RSS

Reminiscence Chapter 9

19 May

reminis

Siwon masih menundukkan kepalanya. Tak kuasa melihat wajah pria yang sudah memukulinya itu. Sementara Hoya di sampingnya hanya bisa memandang bingung dua pria yang lebih tua darinya itu.

“Hoya, tinggalkan kami berdua! Aku harus bicara pada lelaki kurang ajar ini. Sendiri.” Ucap pria yang berhasil membuat wajah Siwon terluka. Hoya mengangkat kepalanya, menyerukan ketidaksetujuannya hanya dengan tatapannya.

“kau tenanglah! Aku sudah puas memukulnya jadi aku tak akan melakukannya lagi” timpal pria itu. Seolah mengerti maksud dari tatapan Hoya.

“Keunde..Hyungnim…”

“Jebal! Kau carikan es saja untuk mengompres wajah pria itu!” tambahnya. Hoya memandang Siwon dengan tatapan cemasnya. Hanya saja Siwon menatap Hoya dan menganggukkan kepalanya.

“gwenchana” bisiknya singkat. Hoya mengangguk kemudian benar-benar memberi keduanya waktu untuk bicara.

Helaan napas terdengar dari bibir pria rambut pirang itu. Ia menatap Siwon dengan emosinya yang campur aduk. Ia lantas mengulurkan tangannya. Mencoba membantu Siwon untuk berdiri.

“gomawo” ucapan singkat nan tulus itu terdengar lirih. Siwon tersenyum kecut. Kemudian mengambil duduk di bangku dekatnya ia berdiri kini. Diikuti oleh lelaki yang memukulnya itu.

Sesungguhnya ribuan perasaan menghinggapi Siwon. Bertemu dengan Hyukjae lagi, begitulah nama pria pirang itu, adalah sesuatu yang tak Siwon duga sebelumnya. Bukan berarti ia tak suka dengan pertemuannya dengan Hyukjae. Ia sangat suka malah. Karena nyatanya kerinduannya pada sosok sahabat kecilnya itu terobati.

Hanya saja, bukan hanya itu perasaan yang ia rasakan kini. Mungkin ia memang merindukan Hyukjae. Tapi bagian hatinya yang lain mengatakan tak ingin bertemu Hyukjae. Tak ingin merasakan perasaan bersalah yang menghinggapinya begitu kuat.

Hyukjae hanya diam. Memandang lurus ke depan. Tanpa sedikitpun melirik Siwon.

Ia hanya berpikir, kenapa setelah sekian lama baru hari ini dipertemukan dengan Siwon. Ketika dulu ia mati-matian khawatir dan mencari keberadaan sahabatnya itu, kenapa baru sekarang Tuhan mempertemukannya? Melalui perantara Hoya? Hyukjae tak pernah menyangka akan hal itu sebelumnya.

Apa ini semua adalah rencana Tuhan? Apakah ia baru diijinkan bertemu Siwon sekarang? Tapi kenapa? Kenapa ketika ia hampir lupa dengan sosok sahabatnya yang pergi tanpa kabar itu? Entahlah, Hyukjae tak tahu. Tuhan memiliki rencananya sendiri, sepertinya.

“MIanhae” ucapan lirih dari Siwon itu nyatanya masih bisa Hyukjae dengar dengan jelas. Ia tahu maksud ucapan maaf Siwon. Untuk semua perilaku yang ia lakukan. Untuk semua tindakan gegabahnya.

“Wae?” Tanya Hyukjae dingin. Tetap tak menatap Siwon.

Siwon mendongakkan kepalanya menatap langit. “Aku tak tahu harus memulai dari mana menjelaskan padamu, Hyuk-ah” ucap Siwon. Hyukjae berdecak singkat.

“Kalau begitu katakan semuanya. Katakan apa yang seharusnya kau katakan!” geram Hyukjae. Siwon menghela napasnya.

“Kenapa aku pergi kurasa kau….”

“I don’t care about the reason why you left. Yang aku ingin tahu adalah kenapa kau pergi begitu saja, huh? Tidakkah kau pikir aku ini sahabatmu hingga kau sama sekali tak mengangapku?”

“Bukan begitu Hyuk…aku..”

Hyukjae tiba-tiba memandang Siwon. Tatapan tajam Hyukjae itu membuat Siwon terdiam seketika. Ia tak bisa menjelaskan apapun tiba-tiba.

“Aku tak peduli dengan alasanmu pergi Won-ah” ucapan Hyukjae itu terasa membawa sebuah rasa nostalgia tersendiri. Dulu, ketika keduanya masih sangat bersahabat panggilan itu terasa sangat biasa. Tapi kini, ketika takdir mempertemukan mereka lagi, rasanya panggilan itu terasa membawa efek rindu tersendiri.

Siwon tak mengerti kenapa. Mungkin karena waktu membuatnya seperti itu. Ketika kita dekat dengan seseorang dan tiba-tiba terpisah dalam periode waktu yang lama. Hingga ketika waktu itu mempertemukan kita kembali pastilah ada perubahan signifikan dari periode waktu yang hilang itu, bukan?

“Aku tahu, aku mengerti alasanmu. Yang aku tak mengerti adalah alasanmu untuk tak memberitahuku. Aku tak mengerti kenapa kau pergi begitu saja. Layaknya angin. Hingga tak memperdulikan statusku sebagai sahabatmu” lanjut Hyukjae. Siwon menatap Hyukjae pilu.

“Hyuk-ah..”

“Kenapa Won-ah?” pertanyaan singkat namun sarat akan pengharapan itu keluar dari bibir Hyukjae. Siwon hanya menatap Hyukjae bisu. Ada ribuan alasan yang ingin ia utarakan. Ada ribuan kalimat yang kini menari-nari di benaknya, ingin segera ia lontarkan. Tapi satupun, tak ada yang keluar dari bibirnya.

“Wae? Karena aku bukan siapa-siapa?”

Siwon hanya menggeleng. Bibirnya masih tak kuasa berucap.

“Karena kau tak pernah menganggapku penting? Kau tak menganggapku sebagai sahabatmu yang bisa membantumu? Karena nyatanya, dulu, kau lah yang selalu membantuku. Mengangkatku dari segala kesulitan hidupku. Jadi kau pikir aku tak punya daya untuk membantumu? Karena aku-lah dulu yang selalu meminta bantuanmu?”

Siwon menggeleng lagi.

Bukan itu. Bukan Hyuk-ah.

Ingin sekali Siwon berteriak menyangkal. Ingin sekali ia memekikkan kata tidak pada Hyukjae. Tapi kenapa rasanya bibirnya kelu? Apakah Tuhan tengah memberi kesempatan pada Hyukjae untuk melontarkan kemarahannya hingga mengunci rapat bibir Siwon? Entahlah, Siwon tak tahu.

“Kenapa Won-ah?” pertanyaan Hyukjae itu terdengar frustasi. Selama tujuh tahun ini ia selalu bertanya apakah alasan Siwon. Tapi bukannya yakin akan satu kesimpulan, Hyukjae justru semakin bingung dengan berbagai kemungkinan alasan yang berputar di kepalanya.

“Kupikir…dengan lamanya persahabatan kita…kau akan datang padaku. Meminta bantuanku. Hanya tinggal katakan ‘Hyuk-ah, aku harus bagaimana? Bantu aku!’. Kupikir akan seperti itu Won-ah. Tapi nyatanya tidak, kan?”

Hyukjae menatap Siwon nanar. Pria yang kini memiliki beberapa memar di wajahnya itu hanya diam. Menerima semua ucapan Hyukjae.

“Aku selalu bergulat dengan pikiranku Won-ah. Aku tak tahu mana yang benar karena nyatanya kepergianmu yang tanpa jejak tak memberiku jawaban sama sekali. Hingga akhirnya…sebuah pikiran kuat itu tak bisa lepas dari benakku”

Siwon menolehkan kepalanya. Menatap Hyukjae penasaran. Sebelah hatinya merasakan cemas. Entahlah, tapi ia takut Hyukjae berpikiran salah tentangnya. Tapi bukan salah Hyukjae kan sebenarnya? Karena sepenuhnya ini salah dirinya. Salahnya yang tak memberi kabar apapun pada sahabatnya itu.

“Kalau kau sama saja dengan mereka Won-ah.” Lanjut Hyukjae. Mata Siwon membelalak setelahnya. Ia mengerti siapa mereka yang dimaksud Hyukjae.

“Aniya. Aniya Hyuk-ah” akhirnya Siwon bisa menyanggah. Akhirnya ia bisa mengeluarkan suaranya.

Hyukjae berdecak singkat. “Lalu apa? Kau mau menyanggah bagaimana Won-ah? Nyatanya memang seperti itu kan? Kalau kau tak seperti mereka  maka kau tak akan bersikap seperti ini Won-ah. Kau tak akan pergi begitu saja. Kau tak akan pergi tanpa menolehkan kepalamu sedikit saja padaku”

Tatapan memohon Siwon tentu saja Hyukjae bisa menyadarinya. Seolah memohon pada Hyukjae untuk tak mengambil keputusan sepihak. Tapi apa yang bisa Hyukjae pikirkan saat ini? Toh semua sikap Siwon selama tujuh tahun ini seolah menguatkan asumsi Hyukjae.

“Dulu..kau bilang bahwa status social dan ekonomi itu tak penting bagimu. Dulu, kau berhasil membuatku percaya bahwa kau beda dengan para orang dari kalanganmu. Dulu, kau membuatku sangat nyaman berteman denganmu. Tapi aku tak tahu Won-ah. Rasanya…sikapmu tujuh tahun terakhir ini seolah meruntuhan pikiranku itu”

“Hyuk..”

“Dulu aku tak ambil pusing dengan statusku yang hanyalah anak dari salah satu pelayan keluargamu. Tapi rasanya…ketika kau pergi begitu saja saat itu…membuatku berpikir..bahwa statusku sebagai anak seorang pelayan membuatmu hanya memandangku rendah. Membuatmu tak bisa datang padaku dengan tangan terbuka karena kau menganggapku tak lebih hanyalah kalangan rendahan yang tak akan bisa memberimu bantuan. Begitu, kan?”

Siwon menggeleng lagi. Kali ini lebih keras dari sebelumnya. Seolah meminta Hyukjae untuk membuang jauh-jauh pemikiran itu. Karena itu tak benar. Sangat tidak benar.

“kau salah” lirih Siwon. Memejamkan matanya, menghalau lelehan hangat air matanya yang nyaris keluar.

Rasanya sakit. Sahabatmu sendiri merendahkan dirinya hanya karena semua tingkahmu yang salah.

“Kau salah Hyuk-ah. Bukan itu! Bukan itu alasanku! Bukan itu! Kau salah!” gumam Siwon tak jelas. Ia membuka matanya, menarik napasnya dalam. Siap untuk membeberkan alasannya.

“Keureom wae?”

“Karena aku tahu…kau akan sangat berpotensial dalam membantuku”

Kalimat singkat itu sontak membuat Hyukjae membelalakkan matanya. Menatap bingung kearah Siwon, tapi penuh antisipasi.

“Karena aku tahu…kau akan sangat bisa membantuku. Semua orang tahu itu. Jadi aku tak ingin seperti itu”

Hyukjae memiringkan kepalanya bingung. Dari dulu ia tahu kalau Siwon memang penuh kejutan. Cara berpikirnya terkadang berbeda. Dan terkadang Hyukjae tak bisa mengimbangi itu.

Siwon menatap Hyukjae penuh arti. “Karena aku tahu…mereka akan mencarimu Hyuk-ah. Mereka akan mencarimu..menanyakanku” lanjut Siwon.

Hyukjae mengerti kini. Ia, pada akhirnya mengerti alasan Siwon tak pernah menghubungi.

“Itulah kenapa aku pergi sejauh mungkin Hyuk-ah. Ke suatu tempat dimana tak seorang pun akan menemukanku. Termasuk dirimu’

Hyukjae terkesiap mendengarnya. Ia sedikit merasa bersalah karena telah berpikiran buruk tentang sahabatnya itu.

“Bukan karena aku tak menganggapmu. Bukan. Karena dari dulu, kau sahabat terbaikku Hyuk-ah. Dan aku tak pernah bohong tentang aku tak peduli status social kita. Aku tak pernah peduli. Yang aku tahu, kau, adalah sahabat terbaikku” ucap Siwon bergetar.

Kini giliran Hyukjae yang terdiam.

“Kurasa kau cukup tahu apa alasanku pergi saat itu. Jadi kau pikir, untuk apa aku repot-repot pergi kalau nyatanya mereka akan sangat mudah mencariku? Datang padamu, bertanya padamu, hingga akhirnya mereka akan tahu keberadaanku. Begitu kan?”

“Aku bukan orang yang menghianati sahabatnya, Won-ah”

Siwon mengangguk singkat. “Ne, aku tahu. Keunde..Eoma…” Siwon tercekat singkat. Kata suci itu nyatanya membuatnya tercekat. Sebuah perasaan berat merasuk kuat dalam dadanya.

“….kau tak akan bisa menolak permintaan Eoma. Iya kan?” lirih Siwon.

Tepat sekali. Siwon benar sekali. Hyukjae nyaris terharu karena Siwon mengerti dirinya sangat dalam. Dari dulu memang Hyukjae tak bisa berbohong ataupun menolak permintaan Eomanya Siwon. Tak pernah bisa.

Hyukjae terdiam. Dan Siwon hanya tersenyum tipis akan hal itu. Menyadari kalau apa yang diucapkannya sepertinya benar adanya.

“Ah..keuraekuna?” tanyanya. Siwon tersenyum lembut kearah Hyukjae.  DIa memang benar.

Hyukjae tersenyum hambar. Tak Siwon jelaskan lebih rinci pun ia tahu tentang hal ini. Dan nyatanya memang ibu Siwon selalu mengekori Hyukjae diawal kepergian Siwon. Menyangka Siwon akan menghubunginya. Dan itu pulalah yang sebenarya Hyukjae harapkan dari Siwon.

Tapi nyatanya tidak kan? Nyatanya Siwon sama sekali tak memunculkan batang hidungnya di depan Hyukjae. Bahkan bayangannya sekalipun.

Membuat Hyukjae menyerah secara perlahan. Membuat ibunya Siwon juga perlahan menyerah mencari putra sulungnya itu.

Hyukjae lantas tertawa datar. “Eomeoni…menguntitku di awal-awal kau pergi Won-ah. Hingga akhirnya kami berdua menyerah. Membiarkanmu memilih jalan hidupmu yang sejujurnya masih tak aku mengerti hingga sekarang”

Hyukjae mengakhiri kalimatnya dengan sebuah senyuman sendu. Ia memang memanggil ibunya Siwon yang notabene adalah majikan orang tuanya dengan panggilan eomeoni. Karena sama seperti Siwon, ibunya juga bukan tipe orang yang membedakan status seseorang. Terlebih lagi ibunya Siwon tahu kalau Hyukjae berteman akrab dengan Siwon jadi setidaknya ia ingin kalau teman anaknya juga tak perlu sungkan padanya. itulah kata dia waktu itu.

“Won-ah..” panggilan lirih itu membuat Siwon sontak menatap Hyukjae serius. Matanya menatap ekspresi hati-hati Hyukjae.

“….apa kau bahagia?” lanjut Hyukjae. Siwon terdiam sejenak. Menganalisis maksud pertanyaan sahabatnya itu. Hingga akhirnya ia mengerti. membuatnya mengulas senyum tipis.

“Ne. meski aku tak bisa bilang perjalanan hidupku mulus-mulus saja tapi…aku bahagia. I live my own life” ucap Siwon menerawang. Hyukjae mengamati sahabatnya itu kemudian tersenyum miris. Ia tahu apa maksud dari setiap detail ucapan Siwon.

“Syukurlah” gumam Hyukjae. Siwon hanya menatapnya bingung.

“Setidaknya kau bahagia” lanjut Hyukjae. Membuat Siwon tersentak singkat. Sebuah senyuman tulus Hyukjae berikan untuknya. Senyuman hangat pertama yang Hyukjae berikan setelah tujuh tahun tak bertemu. Dan jujur hal itu membuat Siwon tak kuasa menahan pikirannya untuk kembali bernostalgia dengan masa lalu.

Masa dimana ia dan Hyukjae kerap bercanda gurau bersama. Masa dimana mereka menjalin persahabatan yang terasa begitu indah.

“Hyung!” teriakan terengah itu membuat Siwon sontak menolehkan kepalanya. Membuyarkan semua pikiran nostalgianya. Mendapati Hoya berjalan cepat kearahnya dengan sebuah bungkusan di tangan kanannya.

Hoya mengamati Siwon dan Hyukjae bergantian. Seolah tengah mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada kedua orang itu ketika dirinya kembali ke kafe untuk mengambil es. Ya, dia ke kafe untuk mengambil es untuk mengompres wajah Siwon.

“Kalian..tidak bertengkar lagi kan?” Tanya Hoya langsung. Siwon dan Hyukjae seketika terkekeh. Menyadari kalau pria yang lebih muda dari mereka itu sangatlah perhatian.

“Aku kan sudah bilang padamu Hoya. Aku sudah puas memukulinya” ucap Hyukjae. Ia tersenyum lebar kearah Hoya, membuat Hoya hanya bisa mempercayai pria itu.

“Siwon Hyung, ini!” ucap Hoya kemudian menyerahkan kompres itu pada Siwon. Siwon menerimanya dan tersenyum lembut.

“Gomawo” ucapnya kemudian menempelkan es dingin itu di area wajahnya yang memar. Hyukjae mengamati Siwon kemudian tertawa renyah. Membuat Hoya dan juga Siwon menatapnya keheranan.

“Ternyata aku bisa juga ya merusak wajahmu?” ucap Hyukjae di sela tawanya. Membuat Siwon mengerutkan keningnya bingung.

“Kau ingat saat kita high school dulu?” Tanya Hyukjae lagi. Siwon hanya menatapnya tak mengerti dan menggelengkan kepalanya.

“Aku selalu protes tiap kali para gadis memujamu. Aku sempat bercanda untuk menghancurkan mukamu. Dan hey sekarang aku melakukannya”

Siwon dan Hoya hanya dibuat melongo dengan kalimat Hyukjae. Hanya saja tak lama Siwon menyunggingkan senyum leganya. Setidaknya ia tahu kalau Hyukjae yang ia kenal sudah kembali. Bukan lagi Hyukjae yang mengintimidasi seperti tadi. Tapi Hyukjae yang ceria sudah kembali.

 =Reminiscence Chapter 9=

Siwon menggigit bibir bawahnya. Ia hanya diam terpaku tanpa berani melangkah lebih jauh. Dari sepuluh menit yang lalu hanya itu yang ia lakukan. Berdiri diam, tak berani mendatangi Shilla seperti biasanya.

“Bagaimana kalau dia bertanya? Apa yang harus kujawab?” gumamnya pelan. Wajah memarnya tak bisa ditutupi. Ia hanya bingung bagaimana harus menghadapi Shilla.

“Jamkaman…” ucapnya sembari memiringkan kepalanya. Ia lantas tertawa kecil setelahnya.

“Kau berpikir seolah dia peduli padamu, Won-ah. Dia tak peduli, jadi tak perlu khawatir. Dia tak akan repot-repot menanyakan keadaanmu” bisiknya lagi. Ia menganggukkan kepalanya pasti.

Siwon menghela napasnya panjang kemudian berjalan mendekati Shilla. Seperti biasa duduk di sebelah Shilla.

“Hey” sapa Siwon pelan. Shilla hanya diam. Tapi ujung bibirnya membentuk sebuah tarikan kecil. Terlihat samar di mata Siwon sebenarnya. Membuatnya tak yakin apakah wanita itu tersenyum atau tidak.

Little did he know, she smiled.

“Ehm…kau..”

Siwon merutuk dirinya dalam hati. Menyalahkan dirinya kenapa merasa canggung pada Shilla. Padahal biasanya dia akan sangat akan sangat akrab dengan wanita itu.

Just what happen to me?

Shilla merasakannya. Merasakan aura canggung itu. Membuatnya berkerut bingung. Tak biasanya Siwon diam terhadapnya.

Shila menolehkan kepalanya. Menatap Siwon yang menurutnya hari ini berbeda. Mata Shilla setengah membelalak ketika ia melihat penampakan wajah Siwon dari samping.

Kenapa dengannya?

Shilla tak kuasa bertanya dalam hatinya. Ia bisa melihat bekas memar di wajah Siwon. Bisa melihat seolah pria disampingnya itu baru saja dikeroyok orang.

Siwon menelan ludahnya susah. Ia bisa merasaan Shilla disampingnya tengah memandangnya. Entah kenapa ia merasakan perasaan kalut. Padahal biasanya ia akan senang sekali ketika Shilla memandangnya, memberi perhatian padanya. tapi kenapa sekarang rasanya seperti ini?

Seolah tengah kepergok berselingkuh oleh pasangan kita. Ya,mungkin sekarang perasan Siwon bisa dibaratkan seperti itu.

“Kau…” Shilla terdiam. Tak melanjutkan ucapannya. Tapi yang jelas ia penasaran dengan apa penyebab wajah memar Siwon.

Tangan Shilla terulur. Menyentuh lembut pipi Siwon yang memar. Membuat SIwon sontak menolehkan kepalanya menatap Shilla. Matanya membulat lebar.

Siwon hanya bisa memandang Shilla bingung. Matanya masih menatap Shilla takjub. Tak menyangka Shilla akan menyentuh wajahnya.

Tolehan kepala itu nyatanya membuat Shilla bisa melihat jelas muka lebam Siwon. Melihat bekas-bekas kebiruan di wajah Siwon menyadari kalau pasti pria itu tengah kesakitan sekarang.

Belum sempat Siwon sadar dari keterkejutannya ia harus dibuat terkejut lagi oleh sikap Shilla berikutnya. Wanita itu, meraih jemari Shiwon dan menariknya. Membawa tubuh Siwon yang masih belum sadar dari keterkejutannya,entah kemana.

Siwon hanya bisa diam sembari matanya tertuju pada tangan kecil Shilla yang mengapit indah tangannya. Seketika Siwon merasakan perasaan hangat ketika wanita itu menyentuh jemarinya. Aliran listrik rasanya juga mengaliri tubuhnya. Membuatnya kehilangan kendali saraf otaknya hingga hanya bisa pasrah saat Shilla menariknya.

Shilla, ia juga tak mengerti dengan apa yang ia lakukan. Ia tak mengerti dengan apa yang ia perbuat. Ia tak mengerti kenapa ia menarik tangan Siwon. Hanya saja, sekarang yang ia pikirkan adalah untuk menyembuhkan luka memar Siwon

“Ehm..Shilla-ya..” SIwon mencoba berucap. Setelah ia berhasil mengumpulkan akal sehatnya. Kembali pada dunia nyata dan meninggalkan dunia imajinasinya yang rasanya ia ingin terus terbang diangkasa imajinasi terindahnya.

“Shilla-ya…kita..mau kemana?” tanyanya bingung. Shilla tak menjawab. Ia hanya terus menarik tangan Siwon.

Sadar tak ada respon sedikitpun dari Shilla membuat Siwon menutup mulutnya lagi. Memilih untuk hanya mengikuti kehendak Shilla. Entah wanita itu akan membawanya kemana. Ia hanya pasrah sembari matanya tak lepas dari tangan mereka yang saling bertautan.

Sebuah senyuman tipis tersungging di bibir Siwon. Entah kenapa menatap tangan mereka yang bertautan itu membuat pipi Siwon rasanya memanas.

Siwon tersentak dari imajinasi liarnya lagi ketika langkah Shilla terhenti. Tepat di depan sebuah apotik. Siwon hanya melongo setelahnya.

Shilla memasuki apotik itu dan beberapa menit kemudian ia sudah kembali dengan seplastik resep. Kemudian menarik tangan Siwon lagi. Menarik Siwon untuk duduk di tempat mereka biasa duduk.

Siwon hanya dibuat takjub dengan sikap diam Shilla tapi penuh arti itu. Shilla memang tak mengatakan apapun, hanya sibuk menarik Siwon. Membuat Siwon dibuat bingung tujuh keliling.

“Anja” titah Shilla lirih. Siwon menatapnya polos. Masih belum bisa menguasai pikiran logisnya.

“Anja!” pinta Shilla lagi. Siwon hanya bisa menurut. Ia duduk dan detik berikutnya Shilla mengikutinya duduk.

Wanita itu membuka plastic putih yang ia peroleh dari apotek tadi. Mengambil sebuah obat yang terlihat seperti gel untuk Siwon. Pria itu hanya diam seribu bahasa. Tak mengatakan apapun, hanya pasrah menunggu apa yang akan Shilla lakukan untuknya.

Shilla, dengan pasti membuka tube gel itu kemudian mengoleskannya di tangannya. Dan dengan hati-hati ia menyentuh pipi Siwon dan mengoleskan gel itu.

Tentu saja tindakan Shilla itu membuat Siwon tersentak. Entah untuk ke berapa kalinya Siwon terpana dengan perlakuan Shilla. Dibuat bingung, melongo, takjub, dan entah perasaan apalagi yang Siwon rasakan. Semua perasaan itu melebur menjadi satu membuatnya sendiri bingung untuk mengidentifikasi jenis perasaan itu.

Siwon bisa merasakan debaran jantungnya begitu kencang ketika tangan lentik Shilla menyentuh lembut pipinya. Efek dingin yang gel itu timbulkan nyatanya tak sanggup menutupi rasa panas yang aliran darahnya timbulkan. Siwon hanya bisa menelan ludahnya susah.

Sementara Shilla, sepertinya tak sadar dengan dampak perbuatannya. Yang ada di pikirannya hanyalah mengobati luka memar Siwon yang rasanya tak akan sembuh hanya dengan kompres semata. Sepertinya, siapapun yang berbuat ini pada Siwon, telah memukul wajah Siwon begitu keras.

Ia tak sempat memikirkan alasannya melakukan semua itu pada Siwon. yang ia tahu hanyalah ia reflek melakukan hal itu. Bagaimanapun Siwon adalah temannya, kan? Jadi wajar kalau ia peduli dengan pria itu, bukan?

“Luka seperti ini tak cukup jika hanya dikompres. Bekasnya akan tetap bertahan hingga beberapa hari ke depan. Setidaknya dengan gel ini kau bisa sedikit lebih cepat penyembuhan memarnya” ucap Shilla sembari masih telaten mengoleskan tipis gel itu ke permukaan wajah Siwon.

Siwon tak menanggapi kalimat yang keluar dari bibir Shilla itu. Ia masih sibuk menata hati dan debaran jantungnya yang tak terkendali.

Oh, come on! You’re a man Siwon-ah. Don’t be such a sissy!

“Kau bukankah harus bekerja? Apa kata rekanmu kalau mukamu penuh memar seperti ini?” tambah Shilla. Siwon hanya merutuk dirinya dalam hati. Kenapa dirinya sama sekali tak bisa mengatakan apapun. Kenapa dirinya hanya bisa tersipu layaknya gadis yang jatuh cinta?

You’re a man, Siwon-ah! Brave yourself!

Siwon sedikit kecewa ketika ia tak lagi merasakan sentuhan jemari Shilla di wajahnya. Rupanya wanita itu telah menarik tangannya dan menutup kembali tube gel itu. Memasukkannya lagi ke dalam kantong plastic itu.

“Go-gomawo” ucapan itu terdengar lirih. Shilla menatapnya kemudian tersenyum tipis. Ia menganggukkan kepalanya.

“Keunde…wae?”

“Huh?”

Shilla memaki dalam hati. Kenapa pertanyaanya terdengar seperti yang tengah khawatir dan peduli pada Siwon.

Yeah, karena dia teman, bukan? Ya, karena itu.

“Wajahmu…kau…apa yang terjadi?”

Siwon, sekali lagi, dibuat terhenyak. Ia tak pernah menyangka Shilla akan menanyakan hal ini padanya. mengira kalau Shilla tak akan peduli dengannya.

“Uhm…aku…ada sedikit perselisihan kecil dengan temanku. You know, when men fight?” aku Siwon. ia sedikit terkekeh kikuk. Tersenyum aneh kearah Shilla.

Ah, karena perempuan?

Shilla mengamati wajah Siwon lagi. Sejujurnya ia penasaran. Tapi toh itu tak akan berdampak banyak pada hidupnya, kan? Memangnya kenapa kalau Siwon bertengkar dengan temannya demi merebutkan perempuan? Toh itu bukan urusannya.

Ya, begitulah kesimpulan yang bisa Shilla tarik. Untuk sementara.

Shilla menghela napasnya lembut kemudian menyerahkan obat itu ke tangan kekar Siwon. “Oleskan obat ini tipis di bagian memarmu!” ucap Shilla. Entah kenapa Siwon merasa ucapan Shilla itu terkesan dingin.

“Jangan gunakan salep untuk area sekitar matamu yang bengkak. Cukup dengan kompres air dingin dan air hangat secara bergantian” tambah Shilla.

Siwon hanya bisa menganggukkan kepalanya. Meski ia masih bingung kenapa ia merasa Shilla berubah dingin terhadapnya.

Kurasa hanya perasaanku saja

=Reminiscence Chapter 9=

Jung Yunho menghela napasnya singkat. Seharian ia disibukkan dengan pekerjaan kantornya. Dan ketika sampai rumah-pun ia masih harus memikirkan pekerjaannya itu.

Bukan karena apa, tapi pekerjaan yang tengah ia pikirkan kini menyangkut hari-harinya ke depan. Ia harus menghadiri meeting penting ke Bangkok. Dan tentu saja hal itu membuatnya tak mungkin berada di Seoul untuk beberapa hari kedepan.

Dan kini dalam pikirannya hanya ada Shilla. Orang tua Yunho kebetulan juga tengah berada di Shanghai menghadiri acara social mereka. Dan tentu saja kalau Yunho juga harus ke Bangkok maka tak ada yang bisa menjaga Shilla.

“Apa aku harus membawa Shilla?” pikirnya lirih. Ia menggelengkan kepalanya. Rasanya ide untuk membawa Shilla ikut serta dengannya bukan ide yang bagus.

Yunho menghela napasnya lagi kemudian berjalan memasuki kamar Shilla. Ia melihat wanita itu tengah memandangi sebuah figura dengan tatapan kerinduannya.

Shilla mendongakkan kepalanya ketika ia menyadari sosok Yunho diambang pintu. Shilla meletakkan figura pernikahannya dengan Ilwoo. Dari sekian banyak foto dirinya dengan Ilwoo, ia memang paling suka dengan foto pernikahannya. Karena melalui foto itu ia tahu kalau ia adalah milik Ilwoo. Hanya Ilwoo.

“Apa apa?” pertanyaan itu membuat Yunho sedikit terhenyak. Sedari tadi memang yang ia lakukan hanyalah memandangi Shilla.

Dan Shilla sadar kalau tatapan yang Yunho berikan untuknya tak lebih dari sebuah tatapan gamang dan cemas. Membuatnya tak kuasa untuk melontarkan sebuah pertanyaan itu.

Yunho tersenyum tipis kemudian mengambil duduk di sebelah Shilla. Mengelus rambut adik iparnya itu. Masih tak mengucapkan apapun.

“Ada apa?” Tanya Shilla lagi. Yunho tersenyum lebar ketika ia menyadari bahwa Shilla memperhatikannya.

“Aku…ada meeting di Bangkok lusa” ungkap Yunho. Shilla hanya memandang Yunho kemudian menganggukkan kepalanya mengerti.

“Ehm, apa kau mau ikut?” Tanya Yunho hati-hati. Shilla menatap Yunho tak mengerti.

“Untuk apa?”

“Ehm, kau tahu kan Eoma dan Appa sedang ada di Shanghai. Jadi kupikir untuk membawamu bersamaku. Kalau kau disini siapa yang akan menjagamu?” Yunho mengutarakan kekhawatirannya. Membuat Shilla mengerjab lama menatapnya.

Perlahan Shilla menggelengkan kepalanya. Menolak tawaran Yunho.

“Keunde..siapa yang akan menjagamu disini Shilla-ya? Aku akan khawatir nanti”

“Ada Myung ahjuma, Ryu ahjuma, dan yang lain” jawab Shilla. Mengarah pada pelayan-pelayan mereka di rumah besar itu.

“Tetap saja. Aku pasti khawatir padamu. Kau ikut saja, eo?”

Shilla menggeleng lagi. “Aku tak akan kemana-mana. Tidak, sampai Woo Oppa kembali”

Yunho membelalakkan matanya atas ucapan Shilla.

“Shilla-ya…” Yunho berucap lirih. Entah bagaimana membuat Shilla mengerti akan keadaannya kini.

“Aku akan baik-baik saja. Oppa tenang saja” ucap Shilla meyakinkan Yunho.

Pria itu hanya bisa menghela napasnya. Susah memang untuk mempengaruhi Shilla.

“Araseo. Keunde…kau jangan kemana-mana, eo?”

“hanya ke taman” jawab Shilla cepat. Yunho menganggukkan kepalanya setuju.

“Aku hanya tiga hari disana. Tapi kalau ada apa-apa kau bisa menghubungiku, hm?”

Shilla hanya menganggukkan kepalanya. Yunho terdiam. Masih ada yang ingin ia bicarakan sebenarnya. Masih ada yang ingin ia utarakan kepada Shilla. Hanya saja, melihat wajah tak berminat Shilla membuat Yunho hanya bisa bungkam.

“Araseo kau istirahatlah!” ucapnya pasrah. Ia mengelus puncak kepala Shilla sebelum akhirnya ia bangkit dan meninggalkan ruangan itu.

=Reminiscence Chapter 9=

Bidikan kamera itu sedari tadi tertuju pada seorang wanita yang tengah duduk sendiri. Ukiran senyum kepuasan terang sekali tercipta di bibir sang pembidik. Tersenyum bangga dengan hasil jepretannya.

“Siwon Hyung?” ucapan itu sontak membuat pria yang sedari tadi asyik dengan kameranya nyaris terlonjak. Ia membalikkan badannya dan mendapati sosok yang beberapa minggu lalu cukup akrab mengobrol dengannya.

“Kim Myungsoo?”

Pria bernama Myungsoo itu tersenyum kearah Siwon. senang ketika ia tak salah mengenali orang. Keduanya sama-sama membawa kamera.

“Apa yang kau lakukan disini?” Tanya Siwon cepat.

“Aku sedang suntuk dengan persiapan seminar Hyung. Jadi aku pikir aku lebih baik refreshing saja ke taman ini. Kau sendiri Hyung?”

“Aku memang setiap hari selalu kesini” jawab Siwon. myungsoo tersenyum singkat. Tatapannya kemudian beralih. Membuat Siwon mengikuti arah pandangnya.

Majayo, aku belum tahu apa hubungan Myungsoo dan Shilla.

“Ehm..kau mengenalnya?” pertanyaan itu sedikit membuat Myungsoo tersentak. Ia menatap Siwon yang menunjuk kearah Shilla.

“Ne. itu juga salah satu alasan aku kesini”

“Wae? Kau temannya?” Tanya Siwon lagi. Myungsoo menganggukkan kepalanya.

“Ehm. Dia teman baikku Hyung. Teman kuliahku” jawab Myungsoo. Siwon melebarkan matanya.

“Maksudmu dia masih kuliah?”

Myungsoo tersenyum kecut. “Ne. keunde dia sedang mengambil cuti. Ah, apa kau mengenalnya juga Hyung?”

“Ehm..ya. Kami…bisa dikatakan saling kenal” jawab Siwon sedikit tergagap. Myungsoo hanya menganggukkan kepalanya.

“Aku sudah kerap kali membujuknya untuk kembali kuliah tapi sepertinya dia sangat keras kepala. Menginjakkan kakinya di kampus saja dia enggan. Kupinta untuk memberiku semangat saat seminarku saja dia enggan.” Ucap Myungsoo dengan ekspresi kecewa dan sedihnya.

Siwon tak mengatakan apapun. Karena pada dasarnya ia baru tahu akan kenyataan itu.

“Ah mianhae Hyung. Kurasa tak seharusnya aku membicarakan masalahku padamu. Mianhae” ujar Myungsoo sedikit merasa bersalah. Dia belum kenal betul dengan Siwon tapi sudah membebani Siwon dengan menceritakan masalahnya.

Siwon menepuk pundak Myungsoo pelan. Ia menyunggingkan senyumnya. “Gwenchana. Aku justru senang kau mau cerita padaku. Mungkin aku tak bisa membantumu tapi kurasa kau akan merasa sedikit lebih baik dengan menceritakan bebanmu padaku, kan?”

Myungsoo menganggukkan kepalanya. Ia tersenyum hangat kearah Siwon.

“Gomawo Hyung”

“Kau tak ingin bicara padanya?” Tanya Siwon. merujuk pada Shilla. Myungsoo cepat-cepat menggelengkan kepalanya.

“Aku kesini hanya ingin melihat keadaannya. Lagipula kurasa kalaupun aku bicara padanya sekarang akan tetap sama.” Ucap Myungsoo dengan helaan napasnya.

“tapi bukankah lebih baik kalau kau sering bicara padanya? bukankah biasanya orang akan luluh kalau kita sering membujuknya?”

Myungsoo menggelengkan kepalanya. “Shilla bukan tipe orang seperti itu, Hyung. Dia akan semakin tak mau jika terus dipaksa. Lagipula sekarang pikiranku sedikit lelah dengan urusan kuliah jadi kurasa tak akan baik kalau aku bicara padanya sekarang” terang Myungsoo. Siwon menganggukkan kepalanya.

“Ehm kurasa aku lebih baik pulang. Sampai ketemu lagi, Hyung” ujar Myungsoo. Siwon menganggukkan kepalanya.

=Reminiscence Chapter 9=

Tepukan lembut di bahu Shilla membuat wanita itu menolehkan kepalanya. Siwon tersenyum hangat kearahnya.

“mau ikut denganku?” Tanya Siwon tanpa basa-basi. Shilla mengernyit bingung.

“Aku menemukan sesuatu di ujung sana” tunjuk Siwon pada salah satu sudut taman itu. Shilla mengikuti arah pandangnya.

“Jadi aku ingin menunjukkan padamu. Kaja!” tambah Siwon. kini meraih tangan Shilla dan menarik wanita itu.

Shilla hanya bisa pasrah ketika Siwon menariknya. Bukan sekali ini saja kan Siwon bersikap seenaknya. Dan Shilla sepertinya sudah mulai terbiasa dengan sikap Siwon itu.

“Lihat!” ucap Siwon setengah memekik. Shilla mengikuti telunjuk Siwon berada dan sontak ia tersenyum tipis.

“Bukankah itu kucing yang waktu itu?” Tanya Siwon. mengikuti Shilla yang kini berjongkok di depan tiga ekor kucing manis di depannya. Shilla tersenyum semakin lebar.

Ya, itu adalah kucing yang sempat membuat Shilla begitu tertarik hingga nyaris lupa waktu untuk pulang ke rumah. Dan kini kucing yang awalnya hanya sendiri itu ada bersama dua kucing lainnya. Satu ekor kucing induk dan satu lagi yang memang seukuran dengannya.

“Sepertinya anak kucing itu sudah menemukan keluarganya” timpal Siwon. mengikuti Shilla mengelus lembut kucing-kucing itu. Shilla menganggukkan kepalanya.

“Kyeopta” gumam Shilla. Jelas sekali terlihat kalau Shilla menikmati waktunya bersama kucing-kucing manis itu.

Siwon mengamati Shilla. Ada beberapa hal yang ingin ia katakan. Tapi pria itu tengah menimang apakah harus ia katakan atau tidak.

Siwon menggaruk tengkuknya bingung. “Ehm…tadi aku bertemu seseorang” ucap Siwon akhirnya. Shilla tak menolehkan kepalanya tapi ia mendengarkan ucapan Siwon.

“Kim Myungsoo”

Shilla tersentak ketika Siwon menyebut nama sahabatnya. Tangannya yang mengelus kucing kecil itu kini terdiam sejenak. Menunggu apa yang akan Siwon katakan berikutnya.

“Aku tak pernah menyangka kau dan Myungsoo teman kuliah” tambah Siwon. shilla kembali mengelus rambut halus kucing-kucing itu.

Siwon terdiam sejenak. Mengamati ekspresi Shilla. Menimang apakah ia seharusnya mengatakan hal selanjutnya atau tidak.

“Myungsoo…dia…cerita sedikit tentangmu” lanjut Siwon. ia berbicara hati-hati. Bagaimanapun ia tak mau kalau Shilla tersinggung.

Shilla masih bungkam.

“Dia sedikit kecewa dengan kenyataan kau mengabaikan ajakan untuk mensupport seminarnya” timpal Siwon. shilla  menundukkan kepalanya. Kembali merasakan perasaan bersalah pada Myungsoo.

Siwon menghela napasnya. “Tidakkah kau ingin mengabulkan permintaan Myungsoo?” Tanya Siwon hati-hati. Shilla tak menjawab. Hanya diam sembari terus mengelus kucing-kucing kecil itu.

“Aku tak tahu apa alasanmu hingga begitu tak ingin ke kampus lagi. Keureonde…kurasa kau sangat beruntung Shilla-ya” ucap Siwon. shilla menolehkan kepalanya kearah Siwon. tak mengerti maksud ucapan pria itu.

“Diluar sana masih banyak ribuan orang tak bisa kuliah. Atau harus banting tulang demi membiayai kuliah mereka. Dan kurasa kau sangat beruntung karena bisa kuliah tanpa memikirkan biaya” ucap Siwon. Shilla tak mengatakan apapun. Tapi sedikit banyak ia mengamini ucapan itu.

“Aku bahkan harus menunggu hingga empat tahun agar bisa kuliah. Itupun karena aku mendapat beasiswa” ungkap Siwon. sedikit bernostalgia dengan masa lalunya.

“keureonika…jangan siakan kesempatan itu. Bukan maksudku untuk mengguruimu atau apa. Karena memang aku tidak berada pada posisi yang bisa melakukan hal itu. Hanya saja…” Siwon menghentikan ucapannya. Menatap lembut Shilla.

“Sebagai teman aku ingin kau melanjutkan kuliahmu. Setidaknya datanglah untuk Myungsoo. Ia pasti akan senang ketika kau hadir di acara seminarnya. Kau tahu? Kurasa suamimu akan senang kalau kau menyemangati Myungsoo”

Siwon bisa melihat perubahan ekspresi Shilla ketika Siwon menyebut kata suami. Shilla berubah tegang dengan kalimat itu.

Wanita itu menolehkan kepalanya menatap Siwon. menatap tajam Siwon.

“Itu…bukan urusanmu” ucapnya dingin. Sejurus kemudian ia melangkahkan kakinya.

“Aish!” Siwon mengumpat pelan. Merasa kalau dirinya salah bicara. Ia segera menyusul Shilla.

“Shilla-ya!” panggilnya. Mensejajarkan langkahnya dengan Shilla. Ia meraih lengan Shilla.

“Mianhae. Aku tak bermaksud untuk…”

“Aku ingin pulang” jawab Shilla cepat. Menepis tangan Siwon di lengannya kemudian meninggalkan Siwon begitu saja.

“Aish neo baboya!” umpatnya pada dirinya sendiri. Mengacak rambutnya frustasi sembari menatap punggung Shilla yang semakin menjauh.

 

To be continued

 

hehe makin aneh ya??? Maaf ya, tiba-tiba bingung dengan akan dibawa kemana alur ff ini….lol

and dont worry there will be a little drama in the next chap…lol

sorry for typos😀

 

 
96 Comments

Posted by on May 19, 2013 in chapter, fanfiction

 

Tags: , , ,

96 responses to “Reminiscence Chapter 9

  1. Milkyu

    May 19, 2013 at 2:11 pm

    Makin seru aja, ternyata usaha hyuk agak sedikit berhasil ya, wah ternyata Shilla dah mulai banyak bicara sama siwon, ditungu eonni kelanjutannya

     
    • shilla_park

      May 19, 2013 at 4:52 pm

      haha kalo hyuk ga ngancurin muka siwon ga kek gini keknya lol

       
      • Milkyu

        May 19, 2013 at 8:03 pm

        iya, ada untungnya juga ya eon, wah baru kali ini dapet tempat coment pertama……

         
      • shilla_park

        May 19, 2013 at 8:21 pm

        haha derita membawa berkah….lol

         
  2. kimyoungra

    May 19, 2013 at 3:49 pm

    Tancap jejak dulu ne eon🙂

     
  3. jin ara

    May 19, 2013 at 3:55 pm

    Waaaah ada hyukjaeee aaaaarrrkkkh😀
    Oenni udh chapter9 silla sama siwon masih belom ada perubahan ayo terus berjuang oppa !!! Fighting!!!

     
    • shilla_park

      May 19, 2013 at 4:52 pm

      haha shilla keras kepala si…jd siwon kudu sabar ni haha

       
  4. Tri nanda kaporina

    May 19, 2013 at 4:16 pm

    Cieeee shilla pake nyentuh2 pipi aa siwon…. Btw ane beneran masih bingung eon….
    Kenapa lg t siwon cari gara2 hoooollll

     
    • shilla_park

      May 19, 2013 at 4:54 pm

      haha cuma gitu doang nan,,,,biasanya lebih mesra malah lol
      haha siwon ga maksud cari gara2 tenang aja…bingung apa ni??

       
      • Tri nanda kaporina

        May 19, 2013 at 9:26 pm

        Haaaaa, ane tw bgt gmn klw ss couple mesra smp ane kasian sm adam haaaa….
        Bingung kpn shilla n siwon jadian???? *poorsiwon

         
      • shilla_park

        May 19, 2013 at 9:43 pm

        gausah bawwa2 adam deh haha…
        emangsapa yg bakal bikin mereka jadian? bikin angst aje lah ya lol

         
  5. kimyoungra

    May 19, 2013 at 4:17 pm

    Ok.. Masih bingung…. Kapan coba shilla sama siwon bisa bersatu…. Rasanya alurnya lambat ya eon. Kkkk~
    Cieee yang udah mulai berani ngobatin siwon oppa. Aigoo ><
    Eh iya hyukppa disini akhirnya baikan juga sama wonppa.🙂 Next part secepetnya ne eonn :3

     
    • shilla_park

      May 19, 2013 at 4:55 pm

      abis kalo ane tiba2 bikin siwon ma shilla bersatu keknya impossible lol
      tp setidakna shilla udah ga gt kaku kan sama kuda lol😀

       
      • kimyoungra

        May 24, 2013 at 11:57 am

        Hahaha. Iya juga sih eon. U,U
        Kalo masih kaku banget kayak batu dong (?)

         
  6. nychoicy

    May 19, 2013 at 5:00 pm

    wah, puas bgd tuh kyakny si hyuk ngbonyokin muka kuda.. gk ad pict nya gt eon, haha. gpp lah ssekali muka kuda dbkin jelek, itung2 jd bs dpegang2 gt kan sm shilla. ciyyeee, shilla ud brani pegang2 kuda nii yee. mkin dket aj nih.. mna shilla rda2 jeles gt mkirny kuda brntem gra2 cew..

    yah, kdtgn hyuk jd dpt gmbaran dikit sih masa lalu kuda gmna.. wlau cuma, sedikit. si eonnie kan hobi bgd tu ngasih clue stgh2..hhe, piis eon..

    endingnya ngegantung gaje gmna gt eon.. kurang greget sih klo aq blg.. hhe, mian eon..

    waw, there will be little drama in the next chap? huaaa, i can’t wait.. update soon please, eon!

     
    • shilla_park

      May 19, 2013 at 6:02 pm

      haha mana ada pict kuda dibonyokin..bayangin aaja sndiri ya..haha
      haha siapa yg jeles? kaga ah perasaan…lol
      hehe kapan si ane ngasih clue setengah2? ane slalu ngasih clue yg jelas kok…tp emang butuh interpretasi lebih buat menterjemahkan…lol😀
      hhaha maaf ya kalo kurang greget..otak lagi soak keknya…yup idk if that can be call as drama..hope so..lol

       
      • nychoicy

        May 19, 2013 at 6:59 pm

        kali aj ada eon, kn pngen lyat tmpg bnyok kuda ky ap..haha
        ahh, ngaku aj deh klo jeles.. kkk
        mksdnya ya gt eon, tiap clue yg eon kasi itu mnjwab satu prtnyaan, n mndatangkn prtrnyaan baru lg. jd ya gt, bknnya ilang yg ad mkin pnsaran..

         
      • shilla_park

        May 19, 2013 at 7:24 pm

        gausah liat2 ntar naksir lagi..lol
        kaga ada yg jeles ya..shilla kan cinta mati ma ilwoo…haha
        haha di part ini apa yg bikin bingung si? clue yg ane kasih cukup jelas kan????? lol😛

         
      • nychoicy

        May 19, 2013 at 7:34 pm

        ah, ntr dtnyain bneran satu per satu bag yg krg jelas, eon psti gk bakal jawab.. ya kan, ya kan?? *udah tau, haha
        gak lah, ntr tamat jg ni cerita. kan gk seru, kkk
        mnding pasrah aj deh nggu chap slnjtnya nongol..

         
      • shilla_park

        May 19, 2013 at 7:55 pm

        haha majayo….kalopun bingung ga akan ane jawab juga…im sorry i cant help you dear…lol😀

         
  7. seekrhehae

    May 19, 2013 at 5:01 pm

    ahhhh… Onni~ya
    hyukie, pirang? adegan pukul-pukulan? c myeolci ternyata bisa mukul kuda *abaikan saja
    tar, kan ada tu surat yg mw dikasihkan shilla dr yunho.
    surat apakah itu?
    sy menunggu Onn ^^

     
    • shilla_park

      May 19, 2013 at 6:02 pm

      haha surat cinta keknya…kalo yunho cinta mati ma eke..lol

       
      • seekrhehae

        May 19, 2013 at 7:00 pm

        huft… *mengelusdadahae
        cinta mati… mati donk yunho nya #slapped

         
      • shilla_park

        May 19, 2013 at 7:24 pm

        haha ya jangan dung ntar slingkuhan ane kurang satu kan gawat lol

         
  8. nief407

    May 19, 2013 at 6:58 pm

    kyaaa silla sii gomawo2 bow 100x…akhrny part 9 nongol juga…busset dah bang kunyuk mukulin abangq pe sgtuny..slalu suka psbtn bang kuda ma kunyuk….jie2 bang kuda yg dsentuh2 pipiny ma shilla merona tu muka keke…pjalanan msh pnjg neh buat bang kuda ngedapetin shilla…hwaiting oppa aq kan slalu mendukungmu..himnae!!

     
    • shilla_park

      May 19, 2013 at 7:22 pm

      hehe cheonmaneyo…haha kan donghae dr awal jg udah bilang ma siwon buat menyerah aja ma shilla..tp kuda keukeuh..jd ya harus sabar tu kuda lol

       
  9. yewongirl

    May 19, 2013 at 8:22 pm

    tuhkan… monyet tuh pkulin siwon oppa bkan krn mrah tpi emang niat hancurin muka siwon oppa.. *getok monyet pke panci* #plakk

    ehm.. mo nulis aplgi ya? chapter in bkin sy envy eon.. shilla how did you get to touch him so easyly??? *nangis di pojokan*
    i think its mid-story bcuz siwon had too much know bout shilla. banyak informan soalx… *lirik L n hoya*
    its reaaaaalllllyyyy a story w/ a slowest plot u ever make eon.. i predict this over 15 chapters…
    siwon gogogogogogo!!! make shilla loves you ASAP!! *angkat banner tinggi2*

     
    • shilla_park

      May 19, 2013 at 8:42 pm

      haha dendam kesumat hyuk ma siwon itu lol…
      ga usah iri, udah takdirnya shilla ma siwon jadi trima nasib aja ya…lol
      haha yup may be this will take looooongggg…idk, or maybe i just discontinue this if im tired already lol

       
      • yewongirl

        May 19, 2013 at 8:53 pm

        NOOOOO!!!!!!! DONT EVER THINK TO DISCONTINUE THIS STORY *teriak pake toak*
        ougghhhh, i know its tiring but please dont this story eon.. TT__TT

        u’ll make me curious though u mke a nu story. im d type who focuses on one thing n tend to not be able to switch smth else. i prefer to wait longer than none at all.. *teary eyes*

         
      • shilla_park

        May 19, 2013 at 9:41 pm

        haha easy girl..im trying my best to not to…hehe
        relax girl😀

         
      • yewongirl

        May 19, 2013 at 9:54 pm

        hahaha.. okay eon..
        i just got stress bcuz my collage n then u said those words. so i lost control.. lol.
        fighting eon! keep ur mood in a good area so remiscene not discontinue.. lol

         
      • shilla_park

        May 20, 2013 at 6:41 am

        haha mianhae… i’ll try my best for that…tengkyu😀

         
      • yewongirl

        May 20, 2013 at 4:55 pm

        yeah, u must.. cuz u really kill me if u stop writing.. lol

         
      • shilla_park

        May 20, 2013 at 7:52 pm

        haha i wont kill you dear…lol

         
      • yewongirl

        May 20, 2013 at 7:55 pm

        u’ll lost ur die hard fans if u kill me. and im sure my mom will kill you eon… hahaha

         
      • shilla_park

        May 20, 2013 at 8:34 pm

        kyaahahaha im not ready to commit those crime lol

         
      • yewongirl

        May 20, 2013 at 8:50 pm

        LMAO

         
      • yewongirl

        May 19, 2013 at 11:04 pm

        sorry eon,,, i mean reminiscene… hehehe
        *im a half-awakening when reply it* lol

         
  10. gyueonni

    May 19, 2013 at 9:15 pm

    kyaaaaa suka suka suka! part ini shillanya lumayan cerewet ya. kkkkk itu bagus, coba sehari aja siwon yang ngehindarin shilla?/ lho ngasal nih😀

     
    • shilla_park

      May 19, 2013 at 9:42 pm

      haha dideketin aja ngindar gmana kalo siwon ngehindar makin jauh nanti lol

       
  11. leey

    May 19, 2013 at 9:18 pm

    siwon babak belur ?………………sexy O__________O

     
  12. yui

    May 19, 2013 at 10:05 pm

    Kok suami aku pukul2in won ampe babak belur sech
    Hehe
    Si shilla susah sekali ya didekati
    Hanya siwon yg mampu
    Lanjuuuut

     
    • shilla_park

      May 20, 2013 at 6:42 am

      haha makaynya tuh suaminya diajarin tata krama…lol
      haha kalo shilla gampang di deketin udah abis ni crita lol

       
  13. miss K シ

    May 20, 2013 at 5:19 am

    Holla… aku datang…😀
    aku udah baca kemaren sebenernya.. tapi biasa inet ga bersahabat jadi ya maaf baru bisa komen sekarang..
    Ini SS moment bikin senyam senyum bacanya…😄
    Tapi ada satu pertanyaan yang sampe sekarang masih muter muter di kepala..
    emang latar belakang kuda meninggalkan dunia chaebol-nya kenapa sih?
    bukan karena masalah cewek lain kan? hmm…

     
    • shilla_park

      May 20, 2013 at 6:44 am

      hola eonnn
      haha cuma gt doang masa bikin senyum2…kaga ada romantis2nya gt lol
      haha sebenarnya ada 2 masalah knp kuda ampe ninggalin rumah eon..dan diperparah oleh sebuah masalah hingga ia jd pergi tanpa jejak …got what i mean??? lol😀

       
      • miss K シ

        May 20, 2013 at 8:21 pm

        hmm.. aku tunggu chapter berikutnya aja yaa.. rela deh penasaran juga..
        dari pada nebak2 ga jelas.. takut salah..😀
        jadi intinya minggu depan pertanyaannya kudu terjawablah.. okeh?😉

         
      • shilla_park

        May 20, 2013 at 8:34 pm

        minggu depan kejawab ga ya?? ada satu lah mungkin yg kejawab lol

         
  14. Jasmine Cho

    May 20, 2013 at 5:59 am

    Eonnie… Ntah ini jodoh atau apa. Tapi aku baca ini pas bangun tidur. Semalem sempet mimpiin ff ini🙂
    jinjja makin bagus, udah ada kemajuan antara siwon sm shilla. Siwon mesti ngucapin terima kasih sama hyuk nih.

     
    • shilla_park

      May 20, 2013 at 6:45 am

      widih?? mimpiin ni ff? how come?? lol
      haha iya siwon kudu ngucapin tengkyu ma hyuk….derita membawa berkah lol

       
  15. sabwe90

    May 20, 2013 at 9:44 am

    Kok kayaknya part ini pendek ya?
    Rencananya ending nya part berapa? Hehehe

     
    • shilla_park

      May 20, 2013 at 7:48 pm

      hah?? ini seperti part2 seharusnya kok…lebih panjang dikit bahkan
      haha ane ga pernah tahu mau ending part brapa…ngalir aja lol

       
      • sabwe90

        May 20, 2013 at 10:57 pm

        Kebawa ama ceritanya berarti. Hehehe. Cz aku ngerasa kurang. Hihi. Oke deh. Ditunggu next part nya aja…

         
      • shilla_park

        May 21, 2013 at 6:48 am

        haha oke2 tunggu dengan sabar ja ya wat next part lol

         
  16. wifey won

    May 20, 2013 at 12:48 pm

    shilla udah mulai perhatian sama uri siwonnie ><
    tapi kok jadi jutek lagii?! akhh siwon sih! eh tapi salah shilla nya juga yg sensian, bagus oenni terusin ! hanya orang juling yg bilang ini cerita absurd. *piece ^^v
    aku nunggu ini cerita, sampe setiap hari setiap jam nge cek wp ini x3
    ditunggu kelanjutannya ya~😀

     
    • shilla_park

      May 20, 2013 at 7:50 pm

      haha perhatian dikit gitu aja kok lol…
      hehe tengkyu so much dear😀

       
  17. Tri nanda kaporina

    May 20, 2013 at 11:10 pm

    Serius eon mw d buat angst??? Haaaaa jebal andwaeeee…. Ane mw nya adam n allen ade

     
  18. sischapratiwi

    May 20, 2013 at 11:36 pm

    kak itu tbcnya kurang enak deh -____- kurang pas *cerewet amat lu sis*

     
    • shilla_park

      May 21, 2013 at 6:48 am

      kurang enak gmana??? hehe maaf yak

       
      • sischapratiwi

        May 22, 2013 at 1:09 pm

        kurang greget hehehe ^^v
        tapi tetep latar belakang siwon yg masih penasaran -____-
        alasan siwon ninggalin dunianya yg dl itu apa sih unn *mikir kece*

         
      • shilla_park

        May 22, 2013 at 7:04 pm

        haha maaf ya..😦
        alasannya akan terbeber kok tenang aja…tp entah kapan lol

         
      • sischapratiwi

        May 23, 2013 at 8:54 am

        Aduuhh unn ko ane ngrasa nih ff alurnya diperlambat yee -_- cos uda part9 tp shilla ma siwon blm bersatu terus masih byk teka teki kehidupan siwon…

         
      • shilla_park

        May 23, 2013 at 7:53 pm

        kalo ane bikin alurnya cepet ya ga relevan dong (?) lol

         
      • sischapratiwi

        May 25, 2013 at 12:00 am

        ckckck iye juga sih unn😄
        tapi ude gregetan nih unn >< dipercepat dikit yeee *muka melaasss* setidaknya next part SS couple jadian kek hahaha *masih gak mungkin yee unn*

         
  19. Fitri minoz

    May 21, 2013 at 1:18 am

    Hadiiiirrr cin *kyk ngabsen* LOL
    Heeeeiiii….itu shilla udh mulai grepe2 siwon -megang pipi, genggam tangan- suit suiittt. Nanti megang apalagi yaa?? Hahahaha…
    Bikin dongkol aja nih sm sikapnya shilla, siwon cuma nyebut kata ‘suami’ eh si janda malah kabur aja *pantok shilla*
    oya sampe skrg aku blm tau deh ini alasan siwon kabur dr rumah? next kasi tau alasan jelasnya yaa cin, kalo gak siwon aku sandera hihihihi
    Miss you cintaaaa, udah deh pai pai ^^

     
    • shilla_park

      May 21, 2013 at 6:49 am

      megang apa lagi ya? enaknya megang apa cin??? lol
      alesan siwon kabur akan saya beberkan kok tp ga tau kapan…wkwkwk😀
      miss u too cintaaaaa

       
  20. minkijaeteuk

    May 22, 2013 at 9:42 am

    shilla y dah ngomong ma siwon n dah timbul rasa peduli ma siwon n siwon dah ngak ngerasa ngomong sendiri lagi bahkan shilla duluan yg ngomong…
    makin keliatan kemajuan y nih…
    makin seru..
    Lanjut….

     
    • shilla_park

      May 22, 2013 at 7:03 pm

      haha kemajuan apa seperti itu? masih dingin juga si siwon…lol

       
  21. maiya

    May 22, 2013 at 10:33 pm

    saya semakin penasaran ini eon….

    .huah, eonni saya mau mengakui sesuatu,,,,
    saya menyukai semua moment SS Shiper…

    Eonni JJang…

     
    • shilla_park

      May 23, 2013 at 7:03 am

      hehe jinjja? woah saya terharu…. *hug*

       
  22. monkeye

    May 23, 2013 at 11:58 am

    Monyet gunungku bisa mukul mr Abs,??? Whoaaahhhh perlu drayain ni #abaikan…. Another nice-worth-to wait story. Shilla shi….next chap ya???? Pling g bsa komen yg detail but surely im enjoying ur story……..♡♥¿♥♡♥

     
    • shilla_park

      May 23, 2013 at 7:55 pm

      haha klo mu ngrayain undang2 ane ya….haha…tengkyu😀

       
  23. haemin

    May 24, 2013 at 7:27 pm

    Lagi n lagi telat baca!!!!! Masih penasaran saeng knp siwon kabur dr rumah,,,,hyukjae nepsong bgt mau hancurin muka siwon,,,hahahahahaah,,,,ahhhh siwon kannnnn!!! Shilla jd marah,,,semakin penasaran bgt bgt!!!!!labjut saeng🙂

     
    • shilla_park

      May 25, 2013 at 12:38 am

      haha iya tuh eon hyuk nepsong bgt…lol

       
  24. WonKyu_ELF

    July 19, 2013 at 5:41 am

    Siwonnie, sbnrnya ad apa dgn dirimu eoh???? Knapa ninggalin rumah??
    Sungguh, itu percakapan wonhyuk bnr2 bikin trharu :’)

     
    • shilla_park

      July 19, 2013 at 8:58 pm

      siwon cuma males idup kaya makanya kabur…lol

       
  25. inggarkichulsung

    July 24, 2013 at 12:11 pm

    Yah Shilla nya ngambek dan ia cukup sensitif dgn kata2 suami.. smg sj siwon oppa bs membantu Shilla mengatasi trauma nya

     
    • shilla_park

      July 24, 2013 at 8:01 pm

      shilla emang snsitif bgt yuh lol

       
  26. Erina

    August 10, 2013 at 7:53 am

    masih penasaran kenapa siwon ninggalin rumahnya? shilla sedikit-sedikit mulai berubah ya ahhh senangnya

     
    • shilla_park

      August 11, 2013 at 11:16 am

      alasan siwon ningalin rumah akan terbeber next part kok hehe

       
  27. Alwi Raninda Sari

    September 19, 2013 at 9:10 pm

    Makiii seru ajaaa,shilla ciee mulai ada respect sm siwon cikicew…
    Lanjutt ya authornim,i like your ff

     
  28. Srie_wonnie407

    October 16, 2013 at 8:03 pm

    Hahahaha….siwon oppa hrs pndai2 brsabar klo mau menaklukkan shilla….
    stu persatu khdpan msa lalu siwon akhir.a trugkap tggl alasan.a miggat dr rmah blm kt kthui…..hufffttt….LNJUUUUTTT !!

     
    • shilla_park

      October 16, 2013 at 8:44 pm

      siwon selalu sabar kok demi shilla lol😀

       
  29. nisa_leecha

    November 18, 2013 at 3:05 pm

    Wow…. shilla kuatir ma siwon,,waaahh ni prkmbngn bgs bwt siwon… kesabrn siwon slama ni ahr.a da hsl.a😀

    Tp pas d bagian ending,,kek.a shilla agk mrah ma siwon…

     
    • shilla_park

      November 18, 2013 at 7:18 pm

      haha ksabaran itu berbuah manis kok suatu saat nanti lol

       
  30. HalcaliGaemKyu

    December 1, 2013 at 12:45 pm

    Usaha siwon sedikit sedikit mulai membuahkan hasil.
    Makin seu aja ff nya..
    Meski mulai bertanya tanya kapan shilla bs memulai lembar hidup baru. Mulai membuka hatinya untuk masa depan. Klo menunggu terus, kpn majunya.

     
    • shilla_park

      December 1, 2013 at 7:18 pm

      haha klo shilla mulai membuka lembar baru itu butuh waktu lama lol

       
  31. Siregar Sri Fauziah

    December 31, 2013 at 11:48 pm

    Jiiaaahhh… uri Hubby kya remaja labil aja ya… hehehe..
    Shilla sepertiny sdikit2 udh terpebgaruh sma kehadiranny Wonppa ya….
    Bkn ourusan yeoha Wonppa memar Shilla.. ga usah jealous oke.. hihihi…
    Susah… susah.. klo bkin orng ngelpain orng yg udh dia cinta smp klepek2…😦

     
    • shilla_park

      January 1, 2014 at 7:11 am

      haha siwon kan emang mash remaja kaya saya lol

       
  32. dinnur

    February 15, 2014 at 2:49 pm

    yaah.. siwon salah bicara, semoga aja shilla gak marah

     
    • shilla_park

      February 16, 2014 at 12:14 am

      gak marah kok cuma ngambek lol

       
  33. Aulia058

    June 27, 2014 at 10:58 am

    Oohh eunhyuk toh xD
    dipart ini, shilla banya bicara juga xD

     
    • shilla_park

      June 28, 2014 at 10:08 am

      haha kan shilla bisa bicara lol

       
  34. mayang

    June 4, 2015 at 6:11 am

    Susah ya kalo ngomong sama orang yang kerjaan nya ngelamun mulu , kayak ngomong am bayi gtu , kkkk
    mana gampang tersinggung lgy -_-
    siwon itu berarti anak orang kaya juga yeh , tapi nape pergi dari rumah nya ?????!!!!

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: