. Sahabat yang merangkai hari demi harinya bersamanya. Sahabat yang seolah menjadi teman hidupnya selama keduanya merantau di hiruk pikuk kehidupan Seoul.

Mereka berasal dari kota kecil di provinsi Gyeonggi. Selepas Youngrin lulus, mereka memilih merantau ke Seoul. Dan orang tua mereka mengijinkan mereka tinggal bersama. Karena bagi mereka keduanya sudah layaknya sahabat karib, jadi tak ada yang perlu dikhawatirkan.

Kini Youngrin hanya dapat tersenyum mengingat itu. mengingat bagaimana awal kehidupan mereka tinggal di kota besar itu sendiri. Dan hanya Lee Hyukjae, sahabatnya, yang ia miliki.

Kerap kali Youngrin akan merengek karena merindukan orang tuanya. Dan dengan sabar Hyukjae akan menghiburnya. Persis seperti seorang kakak yang menghibur adiknya. Berusaha mencari lelucon agar adiknya itu tak menangis lagi.

Dan menurut Youngrin, begitulah dirinya di mata seorang Lee Hyukjae. Tak lebih dari seorang adik manja yang mengikutinya kemanapun ia pergi. Youngrin tak akan pernah tahu bagaimana sejujurnya perasaan Hyukjae untuknya. Meski dalam hatinya ia selalu berharap, status persahabatannya akan berlanjut menjadi pasangan hidup.

Youngrin tersenyum kecil. Khayalannya terasa begitu liar. Merasa lucu dengan apa yang ia khayalkan. Karena pada kenyataanya ia sendiri tak mengerti bagaimana hati seorang manusia. Terlalu rumit untuk disebut sebagai sebuah misteri.

“Kenapa kau tersenyum aneh seperti itu?” Tanya sebuah suara, curiga. Orang itu menyipit curiga. Youngrin cemberut.

“Tidak ada.” Jawab Youngrin singkat.

“benarkah?”

“Aish Lee Hyukjae berhenti menatapku seperti itu! kau terlihat semakin jelek dengan tampang itu” ucap Youngrin asal. Hyukjae memberengut kesal. Dan sejurus kemudian ia menjitak pelan kepala gadis itu.

“Berhenti memanggilku seperti itu? tidakkah kau bisa memanggilku Oppa? Aku lebih tua darimu. Dan asal kau tahu, aku ini pria tertampan di dunia” ucap Hyukjae narsis. Youngrin hanya mendengus kesal. Sudah biasa baginya mendengar celotehan Hyukjae yang tak beralasan itu.

“Youngie..” panggil Hyukjae lembut. Youngrin mendongakkan kepalanya menatap manic mata Hyukjae.

“Hm?”

“Sebulan lagi pementasanku. Kau ingat?” Tanya Hyukjae. Youngrin tersenyum sembari menganggukkan kepalanya.

Bagaimana mungkin dia tidak ingat hari itu? hari dimana pria di depannya itu tampil memukau di atas panggung pementasan. Profesi Hyukjae memang seorang dancer. Dan sebulan lagi adalah pementasan besarnya. Dan tentunya Youngrin tidak akan rela mengabaikanya.

“Tentu saja. Kau pikir aku nenek tua yang pikun?” ucap Youngrin sedikit bercanda. Hyukjae memasang senyum gloomy nya.

“Pastikan kau dandan yang cantik dan menjadi penonton di barisan pertama”

“Ne”

~~~

“berhenti tersenyum seperti orang gila.” Komentar sebuah suara. Youngrin mendongakkan kepalanya sebal. Ia hafal betul suara itu. Youngrin memilih mengacuhkan orang itu.

“Apa yang membuatmu tersenyum sebenarnya?” Tanya orang itu lagi. Youngrin menyunggingkan senyumnya lagi.

“Tidakkah Hyuk terlihat tampan di poster ini?” ucap Youngrin bangga sembari menunjukkan kepada Shilla poster pertunjukan dance Hyukjae minggu depan. Mata Shilla menyipit.

Shilla menggeleng. “Yang mengatakan dia tampan hanya dirimu Youngrin-ah. Wae? Kau benar-benar mencintainya, huh?” Tanya Shilla menyelidik. Youngrin seperti tersentak mendengar pertanyaan itu. tapi semburat merah yang Shilla lihat di wajah Youngrin membuatnya bisa menarik kesimpulan kalau Youngrin memang mencintai sahabat karibnya itu.

“Kau benar-benar mencintainya?” Tanya Shilla lagi. Youngrin masih terdiam tapi kemudian mengangguk mengiyakan.  Shilla menarik napasnya dalam.

“Wae? Apa ada yang salah?” Tanya Youngrin khawatir begitu mendengar helaan napas Shilla.

“Aniya. Tidak ada yang salah dari sebuah rasa cinta. Hanya saja…” Shilla menggantungkan ucapannya. Youngrin menanti ucapannya was-was.

“Hanya saja?”

“Well.. kalian itu bersahabat sejak kecil. Dan itu masalahnya”

“Kenapa itu jadi masalahnya?”

“Kisah cinta yang berawal dari sebuah rasa persahabatan bisa jadi menakjubkan dan terkadang justru membuat rumit. Ketika kedua pihak merasakan rasa yang sama maka itu adalah kebahagian yang sesungguhnya. Keudae.. jika salah satu hanya menganggap sebagai sahabat itulah yang membuat menjadi kompleks.”

“Huh?”

“Intinya, kau harus pastikan dulu dia mencintaimu atau tidak Youngie. Karena kalau dia tidak mencintaimu, bagaimana kau akan menghadapi perasaan itu? dari awal hubungan kalian begitu indah dengan jalinan persahabatan. Rasanya tidak lucu jika harus menjadi hubungan yang awkward jika cintamu bertepuk sebelah tangan, kan?” jelas Shilla.

DEG

Youngrin bahkan tak pernah memikirkannya. Shilla benar. Bagaimana kalau Hyukjae ternyata tidak memiliki perasaan yang sama? Bagaimana kalau perasaan yang Hyukjae rasakan murni perasaan seorang sahabat?

Shilla memandang Youngrin yang terdiam itu. “What if..just what if..he doesn’t love the way you do?” Tanya Shilla hati-hati. Youngrin menatap Shilla kemudian tersenyum kecil.

“Kurasa..aku akan melepasnya. Memilih untuk tidak mengatakan perasaan yang seharusnya terasa indah ini. Setidaknya dia akan tetap menjadi sahabatku, kan?” ucap Youngrin tegas. Shilla menepuk pundaknya.

“Tapi aku berharap kalian sama-sama mencintai. Karena kurasa hanya gadis bodoh sepertimu yang akan mencintai monyet bau sepertinya” canda Shilla. Sontak Youngrin melemparkan napkin tepat kewajah Shilla. Sontak gadis itu hanya bisa mendengus kesal.

~~~

Youngrin berjalan semangat memasuki flat yang ia tinggali bersama Hyukjae. Ia meletakkan tas belanjaannya di dapur. Kemudian mulai menata satu persatu belanjaan itu ke dalam lemari es.

“Hyukie, kau sudah pulang?” teriaknya dari arah dapur. Ia memiringkan kepalanya ketika ia tak mendapati balasan dari Hyukjae.

TAP TAP

Yougrim tersenyum singkat. Ia hapal betul suara derap langkah Hyukjae.

“Sstt jangan berteriak!” ingat Hyukjae. Youngrin mendengus singkat.

“Biasanya kau juga selalu berteriak. Eh kau mau kemana?” Tanya Youngrin ketika ia mendapati stelan baju Hyukjae yang terlihat rapi.

Hyukjae memasang senyum misteriusnya. “Kencan”

“Mwo?” Youngrin tak kuasa menahan ekspresi kagetnya. Segelintir perasaan tidak suka itu muncul begitu saja.

Hyukjae tertawa pelan. Ia kemudian menjitak kepala Youngrin pelan.

“Aku hanya bercanda bodoh” ucap Hyukjae. Youngrin menghela napanya pelan. Sedikit lega karena sahabatnya itu tidak benar-benar pergi kencan.

“Lalu kau mau kemana?”

“Latihan”

“Latihan? Ini bahkan sudah hampir malam Hyukie.” Ucap Youngrin tak percaya. Sekarang memang sudah pukul 8 malam, dan biasanya Hyukjae tak pernah latihan malam-malam.

Dan untuk sekedar latihan kenapa bajumu harus serapi itu? biasanya kau hanya akan mengenakan celana training setiap pergi latihan.

“Emergency Youngie. Lagipula pertunjukanku tinggal seminggu lagi. Jadi aku harus sering-sering latihan. Ah ya sudah aku harus segera berangkat, partnerku sudah menunggu dibawah” jelas Hyukjae. Youngim semakin menatapnya curiga.

“Partner?”

“Yup, partner untuk pertunjukan pamungkas” ucap Hyukjae dengan senyum sumringah.

“Namjaga..animyeon..yeoja-ga?” Tanya Youngrin was-was.

“Yeoja-ga” jawab Hyukjae tegas. Ia tersenyum simpul.

Senyum itu..sepertinya kau terlihat sangat senang.

Hyukjae mengusap rambut Youngrin. “Aku berangkat dulu, ne? jangan lupa tutup pintu. Tidur yang nyenyak” ucapnya sembari berpamitan. Ia tersenyum lagi kemudian berjalan meninggalkan flat itu.

Kau terlihat seperti orang jatuh cinta Hyukie.

~~~

Shilla menyerahkan segelas mocacino hangat kearah Youngrin. Ia mengamati ekspresi rekan kerjanya itu.  menimbang-nimbang apakah harus memberitahu rekan kerjanya perihal yang ia lihat semalam.

“Youngrin-ah…” panggil Shilla pelan. Yang dipanggil menolehkan kepalanya menatap Shilla.

“Wae?”

“Ah ani. Lupakan”

“Wae? Sepertinya ada yang ingin kau katakan?”

Shilla menggaruk tengkuknya. “Semalam Hyukjae kesini”

“Ah geurae? Kenapa dia malam-malam ke kafe?” tanay Youngrin antusias.

“Tentu saja untuk makan malam, bodoh”

“Ah geurae. Lalu kenapa wajahmu seperti itu?” tanay Youngrin yang melihat ekspresi wajah Shilla yang sedikit cemas.

“Dia datang bersama temannya. Yeoja.” Jelas Shilla. Youngrin terdiam. Tak lama ia tersenyum tipis.

“Apa..dia cantik? Apa mereka terlihat akrab?” Tanya Youngrin hati-hati. Shilla menatapnya kemudian mengangguk pelan.

“Jadi..semalam dia tidak benar-benar latihan tapi memang dia berkencan” lirih Youngrin. Shilla menatap Youngrin iba.

“Youngie.. temani aku jalan-jalan, ne?” ucap Shilla tiba-tiba.

“Eh?”

“Daripada kau memikirkan monyet jelek itu lebih baik kita jalan-jalan, eo?” ucap Shilla. Youngrin tahu rekan kerjanya itu hanya berniat untuk menghiburnya. Jadi, menurutnya tidak ada cara lain selain mengangguk menyetujui.

~~~

“Ini!” Shilla menyodorkan sebuah cone eskrim untuk Youngrin. Gadis tersenyum mengucap terimakasih.

“Gomawo sudah menemaniku” tambah Shilla. Youngrin mengangguk tulus.

Cukup lelah sebenarnya untuknya. Mengingat seharian tadi Shilla terus menariknya keluar masuk pusat perbelanjaan. Hanya demi mencari sebuah kado special untuk kekasihnya.

Dan sekarang mereka disini. Di sebuah caffe eskrim. Keduanya memang saling menyukai eskrim. Jadi agenda untuk mampir ke toko eskrim pastilah menjadi agenda wajib ketika mereka hang out bersama.

Youngrin mengedarkan pandangannya sembari masih menjilati eskrim stroberinya. Ia tersenyum singkat, mengingat kalau dirinya dan Hyukjae memiliki rasa favorit yang sama. Stroberi.

Tidakkah kita ini seperti soulmate Hyukie?

Ia tersenyum lagi sambil menggelengkan kepalanya. Imajinasi liarnya terkadang membuatnya sedikit malu.

Ia masih terus menjilati eskrimnya ketika sebuah pemandangan yang ia tangkap dari sudut matanya membuatnya terpaku.

Ia melihat orang yang baru saja di pikirkannya kini berjalan bersama dengan seorang gadis. Harus ia akui bahwa gadis itu sangatlah cantik. Tubuhnya tinggi semampai dan kulit wajahnya yang mulus. Dan dari samping, gadis itu terlihat seperti bukan orang Korea asli.

Dadanya serasa sesak ketika ia bisa meliihat tangan Hyukjae dan gadis itu terpaut satu sama lain. senyuman kebahagiaan jelas terpampang dari wajah keduanya. Berjalan bergandengan tangan dengan sebuah tas belanjaan yang ditenteng di tangan kiri Hyukjae karena tangan kanannya menggenggam tangan gadis itu.

Senyum itu..baru kali ini aku melihatmu tersenyum cerah untuk gadis lain..selain diriku.

If you were happier with someone else than you were with me

It’s fine because I love you

~~~

Pintu flat itu sedikit terbuka. Youngrin mengulas senyumnya. Sadar kalau penghuni lain flat itu pastilah sudah pulang.

Ia melangkahkan kakinya memasuki flat itu senang. “Hyuk..” ia ingin berteriak memanggil sahabatnya tapi ia tercekat.

Sebuah sepatu lain di depan pintu flat itu menghentikan ucapannya. Dia tidak akan terheran jika itu sepatu Hyukie sayangnya bukan hanya sepatu Hyukjae yang ada di depan pintu itu. tapi ada sepatu..wanita.

Ia sedikit melongokkan kepalanya. Mencoba mencari tahu siapa si pemilik sepatu. Dan hal lain yang ia tangkap di indra penglihatannya berikutnya membuatnya terdiam.

Hyukjae memang telah pulang tapi lebih tepatnya ia pulang sambil membawa gadis lain ke flat milik mereka. Gadis yang tempo hari ia lihat bergandengan tangan dengan Hyukjae.

Mereka kini tengah berbincang dengan akrab di ruang tamu flat itu. terlihat sangat dekat. Terlihat keduanya seperti sudah mengenal lama.

Senyuman dan bahkan canda tawa bisa youngrin lihat dengan jelas dari percakapan mereka. Keduanya tampak menikmati dunia mereka berdua.

Youngrin memegang dadanya yang serasa sesak itu. ia akui kalau ia merasakan itu. merasakan perasaan yang sangat wajar dirasakan oleh seseorang yang tengah jatuh cinta.

Cemburu. Youngrin tak menampik karena ia paham betul perasaanya kini. Perasaan cemburu yang terkadang sanggup menghancurkan seseorang itu kini jelas sekali ia rasakan.

Dan menurutnya, rasanya sungguh menyakitkan.

Youngrin menarik napasnya dalam. Berusaha meredam segala bentuk emosi yang kini ia rasakan mulai membuncah dalam dadanya.

Ia melangkahkan kakinya keluar flat itu. memilih untuk tidak pulang ke flat itu malam ini. Setidaknya hal itu akan membuatnya sedikit lebih baik. Tak perlu melihat kedekatan Hyukjae dan gadis lain.

Your love and your heart hurts but it will be okay

You love and you cry but it’ll be okay

~~~

“Youngie, semalam kau kemana?” Tanya Hyukjae keesokan harinya ketika ia mendapati sahabatnya itu semalam tidak pulang.

“Menginap di tempat Shilla eoni. Mianhae Hyukie tidak memberitahumu” jawab Youngrin singkat. Hyukjae menautkan alisnya.

“Geurae?” tanyanya curiga.

“Ehm. Dia ada sedikit masalah dengan kekasihnya. Jadi..yah..permbicaraan antar wanita Hyukie” jawab Youngrin bohong. Sebenarnya tidak terlalu bohong, karena memang semalam dia menginap di rumah Shilla. Hanya saja ia yang merengek menginap disana karena ia malas untuk pulang.

Hyukjae mengamati ekspresi Youngrin lagi. Hingga pada akhirnya ia hanya bisa mengangguk paham. Seolah paham.

“Hyukie, kau sudah sarapan? Mau aku buatkan sarapan apa?” Tanya Youngrin mengalihkan pembicaraan.

“Ah tak perlu aku sebentar lagi…”

TING TONG

Ucapan Hyukjae terhenti ketika ia mendengar bunyi bel itu. ia segera menghampiri pintu kemudian membukakan pintu untuk tamunya.

Senyumnya terkembang menyambut tamu itu. “Eo waseo?”

“Ehm”

“Masuklah dulu. Aku sedang siap-siap” ucap Hyukjae mempersilahkan tamunya. keduanya kemudian memasuki ruang tamu.

DEG

Jantung Youngrin serasa berhenti melihat tamu itu. wanita yang semalam membuatnya mengurungkan niat untuk pulang. Gadis yang sama yang sanggup membuat senyum bahagia terukir di wajah Hyukjae.

“Youngie..kenalkan ini  Alice Kim. Dan Alice ini Youngrin, sahabat karibku” ucap Hyukjae memperkenalkan mereka berdua. Youngrin masih terdiam di tempatnya.

“Senang berkenalan denganmu Youngrin-ssi. Hyuk banyak bercerita tentangmu” ucap Alice sopan sembari menjabat tangan Youngrin. Youngrin memaksakan senyumnya.

“Dia cantik bukan, Youngie? Seperti Alice in wonderland” kekeh Hyukjae. Youngrin bisa melihat Alice tersipu mendengar pujian Hyukjae dan hal itu membuatnya merasakan perih entah kenapa.

Youngrin memaksakan senyumnya lagi. “Nde. Sangat cantik” puji Youngrin. Ia tak menampik kalau Alice memang cantik. Dan kenyataan itu entah kenapa membuatnya iri.

Pantas saja kau menyukainya Hyukie..dia lebih cantik dariku kurasa.

“Alice ini yang akan menjadi pasanganku di pertunjukan inti nanti. Aku beruntung karena dia partnerku Youngie. Dia sangat berbakat dalam dance” sanjung Hyukjae. Lagi. Alice tersipu  mendengar pujian itu.

“Jangan berlebihan Hyuk-ah. Aku yang seharusnya beruntung karena memiliki pasangan dance sepertimu”

Youngrin merasakan sesak itu lagi. Mendengar keduanya saling memuji membuat ia merasakan seperti goresan luka di hatinya.

Berhenti bersikap saling mengagumi di depanku Hyukie.

“Ah Youngie, aku harus segera ke tempat latihan. Dan sepertinya aku akan pulang larut malam ini, jadi jangan tunggu aku, ne?” ucap Hyukjae. Youngrin menatapnya sekilas kemduian mengangguk mengerti.

“Alice, kkaja kita berangkat” ajak Hyukjae pada Alice. Gadis itu tersenyum kearah Youngrin untuk pamit kemudian berjalan beriringan bersama Hyukjae.

Kalian..tampak serasi.

Youngrin menggigit bibir bawahnya. Pemikiran itu terlintas begitu saja di benaknya. Orang luarpun pasti akan berpikiran yang sama jika melihat Hyukjae dan Alice tadi. Dan Youngrin tidak suka itu.

~~~

Youngrin hanya bisa menghela napasnya lagi. Entah sudah berapa kali ia melakukan itu. ia tak tahu karena memang ia tak menghitungnya. Yang jelas helaan napas itu membuat Shilla merasa terganggu.

“Marhaebwa!” ucap Shilla tiba-tiba. Youngrin mendongakkan kepalanya kaget. Seolah ucapan Shilla itu menariknya ke dunia nyata.

“Apa?”

“Kenapa sedari tadi kau hanya menghela napas? Setiap kali kau melakukan itu yang aku tahu berarti kau sedang memikirkan sesuatu. Dan kurasa itu bukan suatu hal yang menyenangkan” ucap Shilla. Youngrin menghela napasnya lagi.

“Aku…merindukannya” aku Youngrin. Shilla memandangnya bingung.

“Hyukjae maksudmu?” tanyanya kemudian. Setahunya seseorang yang sanggup membuat Youngrin sebegitu aneh adalah Hyukjae.

Youngrin mengangguk mengiyakan. “Belakangan ia terlalu sibuk dengan latihan. Selalu berangkat pagi dan pulang larut. Aku jarang berbicara padanya mengingat ia terlalu sibuk dengan latihannya. Terkadang aku bertanya apakah ia tidak lelah. Tapi bahkan aku sendiri tak punya kesempatan untuk bertanya. Ia selalu bangun lebih pagi dariku dan pulang larut jadi aku tidak berani mengganggunya” jelas Youngrin.

Shilla bisa melihat ekspresi cemas dan kesepian dari wajah Youngrin. Ia tahu bagaimana rasanya itu karena sedikit banyak ia pernah mengalaminya.

“Dan entahlah aku merasa ia sedikit berubah.” Tambah Youngrin.

“Maksudmu berubah?”

“Dulu kami selalu bercanda bersama. Dan bahkan saling bertengkar seperti anak kecil hanya karena meributkan hal-hal sepele. Tapi kini..aku bahkan seperti tak menemui Hyukjae yang dulu. Ah atau mungkin aku berlebihan?”

Shilla tersenyum singkat. “Kau hanya kesepian Youngie. Biasanya ada Hyukjae yang selalu disisimu. Selalu mendengarkan keluh kesahmu dan bahkan bertengkar satu sama lain. kau pastilah merasa kesepian karena sosok itu tiba-tiba seperti menghilang kan?”

Youngrin mengangguk.

“Mungkin kau memang berlebihan hingga merasa dia berubah. Tapi kau harus mengerti, dia sedang dalam persiapan pertunjukan yang selama ini ia dambakan. Pastilah ia akan menaruh effort lebih untuk itu. jadi terlihat lebih sibuk dan resikonya waktunya bersamamu jadi berkurang. Tapi percayalah kalau setelah pertunjukan itu semuanya akan kembali seperti semula” tutur Shilla.

Youngrin tersenyum simpul. Perempuan di depannya itu selalu bisa menghiburnya.

“Ne, kurasa eoni benar. Tapi eoni tahu apa yang sekarang mengangganggu pikiranku?”

Shilla menggelengkan kepalanya.

“Dulu, orang-orang selalu merasa aku dan Hyukjae adalah pasangan yang serasi. Mengingat kami selalu berdua, tak terpisahkan. Tapi semenjak Alice sering terlihat bersama Hyukie. Eoni tahu apa yang mereka pikir? Mereka pikir kalau Hyukie lebih serasi dengan Alice. Dan mereka pikir aku dan Hyukie lebih cocok untuk selalu bersahabat” ucap Youngrin pilu.

Shilla menepuk bahunya. “Berhenti memikirkan anggapan orang yang belum tentu benar. Yang terpenting adalah apa yang kau rasa dan yang ia rasakan.”

“Tapi bagaimana kalau itu benar?”

“Bukankah kau sendiri pernah bilang? Kau akan terus memilih menjadi sahabatnya kalau ternyata yang ia rasakan padamu tak lebih dari sahabat?”

Youngrin tersenyum lagi. “Ne, eoni benar. Selama ini menjadi sahabatnya adalah hal terindah yang aku rasakan. Jadi tidak ada salahnya kan jika itu terus berlanjut?” keduanya kini tersenyum. Meski Shilla tahu Youngrin tersenyum pilu.

Selalu tak mudah bukan untuk memendam perasaan cinta kita?

~~~

Malam ini sedikit berbeda. Hyukjae tanpa Youngrin sangka-sangka ternyata pulang awal. Dan kini ia seolah menemukan sosok Hyukjae yang selama ini punya arti penting dihidupnya itu.

“Masakanmu selalu paling enak Youngie” puji Hyukjae. Ia melahap masakan yang Youngrin buat itu dengan lahap.

“Hati-hati makannya Hyukie. Kau bisa tersedak”

“Ehm..aku sangat lapar” ucapnya dengan mulut penuh. Youngrin menggeleng singkat.

“Kau sudah tidak makan berapa hari memang?” sindir Youngrin. Hyukjae hanya tersenyum tanpa dosa.

“ah kenyang” ucap Hyukjae setelah berhasil menghabiskan makanannya.

“Youngie, kau ingat besok hari apa?” tanya Hyukjae tiba-tiba. Youngrin tersenyum singkat.

“Tentu saja. Wae?”

“Pastikan kau datang di barisan paling depan. Aku akan mempertunjukan hal yang special. Kerja kerasku, Alice dan kru lain haruslah menjadi pertunjukan spektakuler” ucap Hyukjae menerawang.

Youngrin sedikit terhenyak saat nama Alice meluncur begitu saja dari bibir Hyukjae. Perasaan cemburu itu entah kenapa melesak lagi dalamn dadanya.

“Awas saja kalau sampai kau tak datang” ancam Hyukjae. Youngrin tersenyum tipis.

“Ne, aku pasti datang”

~~~

Seperti janjinya pada Hyukjae, malam ini tepat di hari pertunjukan itu Youngrin datang di barisan paling depan.

Ia mengenakan gaun hitam selutut yang Hyukjae berikan untuknya. Sedikit bingung sebenarnya, karena Hyukjae tiba-tiba memberikannya gaun. Tapi melihat para tamu undangan lain juga mengenakan pakaian resmi, Youngrin hanya bisa mengangguk mengerti alasan Hyukjae membelikannya gaun.

Ia duduk dengan tenang sembari melihat pertunjukan itu. terpana ketika Hyukjae dengan indah meliuk-liukkan badannya.

Bukan suatu rahasia baginya sebenarnya. Sejak kecil dulu Hyukjae memang sudah menunjukkan bakatnya dalam dance. Ia bahkan sering memenangkan kontes dance saat masih sekolah dulu.

Youngrin tersenyum mengingatnya. Entah sudah berapa lama baginya mengenal Hyukjae. Sehingga rasanya setiap detail kehidupan Hyukjae sudah ia ketahui.

Ia memandang kagum Hyukjae yang menari dengan indah di atas panggung itu. dan kini ia bisa melihat Alice mulai memasuki panggung itu. dan sejurus kemudian ia menari dengan indah bersama Hyukjae.

Setiap gerakan tubuh mereka. Keintiman mereka dalam menari dan chemistry yang sepertinya tercipta begitu kuat, membuat Youngrin merasakan sesak itu.

Mereka terlihat seperti dua pasang kekasih yang menari bersama.

Aku sangat menyukai wanita yang pandai menari.

DEG

Seketika ucapan Hyukjae entah berapa waktu silam, terlintas di benaknya. Ia ingat betul Hyukjae pernah mengatakan itu. ketika Youngrin menanyakan seperti apa wanita idaman Hyukjae dan begitulah jawabannya.

PROK PROK PROK

Suara tepukan riuh penonton menyadarkan youngrin. Pertunjukan telah selesai. Ditutup dengan akhir yang indah dari Alice dan Hyukjae.

Keduanya kini saling menggenggam jemari. Kemudian membungkuk sopan kepada penonton. Dan kemudian Youngrin bisa melihat keduanya berpelukan puas. Puas dengan penampilan mereka.

Darah Youngrin memanas seketika. Selama ini hanya dirinya lah yang memeluk Hyukjae. Selama ini hanya dirinyalah perempuan yang dengan bebas menggenggam jemari Hyukjae.

Tapi rasanya kini, ia harus bersiap menerima kenyataan kalau akan ada wanita lain yang menggantikannya. Atau mungkin lebih tepatnya, ia harus siap membagi Hyukjae untuk wanita lain.

Youngrin menggigit bibir bawahnya. Perasaan itu tak ingin ia rasakan lagi. Perasaan luka yang kini serasa mendominasi hatinya.

Ia bangkit dari duduknya. Memilih untuk meninggalkan gedung pertunjukan itu secepatnya. Memilih untuk menenangkan dirinya yang serasa akan meledak itu.

Ia berjalan lemas meninggalkan gedung itu. udara dingin seketika menyapa kulit tubuhnya.

Your love and your heart hurts but it will be okay

You love and you cry but it’ll be okay

If you were happier with someone else than you were with me

It’s fine because I love you

(SG WANNABE-First Snow)

TESS

Air matanya menetes seketika. Ia tak ingin begitu. tak ingin terlihat lemah hanya karena hal sepele.

Ia paham kalau ia harus mempersiapkan hal seperti ini. Siap kalau ternyata selama ini perasaan cinta yang ia rasakan untuk Hyukjae mengandung berbagai resiko. Resiko betolak sebelah tangan.

Geurae…kita akan tetep bersahabat kan Hyukie?

“Youngie!” Youngrin mendengar panggilan itu. suara yang terasa terdengar indah di telinganya.

Rasanya aku sekarang berhalusinasi tentang dirimu mengejarku, Hyukie.

Youngrin tersenyum miris sembari tetap melanjutkan langkahnya. Hingga ketika sebuah tangan menahan lengannya ia terhenti.

Orang itu membalikkan badan Youngrin paksa. Membuat gadis itu kini bisa melihat dengan jelas sosok yang berhasil membuatnya tak karuan.

“Kenapa kau tiba-tiba keluar gedung itu? pertunjukan bahkan belum selesai”

“Pertunjukan sudah selesai hyukie. Dan aku harus pulang” lirih Youngrin. Hyukjae mengamati wajah sahabatnya. Hingga ketika ia melihat bulir air mata di wajah itu, sontak Hyukjae panic.

“Youngie waegurae? Kenapa menangis? wae?” paniknya. Selama ini ia memang tak pernah suka kalau Youngrin menangis.

Youngrin tersentak. Ia segera menghapus air matanya. “Nan gwenchana”

“Tapi kenapa menangis? hm?”

“Nan gwenchana Hyukie” ulang Youngrin kesal. Hyukjae menghela napasnya.

“Kembalilah ke dalam. Ada sesuatu yang ingin kutunjukkan”

“Untuk apa? Tamu lain bahkan sudah pulang”

“Tentu saja sudah pulang. Karena kau menggagalkan rencanaku”

“Huh?”

“Kkaja ikut aku” ucap Hyukjae tanpa mempedulikan ucapan Youngrin. Ia menarik tangan Youngrin masuk ke dalam gedung itu lagi.

DEG

Youngrin terpaku saat ia hanya bisa melihat Alice di dalam sana. Dan sekarang ruangan itu bahkan sudah gelap. Hanya lampu set panggung yang menyala. Dan diatas panggung sana Alice tersenyum lembut kearah Youngrin.

Kau membawaku kesini untuk apa Hyukie? Mau mengumumkan kalau kau mencintai Alice?

TAP

Lampu set yang satu-satunya menyala itu kini padam. Dan detik berikutnya cahaya lilin menjadi satu-satunya penerang disana.

Youngrin lantas bisa mendengar dengungan lagu ulang tahun yang keluar dari bibir Hyukjae dan Alice kini berjalan kearahnya sambil membawa kue yang berhiaskan lilin itu.

Youngrin terpana. Mereka berdua menyanyi untuknya. Ia sendiri bahkan baru sadar kalau sekarang ulang tahunnya.

“Pukul 00:15 Youngie. Dan itu artinya sekarang kau bertambah 1 tahun bukan?” ucap Hyukjae setelah nyanyiannya selesai. Youngrin masih terlalu terpana untuk sekedar mengucapkan sebuah kata.

“Make a wish dan tiup lilinnya” perintah Hyukjae. Youngrin mengangguk kemudian melakukan apa yang Hyukjae suruh.

“Saengil chukae Kim Youngrin. Youngie sahabat kecilku”

“Gomawo Hyukie” ucap Youngrin terharu.

“Sejujurnya aku ingin melakukan ini 15 menit yang lalu saat pertunjukan selesai. Ingin mengucapkan selamat padamu di hadapan penonton. Tapi sayangnya kau terlanjur meninggalkan gedung ini”

Youngrin terpana. Ia mengerjabkan matanya tak percaya.

“Kau membuat rencana yang sudah kususun rapi bersama Alice gagal begitu saja” timpal Hyukjae.

“Nde?..ah mianhae Hyukie” ucap Youngrin menyesal.

“Hyuk-ah saatnya pertunjukan inti” ucap Alice menginterupsi. Youngrin hanya menatapnya bingung, sementara Hyukjae tersenyum penuh arti.

Alice kemudian menyerahkan sesuatu kepada Hyukjae. Dan seketika Hyukjae menggenggam jemari youngrin.

“Aku mungkin jauh dari kata sempurna. Dan mungkin caraku ini terlihat biasa. Tapi aku bertaruh atas nama persahabatan kita untuk ini”

Youngrin hanya terdiam. Tak tahu harus merespon apa.

“Aku…mencintaimu Youngie. Bukan sebagai seorang sahabat tapi sebagai sebagai pria terhadap wanita. Aku mencintaimu. Aku tak tahu apa yang kau rasakan, hanya saja jika kau tak merasakan hal yang sama, kumohon tetaplah bersedia menjadi sahabatku”

Seketika jiwa Youngrin serasa ditarik dari raganya. Ia hanya menatap kosong Hyukjae di depannya.

Dan tanpa ia perintah air matanya mengalir dari pelupuk matanya. Membuat Hyukjae panic seketika.

“Youngie waegurae? Kenapa menangis? uljima! kalau kau tidak mencintaiku tak apa. hanya saja jangan menangis Youngie” panic Hyukjae. Youngrin bahkan tak mengerti kenapa ia menangis.

Alice menatap bingung dua pasang sahabat di depannya. Hingga kemudian ia memilih untuk memberi mereka waktu berdua.

Youngrin semakin kencang menangis. dan tentu saja Hyukjae semakin panic dibuatnya.

“Ssstt. Youngie uljima. mianhae”

“Kau jahat Hyukie! Napeun neom! Setelah kau membuatku nyaris putus asa sekarang kau mengatakan kau mencintaiku?”

“Huh?”

“Kau tahu kenapa aku tadi buru-buru keluar? Karena aku tak tahan melihat kedekatanmu dengan Alice. Kalian seperti pasangan kekasih, kau tahu?”

“Huh?”

“Lee Hyukjae bodoh! Aku juga mencintaimu, pabo!” umpat Youngrin. Dan kini giliran Hyukjae yang terpana. Kelegaan melesak hebat dalam dadanya.

“Jeongmal? Kau mencintaiku?”

“Ehm”

“Gomawo Yongie” sontak Hyukjae memeluk Youngrin. Pelukan yang entah sudah berapa lama tak Youngrin rasakan.

“Hyukie”

“Ehm?”

“Apa..tadi kau berniat menyatakan perasaanmu di depan penonton juga?”

“Keureomyeon. Tapi kau menggagalkan semuanya” kesal Hyukjae. Youngrin memukul dada Hyukjae pelan.

“Siapa suruh kau membuatku tersiksa? Kupikir kau menyukai Alice”

“Kenapa kau berpikiran begitu?”

“Kau dekat sekali dengannya. Bergandengan tangan tanpa beban dengannya. Ditambah kau tampak bahagia bersama Alice. Dan lagi bukankah kau pernah bilang kalau wanita idamanmu itu wanita yang pandai menari? Dan Alice memenuhi kriteria itu”

Hyukjae tertawa pelan. “Alice itu keturunan Korea-Inggris, dan ia besar di Inggris jadi menurutnya wajar baginya melakukan skinship seperti itu. orang Barat memang begitu kan?” youngrin mengangguk.

“Dan lagi wanita idamanku memang yang pandai menari. Tapi apa aku pernah bilang kalau wanita yang akan kau jadikan istri adalah sahabatku?”

“Mwo?”

“Aku mencintaimu semenjak kita menginjak remaja Youngie. Tapi aku memilih memendamnya karena aku takut kau tak memiliki perasaan yang sama. Tapi semakin kesini, aku merasa aku harus mengungkapkannya sebelum aku menyesal. Dan lagi Alice bilang kau menyukaiku, jadi aku semakin semangat untuk menyatakan perasaanku”

“Alice bilang begitu?”

“Ehm. Saat ia berkunjung ke flat kita ia bilang ia melihat aura cemburu darimu. Entah aku juga tak mengerti itu, mungkin karena ia sama-sama wanita jadi ia bisa merasakannya. Dan selama ini aku sering bersama Alice karena ia membantuku untuk acara surprise yang kau gagalkan ini. Dan lagi ia membantuku untuk memilihkan ini…”

Ucapan Hyukjae terhenti sejenak. Ia merogoh sesuatu dari saku celananya. Sesuatu yang adi Alice berikan untuknya.

Dan untuk entah kesekian kalinya youngrin terpana. Hyukjae menyodorkan sebuah box dengan cincin di dalamnya.

“Aku serius dengan perasaanku youngie. Aku mengenalmu sudah cukup lama dan aku ingin menghabiskan sisa hidupku bersamamu. Jadi..jadilah milkku selamanya Youngie. Menikahlah denganku” pinta Hyukjae tulus.

Youngrin tak sanggup berkata-kata. Ia hanya bisa menganggukan kepalanya menyetujui ajakan Hyukjae.

Dengan itu Hyukjae menyapukan bibirnya di bibir Youngrin kemudian memeluk gadisnya itu erat.

“Gomawo youngie,”

Perasaan itu terasa begitu indah. Terasa begitu nyata dan tak terbantahkan.

Kita tidak bisa menoknya ketika cinta mengarahkan anak panahnya. Merasakannya dan mengikuti arah cinta itu mengalir. Itulah yang bisa kita lakukan.

THE END

 

Okay another failed story from me… mianhae

Buat Na, saengil chukae dongsaeng-ah…mianhae eoni hanya bisa bikin ini. Maaf kalau sangat aneh, kaga nyambung, gaje, ga dapat feel atau sebagainya maklum saya bikinnya ngebut pas pulang kuliah..hehe

Yang jelas wish u all the best..makin langgeng sama monyet bau amis itu..hehe😀

 
51 Comments

Posted by on March 28, 2012 in birthday, fanfiction, oneshot

 

Tags:

51 responses to “Were You Happier with Her?

  1. Tivaclouds

    March 28, 2012 at 8:40 am

    Ff baru..ini hadiah ultah ye??

    Tinggalkan jejak dulu shilla…

    Engh…saengil chukkae buat orin…*sksd*

     
    • Na

      March 28, 2012 at 9:44 am

      Ne. .gomawo ucapan.a unnie~ ^^`

       
      • Tivaclouds

        March 28, 2012 at 9:33 pm

        ff nya keren shilla~
        Iihh monyet pirang akhirnya ada yg mau juga.
        Satu hal yg mengganggu. Kenapa SS couple nyempil juga disini. Aigo…ini couple kebangetan narsisnya *ditendang shilla*

        Ceritanya manis banget ini mah…
        Makna lagunya mirip2 sama it has to be you nya bang encung.
        It’s okay if it hurts~

        Oke, closingnya…mana senseless nya *nagih bawa pisau*
        Saya kangen banget ini~

         
      • shilla_park

        March 28, 2012 at 11:16 pm

        eh? kaga ada ss kopel ya disini..cuma ada shilla doang..*tendang*
        dibilangin senseless mah mingggu depan jg.. *buang piso*

         
  2. Na

    March 28, 2012 at 9:43 am

    Ahoiyy…. Na hadir onn…

    JEONGMAL JEONGMAL KAMSAHAMNIDA Unniiieeee sayaaaannggg…
    Kado.a SWEET banget >_o< *treak depan cermin*

    wkwkwk…

    Unniieee… Na kirain bakal sad ending, tp tau nyaaa~
    jinjja… Seperti yg Na harapkan!😉
    jeongmal gomawo unniieee… Makasih kado dan Doa nya. AMIN! *kecup*

     
    • shilla_park

      March 28, 2012 at 6:26 pm

      sweet drmana? ancur gini na..hehe
      awalnya emang mau bikin sad end tp kan saya kasian sama na..masa lg ultah dikasih yg sedih2..haha😀

       
      • Na

        March 28, 2012 at 7:09 pm

        berarti unnie care sm Na..
        Gajadi Sad end! Kkkk~ xD

         
      • shilla_park

        March 28, 2012 at 11:14 pm

        care dr hongkong?..yg ada aku pingin nimpuk kamu na..*timpuk pake pisang*😛

         
  3. hyuk_ka

    March 28, 2012 at 12:57 pm

    ffnya kerennnnn
    saengil chukae bwat yg lg ultah
    =]
    tapi cemburu lyat unyuk sama young rin!
    *tarik eunhyuk,sembunyiin di kamar*

     
    • Na

      March 28, 2012 at 5:43 pm

      nde, tinkyu ucapan.a =)

      hihii.. Jangan jealous cingu.. Ini cuma ff kok. Tp berarti banget buatku!😄

      Nde, relakan enyuk yah! Hehe.. Xp

       
  4. fanfictionsarang

    March 28, 2012 at 3:33 pm

    MWOO??!!
    Kirain ini sad endingg! T___T tau2 nya ga..
    Tpi, gpp deh!😀
    Sumpahh,, keren bgt dah ini! Aplgi yg maen suami saya tersayong.. :* :*
    tereak2 ga jelas saya mlihat suami saya trcintrong bgitu romantiss..😉
    Daebak.. Daebak dah! Udh gatau mau ngomong apa lgi..😀 intinya keren bgt!! ^^
    Dan, Saengil Chukkae ya yg lgi ultah..^^v , karna kamu ultah, monyet nya dibagi sama saya mau ga?! ;p itung2 amal gitu..

     
    • shilla_park

      March 28, 2012 at 6:30 pm

      haha..karna ini ff hadiah jadi saya ga tega kalau dibikin sad end..gomawo komennya😀

       
    • Na

      March 28, 2012 at 7:06 pm

      maaf, si terihyuki Na lagi gada sale. Gatrima pesenan!😄

       
  5. uknowacha

    March 28, 2012 at 6:37 pm

    wuaaaaah~~
    saengil chukkae ya buat yang ulang tahuun. WYATB😀

    keren loooh . aku kira bakal sad ending taunya ngga hehe
    yang main kan suami saya *baca: Eunhyuk*
    maafkan aku snow white tersayaaang :*

    eonni kapan kapan bikinin buat aku juga dooong😛

     
    • shilla_park

      March 28, 2012 at 11:13 pm

      jd sebenernya kamu maunya sama eunhyuk kibum atau jungki? maen embat smuanya aja..lol
      bikinin? saya ga pinter bikin kue mbak..haha😀

       
      • uknowacha

        March 29, 2012 at 4:21 pm

        mau sama semuanyaaaaaaa hahaha😛

        yah si eonni, bukan bikinin kue -,-
        lagian masa istrinya abang kuda gabisa bikin kue *kaya aku bisa aja* haha😛

         
      • shilla_park

        March 29, 2012 at 8:17 pm

        saya kalo masalah bikin kue ga gitu jago…kalo bikin main food baru bisa…hehe *knp jd ngomongin makanan*😀

         
  6. superteuki

    March 29, 2012 at 8:56 am

    kirain youngrin emank bertepuk sebelah tangan..
    Untung hyukjae jg suka ama dy, jd persahabatan mereka jg kagak hancur..
    kasian jg sih hyuk uda nyiapin surprise kasi youngrin, ee youngrin na malah kabur gr2 cemburu..
    tp setidak2na berhasil jg deh hyuk nembak youngrin..

    o ya, saengilchukaeyo buat orin ^^.. mian telat ucapin nya.. heheh..

     
    • shilla_park

      March 29, 2012 at 8:09 pm

      haha saya kaga tega bikin sad end beneran..kasian noh yg lg ultah..haha

       
    • Na

      March 30, 2012 at 5:25 pm

      @superteuki; tinkyu ucapan.a~^^

      @shilla ahjumma; bagus..kasihanilah Na yg malang ini T_T
      *pundung*

       
  7. fanfictionsarang

    March 29, 2012 at 5:19 pm

    btw, Shilla eon.. T__T
    Kenapa ya aku gabisa lgi comment disini, kalo hanya sekedar nulis name dan e-mail?! Pasti kalo udh mau post coment nya , disuruh log in dulu.😦 pdhl kan aku gapunya WP . T.T ya udah, jdinya pake WP temen dulu.. Saking pengennya coment disini ;D
    fanfictionsarang –> itu coment aku, Soo Ki JewelAlways.🙂
    Btw, senseless nya.. Jngan lama2 yoo.. *ngasah gorok*

     
    • shilla_park

      March 29, 2012 at 8:19 pm

      oh masa ga bisa? atau ga masukin aja alamat fb atau twit di bagian wp..biasanya bisa..
      senseless mah jadwalnya seminggu sekali..haha
      btw, gomawo… *big hug*

       
  8. Naria

    March 29, 2012 at 10:26 pm

    Shilla keren,tp krg grget biz g da pkl2an tndg2an gt.Loch kok cm shilla bang won2 mn?Tmbn g da br’2an.

     
    • shilla_park

      March 30, 2012 at 5:58 am

      ya ampun kalo ada pukul2an kasian dong..haha😀

       
  9. MyYesung

    March 30, 2012 at 12:54 am

    Mateeeeee….
    Itu si monyet napa bisa romantis gituuu
    Yaelah diawal sesek, deg2an mpe gemes pengen botakin si monyet

    Tapi pas akhir….. Hhhaaaa
    Nyuk, sini akyu peyuk kamu sayank….
    Ich kamu co cuit bgt sich *popo nyuk*

     
    • shilla_park

      March 30, 2012 at 6:00 am

      drpd botakin si monyet mending dibikin ikan asin aja..haha😀

       
  10. Minkijaeteuk

    March 30, 2012 at 10:47 am

    uh…..
    tadi y nyesek bgt baca y n mikir hyuk ngak cinta n jadi sad ending deh padahal idah siap mau nangis eh….. tau y dibikin kaget hyuk y cinta jg ma youngrin jd plong rasa y n nyesek y langsung ilang…..
    daebak…..

     
    • shilla_park

      March 30, 2012 at 8:54 pm

      haha..maaf ya kalo ga jadi nangis.. *loh?*😀

       
  11. Na

    March 30, 2012 at 5:30 pm

    Heiho..berbahagialah karna tak jadi sad end. *sawer gopean*

    shilla onn gakejam2 bgt klo dibuat sad end!😄
    mmuuaahahahahaa.. 😛

    *ngrusuh dikomen orang*biarin* LOL

     
  12. seung jisun

    March 30, 2012 at 6:56 pm

    Ini hadiah ultaahh??
    Failed?? Kayak gini FA-IL-ED? -_____-
    It’s so perfect-_-

     
    • shilla_park

      March 30, 2012 at 9:15 pm

      hehe..abis saya bikinnya ngebut jd saya merasa failed..😀

       
  13. haracheonsa

    March 31, 2012 at 11:08 am

    Eonni ff’na bagus…nice ff deh!!
    Romantis banget pas akhirnya, kirain bakal sad ending tau’na happy ending🙂
    Happy birthday juga buat yang ultah, maaf telat comment dan ngucapin#kicked

     
    • shilla_park

      March 31, 2012 at 7:13 pm

      hehe..gomawo… *senyum malu2*😀

       
  14. haemin

    March 31, 2012 at 6:13 pm

    Ahhhhh co cweet ceritanyaaa,,,,,emang jarang ya ada perasaan murni sahabat didunia ini,,,,hohohooohohoh!!!!!si monyet ada yg suka jg *plakkkk*,,,,,kerenlah saeng ceritanyaaa,,,,

     
    • shilla_park

      March 31, 2012 at 7:19 pm

      ini eoni berasa udah berpengalaman banget mslah beginian.. *tatap penuh curiga*😀

       
  15. G-4tul21

    April 1, 2012 at 7:11 am

    Yakkk,, hoby amat deh menjelek-jelekkan unyuk.. Dia tuh perfect tau, Nyanyi bisa, dance bisa , ng’rapp bisa ,, dan yg plg penting dia Bias saya #heuhhh

    tp end nya bagus,, asal hyuk bhgy lah..semua.a bgus.

     
    • shilla_park

      April 1, 2012 at 12:21 pm

      iya deh maaf..pan itu biar lebih akrab saya sama enhyuk jd saya jelek2in.. 8minta ditabok*😀

       
  16. ddangkoma1234

    April 2, 2012 at 2:13 pm

    Eaaaaaaaaa kunyuk sue dah!! Gw kira jg bakalan jdan sama alice?? Taunya tetep sama sahabatnya dunk,, ckckckckckkck

    Klo surprisenya berhasil ditunjukin didepan penonton itu bukannya bsa lbh romantis lg yah??
    Aaaaaaaa sayang si yongie keburu terbakar cemburu,, akakakakakakakakaaa

     
    • shilla_park

      April 2, 2012 at 6:37 pm

      haha.. kalo ditunjukin di depan penonton ntar image kunyuk jd brubah romantis.. kaga cocok.. *dibakar jewels*😀

       
  17. MissClouds

    April 7, 2012 at 12:19 am

    heheheheh kirain bakalan bikin mwek lagi :'((
    romantis bangettt~~~suka..suka….

    hahahahah bener2 kalo dtunjukin ke penonton yang ada Romantic Princenya bang Ikan bisa terkalahkan…andwaeeee>,<
    Nyunyuk jadi harus tetep jadi orang gokil kekekek~~
    Nyunyuk: siaulll lo -_____-

    Yoongie chukkae^.^
    akhirnya bareng nyunyuk juga…

    ps; SScouple kahak nongol asyikkkk*tebar duit ;p

     
    • shilla_park

      April 7, 2012 at 8:21 pm

      betull..kalo kunyuk romantis bukan kunyuk namanya haha
      ini orang seneng amat kalo ss kopel kaga eksis.. *tendang ke antartika*😀

       
  18. babymino

    April 14, 2012 at 9:31 pm

    bagus eonnie🙂

     
  19. lala chan (@heldaftigh_chan)

    May 29, 2012 at 12:11 pm

    Annyeong chingu (SKSD buangettt😀 )
    reader baru disini ^^
    pertama menginjakkan kaki di blog ini mau baca FF chingu yg senseless, tapi pas liat ada poster hyuk jae langsung pengen, (lagi kena virus demen eunhyuk)😀

    sumpaaah tak kira ini akhirnya sad ending, jadi semangatt bacanya. ternyata happy ending. tapi kereen, ceritanya membuatku terkecoh😀

    salam kenal chingu ^^

     
    • shilla_park

      May 29, 2012 at 8:37 pm

      anyeong juga… salam kenal juga
      haha karna ini ff hadiah ultah jd ga mungkin saya bikin sad end.haha😀

       
  20. estherzhang

    June 19, 2012 at 10:42 pm

    woaa.. hyukkie… what a adorable you are.. lol
    hey shilla, I read ur posted and all.. it’s great!!!!!!!!😀
    sorry if i just spammer because I cannot comment anything
    the author did great.. and almost perfect..😀
    kkk~
    nice ff😀

     
    • shilla_park

      June 20, 2012 at 8:03 pm

      oh no.. i’m so far away from the word perfect..i’m just ordinary here…😀

       
  21. inggarkichulsung

    September 12, 2013 at 11:07 am

    So sweet Hyukjae oppa rupanya dia jg mencintai Youngrin dan slm ini Youngrin tdk th dan dia merasa sll cemburu kalau Hyukjae oppa sdg bersama partner dance nya Alice.. finally happy ending so sweet

     
    • shilla_park

      September 13, 2013 at 6:45 am

      hehe bgitulah..cemburu artinya cinta kan lol

       
  22. Rhuky93

    May 5, 2014 at 7:07 pm

    “Kisah cinta yang berawal dari sebuah rasa persahabatan bisa jadi menakjubkan dan terkadang justru membuat rumit. Ketika kedua pihak merasakan rasa yang sama maka itu adalah kebahagian yang sesungguhnya. Keudae.. jika salah satu hanya menganggap sebagai sahabat itulah yang membuat menjadi kompleks.”
    hahahahhaaa.. inilah alasan kenpa aku sll menjaga hatiku dr sahabat2 lain jenis.. hiihihiii..

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: