RSS

Reminiscence After Story

03 Nov

Oke finally i decide to make this one. But I warn you that this is a long chapter and a boring one may be. lol

shillaa

Ucapan selamat dari tadi tak henti-hentinya Shilla dengar. Ucapan tulus dengan senyuman di bibir yang mengucapkan itu nyatanya membuat hari yang bahagia itu menjadi lebih bahagia untuk Shilla. Tangannya masih memegang beberapa buket bunga dari para teman atau kerabat yang menyelamatinya.

“Akhirnya setelah sempat tertunda” ucapan itu hanya dibalas anggukan kepala oleh Shilla. Bibir Shilla mengerucut singkat pada sosok Myungsoo.

“Kau kan bisa memberiku selamat tanpa harus menyindirku” ucap Shilla. Myungsoo tertawa renyah.

“Shilla benar Myungsoo-ya. Setidaknya dia bisa lulus setelah 2 tahun tertunda bukankah sudah bagus?” timpal Yunho. Shilla memelototi Yunho.

“Oppa! Kenapa jadi menyudutkanku?” kesal Shilla. Yunho ikut tertawa bersama Myungsoo. Sementara Shilla tak hentinya menyuruh mereka diam.

Dua tahun tertunda hingga akhirnya Shilla berhasil lulus kuliah. Butuh waktu sekitar setahun hingga Shilla memutuskan untuk kembali kuliah lagi. Melanjutkan tingkat akhir kuliahnya hingga kini ia menggapai gelar. Dan tentu saja ia tak akan bisa seperti ini tanpa andil dari seorang Choi Siwon.

Pria itu nyatanya sudah mengembalikan Shilla. Sosok Shilla yang sempat terkubur dalam nestapa kini telah kembali bersinar. Kematian Ilwoo yang menjadi momok dan derita berkepanjangan nyatanya berhasil wanita itu lalui berkat bantuan Siwon. Ya, karena pria itu.

Woah what a big bucket you got here” ucapan itu menghentikan Shilla dari rasa kesalnya. Ia menolehkan kepalanya. Sebuah buket bunga besar berada di hadapannya. Wajah kurir bunga itu bahkan tertutupi karena memang si kurir membawa bunga tepat di depannya.

Shilla mengulum senyumnya kemudian meraih bunga itu. “Apa ini untukku?”

“Ne” jawab sang kurir. Shilla melebarkan matanya. Menyadari bahwa kata pendek itu terdengar tidak asing di telinganya. Suaranya lebih tepatnya. Dan benar saja ketika si kurir menurunkan bunga yang di pegangnya sosok Siwon tersenyum ke arah Shilla.

“Kau…datang?” tanya Shilla bodoh. Siwon tersenyum, memajukan badannya dan mengecup kening Shilla singkat.

“Selamat! You did great Shilla-ya” ucap Siwon. Tidak mengindahkan keterkejutan di wajah Shilla.

“Bukankah kau ada training?” tanya Shilla. Siwon tertawa kecil.

“Memang”

“Lalu kenapa disini?”

“Tck! Kau tak ingin aku disini? Aku jauh-jauh datang dari Daegu, kau tahu? Is it wrong if I dont wanna miss my girlfriend’s graduation?” Wajah Shilla merona seketika. Menimbulkan kekehan kecil dari orang-orang yang hadir untuknya.

“Tapi kan trainingmu baru akan selesai dua hari lagi. Kau membolos?” tanya Shilla khawatir. Siwon tersenyum tanpa dosa.

“Aku ijin. Dan, hey,harusnya kau terharu aku menyempatkan kesini, kau tahu?”

“Tapi kan…”

“Hey hey! Kalian ini bisa diam, kan? Tck! Myungsoo-ya kurasa kita harus meninggalkan pasangan ini. Kepalaku mulai pusing mendengar pertengkaran mereka” ucap Yunho menengahi. Myungsoo tertawa kemudian menganggukkan kepalanya.

“Kau benar, Hyung!”

=Reminiscence After Story=

“Kau tak seharusnya bolos di saat training seperti ini. Training sangat penting, bukan?” omel Shilla. Siwon bukannya kesal dengan omelan Shilla justru menemukan bahwa omelan itu adalah sebuah kekhawatiran Shilla. Dan tentu saja Siwon menyukai hal itu.

“Gwenchana. Toh nanti sore aku sudah kembali lagi”

“Tapi berbohong juga bukan tindakan yang benar, kan?”

“Heyyyy…bisakah kau berhenti mengomel akan hal ini? Sekarang hari bahagiamu jadi jangan sibuk ngomel seperti ini. Let’s have fun, babe”goda Siwon. Shilla memukul dada Siwon pelan.

Tawa yang awalnya terdengar renyah kini berganti dengan sebuah keheningan. Shilla hanya diam sembari menatap bunga cherry yang mulai berguguran. Pikirannya berkelana sesaat.

“Apa…kau lelah?” tanya Shilla tiba-tiba. Siwon menolehkan kepalanya bingung.

Shilla balas menatap Siwon, dalam. “Training, kuliah lagi dan melakukan hal yang ayahmu inginkan?” tanya Shilla lembut. Siwon terdiam kemudian tersenyum tipis.

“Hidup ini kapan memangnya tidak lelah? Aku…ada kalanya lelah. But it’s worth it”

“Mianhae” kata Shilla menyesal. Siwon melihat ekspresi bersalah begitu kental terpampang di wajah Shilla. Membuat Siwon menngulurkan tangannya dan memencet hidung Shilla penuh kasih.

what’s with that face? Sudah kubilang kan ini hari yang seharusnya hanya ada senyuman di bibirmu? Dan kenapa sekarang kau berubah sedih? Aku jauh-jauh datang dari Daegu bukan untuk melihatmu bersedih, kau tahu?” ucap Siwon sembari mengerucutkan bibirnya singkat. Hanya saja wajah sendu yang Shilla tunjukkan belum juga berubah.

“Tapi tetap saja. Kalau bukan karena aku kau tak mungkin seperti ini. Mungkin sekarang kau sudah menjadi fotografer ternama. Kalau saja…”

Siwon menempelkan bibirnya di bibir Shilla, memaksa wanita itu untuk diam. Dan terang saja caranya berhasil. His peck silenced her. Ya hubungan mereka sudah sampai pada tahap dimana mereka sudah nyaman menunjukkan rasa sayang mereka. Tapi memang biasanya Siwon yang menginisiasi. Selalu Siwon. Holding hands, hug, peck, and even kiss.

“Ini semua memang karena dirimu” ucap Siwon. Kalimat itu nyatanya membuat Shilla terkesiap. Ia tak menyangka Siwon akan sejujur ini.

“kalau bukan karena dirimu aku tak mungkin akan berada tahap seperti sekarang ini” tambah Siwon. Ia menatap Shilla kemudian tersenyum.

“Kalau bukan karena dirimu sekarang mungkin aku masih menjadi anak tak tahu diri yang melupakan orang tuanya. Kalau bukan karena dirimu aku tak mungkin bisa kembali pada kehidupanku seharusnya. Kalau bukan karena dirimu aku masih akan terus hidup dengan membenci ayahku. Dan kalau bukan karena dirimu maka aku mungkin selamanya tak bisa memeluk Appa dan Eoma lagi” tutur Siwon. Setiap kalimat yang ia ucapkan terdengar lembut dan tulus.

Dan sekali lagi Shilla terhenyak. Bukan karena ia merasa sedih atau apa tapi karena haru. Tak menyangka Siwon akan mengatakan kalimat itu. Kalimat yang rasanya memberi kesan betapa berartinya dirinya dimata Siwon.

“Tapi…kau menjadi terpaksa keluar dari dunia yang kau sukai” Shilla mencoba berucap. Siwon mengalihkan pandangannya dan menatap cerahnya langit biru di atasnya.

“Hidup bukan hanya sekedar apa yang kita sukai Shilla-ya. Kurasa Appa benar untuk itu” ucap Siwon kemudian pikirannya menerawang. Kembali pada saat dua tahun lalu.

Siwon menatap Kiho gugup. Tak ada senyuman yang terkembang di bibir pria paruh baya itu. Ayahnya –kalau ia masih boleh menyebutnya begitu- memang tipikal orang yang jarang tersenyum.

“Kurasa kau sangat tahu bahwa membantumu meraih wanita itu bukanlah hal yang Cuma-Cuma” ucap Kiho. Siwon mengangguk kaku.

“Apa…yang harus ku lakukan?”

“Tinggalkan duniamu sekarang dan mulailah belajar bisnis. Aku sudah daftarkan kau untuk kuliah bisnis lagi.” Ucap Kiho. Hati Siwon mencelos perih. Ia sangat menyukai dunia fotografinya. Tapi ia cukup tahu kalau ayahnya akan meminta hal ini darinya.

Siwon menghela napasnya singkat. “Ne araseo”

“kau tak ingin melakukannya?”

Siwon mendongak menatap Kiho. “Apa aku masih punya kesempatan untuk menolaknya?” tanya Siwon. Ekspresi datar yang Kiho tunjukkan membingungkan Siwon. Ayahnya itu kemudian menghela napasnya.

“Lakukan dengan sepenuh hatimu kali ini Siwon-ah”

“Huh?” Siwon semakin bingung karena nada bicara yang Kiho gunakan melembut. Bukan lagi nada penuh penekanan dan intimidasi.

“Selama ini kau sudah cukup puas bermain-main, bukan? Selama ini kau sudah cukup melakukan sesuka hatimu, bukan? Jadi kali ini…” Kiho menggantungkan ucapannya. Ia menatap Siwon dalam. Putranya itu terkesiap melihat pemandangan di depannya.

Kiho menatap Siwon memohon. “Kali ini…Appa mohon penuhi permintaan Appa” Jantung Siwon rasanya berdegup kencang saat kalimat itu keluar dari bibir Kiho.Ayahnya masih menganggapnya anak? Siwon tak bisa mendeskripsikan betapa haru dirinya saat itu.

“Lakukan dengan sepenuh hatimu! Kau satu-satunya yang bisa Appa andalkan untuk mengurus perusahaan itu. Appa tak punya anak laki-laki lain selain dirimu. Dan kurasa kau cukup tahu kalau aku tak bisa mengandalkan Jiwon dalam hal ini. Dia sudah menjadi seorang istri dan satu-satunya kewajibannnya adalah mendampingi suaminya, bukan mengurus perusahaan keluarganya” mulai Kiho.

“Kau sekarang sudah dewasa. Bukan lagi remaja 17 tahun yang masih belum bisa menatap lurus ke depan. Bukan lagi remaja yang melakukan segalanya atas dasar semua yang ia suka. Dalam hidup ini bukan hanya sekedar apa yang kita sukai Siwon-ah. Tapi ada tanggung jawab juga di dalamnya” kata Kiho terdengar lembut. Siwon hanya bisa menatap sang ayah dalam diam.

“Dan kurasa kau cukup tahu bahwa perusahaan keluarga ini juga adalah tanggung jawabmu. Mungkin ini terdengar memaksa tapi inilah hidupmu. Dan bukankah 7 tahun ini kau sudah melakukan semua yang kau sukai?”

“Ne?”

“I let you go that time, Siwon-ah”

“M-mwo?”

“Hidup bebas, fotografi, tak terkungkung dalam aturan socialita yang memaksa, dan belajar mandiri, bukankah itu semua impianmu? Bukankah selama 7 tahun ini kau sudah melakukan semua yang kau inginkan?”

“K-keunde…bukankah Appa…mengusirku saat itu?”

Kiho tertawa kecil tapi perih. “Benar. Aku marah padamu saat itu. Tapi tidakkah kau pikir bahwa aku begitu mudah padamu? Being born as my son i guess you would know that i would still take control of you even when you were away. Tapi aku tak melakukannya, bukan?” Mata Siwon membulat mendengarnya.

“Malam itu ketika pertengkaran kita….aku sadar bahwa itu yang kau harapkan. Kau kerap merasa tercekik karena kehidupan socialita ini, aku sadar itu. Kau punya mimpi yang begitu menggebu dan itu bukan pada dunia yang Appa geluti. Even it’s hurt me that time but i guess i should really let you go. Untuk membuatmu menggapai apa yang ingin kau harapkan. Apa yang kau sukai.”

Hati Siwon perih mendengar ucapan Kiho. Ia tak menyangka akan seperti ini. Ia tak menyangka kalau ayahnya mengerti dirinya. Dan dengan kejamnya ia membenci ayahnya untuk hal yang ia sama sekali tak pahami kebenarannya sebelumnya.

“Aku mungkin bukan ibumu yang bisa menunjukkan perhatian dengan gamblang. But just like her, I watched over my children Siwon-ah. Karena memang begitulah sosok seorang ayah. Ketika seorang ibu bisa menjadi tempat dimana anak-anak mereka bisa nyaman dengan segala bentuk perhatiannya. Maka seorang ayah adalah menjadi sosok pelindung untuk anak mereka, secara blak-blakan ataupun secara diam.” Tambah Kiho. Semakin menambah rasa sesak dan perih di hati Siwon.

“I didnt intervere with your life these past 7 years Siwon-ah. Karena aku tahu itu yang kau harapkan. Meski sama seperti ibumu yang setiap hari khawatir akan dirimu, tapi aku harus melakukannya. Bukankah itu yang kau harapkan? Jadi aku tak punya alasan selain mendukung keputusanmu. Karena dengan cara ini maka kau akan mengerti bagaimana hidup itu sebenarnya. Dengan cara ini kau akan mengerti betapa hidup akan mengujimu. Tidakkah aku benar?” tanya Kiho pelan. Siwon mengangguk pelan. Kalimat ayahnya memang benar adanya.

Bagaimana Siwon baru menyadari sekarang? Ayahnya sama sekali tak menyuruh orang suruhannya untuk mencari Siwon, mengganggu hidup Siwon, menghalangi hidup Siwon, atau bahkan mengusik kehidupan yang Siwon pilih. Tidakkah seharusnya Siwon sadar bahwa ayahnya sengaja melakukannya? Bukan karena ayahnya tak menganggap Siwon sebagai anaknya, tapi karena….ayahnya mendukung keputusannya. Dari kecil Siwon memang sempat berharap untuk memiliki kehidupan normal seperti anak-anak lain. Dan bagaimana ayahnya bisa tahu bahwa itu keinginan Siwon padahal Siwon tak pernah mengatakannya? Jawabannya adalah karena meskipun diam, ayahya tetap berusaha mengerti anaknya. Dan bodohnya Siwon tak tahu akan hal itu.

“Hidup menjadi orang kaya ataupun miskin tidaklah mudah, bukan? Begitulah hidup, Nak. Kita harus terus belajar dalam sepanjang hidup kita. Itu memang benar”

Kiho menepuk pundak Siwon pelan. “Kau anakku, Siwon-ah. Maafkan aku karena pernah mengucap kata haram bahwa kau bukan anakku. Maafkan aku” tulus Kiho. Siwon meneteskan air matanya. Bibirnya masih terlalu kelu untuk berucap.

“Tapi kumohon penuhi permintaan Appa. Perusahaan itu berdiri dan maju seperti sekarang ini bukan perkara membalikkan tangan. Ribuan nyawa mendukungnya. Dan itu perusahaan kita, Siwon-ah. Siapa lagi yang akan mengurusnya kalau ayahmu ini sudah tak ada lagi?”

“Appa…”

“Kau satu-satunya harapan Appa, Siwon-ah. Jadi kumohon lakukan dengan sepenuh hatimu. Bantu Appa mengurus perusahaan kita hingga suatu saat nanti ketika kau bisa menemukan orang yang jauh lebih baik darimu untuk mengurus perusahaan itu,dan kau ingin kembali pada dunia yang kau inginkan maka itu terserah padamu. tapi untuk saat ini kumohon…hanya kau yang bisa Appa andalkan” Kiho kembali memohon.

Siwon tergugu sembari menundukkan kepalanya. Bukan karena ia tak ingin melakukan permintaan ayahnya tapi karena ia merasa ia begitu egois selama ini.

Kiho merentangkan kedua tangannya dan memeluk Siwon. Hal yang bertahun-tahun ingin ia lakukan. Ia juga sama seperti istrinya, begitu merindukan anaknya.

“Kau mau kan, Nak? Waktu tidak berhenti berputar Siwon-ah. Appa tak mungkin selamanya sehat dan mengurus perusahaan itu. Hidup kian lama silih berganti. Jadi kau satu-satunya yang bisa aku andalkan untuk itu. Aku tak memintamu untuk meninggalkan dunia fotografimu, kau tetap boleh melakukan apa yang kau suka. Tapi kumohon, bantu Appa juga untuk mengurus perusahaan kita.”

“Ne…Appa” suara Siwon terdengar bergetar karena tangisnya. Kiho mendiamkan Siwon dalam dekapannya untuk terus menangis.

“Ne, Siwonie akan melakukannya, Appa. Jeongmal mianhae. Jeongmal mianhae” isak Siwon. Kiho mengelus rambut hitam Siwon.

“Sstt! Yang berlalu biarlah berlalu. Kau putraku jadi kumohon jangan pergi dari kehidupanku lagi, Siwon-ah. Kembalilah ke rumah ini! Rumah ini adalah rumahmu, rumah kita. Dan kau boleh mengajak Shilla tinggal disini ketika kalian menikah nanti, Siwon-ah” tutur Kiho. Siwon makin tenggelam dalam tangis.

“Mianhae. Mianhae Appa”

Siwon menyeka setetes air mata yang keluar dari kelopak matanya. Tiap kali dirinya mengingat kejadian itu akan membuatnya kembali merasakan perih. Kembali teringat pada masa egois dan kekanakannya. Selama ini tanpa sadar ia hanya memikirkan dirinya sendiri. Dan percakapan dengan ayahnya saat itu menyadarkannya. Bahwa hidup bukan hanya tentang diri kita tapi ada orang lain seperti orang tua, teman dan bahkan orang terkasih.

Siwon menolehkan kepalanya dan meraih Shilla dalam dekapannya. “Kau tak perlu merasa bersalah. Karena aku bahagia dengan kehidupanku sekarang Shilla-ya. Having you in my arms, reconcile with my dad. I’m happy with it” kata Siwon. Shilla membalas pelukan Siwon.

“Tapi bagaimana dengan mimpimu untuk membuka galeri? Bagaimana mimpimu untuk menjadi seoarang fotografer ternama?”

Siwon tersenyum tipis. “Untuk saat ini aku hanya bisa menjadikan fotografi sebagai hobiku. Tapi kau tenang saja Shilla-ya. Impian untuk membuka galeri tak mati dalam benakku. Aku toh masih bisa melakukannya, bukan? i’m a good multitasker Shilla-ya. Sambil menyelam minum air, sambil berbisnis membuka galeri, bukankah itu bagus? Aku bisa menyuruh kolega bisnisku untuk hadir di galeriku, atau bahkan membeli karyaku? Hey, bukankah itu jenius?”

Kalimat Siwon terdengar ceria. Membuat Shilla tak kuasa menahan senyumnya. Inilah yang Shilla sukai dari pria yang kini tengah memeluknya itu. Pria ini tanpa henti menyalurkan energi positifnya. Dan Shilla menyukainya.

But, am  I really falling for him?

Pertanyaan itu selama ini terus menghantui Shilla. Karena pada kenyataanya sampai sekarang Shilla masih saja tak yakin akan perasaannya. Sampai saat ini meski ribuan kali Siwon menyatakan bahwa dirinya mencinta Shilla,tapi wanita itu tak bisa membalasnya dengan gamblang. Ia tak tahu apa yang harus ia jawab atau katakan.

Selama ini Shilla terus menggantungkan harapan Siwon. selama hampir dua tahun mereka saling kenal, tak ada ikatan yang pasti diantara keduanya. Siwon ingin menyebut Shilla adalah kekasihnya tapi sekalipun kalimat cinta tak pernah terlontar dari bibir Shilla. Tapi menyebut keduanya hanya teman biasa rasanya terlalu naïf. Karena memang mereka bukan sekedar teman.

Siwon hanya bisa terus menunggu hingga wanita dalam dekapannya itu benar-benar membuka hatinya. Benar-benar menerima Siwon sepenuhnya di hatinya.

=Reminiscence After Story=

Siwon mengulum senyumnya pada sosok manly di hadapannya. Setelan kemeja dan dasi melekat indah di tubuhnya. Meski kini hari sudah gelap tapi pria itu masih tampak segar.

“Aku tak pernah tahu kalau kau salah satu pembicara tadi” ucap Siwon memulai pembicaraan. Yang diajak bicara hanya tersenyum menanggapi.

Well blame me for being young, rich, clever and handsome” sombong pria itu. Siwona berdecak singkat. Memukul singkat bahu pria itu.

And an arrogant Yunho is back” komentar Siwon. Yunho meliriknya tajam.

“Jangan memanggilku dengan nama! Aku trainer mu disini. Jadi kau lebih baik bersikap sopan atau aku bisa saja menendangmu dari training ini” ancam Yunho. Siwon hanya tertawa mendengarnya.

“Sekarang sudah saatnya istirahat. Training akan dimulai lagi besok pagi. Jadi saat ini aku boleh saja sesukaku memanggilmu” ucap Siwon. Yunho menggelengkan kepalanya.

Pikiran Yunho tiba-tiba menerawang. “I never knew that we can be this close” gumamnya sembari menatap kedalaman malam. Siwon menganggukkan kepalanya setuju.

She made us this way” timpal Siwon dan kini giliran Yunho yang menganggukkan kepalanya.

Yunho tak ingat bagaimana awal mereka bisa menjadi akrab dan melupakan sakit hati mereka. Yang jelas, semenjak Shilla keluar dari rumah keluarga Jung  -hidup mandiri- Yunho kerap kali mengunjungi Shilla. Dan tak jarang ia bertemu Siwon disana. Berbicara dengan Siwon dan pada akhirnya melupakan persaingan hati mereka. Karena pada dasarnya Yunho sudah bisa menguasai rasa cintanya pada Shilla. He’s moving on.

“Bagaimana kalian?” tanya Yunho. Siwon cukup cerdas untuk mengartikan apa maksud dari ucapan Yunho. Menanyakan tentang kelanjutan hubungan keduanya.

“Entahlah” jawab Siwon lemah. Yunho sontak menolehkan kepalanya pada Siwon. Menatap Siwon penuh tanya.

“Aku…entahlah” Siwon tak tahu harus mengatakan apa. Sejujurnya ribuan pemikiran memenuhi otaknya tentang hubungannya dengan Shilla. Semua bentuk keraguan dan pertanyaan yang mengiringi hubungan mereka. Kalau memang apa yang mereka miliki kini masih layak untuk disebut sebagai sebuah hubungan.

Mind to share?” tanya Yunho. Siwon menatapnya lama. Menimang apa ia memang harus mengatakannya pada Yunho yang notabene pernah menjadi saingannya dalam memenangkan hati Shilla. Bagaimanapun ia tak tahu harus bagaimana.

“Kau tenang saja! I move on already” ucap Yunho meyakinkan. Siwon menganggukkan kepalanya.

“Aku….begitu mencintai Shilla, kurasa kau tahu itu” mulai Siwon. Yunho menganggukkan kepalanya.

“Hanya orang idiot yang tak mengetahui kalau kau begitu mencintainya. Melihat bagaimana kau tetap bertahan di sisinya dengan segala kondisi yang ada” kata Yunho. Siwon tersenyum tipis setelahnya.

“Hm majayo. Aku sangat yakin dengan apa yang kurasakan dan aku pikir….aku ingin menjalani sisa hidupku bersamanya” ungkap Siwon. Yunho menolehkan kepalanya.

“Kau akan melamarnya?”

“Eo. Tapi aku tak yakin. Aku tak yakin apa ia siap untuk itu. Apakah setelah 2 tahun ia mengenalku,…sampai saat ini aku bahkan tak tahu apakah dia mencintaiku. Apakah setelah 2 tahun ini ia sudah sepenuhnya bisa move on dari Ilwoo. Apakah dia siap menerimaku? These insecurities are killing me softly” terang Siwon. Setelahnya keduanya terdiam. Siwon diam dengan segala pemikiran dan kecemasannya. Sementara Yunho? Siwon tak tahu apa yang membuat Yunho terdiam.

Yunho menghela napasnya pelan. “Seharusnya aku tak mengatakan hal ini padamu mengingat kau adalah sainganku dulu. Tapi…bagaimanapun aku sudah tak memiliki perasaan itu lagi. Dan bagaimanapun aku ingin yang terbaik untuk Shilla”

Siwon hanya mengerjab bingung ke arah Yunho.

In this kind of situation you have to trust your heart instead of your brain. Let your heart feel not think.”

“Huh?”

“Selama Shilla di sisimu selama ini, setelah kau mengungkapkan perasaanmu, apa yang kau rasakan? Apa kau merasa bahwa Shilla juga merasakan hal yang sama denganmu? Apa yang hatimu rasakan ketika kau bersama Shilla”

Siwon hanya diam. Memikirkan perkataan pria di sampingnya itu. Ia sendiri tak tahu harus menjawab apa atas pertanyaan yang Yunho ucapkan.

If she feels the same then your heart should feel it too. Because when someone love each other their heart somehow connected” kalimat itu nyatanya membuat Siwon terhenyak. Ia memejamkan matanya. Kembali mengingat dan merasakan apa yang selama ini ia rasakan. Apa yang hatinya katakan selama ini.

Are our heart connected right now? Can I feel her heart?

=Reminiscence After Story=

Siwon memandang makam Ilwoo diam. Ribuan pemikiran dan perasaan tengah bergejolak dalam dirinya. Pandangan matanya sedari tadi tidak lepas dari sosok Shilla yang tengah berdiri diam di depan makam Ilwoo.

Ya, bukan hal yang aneh lagi bagi Siwon untuk menemani Shilla ke makam Ilwoo. Terlebih karena kini adalah peringatan 2 tahun semenjak kepergian Ilwoo. Siwon tak mengusik Shilla dengan segala pemikiran dan mungkin doa untuk sang suaminya. Siwon hanya diam sembari mengamati. Dan terlebih, sembari dirinya memantapkan hatinya.

Shilla beranjak dari posisinya. Menandakan bahwa wanita itu telah selesai dari segenap ‘ritual’ dan mungkin pelepasan kerinduannya pada sosok sang suami yang telah tiada. Dan saat itu juga Siwon tahu bahwa inilah waktu untuknya bicara.

Pria itu memegang jemari Shilla. Membuat wanita itu mendongak menatap wajah Siwon dengan penuh tanda Tanya. Karena entah mengapa SHilla bisa merasakan ada yang berbeda dari sentuhan pria tinggi di hadapannya itu.

“Biarkan aku bicara dengannya sebentar, hm?” ujar Siwon. Tanpa sedikitpun menatap kearah Shilla karena pandangan mata Siwon tertuju pada pusara Ilwoo. Pria itu terdengar menghela napasnya.

“Aku…kurasa kau cukup mengenalku dari alam sana –kalau kau memang memperhatikan kami disini. Dan kurasa kau cukup tahu bagaimana perasaanku pada wanita di sebelahku ini –istrimu.” Mulai Siwon. Shilla terdiam seketika. Dan entah kenapa kini dadanya bergemuruh.

“Keureom…ijinkan aku kali ini untuk bicara padamu, Jung Ilwoo-ssi” lanjut Siwon. Ia terdiam sejenak. Menolehkan kepalanya pada Shilla yang sedari tadi hanya menatap Siwon bingung. Siwon mengulas senyum tipisnya, tapi sedikitpun tatapan matanya tak lepas dari Shilla.

I want to make her mine, Ilwoo-ssi. And I want to ask your permission about it.” Ucap Siwon. mata Shilla membulat sesaat. Detak jantungnya kembali meninggi dan kencang.

“Kau tidak lagi disini disisinya, Ilwoo-ssi. Tidak lagi bisa menjadi pelindung untuknya. I know you love her so much and so am I. jadi… ijinkan aku untuk sepenuhnya menjaga dan melindunginya. Sepenuhnya mendampinginya hingga maut memisahkan. Ijinkan aku untuk menggantikan peranmu….sebagai suaminya” ucap Siwon lembut.

Napas Shilla nyaris berhenti ketika mendengar ucapan terakhir Siwon itu. Bibirnya kelu, otaknya tumpul, dan otot sendinya serasa mati. Ia benar-benar tak tahu apa yang harus ia lakukan atau bahkan ia sikapi.

“Aku tahu ini bukanlah kisah yang romantis. Nope. I’m not gonna propose you in a romantic way. Not yet. Setidaknya sampai aku yakin bahwa kau tak akan menolakku.” Tambah Siwon. matanya masih tak meninggalkan wajah Shilla. Sementara sang wanita yang ditatap hanya bisa terpaku.

Yes I am a man who afraid of rejection….twice” tutur Siwon. Dengan lirih pada kata terakhirnya membuatnya hati Shilla mencelos mendengarnya. Siwon memang baru kali ini melamar Shilla, tapi pernyataan cinta Siwon 2 tahun lalu rasanya cukup bisa dikatakan sebagai sebuah penolakan dari Shilla. Karena pada dasarnya wanita itu tidak mengatakan iya atas pernyataan cinta Siwon.

I’m not gonna propose you in romantic way unless you accept it. Jadi aku janji ketika kau menyetujui lamaranku maka aku akan melakukan lamaran ini bagaimana seharusnya. I will officially propose you

Shilla terdiam. Ia menundukkan kepalanya. Otaknya terlalu tumpul untuk berpikir. Ia tak pernah menyangka bahwa Siwon akan melamarnya di depan makam Ilwoo. Ia tak pernah menyangka Siwon akan meminta ijin untuk meminang Shilla di hadapan suaminya yang telah berpulang.

Ini memang bukanlah suatu lamaran yang romantis layaknya drama. Tapi Shilla tak menampik bahwa dadanya bergemuruh kencang. Rasa haru begitu membuncah di dadanya. Karena menurutnya ini begitu berkesan. Seolah Siwon tengah meminta ijin langsung pada sosok Ilwoo yang selama ini menempati hati Shilla, memiliki hatinya. Seolah Siwon dengan jantan mengulurkan tangannya untuk Shilla di depan Ilwoo, meminta ijinnya.

Tapi sungguh Shilla tak tahu apa yang harus ia lakukan. Ia tak mengerti apa yang harus ia katakan atas permintaan Siwon. Hati dan otaknya serasa tak sejalan sekarang.

“Beri aku waktu” hanya itu yang bisa Shilla katakan untuk saat ini. Ia tak punya hati untuk menolak Siwon tapi rasanya ia juga belum siap untuk menerima Siwon. Segala macam pemikiran dan imajinasi berputar di benak Shilla hingga membuat wanita itu takut untuk melangkah dan mengambil keputusan.

Siwon menatap Shilla yang masih menundukkan kepalanya. Kentara sekali bahwa wanita itu tengah dilema. Dan sejujurnya Siwon merasa bersalah untuk itu. But he can’t help it. Dia hanya ingin kejelasan dalam hubungan mereka. He’s been waiting way too long.

Siwon meraih dagu Shilla dan tersenyum hangat. “Tentu saja aku akan memberimu waktu. Ini bukan keputusan enteng yang bisa dibuat. Aku hanya ingin menunjukkan niatku Shilla-ya. Kurasa kau tahu bahwa kita sama-sama sudah dewasa. Bahwa rasanya hubungan tanpa kejelasan seperti apa yang kita berdua jalani sekarang bukanlah hubungan yang sehat. Bahwa kita bukan lagi remaja yang bertindak tanpa melihat tujuan ke depan yang jelas. Kurasa kau mengerti apa maksudku”

Shilla hanya mengangguk singkat. Ia sangat mengerti maksud Siwon. sangat mengerti kenapa pria itu meminta ijin dari mendiang suaminya. Ia tahu ia telah cukup lama menggantungkan harapan Siwon.

“Dan hey, jangan tunjukkan wajah seperti ini di hadapanku. Aku tak suka” ucap Siwon. Berusaha membuat Shilla tersenyum lagi. Wanita itu hanya diam. Siwon meraih dagu Shilla lagi, memberi wanita itu senyuman tulus dan hangat hingga wanita itu tak punya alasan lain selain membalas senyuman dari Siwon. meski hanya senyuman tipis.

“Kita pulang?” tanya Siwon. Shilla hanya mengangguk pasrah.

=Reminiscence After Story=

Mata Yunho menyelidik ketika Shilla membukakan pintu untuknya. Seolah tahu arti tatapan Yunho, Shilla menyilakan Yunho masuk. Pria itu langsung duduk di sofa milik Shilla.

“Eoma memasak ini untukmu. Dia ingin memberikannya sendiri tapi aku larang.” Ucap Yunho sembari menunjuk pada kotak makanan yang ia bawa.

“Wae?”

“Kondisinya belum pulih. Kemarin anemianya kambuh” terang Yunho.

“Apa sekarang eomeoni sudah baik-baik saja? Oppa harusnya bilang kalau eomeoni sakit. Aku kan bisa menjenguknya”

Yunho terkekeh kecil. “That’s why I never told you. Hanya kecapean biasa. Tapi kau besok bisa kesana kalau kau mau. Sekarang sudah malam” ucap yunho. Shilla menganggukkan kepalanya. Meski dirinya sudah tak lagi tinggal bersama keluarga itu tapi bukan berarti ia memutus hubungan dengan keluarga itu. Ia masih sering kesana sekedar mengunjungi mertuanya.

“Sekarang katakan padaku kenapa mukamu aneh saat membukakan pintu untukku? Ada masalah?” Tanya Yunho. Shilla menundukkan kepalanya. Kakak iparnya itu nyatanya masih jeli untuk bisa membaca ekspresi Shilla.

“Dia…melamarku” lirih Shilla. Yunho tersenyum, menyadari siapa yang tengah Shilla bicarakan.

“Lalu?”

Shilla menggelengkan kepalanya. “Aku…tak tahu”

Yunho mengacak rambut Shilla pelan. “Saat kau dilamar Ilwoo bukankah kau tidak segamang ini, hm? Lalu kenapa sekarang berbeda?”

“karena saat itu aku sangat yakin dengan perasaanku. Saat itu yang ada di otakku hanyalah menerimanya tanpa keraguan. Tapi sekarang…” Shilla terdiam. Tak sanggup melanjutkan ucapannya.

“Kau ingin mendengar ceritaku?” pertanyaan dari Yunho itu sontak membuat Shilla menolehkan kepalanya. Merasa bingung dengan sosok kakak iparnya itu. Bukankah saat ini Shilla yang tengah bercerita? Kenapa Yunho memintanya untuk mendengar ceritanya?

Pandangan Yunho menerawang, “Saat pertama kali Ilwoo mengenalkanmu pada kami saat itu aku tak merasakan apapun terhadapmu. Hingga hari terus berganti dan aku semakin mengenalmu. Mengenal bagaimana hebat dirimu di mataku hingga pada akhirnya aku mencintaimu. Mencintai kekasih adikku sendiri” Yunho terdiam sejenak. Melempar pandang pada Shilla dan tersenyum tipis.

“Tapi aku cukup tahu diri dan hanya memendamnya dalam hati. Karena pada dasarnya aku tahu bahwa kalian berdua saling mencintai. Dan aku menyayangi kalian berdua jadi rasanya kau tak akan berani mengacaukan hubungan kalian hanya karena cinta tak berbalas milikku ini” tambah Yunho. Ia terdiam sejenak.

“Hingga akhirnya Ilwoo meninggalkan kita. Saat itu… otakku yang bicara…bahwa mungkin Tuhan memilih jalan ini karena ia ingin memberi kesempatan padaku. Memilikimu…” Shilla terhenyak mendengarnya. Ia tak mengerti kemana arah pembicaraan Yunho sejujurnya.

“Aku terus berpikir –mencekoki diriku dengan semua pemikiran di kepalaku- bahwa Tuhan memberiku kesempatan dan aku tak boleh menyiakannya. Saat itulah aku lebih menggunakan otakku daripada hatiku. Mengabaikan setiap suara hatiku” lanjut Yunho. Pandangannya hanya lurus ke depan. Menerawang jauh entah kemana.

“Bukan berarti aku senang dengan kenyataan Ilwoo meninggalkan kita. Tidak. Aku sangat terpukul karena hal itu sama sepertimu. Hanya saja…seperti yang aku bilang tadi, aku mengabaikan suara hatiku. Mengabaikan setiap penolakan di hatiku hingga menyebabkan diriku seperti memenjarakanmu dalam ikatan keluarga Jung” ungkap Yunho. Shilla hanya bisa diam mendengarkan ucapan sang kakak ipar. Pada dasarnya wanita itu penasaran dengan semua tingkah over protective Yunho terhadapnya semenjak kepergian Ilwoo.

“Aku begitu menyayangi Ilwoo, kuraasa kau tahu itu. Umurku 12 tahun saat itu ketika Appa dan Eoma membawa Ilwoo kembali ke rumah. Aku tak bisa menyembunyikan rasa bahagiaku Karena pada akhirnya Appa berhasil menemukan adikku yang telah lama hilang. Aku tak bisa melupakan wajah bahagia Eoma saat itu. Karena akhirnya anak bungsunya kembali ke tangannya dan selamat. Sejak saat itu aku berjanji akan menjaga Ilwoo, tak akan membiarkannya pergi lagi dari keluarga ini. Hingga…” Yunho terdiam. Shilla bisa melihat mata Yunho mulai berkaca.

“…hingga kecelakaan itu terjadi. Melihat Ilwoo terkapar bersimbah darah…melihatnya menghela napas terakhirnya tanpa aku bisa melakukan apapun….saat itu aku merasa gagal sebagai seorang kakak. Saat itu aku merasa…aku mengkhianati janjiku untuk menjaganya. Pada kenyataanya aku tak berhasil menjaganya. Menyaksikan ia terenggut nyawanya, meninggalkanmu, meninggalkan kita semua…aku juga sama sepertimu, terpukul” Yunho berhenti. Ia menyeka air mata di sudut matanya.

“Dan semenjak saat itu aku berjanji untuk menjagamu. I made a promise to your husband, remember?  Seharusnya aku hanya menjagamu dalam batasan bahwa kau adalah titipan adikku untuk kujaga. Tapi tidak. Aku menjagamu selain karena kau bagian dari keluarga ini, juga karena aku mencintaimu” lontar Yunho. Ia masih menatap ke depan.

“Kenyataan bahwa kemudian orang-orang mengira bahwa kau adalah istriku…aku tak menampik aku bahagia pada saat itu. Kita berdua tahu bahwa kita tak bisa mengatakan bahwa kau istri adikku. Pada kenyataanya tak banyak orang yang tahu bahwa Ilwoo adalah adikku, bukan?”

Shilla mengangguk singkat. Kenyataan bahwa Ilwoo sempat terpisah dari keluarga Jung membuat Ilho begitu protektif menjaga Ilwoo. Ia tahu bahwa diluar sana masih banyak orang yang mengancam keluarganya. Membuat Ilho hanya mengakui Ilwoo sebagai keponakannya. Tak banyak orang yang tahu bahwa Ilwoo adalah anak kandungnya, karena memang ia tak ingin pelaku penculikan Ilwoo saat dulu mengetahuinya dan bisa saja membahayakan Ilwoo. Ayah mertuanya itu begitu menjaga Ilwoo. Itulah kenapa tak ada orang yang tahu tentang Ilwoo dan bahkan kematian Ilwoo.

“jujur…aku memanfaatkan keadaan saat itu. Aku hanya terus berpikir bahwa… suatu saat nanti kau akan membuka hatimu. Bahwa aku bisa menggantikan Ilwoo menjadi suami yang baik untukmu. Aku terus mencekoki pikiranku dengan hal itu hingga aku mengabaikan sepenuhnya suara hatiku” lanjut Yunho. Ia menoleh singkat kearah Shilla. Tersenyum tipis.

“Aku mengabaikan suara hatiku bahwa hatimu hanya untuk Ilwoo. Mengabaikan apa yang hatiku rasakan. Bahwa apa yang aku rasakan adalah kau tak bisa mencintaiku seperti kau mencintai Ilwoo. Hatiku terus mengatakan hal itu tapi aku memilih untuk lebih percaya pada pikiranku” Yunho meraih tangan Shilla. Tersenyum padanya lagi.

“Jadi…aku tak ingin kau memilih jalan sepertiku”

“huh?” Shilla menatap Yunho tak mengerti. Pria itu mengelus puncak rambut Shilla lembut.

“Percaya pada hatimu Shilla-ya. Selama ini kau sudah cukup memakai pikiran dan otakmu, bukan? Jangan katakan padaku bahwa kau memakai hatimu karena yang aku lihat tidak seperti itu, Shilla-ya”

“Oppa…”

Let your heart feel and make decision. Jangan kau terus memakai pikiranmu hingga kau lupa untuk merasakan segala perhatian dan dan kasih saying yang ia berikan untukmu, SHilla-ya. He’s been waiting long enough for you. Jika kau tak merasakan apa yang ia rasakan maka jangan terus gantungkan harapannya. Tapi jika kau merasakan apa yang ia rasakan maka jangan pernah berpikir untuk mengabaikan perasaan itu, hm?” tutur Yunho. Shilla terpana memandang kakak iparnya.

“Aku..hanya tak yakin Oppa” aku Shilla. Yunho tersenyum kemudian meraih Shilla dalam dekapannya.

“Keraguan adalah hasil dari pemikiranmu Shilla-ya. Tanyakan pada hatimu dan aku yakin hatimu akan memberi kepastian itu” ucap Yunho sembari mengelus rambut Shilla. Membiarkan wanita yang didekapnya itu merenung.

just feel what your heart says. siwon is a great guy I must admit. Dan aku yakin kau berada dalam tangan yang tepat jika bersamanya. Tapi aku tak bisa memaksamu kalau memang hatimu tak merasakan hal yang sama seperti yang ia rasakan. That’s why I told you to feel his love. Use your heart to feel it. If you also feel the same then you have no excuse to let him down” nasehat Yunho. Shilla hanya diam.

“Aku takut Oppa” ucap Shilla lirih tapi cukup untuk Yunho mendengarnya.

“Kenapa?”

“Aku begitu mencintai Ilwoo Oppa, terlalu mencintainya hingga saat ia meninggalkanku aku kehilangan harapan untuk hidup. Aku hanya takut….”

“Kalau apa yang terjadi pada Ilwoo akan terjadi pada Siwon hingga kau akan merasakan pahit untuk kedua kalinya?” potong Yunho. Shilla menganggukkan kepalanya. Itu memang ketakutannya selama ini. Karena ketakutan inilah Shilla belum sepenuhnya membuka hatinya.

Yunho terkekeh kecil. “Tuhan tak akan sejahat itu padamu, Shilla-ya. Kalau kau berpikiran seperti itu, apa itu artinya kau akan membiarkan Siwon lepas dari dekapanmu begitu saja? Kau akan membiarkanya menelan harapan palsu dan pada akhirnya meninggalkanmu? Apa suatu hari nanti kau akan baik-baik saja kalau Siwon lelah padamu dan berpaling pada wanita lain? Hm? Have you ever dream your future without him?” Tanya Yunho. Hati Shilla mencelos tiba-tiba. Entah kenapa memikirkan hal itu membuat dadanya sesak seketika.

“Tidak, bukan? Jadi jangan sia-siakan pria itu kalau kau memang mencintainya, Shilla-ya. It’s not his turn anymore to take actions in your relationship. He’s been tried too much, now is your turn” tambah Yunho. Shilla tersenyum kemudian melemparkan dirinya dalam dekapan Yunho lagi.

“Gomawo Oppa. Keunde…kenapa kau begitu bijak hari ini? Kenapa mengatakan semua ini padaku?”

Yunho tersenyum tipis “It is my way to protect you, Shilla-ya. Handing you to the right man –who will always cherish you and devoted all his life for you. And I’m sure that is what Ilwoo want also. It’s my way to protect you like what Ilwoo mean all this time

=Reminiscence After Story=

Dering ponsel itu membuat Siwon membuka matanya. Meski enggan ia pada akhirnya mengangkat teleponnya yang bordering itu. Dengan matanya yang masih tertutup ia berbicara dengan orang yang telah mengganggu tidurnya.

“Yoboseyo?” sapanya serak. Tak ada yang terdengar di balik sana. Membuat Siwon semakin mengumpat dalam hati. Ia berniat untuk menekan tombol disconnect di ponselnya sebelum pada akhirnya terdengar suara lirih di seberang sana.

I do” lirih suara di seberang sana. Siwon hanya memiringkan kepalanya bingung. Masih setengah sadar.

“Huh?” Tanya Siwon bodoh. Entah itu karena pengaruh dirinya yang terbangun dari tidur atau karena memang otaknya begitu bodoh untuk berpikir.

I do” lagi suara itu berucap. Siwon membuka matanya sepenuhnya. Ia mengenali suara itu. Suara Shilla.

“Shilla-ya?” tanyanya memastikan. Sayangnya bukan kalimat meyakinkan yang keluar dari seberang sana melainkan bunyi beep menandakan bahwa sambungan telepon telah terputus. Siwon memiringkan kepalanya lagi.

Pria itu mengamati ponsel yang masih ada di tangannya. Mengecek call logs di ponselnya dan ia yakin bahwa orang yang baru saja meneleponnya adalah Shilla. Otak Siwon sepertinya masih belum bisa bekerja karena ia masih bingung dengan maksud ucapan pendek Shilla.

I do?” ulang Siwon, mengulangi kalimat yang dua kali Shilla ucapkan di pukul 23.15 malam itu. Siwon masih berusaha mencerna maksud ucapan Shilla.

“Apa maksudnya?” tanyanya pada diri sendiri. Hingga akhirnya mata Siwon membulat ketika rasanya ia menyadari apa maksud ucapan Shilla.

“Seolma….” Siwon terdiam lagi. Matanya berkedip berkali-kali. Berusaha mengumpulkan semua teori dalam pikirannya kemudian menarik sebuah kesimpulan pasti.

“Dia…menerimaku? In this middle of the night? Mungkinkah?” tanyanya lagi. Tak ada yang bisa menjawab pertanyaanya tentu saja. Dan Siwon dibuat frustasi untuk itu. Ia berusaha menelepon balik Shilla tapi sepertinya wanita di sebrang sana tak berniat untuk menghiraukan panggilan Siwon.

“Aish! Jung Shilla…aniya Park Shilla…aniya…aish who the hell are you? Girl you make me crazy”  Siwon mulai meracau tak jelas. Tanpa piker panjang Siwon turun dari tempat tidurnya, menyambar kunci mobilnya. Tidak mempedulikan kenyataan bahwa kini ia hanya memakai piyama tidurnya. Yang ia hiraukan adalah secepatnya berlari ke apartemen Shilla dan meminta penjelasan dari wanita itu.

“Deoryeonim, kau mau kemana?” Tanya security keluarga Choi ketika Siwon terlihat keluar dengan mobilnya. Siwon hanya tersenyum tipis.

“Keluar sebentar, Hong ahjusi. Kalau Eoma mencari bilang saja aku sedang cari angin, oke?” pesan Siwon kemudian segera melajukan mobilnya tanpa menghiraukan jawaban sang security. Yang ada di otaknya hanyalah segera mungkin menemui Shilla.

=Reminiscence After Story=

Bunyi ketukan berkali-kali di pintu apartemennya, rasanya sudah Shilla duga akan terjadi. Ia tak ketakutan dengan kenyataan bahwa pada tengah malam seseorang mengetuk –nyaris menggedor- pintunya. Karena Shilla tahu bahwa di luar sana pastilah Siwon yang tengah mengetuk pintu.

Shilla meletakkan tangannya di dadanya kemudian berjalan menuju pintu. Debaran jantungnya masih tak menentu. Perlahan Shilla membuka pintu dan tentu saja disambut dengan Siwon dengan rambut acak-acakan serta wajahnya yang seperti kalut.

Tanpa dapat ijin dari sang empunya Siwon menyelonong masuk rumah Shilla. Wanita itu hanya menutup pintu kayu itu perlahan. Tak lama ia merasakan tangan Siwon menyentuh pundaknya, menghadapkan wajah keduanya.

Tell me what the meaning of your late night call, huh? What’s with the word ‘I do’ you told me on the phone? Dan kenapa tak mengangkat teleponku di tengah semua kebingungan yang kau ciptakan? Ah tapi pertanyaan itu tidak penting. Yang lebih penting adalah, apa maksudmu? Kau membuatku bingung, kau tahu?” cerca Siwon dengan segenap kebingungan yang melandanya. Sikap diam Shilla nyatanya semakin menambah banyak deret kebingungan SIwon.

“Dan katakan padaku bahwa apapun maksud dari ucapanmu di telepon itu sesuai dengan yang aku harapkan! Please don’t make me crazy, no more baby” pinta Siwon. shilla mengulurkan tangannya kemudian menyentuh rambut berantakan Siwon. membuat pria itu menghentikan ucapannya.

Dengan lembut Shilla menata rambut Siwon dengan tangannya. Membelah rambut Siwon menjadi dua bagian dengan rapi. Senyuman tipis terkembang di bibir Shilla. Hanya membuat Siwon semakin terdiam bingung.

“Kurasa aku membuatmu cukup gila hingga kau tak menghiraukan betapa kacau penampilanmu saat ini, hm? Rambut acak-acakan, slipper, piyama dan wajah kusut? Hm?” ucap Shilla pelan. Siwon hanya diam di tengah belaian tangan Shilla di rambutnya.

“Kalau begitu kau bisa menjawab semua kekacauan yang kau timbulkan,bukan? Apa maksud ucapanmu, Shilla-ya?” Tanya Siwon lagi. Wanita itu hanya tersenyum.

“Duduklah dulu! Aku buatkan kau teh hangat. Kurasa mengendarai mobil di tengah malam seperti ini pasti membuatmu dingin. Aku tak ingin….”

just tell me, will you?” sergah Siwon. ia sudah tak sabar mendengar penjelasan dari Shilla. Wanita itu hanya terkekeh kemudian menarik tangan Siwon dan membantu Siwon duduk di sofa.

“Aku akan menjelaskan padamu setelah kau tenang, hm? Aku buatkan kau teh hangat dulu, oke?” ucap Shilla. Kali ini ia tak menghiraukan protes Siwon dan melenggang ke dapur miliknya. Membuat secangkir teh hangat untuk Siwon.

“Minumlah!” titah Shilla pada Siwon. dan kali ini Siwon menurut. Ia menyesap perlahan minuman buatan Shilla itu.

Siwon menghela napasnya dalam. “Aku sudah tenang. Jadi sekarang katakan apapun yang ingin kau jelaskan!”

“Apa gunanya aku menjelaskan kalau nyatanya kau sudah tahu jawaban dari semua keraguanmu?”

“Huh?”

Shilla menatap Siwon dalam. “Ya..” ia menggantungkan ucapannya.  Ia mengulurkan tangannya dan dengan jari telunjuknya ia menyentuh pelipis Siwon.

“Apa yang tengah kau pikirkan di benakmu saat ini, itu jugalah jawaban dari keraguanmu” ucapnya. Jari telunjuknya masih berada pada pelipis Siwon.

Pria itu hanya mengerjap. Menatap kedua mata Shilla. Ia masih bingung tentu saja tapi rasanya sebuah perasaan yang membuncah di dadanya seolah memberinya tanda. Sebuah rasa haru yang tak bisa ia lukiskan.

“Itu artinya…lamaranku….kau menerimanya? Begitukah?” Tanya Siwon meyakinkan. Shilla tersenyum tipis dan menganggukkan kepalanya sekali.

Mata Siwon membulat. “J-jeongmal?” tanyanya lagi. Sepertinya Siwon butuh ribuan keyakinan kini.

“Ne. I do.” Jawab Shilla. Mata Siwon mulai berkaca. Ia meraih tangan Shilla yang beberapa detik lalu masih berada di pelipisnya. Ia menggenggam tangan itu dengan kedua tangannya.

“Kau…yakin?”

“Ne. I’m willing to take your hands, to make a beautiful future with you” ucap Shilla yakin. Detik berikutnya wanita itu terbenam dalam dekapan Siwon. pria itu memeluknya erat.

“Gomawo. Thank you so much, Shilla-ya. You don’t know just how much you make me happy with this” ungkap Siwon. masih memeluk erat tubuh Shilla. Shilla tampak tak menghiraukan kalau dirinya sedikit sesak dalam pelukan erat Siwon. nyatanya ia menikmati dekapan hangat Siwon.

“Tapi…apa yang membuatmu begitu yakin, hm?” Tanya Siwon. ia sedikit melonggarkan pelukannya –tanpa melepas pelukannya. Ia mengelus puncak kepala Shilla lembut.

“Yunho Oppa”

“Huh?” bingung Siwon seraya melepaskan pelukannya. Menatap Shilla di kedua matanya.

“Dia menyadarkanku. Dia benar, aku terlalu banyak berpikir hingga mengabaikan apa yang kurasakan selama ini” ucap Shilla. Siwon hanya diam menatapnya. Memilih untuk memberi kesempatan pada wanita itu untuk bicara.

“Berkali-kali aku bermimpi tentang Ilwoo Oppa. Dalam mimpiku, Ia tersenyum hangat kearah kita berdua. Aku selama ini hanya beranggapan bahwa itu hanya sekedar mimpi. Tapi kurasa tidak salah jika aku menganggap bahwa itu sebagai tanda kalau ia setuju dengan hubungan kita, bukan?” tutur Shilla. Siwon hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya.

“Aku pernah bilang, bukan? Bahwa tidak sulit untuk mencintaimu. Tapi rasanya aku justru menelan ludahku sendiri”

“Apa maksudmu?” Tanya Siwon penasaran. Shilla tersenyum tipis.

I feel it but I ignore it. Aku merasakan semua ketulusanmu, semua perhatian dan cintamu. Hatiku juga merasakan hal yang sama. Tapi sepertinya aku begitu jahat hingga mengabaikannya. Insecurities eat me up till I couldn’t think straight, I couldn’t even feel my heart” ungkap Shilla.

insecurities?”

“Ne. terlalu banyak hal yang membuatku ragu hingga membuatku berpikir aku tak layak untukmu. Membuatku berpikir bahwa aku tak seharusnya mencintaimu. Semua itu terasa mendoktrinku hingga perlahan aku mengabaikan apa yang sesungguhnya aku rasakan”

Siwon kembali diam. Tapi tak lama ia membuka suaranya.

“What make you think that way, huh?” tanyanya pelan. Shilla diam sejenak. Ia menundukkan kepalanya.

“I’m…imperfect. Kurasa kau tahu itu”

“Tak ada manusia yang sempurna di dunia ini, bukan?”

Shilla menggeleng, “Ya, aku tahu. But I’m a widow, remember? Dan lihatlah dirimu! Kau bisa memilih ribuan gadis di luar sana yang masih single. Kau layak mendapatkan gadis yang jauh lebih baik daripada diriku. I don’t deserve you” ucap Shilla. Ia kembali menundukkan kepalanya. Membuat Siwon terpaksa meraih dagu Shilla dan menatap kedua bola mata Shilla.

“Dan kau pikir aku peduli akan kenyataan itu? Kalau aku peduli kurasa aku tak berada disini sekarang”

Shilla mengangguk. “Ne aku tahu. Itulah kenapa kau berterimakasih padamu. But I cant help and think I don’t deserve you” timpal Shilla. Siwon tersenyum tipis.

when we love someone we always think that we don’t deserve him/she. Karena ketika kita mencintai seseorang maka kita akan menganggap orang itu begitu sempurna hingga kita merasa kita tak ada bandingannya di depannya. It’s normal because I always felt it when I’m with you. That you are….perfect in my eyes” kata Siwon lembut. Shilla tak tahu bagaimana harus menggambarkan perasaanya ketika mendengar ucapan Siwon. haru itu pasti.

“Mianhae”

“Huh?”

“Maaf karena membuatmu harus menunggu begitu lama. Maaf karena aku menggantungkan harapanmu. Maaf karena kau membuatmu cukup tersiksa selama ini. Maaf karena aku terus membuatmu menunggu padahal sejujurnya aku juga merasakan hal yang sama tentangmu. Maaf” ucap Shilla tulus. Siwon tersenyum lembut. Ia meraih wajah Shilla dan mengelusnya lembut.

“Apa ini artinya….kau juga mencintaiku?”

is that really a question? After all conversation we have here?” ucap Shilla tak percaya. Ia mengerucutkan bibirnya. Membuahkan sebuah kekehan kecil di bibir Siwon.

“Tapi aku tetap butuh kepastian, kau tahu? Dan kurasa kau sudah sepatutnya mengutarakan perasaanmu setelah dua tahun kau membuatku menunggu. So, do you love me?” Tanya Siwon. matanya berbinar penuh harap. Shilla tak kuasa menahan senyumnya.

“Yes, I do love you”

Ketika shilla mengucapkan hal itu. Siwon tak tahu bagaimana harus menggambarkan buncahan kebahagiaan di dadanya. Sebuah perasaan lega dan haru yang begitu kuat merasuk di hatinya. Setelah penantian panjangnya. Semua kesabarannya akhirnya berbuah manis.

Siwon mengecup kening Shilla singkat. “Then…will you marry me?” Tanya Siwon. shilla menganggukkan kepalanya kemudian berhambur memeluk SIwon.

Yes, I do” jawab Shilla dalam dekapan Siwon. pria itu tak bisa menahan senyum haru dan bahagianya. Ia membalas pelukan Shilla.

Keduanya hanya diam untuk beberapa saat. Sibuk merasakan debaran jantung keduanya yang terdengar seirama. Rasa bahagia tentu saja menyelimuti keduanya. They just want to savour this moment. Their happy moment.

“Kalau begitu kurasa aku harus melamarmu secara sungguhan. Kau ingin dimana? Taman? Restoran mewah? Hm, kau lebih memilih suasana romantic berdua atau mungkin kau ingin ada nuansa klasik seperti lantunan piano mengiringi? Atau mungkin….”

“Ani” potong Shilla sambil menggelengkan kepalanya di dada Siwon.

when you propose me at Ilwoo Oppa’s grave…that was the most memorable proposal. More meaningful than any other romantic proposal we used to see in dramas. I would always remember that day and this day”ungkap Shilla. Siwon tersenyum mendengarnya.

“Gomawo, jeongmal gomawo Shilla-ya. I promise to always make you happy”

“Ani. Aku yang seharusnya berterimakasih padamu. You gave me so much strength and happiness. From now on, let me make you happy as well” tambah Shilla. Siwon melepas pelukannya kemudian mengecup puncak kepala Shilla.

saranghae”  ucapnya lembut sembari melepas pelukannya. Shilla tersenyum lembut.

“Ah jamkaman!” ucap Siwon tiba-tiba. Ia meraih ponsel di saku celana piyamanya. Menekan beberapa tombol, menelepon seseorang. Shilla tak tahu siapa yang pria itu telepon.

“Eoma!” pekik Siwon di teleponnya. Shilla membulatkan matanya. Memukul lengan Siwon karena di tengah malam seperti ini ia menelepon ibunya dan memekik cukup keras.

“Eoma wakey wakey! I’m getting married, eoma. Your son is finally getting married” ucap Siwon sumringah. Ia tersenyum puas kemudian menutup sambungan teleponnya. Tak menghiraukan apakah ibunya di seberang sana bisa mencerna informasi yang tengah SIwon berikan.

Shilla memukul dada Siwon. “Hya! Kenapa kau mengganggu, eomeoni? Asih!” tegur Shilla. Ia dan sang calon mertua memang sudah cukup dekat. Dan wanita paruh baya itu memperlakukan Shilla dengan sangat baik.

Siwon mengerucut singkat. “Biarkan saja. Toh eoma sendiri yang bilang kalau ia harus orang pertama yang aku beri tahu kalau aku akan menikah. Jadi aku tidak salah, kan?” ucap Siwon polos. Shilla menggelengkan kepalanya.

“She could have heart attack in this middle of the night. Aish kau ini!” omel Shilla. Siwon menyeringai kecil kemudian merengkuh Shilla lagi dalam dekapannya.

well I cant help it, I’m too happy, you know? Dan kurasa eoma tengah menangis haru sekarang. She love me way too much” ucap Siwon. shilla menggelengkan kepalanya kemudian membenamkan wajahnya di dada Siwon. she likes hearing his heartbet.

Dan mulai malam itu babak baru dalam kehidupan mereka terjadi.

 

The End

 

okay I finally make this failed after story. The ending is kinda fluffy I got gosebump when I wrote it to be honest… *failed*

ah and I wanna say sorry for very longgggg update…I’ve been really busy with my work and the fact that my laptop just broken really made me sad and I cant even update.

And for you who bear to read this long yet failed story, I truly thank you

Sorry for typos.

 
107 Comments

Posted by on November 3, 2013 in chapter, fanfiction

 

Tags: , ,

107 responses to “Reminiscence After Story

  1. Tri nanda kaporina

    November 4, 2013 at 12:05 am

    Woowwww keren. Siwon makin cinta dech. Eon ada after story kedua g ne???

     
    • shilla_park

      November 4, 2013 at 6:45 am

      enak aja makin cinta sama siwon…suami ane itu…*peluk siwon*
      ga ada ya…udah cukup satu aja after storyny

       
  2. meilasari

    November 4, 2013 at 2:30 am

    huah akhirnya setelah lama gak mampir ke blog shilla eonni, aku mampir juga sekarang…….
    eonni ceritanya daebak bangt, siwon oppa so sweet bngt huhuhuhuhu *pengen kyu oppa juga kaya gtu*, shilla eonni pasti bhagia….
    aku bacanya sambil senyam senyum sendiri kaya orang geje…….
    eonni bikin after storynya lagi dong, belum puas sama endingnya, kkkkkkkkkk….
    pengen baca waktu mereka nikah sampe kalau bisa punya anak sekalian hahahhaha….
    pokoknya crtnya daebak bngt eonni….
    suuuuuuuukaaaa…
    ( ^)o(^ )

     
    • shilla_park

      November 4, 2013 at 6:46 am

      hehe gomawo…y ampun tengah malem senyum2 sndiri? kamu masih normal kan??.. *plakk*
      udah ah y ga perlu ada aftor lagi haha

       
  3. jenyus14

    November 4, 2013 at 4:19 am

    yeahhhh,,,, akhirx nyonya choi menemukan keyakinanx,,,
    ahahhhhhhhhhh,,,
    jgn lupa ngundang saya ea,,, shillayaaaaa,,,

    daebakk,,,,,, kesabaranx uri wonnie patut ditiru nih,,

    chinggu,,,,, bikin after story stlh mrka nikah lg donk,,,,
    ne? ne? ne?
    #puppy eyes

     
    • shilla_park

      November 4, 2013 at 6:47 am

      tenang aja nanti undangannya saya sebar…klo perlu seluruh dunia ane undang lol
      ga ada aftor lagi deh y hehe

       
  4. gyueonni

    November 4, 2013 at 5:45 am

    hyaaaaaa tau gk eon. dari part awal aku baca cerita ini baru yakin kalo ilwoo udah meninggal ya di afstor ini kkkkk dooh akhirnya bahagia semua seneng bgt eon bacanya…😀 ada lg gk kelanjutannya? ditunggu ya😉

     
    • shilla_park

      November 4, 2013 at 6:47 am

      haha jinjja? woah saya kurang menggambarkan kematian ilwoo berarti..hehe
      haha ga ada lanjutannya lagi..pan ini udah tamat..haaha

       
  5. monkeye

    November 4, 2013 at 5:51 am

    Ahhhh finally he’s accepted hehe. Love it anyway. Well ngliat reaksinya Shilla I’m kind of amazed. So thats how a girl normally react since I’m too much think in boys ways hehe…. Keep writing….I always love it. Can’t wait the next writing

     
    • shilla_park

      November 4, 2013 at 6:49 am

      hehe yeah i supposed that how a girl react esp a widow react…but not always because everybody has their own way of thingking..hehe

       
  6. nayakun

    November 4, 2013 at 7:22 am

    akhirnya after storynya ada jg
    jd ga trbawa mimpi lgi deh krna saking penasarannya *apasih
    eonni, aku tggu ff yg lainnya yaa🙂
    *peluk&ciumshillaeonni

     
    • shilla_park

      November 4, 2013 at 8:10 pm

      hehe iya akhirnya…haha
      y ampyun ga perlu dibawa mimpi jg neng…hehe

       
  7. seesky dwie

    November 4, 2013 at 7:33 am

    pagi2udah baca yg so sweet .kerennnnn hati siwon oppa emg tulus jd ngarep punya cowo bgtu.hah Deabakkk

     
    • shilla_park

      November 4, 2013 at 8:11 pm

      hehe boleh kok berharap…moga aja didengar tuhan hehe

       
  8. Anonymous

    November 4, 2013 at 9:13 am

    Wah sebelum kerja mampir di blog si eonnie, bikin senyum2 sendiri, akhirnya Shilla nerima juga, Siwon sweet banget…..

     
    • shilla_park

      November 4, 2013 at 8:12 pm

      hehe ati2 lo senyum2 nanti disangka gila…lol

       
    • Milkyu

      November 4, 2013 at 8:31 pm

      Hahaha, untungnya diruangan ku cuma sendiri eonnie, jadi ga da yg tau kalo d jam kerja aku suka senyum2 sendiri baca ff nya si eonnie yg satu ni, di tunggu apdatean ff yg satunya ya eon…

       
      • shilla_park

        November 4, 2013 at 8:32 pm

        dih enaknya ruangannya sendiri..klo ane senyum2 sndiri pasti udah diledekin ama yg lain lol

         
  9. husna

    November 4, 2013 at 11:26 am

    hhuuaaaa
    its so romantic story i love that…
    sequel…?

     
    • shilla_park

      November 4, 2013 at 8:13 pm

      hehe thenkyu…nah, its already a sequel lol

       
  10. yui

    November 4, 2013 at 12:02 pm

    finaaaaaally
    seneng banget liat shilla-siwon bahagia
    undang2 ya kawinannya
    ntar aku brg yunho oppa
    hehehe

     
    • shilla_park

      November 4, 2013 at 8:14 pm

      tenang aja nanti saya sebar undangannya…bakal digelar di hotel bintang 15 bahkan..lol

       
  11. yue

    November 4, 2013 at 12:30 pm

    setelah bca dri part awal dn gagal untuk beberapa part hehehe bru comment d after story… i’m sorry.. so muc sorry !!

    krna q cnta bgt sma siwon jdi agk g rela siwon dpt ehm “janda” tpi krna q cnta bgt sma siwon jdi q rela k dia hahahaha apapun dh !!

    its a great story afterall…
    fighting for the next project ^^

     
    • shilla_park

      November 4, 2013 at 8:15 pm

      haha but this is what my story is…siwon di dunia nyata ga dapet janda kok tenang aja…but in my story so sad he has to lol

       
  12. Tera Kamil

    November 4, 2013 at 1:12 pm

    Eonnieee,q blm bca ini ff dr awal,tp udh bca aftr story nya..trnyta waooww,stlh ini aq akn bca dr awal eon..makin cinta sm choi siwon,aaaaa..andai cwo didunia ini kyk dya smua eon,pasti cwe” ga ada yg nolak,wkwkwkwk

     
    • shilla_park

      November 4, 2013 at 8:16 pm

      haha baca dulu dr awal neng biar ngerti..hehe😀

       
      • Tera Kamil

        November 5, 2013 at 5:46 pm

        Tp kan akhrnya aq skrg udh bc eon,dlu it wkt nemuin blog ini udh ketinggln sktr 12 part,jd ga q bca alhasil aq bcanya yg oneshoot..tp stlh smlem bca,rasanya puas bgtt..hrus ad after story ny lg eon smp mrka nikah,trz q msh penasaran gmna hub siwon sm hyukjae it eon?stlh insiden pemukulan itu,?

         
      • shilla_park

        November 6, 2013 at 9:41 pm

        syukurlah klo puas mah…setidaknya crita ini ga mengecewakan buatmu…gomawo…
        hanya silakan brimajinaasi sndiri utk hubungan sihyuk…lol

         
  13. aasshh1191

    November 4, 2013 at 2:52 pm

    finally.. congratulation Choi Siwon *tabur kembang tujuh rupa* ^^~

     
    • shilla_park

      November 4, 2013 at 8:20 pm

      haha ya ampyun bang masa orang tajir ditaburin kembang? elitan dikit napa? lol..thank you😀

       
  14. hanniffahh

    November 4, 2013 at 3:23 pm

    lama ditunggu” akhirnya apdet jga. wkwk. romantis banget kata”nya siwon ke shilla. dan penantian yang lama berujung kebahagiaan. hehe

     
    • shilla_park

      November 4, 2013 at 8:23 pm

      haha kata2 mana yg romantis? lol

       
  15. nief407

    November 4, 2013 at 7:13 pm

    kyaaaa update2….omo kiho ahjussi keren #peluk2….akhrny dterima jg lmran bang kuda cie2..after storyny lg donk shil nanggung neh pe nikah pe pny anak skalian,,lgian mas monyet ma ikan knpa blm dimasukin #dgetoksilla….keep writing ya shill…

     
    • shilla_park

      November 4, 2013 at 8:26 pm

      haha bagus2 meluknya kiho ahjusi aja y…*selamatkan siwon*
      haha kontrak ikan ama monyet udah habis ciiiinnn..lol

       
  16. song yoo jin

    November 4, 2013 at 9:01 pm

    Tamat????
    “Hidup menjadi orang kaya ataupun miskin tidaklah mudah, bukan? Begitulah hidup” Nak. Kita harus terus belajar dalam sepanjang hidup kita
    Aaaaah abeoji bijak banget kata2nya..
    *peluk papa*

     
    • shilla_park

      November 5, 2013 at 1:33 am

      haha iya dong ini benar2 udah tamat…lol😀

       
  17. inggarkichulsung

    November 5, 2013 at 1:00 am

    So sweet finally Shilla accepted Siwon oppa love proposed.. Penantian panjang Won won oppa berakhir manis dan Yunho oppa yg td nya mjd saingan Siwon oppa skrg bersikap sgt bijak baik thdp Siwon oppa maupun Shilla.. Very touching moment waktu pertemuan Siwon oppa dan Appa nya, sbtlnya appa nya tdk pernah membenci siwon oppa hal itu semata2 krn ia th bhw yg anaknya lakukan adl hal yg ia sukai dan cintai tp ia ingin anaknya bs lbh bertanggung jwb lg u kehidupannya di masa mendatang dgn belajar membantu ayahnya mengurusi perusahaan.. daebak ff chingu

     
    • shilla_park

      November 5, 2013 at 1:37 am

      hehe yeah finally she did…
      haha i made a little twist with kiho and siwon’s relationship…lol
      thanks again

       
  18. miss K シ

    November 5, 2013 at 6:54 am

    woaaa… ini manisss bangett.. i like it ^^
    pembukaannya aja udah manis gitu *lirik L*😄
    akhirnya Shilla nerima Kuda juga.. kesabaranmu membuahkan hasil bang *wink* hahaa..
    suka pas tau kalo hubungan Kuda dan Yunho baik baik saja, malah jadi makin deket gitu dan saling mendukung satu sama lain.. *beneran ga kebayang mengingat mereka ber2 bersitegang dulu*

    dan memang benar… “Hidup bukan hanya sekedar apa yang kita sukai…”🙂

    Good job Mrs. Choi😀

     
    • shilla_park

      November 5, 2013 at 8:46 am

      saya dong eon manis…*senyum manis*
      haha kan saya ga tega bikin dua cowo ganteng n hot itu bersitegang mulu….kan klo mereka baikan saya bisa meluk2 sesuka hati…*modus*
      haha damn right eon…we felt it right? hidup ga sekedar yg kita suka lol

       
  19. jin ara

    November 5, 2013 at 9:23 am

    Not failed !!! It’s awesome !!! Aaaaa keren banget sukaaaaa setiap katanya dalem banget, apalagi pas bagian siwon appa oh god setelah kmrn di part sblmnya di bikin terharu sama adegan bareng siwon omma and then ….😀
    Di cerita ini siwon oppa nya tergambarkan sebagai laki-laki yg tulus banget pengen deh ketemu laki-laki kaya gitu🙂 and I know he’s just in the fanfiction not realllll .. Thanks silla to take a great story🙂 love you!

     
    • shilla_park

      November 5, 2013 at 9:53 am

      hehe syukurlah kalo ga gagal🙂
      yap ini cuma d ff, tp jgn patah harapan gt dong, karna diluar sana masih bnyk juga lelaki2 yg tulus…:D

       
  20. Kasih

    November 5, 2013 at 1:36 pm

    Akhirx penantian panjang yg berbuah manis, chukhae oppa!?

     
    • shilla_park

      November 5, 2013 at 9:39 pm

      Akhirny ya…alhamdulillah..lol

       
  21. haemin ...

    November 6, 2013 at 2:40 am

    Ahhhhhh finally…..thanks to yunho oppa yg sudah menyadarkan shilla,,,,ngebayangin siwon acak2an,,,owwowoowow,,,,keren saeng,,,lanjutkan cerita yg lian yaaa,,,,always good job🙂 g pernah bosan sm cerita2 kamu🙂

     
    • shilla_park

      November 6, 2013 at 9:43 pm

      hehe kuda kan lbh hot kalo lg acak2an eon (?)
      gomawo eoniiiii…*hug*

       
  22. nychoicy

    November 6, 2013 at 10:30 am

    “Dengan lembut Shilla menata rambut Siwon dengan tangannya. Membelah rambut Siwon menjadi dua bagian dengan rapi.”

    gak perlu eonnie! rambut acak2an lebih ganteng
    *inikomenpalinggakpenting* hahaa

     
    • shilla_park

      November 6, 2013 at 9:48 pm

      kalo ane mah suka rambut kuda dalam keadaan apapun…tp emang plg suka klo pagi2 rambut dia acak2an si…*eh?*😛

       
      • nychoicy

        November 7, 2013 at 11:59 am

        ohh iya dunk, itu kan smaleman aku yg acak2in rambutnya eon *eh?* hahaa :p

        but overall, spt biasa ceritanya nya t.o.p dah eon. dpt pljrn byk nih dr papi choi *salaminmertua*
        kecian jg yee trnyata si abg msh hrs brjuang lg 2thn bwt ngeyakinin shilla, good job bgd shilla. haha
        dan stlh dulunya yunho smpt ngibarin bendera perang, eh skrg malah jd smcam dewan penasehat cintany ss kopel dsini kekeke

         
      • shilla_park

        November 7, 2013 at 7:21 pm

        zzzzz…mule deh jd delulu fangirl…*amankan siwon*
        pelajaran? abeonim bukan guru woi dia ga ngasih mata pelajaran apapun haha
        because yunho loves shilla dearly that’s why…lol

         
      • nychoicy

        November 7, 2013 at 8:30 pm

        lah, pan bergurunya sama eonnie jadi delulu fangirl wkwkwk

        abeonim kan profesor eon, bisa lah jd guru.

        maunya yunho dkasi pngganti shilla gt eon, biar gak sedih2 amat ntu abg ganteng satu. liat komen di atas jg ad yg nanyain nasib hyuk tuh. kekny mkin keren deh klo ada after story part 2 nya *modus* kkkk

         
      • shilla_park

        November 7, 2013 at 8:41 pm

        saya ga pernaj jd delulu fangirl yak…saya mah mendukung smua yg kuda lakukan dgn iklas…*tatapan datar*
        dihhh modus amat siiii… hyukjae udah seneng berenang di laut asin ebrsama kawanannya jd ga ada aftor lagi ya…lgan ga cukup apa ini aftor yg panjangnya auzubillah…haha

         
      • nychoicy

        November 7, 2013 at 8:58 pm

        kalo ditanya, ya mana cukup eonniiiiie! mau yg lebih panjang, panjang, dan panjaaaang lagi, kekeke

        hmm, ya uda deh, apf 4 aja deh kalo gitu yah eon buruan *kedip2 cantik*

         
      • shilla_park

        November 8, 2013 at 6:51 am

        dihhhhhh…tangan saya udah keriting tau…*tunjukin tangan*
        ga usah kedip2 cantik segala…ga cocok *mehrong*

         
    • nychoicy

      November 8, 2013 at 9:25 am

      diihhh, jgn salah eon. eon gak tau aja. gegara kedipan cantik ini nih kuda jd trpikat dan tergila2 sama aku. hahahaaa
      pkoknya apf 4 nya buruan ya sistaaaa.. :*

       
      • shilla_park

        November 8, 2013 at 7:06 pm

        klo kuda tergila2 ama kamu ga ada ss kopel dong? buktinya ss kopel terus berjaya sampai kini jd artinya kedipan kamu ga mempan…haha

         
    • nychoicy

      November 8, 2013 at 8:26 pm

      iyaa deh iyaaaaa.. bisa apa saya kalo lagi dmarkas nya ss kopel gini.. pkoknya apf 4 eonniiie, apf 4..!! *tetep*

       
      • shilla_park

        November 8, 2013 at 9:18 pm

        oh sorry ini bukan markas tp istana..istana..kerajaan ss kopel haha

         
    • nychoicy

      November 9, 2013 at 7:47 am

      tadinya sih mw blg gt eon, tp terlalu cantik, gak jadi. markas aja kkk *mehrong*
      APF4 APF4 APF4..!!!

       
      • shilla_park

        November 10, 2013 at 2:59 pm

        Dih mana ada kata terlalu cantik.buat ss kopel? Kita kan pasangan pling oke, the true beauty couple lol

         
  23. yewongirl

    November 6, 2013 at 2:29 pm

    Telaaaatttt eonniii saya telaaaaaattttt… (个_个)

    Aduh papi choi so sweet banget sih. sy lbih merhatiin crta kuda sama papinya di banding sm shilla. soalx eonni bikin shilla terlalu di puja sama kuda d part ini. lol
    Hey tn. yunho… mau nggak situ jadi pacar sini? situ kok jadi keren ma bijak banget ya di part ini. bikin pengen narikk kamar trus dijadiin pajanfan baruu *sarap* *penyakit saya kambuh* lmao

     
  24. yewongirl

    November 6, 2013 at 2:29 pm

    Telaaaatttt eonniii saya telaaaaaattttt… (个_个)

    Aduh papi choi so sweet banget sih. sy lbih merhatiin crta kuda sama papinya di banding sm shilla. soalx eonni bikin shilla terlalu di puja sama kuda d part ini. lol
    Hey tn. yunho… mau nggak situ jadi pacar sini? situ kok jadi keren ma bijak banget ya di part ini. bikin pengen narikk kamar trus dijadiin pajanfan baruu *sarap* *penyakit saya kambuh* lmao

     
    • shilla_park

      November 6, 2013 at 9:51 pm

      dan ngapain komen pake 2 kali neng???…*pukul biar sadar*
      loh dr part awal jg saya dipuja2 kuda kali…klo ga dipuja kuda mana mungkin mau ama aye? haha
      sono dah tarik yunho ke kamar…ada kamar kosong noh di sebelah? mau? harganya 1juta setahun? kamar mandi dalem ada ac sama speedy…gmana????..(?)😀

       
      • yewongirl

        November 6, 2013 at 10:36 pm

        itu kesalahan teknis. sy terllu semangat tekan tombol submitnya jadinya ke post 2x. mau di hapus baru inget klo ini bkan tweet ato fb yg bisa dihapus seenak jidat *nyengir cantik*
        bisa aja kan, eon sandera kuda trus ditodong biar kuda mau sma eon atau nggak eon kasih kuda minuman yang udah dicampur mantra biar kuda mau sama eon. *otak sinetron bingiiitt* *daftar jadi penulis naskah sinetron* LOL
        idihhh,, eon kayak ibu-ibu kost yg semangat banget promosiin kostannya ke anak-anak polos dan lugu kayak saya. hahaha
        btw, itu kamar kok murah amat yak? jgn2 tempatnya di kolong jembatan lagi. LMAO

         
      • shilla_park

        November 7, 2013 at 6:46 am

        ga usah sok nyengir cantik deh ga cocok…biasanya jg kecut bgt lol
        dih sandra kuda? y ampyun neng badan kuda aja lbh gede dr saia, saya aja kewalahan kalo tiap malem kuda udah mulai deket2…nah ini suruh nyulik? yg ada jg tiap malem kuda yg nyulik saia…*facepalm, shy*
        enak aja kolong jembatan…ini kosannya sangat strategis tau, di tengah jalan raya…haha

         
      • yewongirl

        November 7, 2013 at 8:07 pm

        sirik deh, orang kuda aja suka kalau saya lagi nyengir cantik. lol
        -____- kebalik kali… eonni tuh yang suka rengek-rengek ke kuda biar di culik dan kuda sebagai pria yang baik cuma nurutin kemauan fansnya yang kadang suka kelewatan. LOL

        behhh, g sampe semenit sy udah dilarikan ke rumah sakit karena tabrak lari klo rumahnya di tengah jalan

         
      • shilla_park

        November 7, 2013 at 8:38 pm

        y ampyun kuda jg masih pinter kali…dia ga bakal nurutin kemauan fans yg kelewatan, dia jg punya otak kali…nah masalahnya saya itu bukan fansnya/…saya istri sah nya…*tunjukin surat nikah*
        nah emang itu tujuan saya..biar situ segera menghilang dr peredaran rumah tangga saya…lol

         
      • yewongirl

        November 7, 2013 at 8:58 pm

        iyaiyaiya… saya paham, g usah nyodorin surat nikah smpe depan muka saya. sy belum rabun -___-

        dih… sadis amat sih istri kuda satu ini. emang sya segitu berbahayanya ya sampe eon pengen banget sy menghilang dri peredaran rumah tangga eonni. LOL

         
      • shilla_park

        November 8, 2013 at 6:52 am

        bukan berbahaya lebih tepatnya tp mnyebalkan….mengganggu suasana tentram kluarga harmonis saya…klo kmu ga ada kan saya ga perlu sibuk ngurusin kmu yg bikin pusing…*tutup pintu keras*

         
      • yewongirl

        November 8, 2013 at 8:30 am

        Saya g pernah minta di urusin kok. eon aj tuh yg kurang kerjaan mau ngurusin saya. saya kan gak pernah maksud mau ganggu keluarga eon, kuda aja tuh yg suka deket2 ma saya. *mehrong*

         
      • shilla_park

        November 8, 2013 at 7:05 pm

        hah…*deep sigh*…fine then i will not care about you anymore…*pergi liburan bareng kuda*

         
      • yewongirl

        November 8, 2013 at 7:53 pm

        have fun then. give me a new baby girl that fuckin’ cuteeee in the world if you’re back. *wavinggg* *lagi normal* LOL

         
      • shilla_park

        November 8, 2013 at 9:17 pm

        oh dont worry, we plan to make cutties around there…(?)

         
  25. sischapratiwi

    November 6, 2013 at 11:52 pm

    Okay lagi2 diriku telat *siap2 dapet hukuman dr eonni* -____-

    eonni *shout* ini bener2 romantis >< yunho oppa lamar aku juga dong 'O')/

     
    • shilla_park

      November 7, 2013 at 6:48 am

      aduh adikku yg cantik *hoek* saya kan ga kejam ngapain ngukum orang segala haha…lol
      yunho belum mau kawin oi lum mau nglamar anak orang haha

       
      • sischapratiwi

        November 7, 2013 at 9:49 am

        Waduuh~ eonni lg hamil ‘O’)?
        Jangan2 gegara lamaran siwon diterima kalian merayakannya dengan cara (?) hahaha

        Yaak~ eonni….he move on already!!! Kkkkk~ jd skg nikahin aku bang yun :*

         
      • shilla_park

        November 7, 2013 at 10:28 am

        Y klo saya hamil emang masalah?? Kan siwon mau tanggung jawab?? Haha
        Klo kmu ama yunho brarti saya manggil kakak ipar dong?? Haha

         
      • sischapratiwi

        November 7, 2013 at 4:07 pm

        hwaa~ bang won mengkhianatiku huhuhu

        Yaak~ berarti aku balikan dgn mantan suami dong klo gini ceritanya :O bisa ditendang boa eonni….

         
      • shilla_park

        November 7, 2013 at 7:24 pm

        mantan suami?? sejak kapan situ cerai? nikah ama sapa emang skrg??…bilang siwon gw hajar nih..*siapin palu*

         
  26. rarha zein

    November 9, 2013 at 12:26 pm

    terharu bca kata2 appa nya wonppa TT
    ternyata eh ternyata, eon kata2 mu itu keren2, alur ff nya ga monoton bikin readers sedih ampe ikut nangis tp sedetik kmudian bikin ketawa lebar😀
    menyentuh banget!
    good job eon, keep writing😉
    ditunggu kelanjutan the perfect facade nya eon :*
    eon boleh minta alamat fb or twitter nya, biar bisa lebih kenal lg ^^

     
    • shilla_park

      November 10, 2013 at 3:03 pm

      Y ampyun benarkah? Sya make kata2 yg simple kok jd ga ada yg keren keknya…hehe
      Btw gomawo…
      D twit aja y, @lizfaith09 hehe

       
  27. naila

    November 13, 2013 at 10:17 am

    cap kaki kuda😄

     
  28. nief407

    November 13, 2013 at 6:56 pm

    ncill..aish sok akrab pluz ganti2 nama org…#digaplokshilla…mian komen lg hehe….q cuma mo bilang sukaaa bgettt ma part flashbackny bang kuda yg bcra ma kiho appa,,part ni tu ngena n brilian bgett…tau g shill td q bc fanacc ss5 london,n da elf yg bruntg ktmu suju dbackstage gra2 ngasih krtas dbntuk bintang yg brtoples2..ngiri bgt..biasny suamimu lg…pe ikt deg2n bcany…lebih ngriny lg elf tu dah nikah tp hubbyny baek bgt msh nzinin jd elf.,,emm luckyelf deh…opps sorry mlh curhat..V^^V

     
    • shilla_park

      November 13, 2013 at 9:04 pm

      haha benarkah?? woah ga nyangka saya…lol
      iya ane jg tau yg ss5 ntu…indeed such a lucky elf

       
  29. Anonymous

    November 16, 2013 at 12:58 pm

    oenni…lama tak berkunjung. ehh, ada after story.
    itu pas wonpa ama appa.nya sweet banget. tapi aq pling suka waktu siwon oppa buru2 ke apartemen.nya shilla, pasti siwon oppa sexy bgt tuh tampil acak2.an gitu *hahaha😀

     
    • shilla_park

      November 16, 2013 at 10:13 pm

      y amoyun meskipun siwon sexy bgt pas itu tp sayang y yg bs liat n menikmati cuma shilla seorang (?) lol

       
  30. mulia rahmatina

    November 17, 2013 at 1:58 pm

    aku slalu mnggu kryamu sista shilla……

     
  31. atika clalu ceria

    November 20, 2013 at 11:09 pm

    aaaaaaa…….
    Bahagianxa aq..ah mksdx siwon oppa..,stlah pnantian pnjngx brbuah manis.

    Aq mnta Maaf bgt eoni,krna cma coment di bgian akhir.jujur,aq mrsa brslh bgt.

    Dan aq jg maaf udh ngubek” SS couple tnpa izin eoni.
    #smbil brlutut breng oppa

    pkokxa smua SS couple daaeebak..pkai bgt
    aq tk pnxa kmtar apapun,slain T.O.P banget
    oh ya eoni,slm knl dr aq,tika
    #membungkuk lg breng oppa siwon.marah” dch eonni
    hehehe

     
    • shilla_park

      November 21, 2013 at 6:36 am

      haha ga perlu merasa bersalah gt neng…saia ga pernah maksa org buat komen kok…so take it easy girl😀
      gomawo y udah mau nyempetin komen…
      salam kenal jg tika😀

       
  32. HalcaliGaemKyu

    December 11, 2013 at 6:55 pm

    “yeoboseyo?”
    “eomma wakey, wakey. I’m getting married!”
    “mwo? Siwon-ah?”
    tut tut tut
    kekeke..ngakak.
    Keren bgt akhirnya shilla yakin jg dan nerima siwon setelah siwon menunggu selama 2 tahun wow.
    Daebak ff nya.
    Eum… Choi Siwon getting married.

     
    • shilla_park

      December 16, 2013 at 5:12 pm

      hehe tengkyu for your comments dear..😀

       
  33. IURhyn

    December 15, 2013 at 11:59 am

    annyeong shilla oenni. lama tak berkunjung.😀
    oeni sebenarnya aq udah baca part ini dari lama, truz udah comment jg. eh hari ini baru buka blog ini lagi mau ngecek comment aq di blz ma onni ato gak. ehh, malah comment aq gak masuk.😦
    part ini aq suka bgt oenn. siwon cute bgt. aq ngebayangin waktu siwon ke apartemen shilla dg muka acak2.an pasti seksi bgt dechh….
    hah, aq mau siwon yg kyak gitu….*plakk

     
    • shilla_park

      December 16, 2013 at 7:54 pm

      anyeong juga…eoh?
      haha siwon kan emang cute dan seksi dr dulu..makanya saya mau jadiin suami…lol

       
  34. IURhyn

    December 17, 2013 at 4:03 pm

    klo gitu berbagi suami sama aq, oenn. haha…
    atho gak berbagi tips biar bisa dpt suami kyak siwon oppa. hoho.,
    oh ya, aq udah liat postingan terbaru oenni yang “A Perfect Facade”. tp blom baca, masih cari waktu kosong🙂
    tp aq pasti bakalan baca.😀

     
    • shilla_park

      December 17, 2013 at 7:13 pm

      ogahhh…siwon kan cuma milik akyu seorang haha

       
  35. Siregar Sri Fauziah

    January 1, 2014 at 6:09 am

    Yeeyyee… llalalala…. sekian lama Wonppa menunggu akhirny terbalas juga … cintanya .. ayeee.. peikitiww dah…😄
    Yap bner bgt lamaranny g bkalan bsa terlupakn…. yaiyalah… secara ‘pemakaman’ … 1:1000 =.=
    Happy end… Daebak.. lbh daebak lg klo ada wedding party… hehehe…
    Gomawo FF terpanjangmu ini bner2 mngharu biru (?)🙂

     
    • shilla_park

      January 1, 2014 at 7:16 am

      haha udah ah ga ada wedding party sgala…bayangin aja sndiri ya lol

       
  36. bela

    January 22, 2014 at 2:11 pm

    Perasaan Siwon oppa ngomong ” huh” mulu. Tapi bagus banget ffnya, Siwon sabar banget nunggu shilla.

     
    • shilla_park

      January 22, 2014 at 7:51 pm

      hehe…maklum siwon ga punya kata lain slain huh lol

       
  37. dinnur

    February 15, 2014 at 9:21 pm

    yeay,..
    senua terjawab disini. kenapa ilwoo pernah di panti, apa syarat appa nya siwon dan gimana hubungan ss couple
    ff nya keren bgt, ide ceritanya sama penulisannya apalagi kereeeeen!! ditunggu karya karya yang lain^^

     
    • shilla_park

      February 16, 2014 at 12:23 am

      hehe tengkyu so much…*big hug*

       
  38. pcm17storyline

    June 26, 2014 at 1:22 pm

    I like this so much❤

     
  39. Aulia058

    June 29, 2014 at 4:30 am

    Ahh so sweet. Siwon dan shilla.
    Ganti marga nih, shilla. Jadi choi shilla xD
    wkwkw. Kapan punya anak LOL xD *nikah aja masih belum dilaksanakan* xD

     
  40. mayang

    June 4, 2015 at 10:32 am

    Yeahh akhirnya Shilla cinta juga sama Siwon. dan mau menikah juga Yippiee *TebarKolorsiwon ,ahahahaha
    ternyta itu lah alesan kenapa kecelakaan Ill woo terkesan di tutupi , ternyata gara” itu toh , oke degh gg ada rasa prnasaran lgy berarti uda berrs kan ff nya ,hihihi
    Thankyou yaaa sudah share ff yang kece gg nyesel deh baca ff di sini🙂
    next Ff deh *ppyyoonnggggg ^_^

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: