RSS

A Perfect Facade Part 20

31 Jan

for Shilla

*WARNING! LONG CHAPTER!*

 

“Kau punya rumah sendiri kenapa sering sekali kau disini, hm? Apartemenmu bahkan lebih besar dariku. Aneh” celoteh Shilla. Mengomel pada Siwon yang tidak peduli dan malah menghempaskan tubuh besarnya di sofa. Memeluk bantalan sofa.

Shilla menyilangkan tangannya. “Hya!”

“Wae?” balas Siwon sedikit kesal. Yang ia butuhkan hanyalah suasana tenang dan nyaman hingga membuatnya bisa istirahat tenang. Ia tidak mengharap omelan dari Shilla sama sekali.

Shilla mengerutkan kening sembari menghela napasnya. Menatap Siwon yang hanya mengenakan piyama tidur dengan rambut yang jauh dari rapi. Pemandangan yang sama sekali bertolak belakang dengan penampilan rapi nan berwibawa yang kerap pria itu tunjukkan di kantor.

“Pria aneh” gumam Shilla, memilih untuk mengabaikan tamunya itu. Ia menuju ke kamar mandi dan membersihkan dirinya. Bersiap untuk tidur. Benar-benar mengabaikan keberadaan sang pria di apartemennya.

Selasainya ia dari kamar mandi, wanita itu langsung menuju kamarnya. Tidak peduli dengan tatapan Siwon terhadapnya. Mau tak mau pria itu meninggalkan sofa yang sedari tadi membuatnya nyaman.

“Hya!” ucapnya membuat Shilla melempar pandangannya.

“Apa?”

“Hanya begitu?”

Shilla memiringkan kepalanya bingung. “Apanya?” tanyanya tak mengerti. Siwon membuang napasnya.

“Kau akan tidur begitu saja? Aku tidur dimana?”

Shilla sontak terbahak mendengar ucapan Siwon. “Hya! Kalau kau mau tidur ya tidur di kamarmu! Kalau kau mau tidur disini maka tidur di sofa saja! Tck!”

“Kau setega itu padaku?”

“Tega? Kurasa apa yang aku katakan itu masuk akal. Kalau kau sudah mengantuk maka pulanglah ke kamarmu dan tidurlah! Kalau kau tidak kuat mengangkat kakimu…” Shilla menggantungkan kalimatnya. Menatap Siwon yang kini balas menatapnya penuh harap.

“….maka tidur saja di sofa sana! Apa yang salah dari kalimatku?” ujar Shilla. Ia tersenyum simpul melihat wajah penuh harap Siwon berubah menjadi kerucutan di bibirnya.

I’ll be uncomfortable sleeping in the couch. Have merci, girl!” ucap Siwon. Shilla kembali terkekeh.

Then you should know it better before coming here just to sleep. And for your information boss, I’m not gonna let you sleep on my bed” balas Shilla acuh. Siwon mengerucutkan bibirnya.

“Tapi aku tidak ingin tidur di kamarku. Aku tidur disini kau setuju atau tidak” Siwon bersikeras. Sementara Shilla hanya menggelengkan kepalanya.

“Kalau begitu terima nasibmu dan tidur di sofa. Take it or leave it!” tegas Shilla sembari menyilangkan tangannya di depan dada. Seolah ingin menunjukkan pada Siwon bahwa disini yang berkuasa adalah dirinya. Siwon hanya bisa menghela napasnya pasrah.

Fine. I’ll take the couch” ucap Siwon sembari mengentakkan kakinya kesal. Persis seperti anak lima tahun yang merajuk karena keinginannya tidak dituruti. Analogi itu membuat Shilla menggelengkan kepalanya sembari terkekeh.

“Lagian aku heran. Kenapa kau tidak ingin tidur di kamarmu yang nyaman” gumam Shilla sebelum menutup kamarnya. Tidak mendengar kalimat jawaban dari Siwon.

Because I can’t barely sleep these days. As cheesy as its sound, I don’t want to be apart from you. Apa yang terjadi padaku sebenarnya?gumamnya sebelum mencari posisi yang nyaman di sofa yang nyaris tidak bisa menampung panjang tubuhnya.

=A Perfect Façade Part 20=

Pagi menjelang dan Shilla sama sekali tidak menemukan Siwon di apartemennya. Sepertinya pria itu pulang pagi hari tadi atau mungkin pria itu bahkan tidak tahan tidur di sofa dan pulang semalam. Shilla mengangkat bahunya acuh.

Wanita itu mengambil handuk dan membersihkan dirinya. Bersiap untuk memulai harinya sebelum berangkat ke kantor. Sayangnya begitu dirinya selesai mandi ia kembali mendapati Siwon di apartemennya. Pria itu sudah berpakaian rapi dengan kemeja biru langit membalut tubuhnya. Tangan kanan pria itu memegang dasi dan jas hitam.

Shilla menatapnya bingung. “Kenapa kesini?” tanyanya to the point. Siwon hanya menunjukkan senyuman polosnya.

“Kantor kita kan sama jadi apa salahnya aku menjemputmu lebih pagi? Lagipula aku bisa makan sarapan gratis kan?” canda Siwon.

Sebelum mengenal dekat dengan boss-nya itu maka tidak pernah terlintas di benak Shilla bahwa pria angkuh itu bisa melemparkan candaan layaknya manusia biasa. Nyatanya semakin dirinya mengenal Siwon maka semakin banyak pula hal yang bisa ia pelajari dari pria itu. Bahwa nyatanya Siwon tak jauh berbeda dari manusia kebanyakan.

“Sopan sekali ya minta sarapan ke orang lain” ucap Shilla sarkastis. Siwon hanya mengangkat bahunya.

“Aku hanya menjawab jujur. Apa yang salah dari kalimatku?” Shilla hanya menggelengkan kepalanya. Merasa tidak akan menang berdebat dengan boss-nya itu di pagi hari.

“Baiklah. Tapi aku hanya bisa menyiapkan toast sederhana. Kinda run out groceries” jujur Shilla. Siwon hanya mengangkat bahunya acuh.

“Tidak apa” jawab Siwon. Pria itu lantas memeriksa ponselnya dan menjawab beberapa pesan penting yang ada di ponselnya.

Tidak butuh lima menit hingga pria itu selesai dengan ponselnya. Ia letakkan ponselnya di atas meja makan. Melirik Shilla yang sepertinya juga sudah selesai menyiapkan sarapan untuk keduanya. Pria itu lantas menatap dasi biru tua yang tadi sempat ia sampirkan di kursi sebelahnya. Ulasan senyum terukir di bibirnya. Ia mendekati tempat Shilla berdiri kini dan memakai dasi yang tadi ia siapkan.

Shilla melirik Siwon sekilas. Tidak mengerti kenapa rasanya pria itu terlihat seperti tengah kesulitan.

Aren’t you gonna help me?”

“Apa?” Shilla menatap Siwon polos. Tidak mengerti dengan arti tatapan Siwon saat ini. Pria itu mendesis pelan kemudian mendekati Shilla yang baru saja selesai menuangkan susu segar ke dalam kedua gelas yang berbeda. Satu untuknya dan satu untuk Siwon tentu saja.

“Kau tidak lihat?”

“Iya apa?”

I can’t seem to tie it right. I kept messing with my necktie. Can you help me?” pinta Siwon. Shilla mengernyitkan dahinya.

“Kau biasanya melakukannya setiap hari. Kenapa sekarang tidak bisa? Lakukan sendiri!”

“Tapi aku ingin kau melakukannya untukku, hm?”

“Shireo! Lakukan sendiri!” tegas Shilla. Dia berdecak singkat, membuahkan kerucutan tipis di bibir Siwon.

“Kurasa wanita biasanya sangat senang memakaikan dasi untuk lelakinya. Bukankah begitu?”

Shilla menggelengkan kepalanya tidak percaya. “Kurasa kau ini super sibuk tapi kau masih sempat menonton begitu banyak drama rupanya, huh? Tck!” Shilla berucap sarkartis.

“Hyaaa!!” Siwon protes. Shilla hanya menggelengkan kepalanya.

“Lagipula sejak kapan kau lelakiku?”

“Hya! Kenapa hanya menyuruhmu memakaikan dasi saja susah, hm?”

Shilla sontak menatap Siwon. “Karena aku tidak bisa” jawab Shilla enteng.

“Eh?”

Wanita itu menghela napasnya singkat. “Aku tidak bisa. Aku tidak tahu caranya. Puas?”

“Wae?”

“Aish! Haruskah aku beberkan alasannya?” Shilla bertanya malas. Siwon menganggukkan kepalanya yakin sayangnya. Mau tak mau wanita itu menarik napasnya dalam sebelum menjelaskannya.

“Pertama aku tidak pernah melihat Eoma memakaikan dasi untuk lelakinya –kurasa kau tahu kenapa alasannya. Dan kedua aku tidak pernah memiliki lelaki serius yang rasanya harus membuatku mengeluarkan effort untuk belajar cara memakaikan lelakiku dasi. Dan ketiga kau bukan lelakiku. Puas?” terang Shilla. Untuk sesaat Siwon hanya terdiam.

“Kau benar-benar tidak bisa?” Siwon bertanya meyakinkan. Menurutnya memakai adalah sebuah basic knowledge jadi rasanya orang-orang seharusnya tahu.

“Tidak,” ucap Shilla tanpa ragu. Ia memandang Siwon kemudian tersenyum tipis.

“Berapa banyak pria yang ada dalam hidupku yang mengharuskanku untuk memakaikan mereka dasi? Tidak ada.” Tutur Shilla. Siwon tidak menangkap nada getir di dalamnya melainkan hanya sebuah nada datar. Seolah itu bukanlah sesuatu yang patut untuk diratapi bagi Shilla.

Siwon tersenyum simpul. “Kau ingin mencoba?”

“Apa?” Shilla menatap Siwon bertanya. Pria itu menunjuk pada dasi yang melingkar di lehernya.

“Memakai dasi? Kurasa aku bisa mengajarimu” jawab Siwon. Wanita itu menatap Siwon curiga. Semenit yang lalu pria itu merengek meminta dipakaikan dasi dan sekarang ia berkata ingin mengajari memakai dasi?

“Kau tidak kesulitan memakai dasi rupanya?” ujar Shilla menyipitkan matanya. Seolah akhirnya menangkap basah trik dari Siwon sebelumnya. Tapi untuk alasan apa pria itu bersikap seolah kesulitan memakai dasi, wanita itu masih belum tahu.

“Sstt! Diamlah dan perhatikan baik-baik!” ucap Siwon mencoba mengalihkan kecurigaan Shilla. Pria itu mempersempit jarak diantara keduanya.

“Kau harus melakukannya seperti ini” tambahnya sembari tangannya mulai bergerak membuat simpul dasi yang biasa ia lakukan.

“Cha! Begitulah! Kau mengerti?” tanya Siwon dengan tatapannya yang pada akhirnya berada pada Shilla. Wanita itu hanya menatap Siwon datar.

“Kau mengerti?” ulang Siwon. Shilla menggelengkan kepalanya, membuahkan sebuah desahan kecewa dari bibir Siwon.

“Tck! I can’t help it” gumam Siwon. Ia lantas membongkar kembali dasi yang sudah terikat rapi di lehernya kemudian melingkarkannya pada leher Shilla.

Shilla mendongakkan kepalanya. Menatap Siwon bingung.

“Geurae. Kau perhatikan baik-baik, eo?” ujar Siwon.

Pria itu lantas kembali mengulangi gerakan sebelumnya. Bedanya hanyalah, saat ini kain dasi itu melingkar di leher Shilla, bukan Siwon. Dengan muka seriusnya, ia bersikap seperti seorang guru yang tengah fokus mengajarkan sesuatu pada muridnya. Dan saat ini Shilla –muridnya- bahkan tidak tahu harus fokus seperti Siwon atau bagaimana. Kenyataan bahwa posisi keduanya sekarang ini begitu dekat –dengan Siwon menundukkan kepalanya terhadap Shilla- membuat Shilla jujur merasa gugup.

Shilla sontak membuang mukanya. “Hey! Perhatikan!” sayangnya Siwon dengan cepat menarik dagu Shilla kembali. Membuat wanita itu mau tak mau kembali pada posisi semulanya. Mendongak dan berusaha konsentrasi menerima ajaran dari Siwon. meski sejujurnya ia tahu pasti bahwa ia bahkan tidak bisa berkonsentrasi dengan benar sekarang. Bernapas pun rasanya ia juga susah.

“Yup! Dan, tada! Selesai! Kau sudah paham, kan?” tanya Siwon memecah kegugupan yang Shilla rasakan. Wanita itu hanya menatap Siwon dengan pandangan kosong. Mata pria di hadapannya itu menatap Shilla bingung.

“Hyaaa!” protes Siwon sambil memencet hidung Shilla pelan. Wanita itu menunjukkan wajah cemberutnya.

You’re a fast learner so I guess you know how to do it already, right?” ujar Siwon. Shilla masih memandangnya enggan.

“Haruskah?” tanya Shilla. Siwon terdiam sejenak, memikirkan apa maksud pertanyaan satu kata yang Shilla utarakan. Memandang wajah Shilla kini membuat Siwon paham apa yang wanita itu maksud.

Haruskah ia belajar memakaikan dasi. Ya, itulah kurang lebih yang Shilla coba pertanyakan. Dan meski kini Siwon belum menjawab pertanyaan wanita itu, tapi dengan gurat keyakinan di sorot mata Siwon, Shilla seolah mendapat jawabannya.

“Ehm. So someday you can use it to your man” gumam Siwon lirih. Shilla terkesiap mendengar jawaban Siwon. jantungnya berdegup kencang seketika. Membayangkan pria di hadapannya kini menjadi suaminya dan ia dengan telaten memakaikan dasi untuknya.

Eh? Apa? Apa yang kau bayangkan, Shilla-ya? Kau sudah gila!

Shilla membuang mukanya, wajahnya serasa memanas dengan pemikiran yang baru saja terlintas di benaknya. Sayangnya Siwon tak membiarkannya. Pria itu meraih dagu Shilla lagi dan memaksa wanita itu menatapnya.

Try it, hm?” bujuk Siwon. Shilla mau tak mau menganggukkan kepalanya dan membuahkan sebuah tarikan halus di bibir Siwon.

“Joha! Nah sekarang kau praktikan langsung padaku, hm?” ujar Siwon kemudian kembali menarik seulas dasi yang sedari tadi berada di leher Shilla dan mengalihkannya  ke lehernya. Detik berikutnya yang Siwon lakukan membuat Shilla terpekik kaget.

“Ack!”

Siwon tanpa diduga meletakkan kedua tangannya pada pinggang Shilla dan mengangkat wanita itu hingga kini ia terduduk di meja makan. Belum selesai kekagetan Shilla, boss-nya itu sudah memerangkap tubuh Shilla. Pria itu meletakkan kedua tangannya bertumpu pada meja, tepat di sisi kanan dan kiri tubuh Shilla terduduk. Pria itu mencondongkan badannya sedikit hingga wajahnya berada begitu dekat dengan wajah Shilla.

“A-apa yang kau lakukan?” wanita itu sontak tergagap. Menyadari bahwa saat ini keduanya berada pada posisi yang aneh menurutnya.

“Mengajarimu. Apa lagi?” tanya Siwon seolah tidak menyadari apa yang Shilla maksud.

“Ha-haruskah dalam posisi seperti ini?” Shilla memberanikan diri bertanya. Siwon menaikkan alisnya sebelum akhirnya mengangkat bahunya acuh.

“Kenapa memangnya?”

“K-kau bisa kan berdiri seperti tadi?” Shilla mencoba mengutarakan rasa anehnya. Meski ia tidak menampik rasa gugupnya gini berlipat ganda.

Siwon tersenyum simpul. “Kalau aku berdiri kurasa lehermu akan sakit karena harus mendongak. Jadi kurasa sekarang ini adalah posisi yang tepat” ucap Siwon. Shilla menelan ludahnya gugup.

“Sstt! Jangan banyak berpikir! I’m waiting, okay?” desak Siwon. Shilla menatap mata pria itu, mencoba mencari keyakinan di dalamnya. Dan dengan sedikit gemetar ia meraih ujung dasi yang melingkar di leher Siwon. Berusaha mengingat ajaran Siwon di tengah degupan jantungnya yang tak menentu.

Bisakah aku konsentrasi dengan posisi seintim ini?

“Ow ow! You got it wrong” tunjuk Siwon. Shilla mendongak singkat, menelaah apa yang salah. Siwon terkekeh melihat wajah bingung Shilla.

You have to tie it like this!” ajar Siwon. Shilla mengamati tangan Siwon yang bermain dengan kain panjang itu. Pria itu tersenyum kemudian membuka lagi ikatan dasinya, memberi kesempatan untuk Shilla belajar lagi. Ia kemudian kembali meletakkan kedua tangannya di sebelah tubuh Shilla –memerangkapnya.

Shilla tampaknya mulai bisa mengendalikan degup jantungnya. Terbukti dengan ia seperti tidak terpengaruh dengan posisi keduanya kini, ditambah dengan mata Siwon yang sama sekali tak beralih dari Shilla.

Siwon disisi lain tidak bisa menahan senyuman tipis di bibirnya. Melihat Shilla menunduk dan tangannya dengan hati-hati mengikatkan dasi untuknya membuahkan sebuah perasaan hangat di dada Siwon. Membayangkan bahwa suatu saat keduanya akan berada pada posisi saat ini lagi. Membayangkan suatu saat nanti Shilla akan memakaikan dasi untuknya dengan senyuman hangat di bibirnya. Bayangan itu nyatanya membuat hati Siwon terasa hangat.

“Yey! I get it right!” pekik Shilla menyadarkan Siwon dari lamunannya. Wanita itu menunjukkan simpul yang terlingkar di leher Siwon dengan muka bangga.

“Aku benar, kan?” wanita itu berusaha meyakinkan Siwon. Dan pria itu menatap simpul dasinya –yang meski sedikit tidak rapi- tapi tetap saja Shilla berhasil. Pria itu tersenyum sembari mengangguk.

“Assa!” Shilla bersorak singkat. Tidak mengerti kenapa hanya membuat simpul dasi saja membuatnya bahagia. Siwon terkekeh singkat. Ia menarik tangannya yang memerangkap Shilla.

GREP

Nyatanya tangan itu kini beralih pada tubuh Shilla dan menarik wanita itu dalam pelukannya. Mata Shilla membelalak seketika.

“Thank you!” gumam Siwon. Shilla hanya membeku dalam pelukan Siwon. Degupan yang tadi sempat memelan kini nyatanya kembali hadir. Rasa hangat yang tadi sempat ada kini kembali lagi. Siwon berhasil mengaduk-aduk perasaannya di pagi hari ini rasanya.

“A-apa…”

Siwon melepas pelukannya dan tersenyum hangat pada Shilla. “Thank you” ujarnya lagi. Dan Shilla hanya mengerjap singkat.

Thank you for making me realize I want no one to help me with my necktie but you.

“Aku tunggu di mobil, hm?” ucap Siwon kemudian meninggalkan Shilla yang masih terdiam dalam posisinya. Tangan wanita itu menyentuh dadanya yang masih bergejolak.

Is it really what I think it is to be?

=A Perfect Façade Part 20=

Seulas senyum terukir di bibir pria paruh baya yang mengenakan jas putihnya. Ia memasukkan kembali stetoskopnya di saku jas putihnya sebelum berucap.

“Pemulihan Anda berjalan cukup baik, Choi-ssi” ucapnya sopan. Ia menatap wajah Kiho yang tersenyum tipis ke arahnya.

“Terimakasih. Semuanya berkat bantuan tim medis disini kurasa” balas Kiho. Sang dokter hanya menjawabnya dengan kekehan ringan.

“Kami hanya bisa berusaha selebihnya itu ada di tangan pasien itu sendiri dan tentu saja Yang Maha Kuasa” ujar sang dokter ramah.  Ia menoleh ke arah Siwon yang kebetulan berada di sebelah Yijung dan Kyuhyun.

“Dia akan baik-baik saja, kan?” tanya Yijung pelan. Sang dokter menganggukkan kepalanya.

“Tentu saja. Meski belum bisa dikatakan baik-baik saja, tapi melihat perkembangan Choi-ssi dua hari paska operasi ini saya rasa Choi-ssi akan segera pulih dengan baik. Tapi, tetap kami harus terus memantau kondisinya dengan intensif” terang sang dokter. Yijung mengangguk lega.

“Saya permisi dulu kalau begitu” pamit sang dokter. Keempat pasang mata yang ada dalam ruangan itu menganggukkan kepalanya pelan.

Suasana mendadak hening begitu dokter yang menangani Kiho itu meninggalkan ruangan. Seperti tidak ada inisiatif dari keempat orang itu untuk membuka suara. Hingga akhirnya suara Kiho lah yang memecah keheningan itu.

“Yeobo, Kyuhyun-ah! Bisakah kalian tinggalkan kami sebentar?” tanyanya pada istri dan putra bungsunya. Ada gurat penolakan yang terpampang pada wajah Kyuhyun. Bagaimanapun, ayahnya itu masih membutuhkan perawatan intensif jadi rasanya ia harus menghindari stress meski itu hanya sedikit. Dan bicara masalah stress, nyatanya selama ini kakaknya itu sanggup membuat Kiho stress berkepanjangan jadi rasanya ia tidak rela jika Siwon akan menyebabkan hal yang sama.

“Abeoji…”

“Gwenchana. Aku hanya ingin bicara sedikit dengan kakakmu” tutur Kiho. Paham akan kekhawatiran yang hendak Kyuhyun lontarkan.

Yijung tersenyum tipis pada suaminya kemudian menarik tangan Kyuhyun. Meski putranya itu sempat menolak tapi Yijung memberi isyarat untuk mempercayai ayahnya.

Dan disinilah kedua anak-ayah itu berada. Tidak banyak yang berubah. Hanya keheningan yang menyelimuti beberapa menit keduanya ditinggal Yijung dan Kyuhyun.

“Bagaimana kondisi perusahaan?” tanya Kiho basa-basi. Siwon meliriknya singkat sembari mendengus.

“Pikirkan saja pemulihanmu! Perusahaan aku bisa menghandle dengan baik. Tenang saja aku tidak akan menghancurkan perusahaanmu, kalau itu yang kau khawatirkan” ucapan pedas dari Siwon itu nyatanya hanya dibalas dengan ulasan senyum tipis di bibir Kiho.

“Bukan begitu. Aku tentu tahu kalau kau bisa dengan sangat baik menghandle perusahaan. Aku hanya…”

“Hentikan basa-basi tidak penting ini!” potong Siwon. Kiho hanya menghela napasnya.

“Apa yang ingin kau katakan?” tanya Siwon langsung. Matanya menatap datar sang ayah.

“Baiklah, maafkan aku. Untuk semua salah dan sakit hati yang aku torehkan padamu, maafkan aku” ucap Kiho pada akhirnya. Siwon menatapnya dingin.

“Hanya karena kau berhasil bertahan bukan berarti kau juga kumaafkan. I was never born to be an angle by the way. And our case was not something to forgive and forget that easily.”

Kiho bergumam singkat, membenarkan. “Karena itu aku tetap meminta maafmu. Seperti yang kau katakan sebelum operasi itu. Aku harus menebus setiap detik hidupku untuk meminta maafmu. Dan itu yang akan aku lakukan”

Siwon menatapnya sekilas. Entah bagaimana ekspresi wajahnya sedikit melunak mendengar pengakuan dari sang ayah. Kiho balik menatapnya. Senyuman yang selama ini nyaris tidak pernah Kiho ulas untuk Siwon kini nyatanya terukir jelas di bibirnya.

Funny how I survived because of your hate” gumaman dari Kiho membuat Siwon mengernyit tidak mengerti. Sang ayah masih menunjukkan senyuman tipisnya.

“Ketika orang lain melawan maut dengan genggaman semangat dan cinta yang mungkin menunggu mereka tapi aku justru bertahan karena kebencian yang akan kutinggalkan jika aku mati” mata Kiho tepat menatap Siwon.

I can’t die with you still hate me to the core. I can’t die knowing there is not enough good memory left for you for being my son. I can’t die with you hating me” ungkap Kiho dan jujur hal itu membuat Siwon terkesiap.

At least I should die when you finally able to forgive me. Dan sebelum itu terjadi kurasa aku tidak pantas meninggalkan dunia ini dengan tenang” ucap Kiho getir. Ringkasan memori tentang seberapa besar kesalahannya pada sang putra kembali terngiang. Membuahkan sebuah hantaman memilukan di hatinya.

Keureonika….terimakasih. Karena nyatanya aku bisa bertahan karenamu. Dan kau tenang saja Nak, aku akan menebus kesalahanku padamu. Mungkin tidak akan bisa sepenuhnya menebusnya tapi setidaknya aku bisa sedikit saja meringankan luka di hatimu.” Ucapan Kiho itu terdengar tulus. Nyatanya memang begitu. Kiho tulus meminta maaf sang anak.

Siwon terdiam sesaat. Matanya hanya sibuk memandang sang ayah yang meski terbaring lemah, tetapi bisa ia lihat kejujuran dan ketulusan disana. Hati Siwon menghangat seketika. Perasaan hangat ketika ayahmu menatapmu dengan tulus dan penuh kasih, ya itulah yang seolah kini Siwon rasakan.

“Syukurlah kalau tahu” ucapan pendek yang terkesan dingin itu meluncur dari bibir Siwon. Seiring dengan dirinya keluar dari ruangan inap itu. Meski begitu, Kiho tidak merasa kecewa akan hal itu. Ia sudah menduganya akan seperti itu.

Apa yang dia harapkan memang? Bahwa Siwon akan dengan mudah memaafkannya? Dengan mudah meruntuhkan sikap dinginnya terhadap sang ayah? Tentu saja Kiho belum berani berharap kesana. Memangnya selama ini yang membentuk sikap dingin dan keras hati yang Siwon miliki adalah siapa? Tak lain dan tak bukan adalah Kiho sendiri. Jadi rasanya terlalu muluk kalau Kiho mengharap Siwon tiba-tiba baik dan menganggap semuanya baik-baik saja.

“Tapi aku yakin, Nak, perlahan meski itu butuh tahunan, aku yakin kau akan kembali seperti anak ayah yang dulu. Maafkan aku, Nak” pelan Kiho bergumam. Lebih kepada janji pada dirinya sendiri. Bahwa ia harus menebus kesalahannya dan mengembalikan Siwon, anak nya yang selalu tersenyum tulus menyambut kepulangannya. Just like old time….long time ago before he made that big mistake.

And he knows, he is getting near to get his son’s back.

=A Perfect Façade Part 20=

Langkah Siwon terhenti begitu mendapati tubuh Kyuhyun yang berdiri tepat di samping mobilnya terparkir. Saat keluar ruang inap ayahnya tadi memang ia tidak mendapati Kyuhyun atau ibunya di luar. Tapi ia tidak ambil pusing untuk itu. Namun, begitu kini matanya menangkap sosok Kyuhyun yang terlihat seperti tengah menunggunya membuatnya mau tak mau memusingkan hal itu.

Pria tinggi itu menghela napasnya sebelum menghampiri Kyuhyun yang kini juga menatapnya dalam diam. Siwon balas menatapnya dingin. tatapan yang biasa ia berikan kepadanya.

“Aku butuh tumpangan” ucap Kyuhyun memecah keheningan. Siwon hanya menaikkan alisnya singkat.

“Aku bukan sopir!” jawab Siwon tegas. Ia merogoh kunci mobil dari saku celananya dan membuka pintu mobilnya. Sayangnya Kyuhyun tak kalah cepat, ia dengan mudah sudah berada di kursi samping kemudi.

Siwon menatap Kyuhyun datar. “Siapa yang menyuruhmu masuk?” ujar Siwon tidak suka. Kyuhyun hanya menatap Siwon polos.

“Kurasa aku sudah bilang kalau aku butuh tumpangan”

“Dan aku tidak pernah menyetujui. Lagipula kau bisa naik taksi!” tolak Siwon tegas. Kyuhyun acuh di tempatnya.

“Tapi aku tidak mau.” Jawab Kyuhyun asal. Siwon menghembuskan napasnya kasar. Tidak mengerti dengan perilaku adiknya itu.

“Ah, ayolah! Aku hanya perlu ke rumah mengambil beberapa perlengkapan abeoji. Lagipula rumah kita juga searah dengan kantormu, bukan? Berbaik hatilah!” bujuk Kyuhyun. Siwon masih menatap Kyuhyun tak suka. Tapi sepertinya yang ditatap tidak mempedulikan tatapan tajam yang Siwon berikan. Membuat pria itu yakin bahwa Kyuhyun tak akan goyah sebelum keinginannya dituruti.

Dengan helaan napas kasar Siwon mulai melajukan mobilnya meninggalkan pelataran rumah sakit. Kyuhyun tersenyum simpul karenanya.

Sepuluh menit berlalu tapi tak ada satupun dari keduanya yang membuka suara. Kyuhyun yang seperti mengumpulkan keberanian untuk mengutarakan pikirannya, sedangkan Siwon yang memang tidak peduli. Hingga lima menit kembali berselang dan mobil Siwon sudah sampai di pelataran rumah besar keluarga Choi.

“Keluar!” perintah Siwon tanpa basa-basi. Kyuhyun menoleh singkat.

“Abeoji memintaku memberikan file di ruang kerjanya untukmu. Tunggu disini! Kecuali Hyung ingin mengambil sendiri” balas Kyuhyun. Siwon menimbang sekilas. Dan melihat Siwon yang menarik terbuka pintu mobilnya membuat Kyuhyun paham bahwa Siwon memilih mengambilnya sendiri.

Tanpa menghiraukan Kyuhyun, tubuh Siwon berjalan menuju ruang kerja ayahnya di rumah besar itu. Dan tanpa ia ketahui Kyuhyun berjalan mengikuti sang kakak.

“Ada di business file warna biru di laci pertama” terang Kyuhyun yang berdiri di ambang pintu. Siwon menuruti arahan Kyuhyun dan membuka laci yang dimaksud. Dan benar Siwon menemukan business file bewarna biru seperti yang Kyuhyun katakan. Ia meneliti singkat sebelum mengerti apa isi dokumen tersebut. Ia buru-buru menutup kembali laci dan berniat langsung kembali ke kantor.

“Terimakasih!” ucapan ambigu dari Kyuhyun itu sontak membuat Siwon menghentikan langkahnya. Ia berdiri tepat di depan Kyuhyun, menatap adiknya bingung.

For saving me last time” lanjut Kyuhyun menegaskan maksudnya. Ia meneliti wajah Siwon yang masih tak menampakkan ekspresi apapun.

“Aku tidak menyelamatkanmu. Aku hanya tidak ingin kau mati konyol dan bukan di tanganku” balas Siwon. Tatapan matanya masih menatap dingin Kyuhyun. Sayangnya, Kyuhyun malah memberinya senyuman simpul.

“Dan untuk itu aku mengucapkan terimakasih” ucap Kyuhyun dan sontak membuat Siwon menatapnya tidak mengerti.

“Karena aku tahu kakakku tidak akan pernah merenggut nyawaku dengan tangannya sendiri” ucapan Kyuhyun itu nyatanya membuat Siwon terkesiap. Bagaimana Kyuhyun bisa memiliki pemikiran itu? Siwon tak tahu.

“Seseorang menyadarkanku bahwa dibalik semua sikap dinginmu kau tetaplah kakakku yang dulu selalu menjagaku. Dan kurasa dia benar. Kau menjagaku dengan caramu sendiri. Dan untuk itu aku minta maaf karena sering kali salah mengartikan tindakanmu.” Lanjut Kyuhyun. Tidak mempedulikan Siwon yang kini mencoba menerka kemana arah pembicaraan Kyuhyun.

Kyuhyun mengulas senyuman tipis, “Dia benar. Kau tetaplah kakak yang selalu bisa aku andalkan dan aku banggakan. Thank you so much!” tutur Kyuhyun tulus. Siwon masih memandangnya diam. Meski ia tak menampik saat ini adalah saat dimana dia tidak memandang Kyuhyun dengan tatapan dingin dan ingin membunuhnya. Melainkan tatapan yang dulu sering ia berikan pada sang adik. Damai.

“Seharusnya aku lebih mengenalmu daripada dirinya mengingat aku mengenalmu jauh lebih lama darinya. Tapi kurasa dia lebih mengerti dirimu dibanding kami yang seharusnya disebut keluarga. Untuk itu aku minta maaf. Maaf karena aku tidak bisa mengerti dirimu dan malah menyalah artikan sikap dinginmu selama ini. Terlarut dalam pikiran bahwa kau begitu membenciku hingga perlahan aku juga terseret perasaan yang sama” terang Kyuhyun. Ia menatap sang kakak dalam.

Siwon mengernyitkan dahinya, “Apa yang ingin kau katakan sebenarnya?”

Kyuhyun hanya mengulas senyumnya. “Aku hanya ingin berterima kasih padamu. Terlepas dari selama ini kau begitu menyebalkan, tapi kau tetap menjagaku tanpa ku sadari”

Decakan kecil keluar dari bibir Siwon. “Kau mabuk, huh? Bicaramu ngelantur” komentar Siwon. Dan di depannya Kyuhyun menggelengkan kepalanya.

“Setelah kupikir ulang, alasan utama kau menentangku masuk ke perusahaan bukan karena kau tidak suka aku berada di perusahaan abeoji. Bukan karena kau menganggap rendah diriku. Tapi karena kau ingin melindungi impianku, bukankah begitu? Karena kau tahu betapa aku mengagungkan dunia musik yang aku geluti”

Siwon tersentak mendengar ucapan Kyuhyun. Adiknya justru membalasnya dengan sebuah senyuman.

“Tapi dengan bodohnya aku justru merasa kau merendahkanku. Bodohnya karena aku tidak pernah menyadarinya. Hingga dia datang dan menyadarkanku” ucap Kyuhyun. Kini senyumannya berubah sendu. Campuran antara rasa bersalah dan sedih yang ia rasakan untuk sang kakak.

Siwon hanya terpaku di tempatnya berdiri. Menatap Kyuhyun yang sepertinya mulai bisa membaca dirinya seperti orang itu. Ya, siapa lagi kalau bukan sekretarisnya, Park Shilla. Ia rasa pasti juga wanita itulah yang dari tadi Kyuhyun maksud dalam ucapannya.

Merasa tidak bisa lagi mengelak Siwon hanya menghela napasnya. “Aku juga tidak ingin begitu. Tapi aku memang tidak suka kau bergabung di perusahaan. Seolah mengatakan di depan mukaku bahwa abeoji menganak emaskan dirimu. Seolah membuktikan kepada siapa kepercayaan abeoji berada. Aku membencimu untuk itu tentu saja. Tapi kurasa hatiku masih begitu bodoh dengan memikirkan kenyataan lain bahwa dengan bergabung di perusahaan impianmu juga akan terenggut. Dan dengan idiot aku mati-matian menentangmu bergabung karena itu”

“Cukup hanya aku yang merasakan sakit karena impianku terenggut. Kau tidak perlu merasakannya. Meski aku iri setengah mati padamu untuk itu” lanjut Siwon. Kyuhyun menatap kakaknya pilu. Sadar bahwa selama ini begitu banyak derita yang ditanggung oleh kakaknya, meski begitu Siwon masih memikirkan masa depan Kyuhyun. Walau pada kenyataanya, Kyuhyun telat menyadarinya. But once again, better late than never, right?

“Aku minta maaf untuk itu. Maaf karena….” Kyuhyun tercekat singkat. Ia menghembuskan napasnya berat.

“…karena kurasa kau benar. Kehadiranku membawa begitu banyak masalah untukmu. Maafkan aku, Hyung!”

Siwon terdiam menatap Kyuhyun yang kini memandangnya pilu. Jika biasanya Siwon akan memilih untuk membalas dengan ucapan tajam. Tapi entah kenapa saat ini ia tak punya hati untuk itu.

Just stop it! Live your life like you always do and stop creating troubles from now on. That’s enough, I guess” ujar Siwon pada akhirnya. Kyuhyun terhenyak singkat sebelum merasakan hatinya menghangat mendengar ucapan Siwon.

Sementara Siwon masih berdiri kaku di depannya. Menatap Kyuhyun yang wajahnya kini telah berubah cerah karena ucapannya. Hal itu membuat Siwon tidak tahu harus melakukan apa sejujurnya. Ia belum terbiasa dengan perubahan sikap mereka saat ini. Ia terbiasa mengacuhkan dan bersikap semena-mena pada Kyuhyun bukan selama ini?

Siwon berdehem kecil sebelum akhirnya ia mengangkat tangannya dan menepuk singkat pundak Kyuhyun. Dan terang saja hati Kyuhyun mencelos dengan perlakuan Siwon. Meski pada akhirnya Siwon berlalu setelah menepuk singkat pundaknya. Tapi Kyuhyun tahu itu adalah awal yang baik untuk hubungan mereka yang pada dasarnya memburuk bertahun-tahun ini.

Kyuhyun mengulas senyum lebarnya sembari menatap punggung kakaknya yang mulai menjauh.

“Hyung!” panggilan Kyuhyun kembali menghentikan langkah Siwon. Meski toh pria itu sama sekali tidak membalikkan badannya.

She’s worth a lifetime. So if you have no will to make her yours, then don’t blame me if I would. She’s someone important for me anyway” ucap Kyuhyun seolah menantang. Baru sedetik yang lalu aura dingin berhasil menghangat kini rasanya semuanya sia-sia.

Siwon terlihat mengepalkan tangannya. Sementara Kyuhyun hanya menyeringai dalam diam. Tapi toh Siwon tidak membalas ucapan Kyuhyun sedikitpun. Pria itu justru memilih untuk benar-benar berlalu dari hadapan Kyuhyun.

“Dasar kepala batu!” gumam Kyuhyun memandang Siwon yang mulai menghilang dari pandangannya. Seringaian puas masih terlihat di bibirnya.

“Ah kurasa Shilla bisa menjadi kekuatan dan kelemahannya sekaligus. Lihatlah pria bodoh itu bahkan terbakar emosi hanya dengan kalimatku tadi” gumamnya lagi pada diri sendiri. Ia menggelengkan kepalanya sembari terkekeh kecil.

Kyuhyun meraih ponsel di saku jaket kulitnya. “Hallo Shilla-ya! Kau ada waktu?”

=A Perfect Façade Part 20=

Senyuman terukir di bibir kedua pasang manusia itu. Keduanya hanya diam sembari mengamati gerombolan anak kecil yang tengah bersorak riang sembari berkejaran satu sama lain. Membuat suasana di panti asuhan itu terlihat begitu riuh. Tampak seperti sebuah rumah dengan sejuta kebahagiaan.

“Sudah lama, ya?” ucapan sang perempuan menghentikan keheningan diantara keduanya. Sang pria tersenyum singkat sebelum mengangguk.

“Tentu saja sudah lama. Kau kan sibuk” ledek sang lelaki. Dan langsung dihadiahi sebuah pukulan di kepalanya. Membuat pria itu meringis singkat.

“Berhenti mengejekku! Aku memang sibuk, tapi toh aku masih sering kesini. Hanya jarang saja bertemu denganmu di sini, Kyu” elak sang wanita. Kyuhyun terkekeh singkat.

“Ternyata darah preman-mu masih belum hilang” celetuk Kyuhyun. Masih merasakan nyeri akibat pukulan Shilla. Wanita itu malah terkekeh.

“Makanya berhenti memojokkanku. Lagipula aku sibuk juga karena siapa? Kakakmu itu benar-benar menyebalkan” sungut Shilla. Gelak tawa Kyuhyun bisa terdengar setelahnya. Pria itu menggelengkan kepalanya.

“Memangnya hubungan kalian sudah seperti apa?”

Shilla memiringkan kepalanya bingung. “Ya seperti biasa. Dia masih sering semena-mena menjadi boss.”

“Bukan itu yang kumaksud. Kurasa kau tahu hubungan macam apa yang aku tanyakan” ujar Kyuhyun memandang Shilla tidak percaya. Wanita itu hanya melongo singkat.

“Lalu?” tanyanya polos. Membuat Kyuhyun berdecak singkat.

“Sejauh apa hubungan kalian? Stop pretending to be so dense. You know very well what kind of relationship I was referring to” timpal Kyuhyun. Shilla masih mengerjap bingung.

“Kau dan dia. Kalian dekat bukan hanya sebatas karena hubungan atasan dan bawahan. Orang tolol juga bisa melihatnya, Shilla-ya. Jadi sudah sejauh apa hubungan kalian?” tambah Kyuhyun. Shilla hanya terdiam singkat, masih mencoba mencerna ucapan dari Kyuhyun.

Shilla memukul bahu Kyuhyun pelan sembari tertawa kecil. “Kau ada-ada saja! Tidak ada apa-apa diantara kami. Sungguh!” ucap Shilla mencoba meyakinkan. Meski ia tak menampik pikirannya sedikit kacau sekarang karena ucapan Kyuhyun.

Kyuhyun menatapnya tak percaya. “Berapa umurmu? Kau bukan lagi remaja yang masih naif dalam hal ini. Kurasa saat kuliah kau juga sempat menjalin hubungan dengan pria. Tapi kenapa kau sebodoh ini?”

“Hey!”

“Dengarkan aku!” potong Kyuhyun sebelum Shilla sempat membantah lagi.

“Siapapun yang melihat kedekatan kalian akan langsung tahu kalau apa yang kalian rasakan lebih dari sekedar hubungan kerja. Perhatian yang kalian berikan satu sama lain tidaklah normal untuk ukuran boss dan sekretarisnya. Perhatian kalian lebih dari itu. You two have mutual feeling, yet you are so dense to realize it. Atau kalian hanya berpura-pura untuk tidak tahu” tutur Kyuhyun. Shilla terhenyak mendengar penuturan Kyuhyun.

“Mau sampai kapan kalian berada pada safe zone kalian? Tidakkah kalian ingin untuk melangkah lebih jauh?” tambah Kyuhyun. Shilla terdiam lagi.

Benar kata Kyuhyun. Shilla bukanlah wanita bodoh hingga tidak menyadari seperti apa perhatian Siwon padanya selama ini. Dan seperti apa perhatiannya untuk Siwon. Dia menyadari bahwa mereka nyaman satu sama lain. Ia hanya tidak berani untuk melangkah lebih jauh. Tidak berani untuk menarik kesimpulan berdasar pengamatannya. Ia hanya tidak ingin menelan pahit karena kesimpulannya tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya Siwon rasakan untuknya.

“Kalau kau meragukan perasaan si manusia batu itu, maka kau membuang waktumu untuk itu” ucapan Kyuhyun serasa menamparnya. Darimana Kyuhyun tahu jalan pikirannya? Ia bahkan belum mengucapkan sepatahpun sedari tadi.

“Dia tidak pernah sekalipun dekat dengan seorang wanita. Tidak pernah menjalin hubungan dengan wanita. Teman kencannya memang banyak tapi itu hanya ia sewa untuk menemani di acara-acara penting. Tidak lebih. Dan melihat bagaimana ia bergantung padamu selama ini kurasa kau bisa menyimpulkan seperti apa perasaanya.” Lanjut Kyuhyun.

“Aku hanya tidak ingin gegabah mengambil kesimpulan, Kyu” lirih Shilla. Kyuhyun mendengus singkat.

“Kalau begitu tanyakan! Si manusia batu itu tidak akan peka mengingat pengalamannya dengan wanita bisa dikatakan nol besar. Jadi ambillah inisiatif untuk menanyakannya!” Shilla tampak kaget dengan ucapan Kyuhyun. Bagaimanapun ia masih memegang pemikiran kuno bahwa bukan wanita yang mengejar cinta, tapi pria.

“Aku tidak menyuruhmu untuk menyatakan cinta. Aku hanya menyuruhmu untuk menanyakan keraguanmu. Yang bisa menjawab keraguanmu adalah dia sendiri. Jadi tanyakan atau selamanya kalian akan ada dalam fase ini.” Timpal Kyuhyun. Shilla masih membisu. Tapi mau tak mau pikirannya memikirkan saran dari Kyuhyun.

“Memangnya kau tidak lelah jika selamanya menjalani hubungan tidak jelas kalian ini?”

=A Perfect Façade Part 20=

Shilla berjalan gontai menuju apartemennya. Dalam hati ia mengutuk Kyuhyun karena telah membuat pikirannya benar-benar kacau. Merutuki mulut tajam Kyuhyun dan kebenaran yang terkandung di dalamnya. Membuatnya nyaris gila selama perjalanan menuju apartemennya.

“Ack!” pekikan Shilla terdengar nyaring. Begitu menyalakan lampu apartemennya ia disuguhi dengan wajah Siwon yang menyambutnya, tentu saja ia akan terkaget. Ini bahkan apartemennya tapi kenapa ia disambut dengan wajah Siwon yang tersembul begitu dirinya membuka pintu?

“Darimana kau?” tanya Siwon tak mempedulikan Shilla yang masih berusaha menenangkan detak jantungnya.

“Panti” jawab Shilla singkat. Ia menggeser tubuh Siwon yang menghalangi jalan. Memasuki apartemennya lantas mengambil air dingin dari kulkas dan langsung meneguknya.

“Dengan siapa?” tanya Siwon lagi sembari mengekori Shilla. Wanita itu melirik singkat Siwon.

“Kyuhyun. Sudah lama kami tidak menjenguk panti bersama” jawab Shilla apa adanya. Siwon terdiam singkat dengan ekspresi yang tidak bisa Shilla tebak. Entahlah sedikit tegang?

“Dan kenapa kau berada di sini dan mengagetkanku? Kupikir tadi aku salah masuk apartemen, kau tahu” protes Shilla. Pria itu masih menatapnya dalam diam. Keningnya berkerut seolah tengah berpikir keras.

Earth to Choi Siwon?” ucapan Shilla menyadarkan Siwon dari segala pikirannya. Ia menghela napasnya kasar.

Shilla hanya bisa menggelengkan kepalanya ketika Siwon berjalan mejauh darinya. Pria itu malah duduk di sofa dan memandang lurus kea rah TV yang menyala. Sepertinya tadi pria itu menunggu Shilla sembari menonton TV.

“Pria aneh!” desis Shilla lirih. Ia memilih mengabaikan Siwon dan berjalan ke kamarnya. Memasuki kamar mandi dan menyegarkan tubuhnya yang serasa lengket seharian bermain.

Lima belas menit dirinya berkutat di kamar mandi, akhirnya Shilla keluar dengan piyama biru langit. Wanita itu menghampiri Siwon –yang sedari tadi masih diam di depan TV- dan duduk di sebelahnya. Shilla hanya bisa mengernyit heran ke arah Siwon. Memandang lekat wajah Siwon yang tampak serius melihat siaran berita di televisi.

Memangnya hubungan kalian sudah seperti apa?

Ucapan Kyuhyun kembali terngiang di kepala Shilla. Sejauh apa memang hubungannya dengan Siwon? seperti apa keduanya kini menjalin suatu hubungan? Hanya sekedar hubungan professional? Nyatanya memang terlalu naif kalau Shilla berpikir begitu. Mau tak mau ia kembali mengutuk Kyuhyun dalam hati karena berhasil membuatnya dilanda kegelisahan tanpa arah.

“Kita ini apa?” tanpa sadar Shilla menyuarakan pikirannya. Meski hanya terdengar lirih seperti bisikan tapi Siwon mendengarnya. Terbukti dengan kepala pria itu yang langsung menoleh. Shilla yang memang tadi memandanginya terkesiap ketika melihat mata Siwon menatapnya dalam.

“Apa?” Siwon bertanya tak mengerti. Sementara Shilla menggigit bibir bawahnya karena kelepasan bicara.

Aku hanya menyuruhmu untuk menanyakan keraguanmu. Yang bisa menjawab keraguanmu adalah dia sendiri.

Kembali perkataan Kyuhyun seperti menggema di benak Shilla. Ketika ia berniat untuk mengelak dari pertanyaan Siwon malah ucapan Kyuhyun berputar-putar di kepalanya. Membuat keraguan itu terkikis. Membuat wanita itu menghembuskan napasnya berat. Mengumpulkan nyalinya.

“Kita ini apa?” Shilla mengulangi pertanyaanya. Siwon terdiam dalam duduknya. Mencoba menerka arah pembicaraan Shilla.

“Kita sedang menjalani hubungan macam apa sebenarnya?”

DEG

Siwon terhenyak mendengar penuturan Shilla. Percakapannya dengan Kyuhyun sebelum pulang kembali mengusiknya. Kalau mau jujur maka sejak siang tadimemang Siwon terkena efek dari ucapan Kyuhyun yang ‘seenaknya’. Membuatnya bergidik ngeri memikirkan kemungkinan kalau Kyuhyun serius dengan ucapannya.

So if you have no will to make her yours, then don’t blame me if I would.

Ada gejolak aneh ketika Siwon memikirkan perkataan Kyuhyun sedari tadi. Mau tak mau ia melakukan refleksi diri. Mau tak mau otaknya berpikir keras akan kemungkinan-kemungkinan yang membuatnya justru sakit kepala. Perasaan tidak suka akan kemungkinan terburuk kalau Kyuhyun menuruti ancamannya sebenarnya yang membuat kepala Siwon rasanya mau pecah. Ia bukan lelaki normal yang mengenal romantisme dengan baik. Ya, bisa dibilang begitu.

Shilla hanya bisa menatap Siwon yang tampak berpikir keras. Mencoba menerka apa yang tengah dipikirkan pria di sebelahnya. Mencoba menerka apa yang akan Siwon jawab atas pertanyaan yang ia ajukan.

“Hubungan seperti apa yang kita jalani sebenarnya?” ulang Shilla. Kini ia lebih berhati-hati mengutarakannya.

Siwon memandang Shilla lama sebelum ia berucap lirih, “Aku tidak tahu”

Siwon berkata jujur dan Shilla tahu itu. Jawaban Siwon layaknya refleksi jawaban apa yang ada di otaknya. Mereka sama-sama tidak tahu.

“Kau punya ide untuk itu?” Siwon bertanya balik. Dan kini gelengan kepala menjadi jawaban Shilla.

“Yang aku tahu aku nyaman bersamamu. Dan kurasa hubungan kita bisa dibilang terlalu dekat untuk sekedar hubungan atasan dan bawahan” terang Shilla kemudian. Ia menilik wajah Siwon yang tak bisa ia artikan.

“Tapi yah itu hanya asumsiku. Karena bisa saja itu hanya sepihak dari yang kurasa saja” tambah Shilla ketika ia sepertinya salah bicara. Ia lupa dengan kemungkinan bahwa Siwon tak memiliki rasa yang sama dengannya.

“Aku bukan pria hangat yang mudah mengekspresikan perasaan dan kasih. Kurasa kau tahu bahwa aku jauh dari definisi itu. Hatiku bahkan sempat dingin dan beku. Jadi kurasa aku sama sekali tidak mengerti dengan cinta, hubungan, dan hal-hal sejenisnya. Jadi kurasa aku tidak akan bisa memberikanmu jawaban yang kau harapkan keluar dari bibirku.” Ujar Siwon. Pria itu menghela napasnya.

Pria yang belasan tahun memiliki hati yang beku, memiliki perangai dingin dan terkesan semena-mena. Untuknya sebuah hal remeh-temeh –menurutnya- seperti cinta bukanlah keahliannya. Ia tidak mengerti dan enggan untuk mengerti. Jadi ketika kini di depannya ada wanita yang mengharapkan hal itu keluar dari bibir Siwon, rasanya pria itu berat untuk memberikannya.

Bukan karena pria itu tidak memiliki perasaan yang sama. Hanya saja, pria itu tidak mengerti. Ia tidak mengerti apa yang harus ia berikan, apa yang harus ia katakan.

Shilla terdiam mendengar penuturan Siwon. Ada gejolak kekecewaan yang meraup hatinya. Kalimat ambigu dari Siwon bisakah ia artikan bahwa pria itu tidak memiliki perasaan yang sama? Kalau memang begitu, apakah itu artinya selama ini dirinyalah yang salah mengambil kesimpulan.

Sejurus kemudian Shilla terkekeh pelan. “Kita ini seperti remaja labil, ya? Bahkan dengan perasaan sendiri saja tidak tahu” ujarnya berusaha mencairkan suasana yang mendadak canggung. Berusaha menutupi rasa kecewa yang ia takutkan akan terpancar jelas di wajahnya. Dan jujur Shilla tak ingin itu terjadi. Ia tak ingin membuat hubungan mereka menjadi canggung karena pertanyaan konyolnya itu.

“Lupakan pertanyaanku, hm? Kurasa sudah malam, lebih baik kita istirahat” ujar Shilla. Ia hendak berlalu tapi Siwon menahan tangannya tepat ketika wanita itu berdiri dari duduknya.

Pria itu menatap dalam Shilla. Ia bukan pria dungu yang tak bisa menangkap ekspresi kecewa yang Shilla tunjukkan. Meskipun wanita itu segera menutupi perasaan itu tapi Siwon terlanjur melihatnya. ia sedikit merutuki mulutnya yang tak bisa mengeluarkan kalimat yang lebih bisa dimengerti.

So if you have no will to make her yours, then don’t blame me if I would.

Kembali, perkataan Kyuhyun kembali terngiang. Dan kini efeknya lebih mengerikan setelah melihat ekspresi kecewa Shilla. Perasaan yang membuatnya nyaris sesak. Dan jujur ia tak suka sama sekali dengan yang tengah ia rasakan kini.

“Aku belum selesai bicara” ujar Siwon pelan. Shilla menautkan sebelah alisnya. Ia menunggu Siwon melanjutkan ucapannya. Meski sejujurnya sekarang wanita itu harap-harap cemas, takut kalimat tambahan yang akan Siwon lontarkan justru semakin membuatnya kecewa.

Siwon menatap Shilla yang kini posisinya berdiri menjulang di atasnya. “Aku tidak tahu. Aku tidak mengerti. Jadi maaf kalau aku tidak bisa memberimu jawaban yang kau inginkan”

Helaan napas keluar dari bibir Shilla. Pria yang tengah duduk itu masih menatap Shilla dalam.

One thing I know for sure….”  Siwon menggantungkan kalimatnya. Ia meraup udara sebanyak-banyaknya untuk mengisi paru-parunya.

“..I want no one to stay by my side….but you”

Hati Shilla mencelos mendengar ucapan Siwon yang nyaris lirih. Ia menyelami kedua mata Siwon dan rasanya ia tidak menemukan gurauan di sana.

“Kau…adalah wanita kedua yang kuharapkan untuk selalu berada di sisiku”

“Wanita kedua?”

“Ehm. Setelah ibuku” terang Siwon. Shilla hanya mengerjap. Degupan jantungnya kini tak menentu.

“Aku tidak tahu apa yang aku rasakan. Tidak tahu apa hubungan yang tengah kita jalani. But one thing for sure, I want you to stay by my side. Hanya itu jawaban yang bisa aku berikan untukmu. Kalau kau mengharap aku mengatakan aku mencintaimu atau semacamnya maka maaf aku tidak bisa. Bukan karena aku tidak merasakan hal itu. Tapi, aku tidak mengerti akan hal itu. Aku tidak mengerti harus menyebut apa yang aku rasakan kepadamu. But please give me time and stay by my side” Siwon menambahkan.

Pria itu kini berdiri dengan tangannya masih memegang pergelangan tangan Shilla. Matanya kini menatap dalam kedua mata Shilla. Bibirnya tersungging tipis.

“Katakan sesuatu!” perintah Siwon setelah yang ia dapat dari Shilla hanya keheningan. Mata Shilla masih tanpa bosan menatap Siwon.

“Apa yang harus aku katakan?” Shilla balas bertanya. Siwon menggelengkan kepalanya. Ia juga bingung apa yang ia harapkan keluar dari bibir Shilla. Hanya saja melihat Shilla hanya diam membuatnya bingung mengartikan keheningan yang Shilla ciptakan.

Apakah Shilla tersinggung dengan ucapan yang Siwon lontarkan? Apakah Shilla tak setuju dengan pernyataanya? Apakah Shilla tidak mengerti apa yang ia coba ungkapkan? Masih banyak rasanya pertanyaan yang muncul karena keheningan yang Shilla ciptakan.

Siwon perlahan menggelengkan kepalanya. “Aku juga tidak tahu. Kurasa kau lebih tahu dengan apa yang kau rasa dan kau ingin ucapkan. Jadi…” Siwon menggantungkan kalimatnya. Ia menatap Shilla yang sepertinya menunggu lanjutan kalimat Siwon.

“…be a smart woman as you used to. Katakan apa yang kau pikirkan dari hubungan kita! Asumsikan dan tariklah kesimpulan sesukamu!” lanjut Siwon. ia meringis kecil, antara takut dan gugup. Ia juga tak mengerti kenapa.

Untuk beberapa detik Shilla kembali diam sebelum ia mengukir senyumnya. “Then is it okay if I say, I’m important in your life?” wanita itu memulai. Tanpa ia duga, Siwon menganggukkan kepalanya mantap. Senyuman kembali menghiasi bibir Shilla.

“Kau merasa nyaman didekatku?” tanya Shilla dan kembali Siwon menganggukkan kepalanya.

“Kau bilang, menginginkanku untuk terus di sampingmu. Jadi, bisakah aku anggap itu sebagai ungkapan perasaanmu? Let say, we have mutual feeling?” pertanyaan itu membuat Siwon termangu. Ia hanya mengerjab menatap Shilla.

“Aku salah ya? Sayang sekali” lanjut Shilla. Ia mengerucutkan bibirnya sembari memasang wajah kecewa –yang dibuat-buat tentu saja. Hati Siwon mencelos melihat ekspresi Shilla. Mendadak ia cemas kalau Shilla benar-benar kecewa dan berujung dengan ia mengacuhkannya.

GREP

Diluar kendali otaknya, Siwon menarik Shilla dalam pelukannya. Dan tentu saja membuat Shilla mendadak kaku dalam dekapannya.

“Be mine!” kalimat tiba-tiba Siwon itu terdengar lirih tapi Shilla mendengar jelas. Meski kalimatnya jauh dari lembut bahkan terkesan tegas dan penuh otoritas.

“Be mine!” ulang Siwon.Shilla terkekeh pelan setelahnya. Kalau kalian berpikir bahwa nada bicara Siwon sarat akan kelembutan dan keromantisan maka kalian salah.

Siwon tetaplah Siwon. Manusia berhati dingin yang nyaris tak berperasaan. Ketika seharusnya kalimat yang meluncur dari bibir Siwon itu harusnya dibarengi dengan permintaan dan ketulusan maka Siwon berbeda. Itu terdengar seperti kalimat perintah. Layaknya atasan yang memerintah bawahannya untuk melakukan sesuatu. Tidak lebih.

Tapi apa Shilla kecewa? Tidak. Dia terlalu mengenal Siwon hingga tidak mempermasalahkan hal itu. Karena menurut Shilla, jika ia mengharapkan Siwon berubah menjadi pangeran tampan dengan sisi romantis maka itu seperti mengharapkan kutub utara mencair di musim dingin. Tidak mungkin.

Shilla toh bersabar dengan perangai dingin Siwon selama ini. Jadi rasanya ia tidak ingin mengharap bahwa Siwon berubah dalam sekejab –yang memang tidak mungkin. Dialah yang seharusnya membantu Siwon untuk kembali menghangatkan hati Siwon. Perlahan mengembalikan Siwon yang dulu penuh kehangatan seperti keluarganya selama ini berujar.

“Aku tidak punya pilihan lain kurasa” ucap Shilla dengan senyum di bibirnya. Detik selanjutnya ia memberanikan diri membenamkan wajahnya di dada Siwon. Menghirup aroma khas yang menguar dari tubuh Siwon.

Dan Siwon mengeratkan pelukannya. Ia mengulas senyum kelegaan di bibirnya.

Ia tak tahu akan seperti apa masa depannya. Akankah ia bisa menjadi pria yang Shilla harapkan? Ia tak tahu. Ia bukanlah bodoh. Ia tahu apa yang Shilla harapkan dari dirinya. Ia hanya ragu dan tak mengerti harus bagaimana. Tapi dirinya yang kini mendekap Shilla seolah memberinya sebuah petunjuk bahwa inilah jalan yang benar. Bahwa inilah yang harus ia lakukan.

Ia menyerahkan keputusan selebihnya pada Shilla. Biarlah wanita itu yang menuntunnya menuju hubungan yang keduanya harapkan. Ya, Siwon mengharapkannya. Ia mengharapkan Shilla dan hanya Shilla untuk mendampinginya. Ia percaya Shilla akan perlahan merubahnya.

Dan ketika waktunya tiba maka Siwon sendirilah yang akan mengambil keputusan. Ketika hatinya sudah sepenuhnya yakin dan terbebas dari kelamnya masa lalu, maka Siwon-lah yang akan meminta tangan Shilla. Mengatakan pada Shilla tentang kebenaran perasaanya. Dengan gamblang menyuarakan perasaan dan mungkin cintanya? Menjadikan Shilla benar-benar wanitanya. Asking her to be his completely.

He is sure that day would come. Sooner, he hopes.

THE END

 

Akhirnya selesai juga ini cerita yang berkepanjangan. Maaf kalau endingnya tidak sesuai dengan harapan kalian. Mungkin terkesan tidak rapi, terburu-buru, tidak ada feel atau semacamnya. Maklum saya kehilangan mood hingga selama ini. Maaf sekali lagi.

Terimakasih untuk yang bersedia bersabar, terimakasih untuk yg masih mau baca. Terimakasih untuk yang mau baca.

Thank you so much.

Read this page if you have time.

See you.

 

 

 

 

 
135 Comments

Posted by on January 31, 2016 in chapter, fanfiction

 

Tags: ,

135 responses to “A Perfect Facade Part 20

  1. LEVHA NURY

    January 31, 2016 at 10:00 pm

    My God
    Udah berapa abad ga up date. *lebay

     
    • LEVHA NURY

      January 31, 2016 at 10:32 pm

      Siwon tetaplah siwon. Jangan mengharapkan lebih tentang hal2 romantis

       
      • shilla_park

        February 1, 2016 at 8:35 am

        udah 10 bulan haha…kalo siwon tiba2 jd romantis malah aneh haha

         
  2. Rhuky93

    January 31, 2016 at 10:39 pm

    Akhirnya. Hihihiihihii
    Kyu menang byk, msh punya shbt n dpt keluarga Yg utuh. Hahahhaha
    Won keren n malu maluin ikh, biasa cool jd manja bgt gt. Hehhehe

     
    • shilla_park

      February 1, 2016 at 8:37 am

      haha ga pp kyu menang banyak yg penting pd happy lol…

       
  3. sung rin

    January 31, 2016 at 10:53 pm

    akhirnya setelah menunggu 8 bulan tiap hari nungguin kpan partnya brubah jd 20, seneng banget muncul juga akhirnya.. tapi malah jadi sedih, karena bakal rindu dg cerita2mu yg gak pernah bosen bacanya..😦
    semoga nanti bisa punya waktu buats story siwon yg lebih keren lgi..

    tapi sebelum itu pleaseeeee please extra part APF nya yaaaa, itung2 pengobat rindu… :-):-):-)
    #semogadikabulin

     
    • shilla_park

      February 1, 2016 at 8:46 am

      hehe makasih y udah mau nunggu n komen,,,thank u so much…
      haha extra part? ga janji deh ya hihi😛

       
  4. muliarahmatina

    January 31, 2016 at 11:28 pm

    wow…..akhirnya update….thank kak udh update walaupun begitu lama tetapi slalu dinanti…
    ini blum bca tpai udh komen duluan saking shock sekaligus bahagia…..

     
    • shilla_park

      February 1, 2016 at 8:47 am

      haha baca dulu aja neng takut kecewa nanti haha

       
      • muliarahmatina

        February 1, 2016 at 6:38 pm

        gx papa walaupun gx seperti yg diharapkan tapi yang penting udh end dlu critanya….nnti kalo blum ending gx tahu hrus nggu brapa lama lagi buat bisa bca next chapternya….hehehee

         
      • shilla_park

        February 1, 2016 at 7:09 pm

        maaf y kalo msh ga seperti harapan…thank u ya

         
  5. rainlovegyu

    January 31, 2016 at 11:58 pm

    Finallyyyyyy yaampuuunnn udh brp lama kahb? Wkwkw baca dulu yaaa kak :*

     
  6. niswid

    February 1, 2016 at 1:17 am

    Thank you so much for put an end to this ff. ‘Cause i feel like dying waiting for the end of this ff honestly :’D

    The ending is pretty good too, I’m very satisfied.
    Don’t you ever worry about ‘the feel’. You’re one of the writers who always captured my heart completely. I smiled, laughed, and cried throughout the story, even my heart ached until it kind of difficult for me to breathing when the very sad moment came. ‘Till this day, you’re still one of my favorite writers of all times, even when you haven’t apdated for sooooo long.

    I hope you’re not stop writing ff. Please, don’t stop. Sure, you have to live your life. I won’t ask you to post something regularly. But it’ll be nice if you post a oneshot once in a while, even a flash fanfiction is okey for me. Just take your time, ’cause I’ll be waiting for it patiently🙂

     
    • niswid

      February 1, 2016 at 1:20 am

      btw, it’s supposed to be ‘sekejap’ and not ‘sekejab’ ehehe

       
    • shilla_park

      February 1, 2016 at 9:05 am

      and thank you so much for reading my stories😀
      I’m glad you enjoyed my stories…
      haha your words make me smile, dear…thank you so much…
      i’ll try to write in my busy days, but i can’t give you promises hehe…once again thank u so much😀

       
  7. ninepisces

    February 1, 2016 at 9:13 am

    Happy endiiing!!!! Yeee… Bhkan rasanya pas tw nihh FF update jd kpikiran brp abad jangka wkt-nya dr yg part19… Hehe
    Yahh wlopun mngkin ini bakal jd FF chapter bwt author,tetep semangat yahh bwt ngrjain yg lain”…
    Btw boleh request sequel APF g?? Hehehehe

     
    • shilla_park

      February 1, 2016 at 11:48 am

      sudah berabad-abad yg jelas haha…
      sequel ga janji deh ya hehe

       
  8. vievieevie

    February 1, 2016 at 10:18 am

    Akhirnyaaa selesai juga setelah berabad2 tidak bertemu dengmu shilla ssi hahaha…
    Yaaa meskipuun akhirnya ga se wuaahh yg ak harapkan tapi ini menyenangkan akhirnya cerita yg ak antisipasi selesaii..
    Makasiih shilla

     
    • shilla_park

      February 1, 2016 at 11:49 am

      maaf y kalo endingnya ga sesuai…tp memang sudah seharusnya diakhiri ini ff haha
      you’re welcome dear hehe

       
      • vievieevie

        February 4, 2016 at 11:19 pm

        Mungkin butuh squel buat memperjelas hubungAnmu dan siwon..hhii

         
      • shilla_park

        February 8, 2016 at 6:51 pm

        haha ga janji deh y kalo itu haha

         
  9. nanda

    February 1, 2016 at 12:46 pm

    Long long long time no see uri onnie…. sedih n bahagia. Bahagia akhirnya muncul jg ne ff walaupun kisah mereka gantung. sedih krna bakalan sepi ne blog. tp kehidupan harus tetep berjalan kan. Semangat buat semuanya eonnie. Take care. D tgu karya2 mu berikutnya. gonna miss you eonnie #bighug

     
    • shilla_park

      February 1, 2016 at 7:06 pm

      yeah long time no see nan, indeed haha….
      yap betul life must go on haha…doakan saya msh bisa ngasilin karya ya hehe😀

       
      • nanda

        February 2, 2016 at 6:38 pm

        Eonnie we love you

         
      • shilla_park

        February 3, 2016 at 9:08 am

        love you too nan😛

         
  10. Siregar Sri Fauziah

    February 1, 2016 at 2:30 pm

    Ya ampun jeng kmna aja drimu….
    Selalu tunggu notif email dr page mu ini loh…
    Muncul2 langsung menamatkan ni ff, semedi dimna smp mengakhiri ni ff…. aku pikir bkalan msh bbrpa part lg.. 😣
    Tpi gpp walopun lma dan the end ni cerita, yg penting drimu msh muncul say… Kangen bgt sma drimu Nn. Park… apalgi sma si dingin Hwajangnim Choi.. hehehe.. ☺
    Awal2 part rada bingung ni couple udh jadian gtu smp2 Siwon bilang ke Shilla “lelakinya”… eh..eh..eh.. trnyata hanya ucapan sja dan blm ada kepastian.. huuhh..
    Dan brkat Kyu lah ni couple ungkapan apa yg mereka rasa ya.. walopun tuh Kuda dingin blm bsa ngungkapin bhwa perasaan yg dia rasa tuh Cinta, tpi dgn adanya Shilla yakin bgt 100% tuh kutub utara bkalan cair seiring kebersamaan mereka ya… uhuy dah.. 😆
    Aaahhh… lega akhirnya mereka bersma.. happy dah…
    Ingin epilog nya dong jeng, gmna hubungan Wonppa sma Appa and Kyu…
    Trs… trs… Wonppa ngajakin Shilla married.. aaahh yg aku impikan tuh… hahaha..
    Ditunggu ya…
    Keep writing and Fighting Shilla (9^-^)9
    Gomawo ^^

     
    • shilla_park

      February 1, 2016 at 7:08 pm

      semedi ke gunung semeru hahaha😛
      saya jg kangen ini hadir dsini haha
      yap mereka kudu makasih ama kyu karna udah nyatuin mreka haha…

       
      • Siregar Sri Fauziah

        February 2, 2016 at 7:49 pm

        Jeng Shilla… ya ampun bru bca driku yg “page” itu loh…
        Hikksss… berkaca2 loh driku, berasa kehilangan temen… tpi ga ya, drimu bkalan ttp muncul kan, walopun driku hrus menunggu lma its ok… i’ll be waiting for you Miss Park.. always 😙 layaknya driku menunggu my husband Siwon kelar wamil.. hohoho.. 😃
        Pokoknya selalu tunggu ide2 cerita yg ada di otak cantikmu itu Jeng.. 😊 mw chapter atw oneshoot…
        Fighting for your job…. and thank you..
        Makasih bgt udah disuguhi cerita2 dramatis dr ni couple..
        To be continue ya say not “end” … waiting for you… 😘

         
      • shilla_park

        February 3, 2016 at 9:10 am

        haha…ga ilang kok, kita msh bisa temenan kok, cuma possibility utk saya post ff lagi sangat kecil haha…
        thank u juga ya udah jd pembaca dan teman yg baik😀

         
  11. WonwonKyukyu

    February 1, 2016 at 3:46 pm

    Awwwww… jd ini semacam perpisahan yah?! :’) padahal saiia suka banget loh d sini..😀
    Kedua bias saiia paliiiiing banyak muncul d sini.. tapi iya, hidup memang tak melulu soal ff. Hehehehe
    ma kasih banyak yang sangat amat banyak (?) juga utk semua cerita2 indah dan kepeduliannya utk tdk menggantung para readers dgn menulis ending dr cerita ini.. saiia sangat amat menghargainya :’D
    Mudah2an ke depannya semua yang dikerjakan dapat berjalan dgn lancar, dan mimpi yang dicita2kan dapat tercapai. Amin!
    GomaWON thanKYU once again sist..😀
    Good luck yah😀

     
    • shilla_park

      February 1, 2016 at 7:08 pm

      saya jg suka banget disini tp y gmn lagi hehe
      thank u juga udah mau nyempetin baca n komen…thank u so much

       
  12. Hwang Risma

    February 1, 2016 at 5:42 pm

    Akhirnya di post juga part ini setelah nunggu lamaaaa banget hehehe, makasih chingu udah nyelesain ff ini!~ good story 😀

     
    • shilla_park

      February 1, 2016 at 7:09 pm

      makasih jg ya udah mau baca, nunggu n komen😀

       
  13. Naura0661

    February 1, 2016 at 7:52 pm

    Akhirnya setelah menunggu sekian lama… lanjutannya datang juga… heheeee…

    Senang deh bacanya… siwon yg baikan dg keluarganya meskipun masih masang tampak dingin… trus brani mengutarakan keinginanny pd shilla (ala boss)…

    Hmmm… kyu,, bisa banget manasin siwon… hahaa… finally, he got back his family…. in complete formation (although siwon sdg dlm proses)…🙂

    Iya kerasa agak kecepatan,, cuma gppa… karna happy ending… hahaaa….

    Terima kasih sudah publish endingnya… semoga mood buat nulisnya semakin bertambah… heheee…

    Happy writing…

     
    • shilla_park

      February 2, 2016 at 8:15 am

      kalo siwon tiba2 hangat mah dunia gonjang ganjing haha
      thank u juga ya udah baca n komen😀

       
      • Naura0661

        February 2, 2016 at 11:30 pm

        Ak suka tulisan/cerita2 yg dipublish di blog ini… Semoga karya selanjutnya tetap ada.. oneshoot jg gpp (*pasang_tampang_melas)… heheee… pleaseee…:-)

         
      • shilla_park

        February 3, 2016 at 9:31 am

        hehe saya usahakan tp ga janji ya…thanks for liking my stories😀

         
      • Naura0661

        February 3, 2016 at 5:37 pm

        Haha… iya tidak apa2… Semangat….:-)

         
  14. disneytisa

    February 1, 2016 at 8:01 pm

    Kakak *shout* akhirnya setelah beratus ratus abad nih ff muncul jg ke dunia xD
    Aku minta after story buat nih ff boleh gak hahaha sayang klo begini doang…..
    Kan disini siwon sama appanya blm baikan beneran wkwkwkwk

     
    • shilla_park

      February 2, 2016 at 8:16 am

      haha lebay deh sis…:P
      after story tunggu seabad lg jg ya haha

       
      • disneytisa

        February 2, 2016 at 8:19 am

        Cukup dibuat oneshoot aja kak kkkkk kan katanya klo oneshoot gakan separah chaptered harus nunggu beratus ratus tahun lamanya xD

         
      • shilla_park

        February 2, 2016 at 8:32 am

        siapa yg bilang? hahahaha… *kabur*

         
      • disneytisa

        February 2, 2016 at 8:34 am

        Itu di notesnya 😒😒😒😒

         
      • shilla_park

        February 2, 2016 at 8:58 am

        engga ada ah….*lari*

         
  15. theayu0221

    February 1, 2016 at 9:18 pm

    Akhirnya setelah penantian yg panjang update juga dan tamat juga.
    Aku harap author tetep bisa posting karya” ffnya ditengah” kegiatannya selama ini.
    Aku mendukungmu buat terus berkarya dan sukses 😉👍✌

     
  16. queenhyunrin

    February 2, 2016 at 1:51 am

    akhirnyaaaa….sekian lama sampe lumutan wkwk update dan muncul juga keperadaban☺️☺️
    duh siwon ya tetap siwon yg dingin dan kaku😱
    suka banget sama kesan di ff ini huwa bikin senyamsenyum sendiri, tapi gak nyangka kalo bakalan end di part ini kiraiin aku bakalan berlanjut sampe mereka nikah dan punya anak 😊
    semoga nanti bakalan ada sequel2 selanjutnya wkwk😁
    dan berharap siwon bisa aku sm appanya eoma dan kyuhyun wkwk☺️☺️☺️
    duh pokoknya the best bgt!!❤️❤️❤️

     
    • shilla_park

      February 2, 2016 at 8:17 am

      karna kalo siwon jd hangat malah aneh dong haha
      hehe abis udah ga sanggup bikin chap lanjutan lagi haha😀

       
  17. L

    February 2, 2016 at 6:26 am

    ada apa yah?? Kok aku lost the feel TvT ini apaan dong?? Open endingkah? Aku gak bisa ngebayangin mereka berdua di akhir2 itu,, hikseuu
    pas liat kata the end itu langsung cengoo loohh? Udah end? Sbnarnya ngarep scene yg romantis2 bangeet xD tapi kalo dipikir lagi, yaaaahh bisa ooc si Siwonnya disini sik. Masih belum nerima kisah ini udah end aja,, open ending inikan yah? Masih ada next prolog dongg xD

     
    • shilla_park

      February 2, 2016 at 8:17 am

      sorry y kalo ga sesuai harapan..
      iya open ending haha

       
      • L

        February 3, 2016 at 8:42 pm

        yeyyyyyy!!!!!

         
  18. melisa ep

    February 2, 2016 at 11:35 am

    hua mengganutung masih pinggin baca kelanjutanya -_- tapi gapapa gua suka chingu bacanya feelnya dapet ngena di hati gua hehehe.
    squel kalo bisa ya chingu, fighting ^^

     
    • shilla_park

      February 3, 2016 at 9:02 am

      hehe syukurlah kalo msh ada feelnya…thank you🙂

       
  19. Rahmah03

    February 2, 2016 at 1:28 pm

    Hidup terus berlanjut….begipun dgn hubungan shilla dgn siwon…entah apa yg akan terjadi……sequel please

     
    • shilla_park

      February 3, 2016 at 9:08 am

      yup life is still going on haha…

       
  20. @Wiwijung_

    February 2, 2016 at 8:53 pm

    ya ampun aku baru baca. uhhhh ending nih keren. unnie aku gak bisa komen banyak pokoknya daebakkkk! ! unnie sequel nya donk okk di tunggu Iyh semangat! !!

     
    • shilla_park

      February 3, 2016 at 9:10 am

      thank you ya..tp sekuel ga janji deh ya haha

       
  21. septinahandayani

    February 3, 2016 at 3:10 pm

    Wah akhirnya update lagi eon , setelah menunggu lama wkwk . Siwon tetep aja siwon yg dingin , semoga keluarga mereka happy terus lah . Kyuhyunnya jangan ngejomblo terus haha🙂 Ditunggu karya selanjutnya eon🙂

     
    • shilla_park

      February 4, 2016 at 7:48 am

      iya dong, karna karakter itu ga bisa diubah dalam sekejap haha….ga papa lah kyu jomblo yg penting happy lol😀

       
  22. rainlovegyu

    February 3, 2016 at 11:39 pm

    Long long time jinjjaaaa
    Tp keren kok endingnya wkwk cuma kurang epilog aja kakak ..

     
    • shilla_park

      February 4, 2016 at 7:49 am

      haha epilog ga janji deh ya hehe😛

       
  23. Karera

    February 4, 2016 at 12:23 am

    Ah! Finally!
    Im very glad to see that the end has finally here.
    I also read your kinda goodbye page, eon. Thank you for the wonderful stories you’ve written. It is indeed wonderful.
    Thank you for this last page of APF story. Somehow, I am inspired to write my paper. Hopefully I could graduate this year hahaha.
    Eonnie, as always, you are great.
    Yes, life is about priority. So, as one of your fans, I won’t push you to maintain your writings, instead, I will always pray for you. For whatever you do in your life. Just remember to be happy. Always.
    🙂

     
    • shilla_park

      February 4, 2016 at 7:51 am

      hehe and thank you so much for reading my stories and understanding my decision hehe…thank you so much, and good luck for your paper as well dear, wish all the best for you too😀

       
  24. Anonymous

    February 4, 2016 at 10:44 am

    Akhirnya hampir setahun.. seneng tp ga nyangka ternyata dah ending aj.. makasi shilla dah sempet update.. semoga bs sempetin bikin sequel jg ya.. amienn

     
    • shilla_park

      February 4, 2016 at 2:09 pm

      makasih jg udh baca n komen…haha sekuel ga janji deh ya

       
  25. nychoicy

    February 4, 2016 at 12:12 pm

    halloo kakaaakk, long time no see.. lol

    akhirnya, cerita ini hrs berakhir disini hihii.. mgkn emg gak sesuai harapan sih ya haha. tp klo kecewa engga lah, sjk part2 terakhir jg gak mau berharap yg macem2, part 20 bisa muncul aja itu ud sesuatu bgt.. gak nyangka kakak msh sempetin nyelesein cerita ini.. so, thank you so much kak atas smw usahamu hehe.

    aku baca page thank you nya kok agak2 sedih gitu ya hehe.. terima kasih bwt 5 thn nya ya kakakk. walau ga ngikutin blog ini dr awal, tp senang prnah tersesat smpe kesini, hingga akhirnya bisa kenal kamu, trus berakhir ngerecokin kamu tiap harinya hahahaa.. jgn bosen yaa aku recokin wkwk.. sukses terus bwt karier kamu kak! ditunggu undangannya #lah haha

    kiss and hug for you, and for our hansdome policeman Choi Siwon too :*
    sincerelly, the sweetest SS couple’s fan lol

     
    • shilla_park

      February 4, 2016 at 2:12 pm

      ga usah sok imut deh manggil kakak…:P
      haha iya saya jg awalnya gamau lanjutin tp kesian jg udh 19 episode kejar tayang kalo ga ditamatin lol😀
      saya bikin itu page juga dgn perasaan campur aduk, sedih juga pastinya haha…
      undangan saya berharap bisa ngasih taun ini tp y gmn ini si abang belum ngejemput jug *curcol*
      hahaha kiss n hug for you too😀

       
  26. yue

    February 4, 2016 at 4:01 pm

    i thought you back for good T.T i’ll miss u for sure..

    fighting for whatever you do ^^ thank you for finishing this story, i’ve been waiting for a long time hihihi

     
    • shilla_park

      February 8, 2016 at 6:49 pm

      i’m sorry i cant…and im gonna miss you all too, thank u so much😀

       
  27. inggarkichulsung

    February 5, 2016 at 2:30 pm

    Wah sdh ending ternyata, finally ada kelanjutannya dan endingnya adl yg terbaik untuk Shilla dan Siwon oppa krn wlpn Siwon oppa tdk mengungkapkan rasa cinta scr gamblang tapi Shilla tahu apa yg dirasakan dan diutarakan oleh bos nya tsb, berkat Kyu oppa yg menemui keduanya scr terpisah, Shilla merasa berani u mengutarakan hub seperti apa kita slm ini kpd Siwon oppa, Kyu oppa dan Siwon oppa akhirnya jg tdk slg membenci lg, wlpn hub mrk msh kaku krn Siwon oppa sendiri adl org yg kaku, really sad sdh ending kangen banget sama couple ini, smg segera ada ff baru ttg Shilla Siwon oppa, daebak ff chingu

     
    • shilla_park

      February 8, 2016 at 6:54 pm

      yep it all for the best haha…secara ga langsung kyu emang berjasa besar buat mreka haha

       
  28. achicsw

    February 5, 2016 at 7:41 pm

    setelah sekian lama menunggu akhirnya muncul g, tp endingnya msih ngegantung

     
    • shilla_park

      February 8, 2016 at 6:55 pm

      emang sengaca seperti itu haha

       
  29. miss en

    February 6, 2016 at 11:33 pm

    Akhirnya setelah 9 bulan brojol juga ni part 20 sekaligus ending *mendadak lemes*
    Duuuuh kelakuan babang wonwon minta di cubit manja ini mah….

    Jeng Shilla kemana aja nih 9 bulan ini gak ada kabar bikin kita2 khawatir aja mana gak ada medsos yg bisa di stalk lg *modus* hihihi becanda jeng becanda tapi mau bagi medsos jg gak apa2 apalagi kalo bagi2 duit…hihihi…

    Makasih lho udah update sista!!
    Endingnya memuaskan kok buat saya :* :*

     
    • shilla_park

      February 8, 2016 at 6:56 pm

      emang kalo abis lahiran emang lemes ye…lol😀
      saya msh di twitter kok cm emang jarang ngetwit lol

       
      • miss en

        February 14, 2016 at 5:41 am

        Shillaaaaaa note kamu bikin aku sedih terharu…
        Apa atuh sosmednya biar bisa sedikit merusuh nih..hehe
        Semoga bisa lagi bertemu dengan SS Couple di lain kesempatan.
        Jangan di hapus atau di privat loh blog ini! Awas!! :* :*

         
      • shilla_park

        February 14, 2016 at 8:53 am

        cm ada twitter saya mah… https://twitter.com/lizfaith09
        sama ada wattpad si @shillacsw
        blog ini ga dihapus atau di private kok tenang aja

         
  30. arayawiparinee

    February 7, 2016 at 6:21 am

    finally ini ff muncul juga lamaa bgt nunggunya hihihi Siwon udah mulai lunak ye sama Kyuhyun cuma kalo sama ayahnya masih jutek gituu , uluh uluh pengalamannya Siwon ttg cewe emg gak ada ye masa Shilla dulu yang harus maju wkwk gapapa mah yang penting udah jadian. tapi endingnya masih gantung ya kak. sequel bisa dong maaf ini reader nglunjak-_-

     
    • shilla_park

      February 8, 2016 at 6:57 pm

      haha emang mreka jadian?…haha sekuwl ga janji deh ya😛

       
  31. Na

    February 8, 2016 at 10:13 am

    ALHAMDULILLAH AKHIRNYA DILANJUT JUGA..
    kirain Na, unnie udh lupa😀
    btw, line unnie off kah? kangen chat bareng v.v

    ok, Na baca dl ya unn🙂

     
    • Na

      February 8, 2016 at 11:09 am

      well, Siwon tetaplah Siwon. Manusia berhati
      dingin yang nyaris tak berperasaan.
      inilah cara siwon untuk mempertahankan shilla di sisinya😀

      longlast ya SS couple😉 amin

      baru kali ini Na baca ending ss couple yg kurang greget v.v waeyo unn? apakah unnie kehilangan feel dlm menulis?
      smangat terus dong unn.. ss couple selalu dinanti😉

      and Happy Lunar New Year^^~ bogoshippo unnie a~ :*

       
      • shilla_park

        February 8, 2016 at 6:59 pm

        line ga aktif na, wa aja, nomer msh sama kok hehe…
        maaf y klo emdingnya ga sesuai…sudah memang harus diakhiri haha😀
        thank you for all this time😛

         
  32. wonkyuhae

    February 8, 2016 at 7:18 pm

    eonni
    makasih udh update
    ah kalo baca cerita eonni bikin baper huhuhu
    dapet banget feelnya
    makasih eon udh bikin ff yg menarik

     
    • shilla_park

      February 11, 2016 at 9:37 am

      makasih jg y udah baca n komen…:D

       
  33. avriself

    February 9, 2016 at 7:59 pm

    aku teriak geje pas tau author-nim update ff…
    sampe dibilang wong sarap sama temenku 😂😂
    sempet kaget pas tau2nya udah end. But, it’s no problem… yg pentung gak gantung 😄😄
    smangat author-nim!!! 🙋🙌🙌🙆
    aku tunggu sequelnya sama ff yg lainnya

    Love Author-nim, Shilla-ssi ❤❤

     
    • shilla_park

      February 11, 2016 at 9:38 am

      haha kalo mau tereak liat tempat neng haha…thank you ya udh baca ff saya slama ini😀

       
  34. joyceelee

    February 10, 2016 at 8:07 pm

    huaaa akhirnya happy ending. ga terasa udah hampir 3 tahun ngikutin ff ini. hampir tiap hari ngecheck udah ada updetan baru apa engga. makasih unnie buat ff kece badai ini. aku berharap ada sequelnyaaa aaaa gak rela pisah dari couple ini

     
    • shilla_park

      February 11, 2016 at 9:38 am

      haha lama bgt y ini ff tamatnya lol….makasih juga y slama ini baca ff saya😀

       
  35. dfhcsw

    February 11, 2016 at 5:46 pm

    yaaaa ampun akhirnya update juga kak, kirain bakal nggak dilanjut, aaaah senengnya. ciiyee siwon yang manja2 malu ke shilla. kyuhyun pinter banget emang. coba aja dia nggak ngomong kek gitu ya mungkin nggak bakal nyasar mereka hahaha duuh sumpah lo ya seneng banget ini update lagi, kirain perjalanan cinta siwon-shilla masih panjang ternyata udah stop sampai sini aja huhuhu syedih. makasih banyak kak masih mau lanjutin ffnya, jadi aku nggak mati penasaran walau belom iklas sih kalo endingnya gitu xD
    kak bikin extra partnya boleh lo, aku bakal setia nunggu kok 😂😂 semangat yaaa kak!!

     
    • shilla_park

      February 13, 2016 at 3:59 pm

      dilanjut dong meskipun hampir setaun…makasih y udah baca selama ini😀

       
  36. Park Nana

    February 12, 2016 at 3:01 pm

    Whoaaaaaa…. Akhirnya ada update dan ujung nya ada the end. Thanks to author for this lovely story.. Ditunggu cerita yg lain lg….

     
    • shilla_park

      February 13, 2016 at 3:59 pm

      hehe thanks to you too for reading n comment😀

       
  37. miss K シ

    February 16, 2016 at 7:41 pm

    Alhamdulillah.. seneng banget aku baca ini..
    setelah sekian lama akhirnya kamu nilis lagi..😀
    berasa terobati aja.. kangennya numpuk-numpuk..
    kangen tulisannya, kangen kuda, kangen kyu, kangen yg nulis juga..

    happy ending.. yay ^^
    seneng siwon sama kyu udah baik hubungannya meskipun tetep dingin gitu ya diaa.. hmm..
    tugas beratnya Shilla ini ngajarin boss biar dia lebih bisa mengekpresikan apa yang dirasa..
    untungnya ya Shilla ini pengertian, mau juga sama siwon, coba kalo dia ga mau, mungkin ntar ceritanya masih lanjut di part 21.. *lah salah fokus*😀

    semangat terus yaa..
    tetep ditunggu tulisan2 berikutnya🙂

     
    • shilla_park

      February 17, 2016 at 9:05 am

      alhamdulillah kalo eoni senang, saya juga senang😛
      kangennya ama kyu aja eon siwon buat saya lol…
      haha kalo shilla gamau mah berarti msh blm tamat dong, wkwkwk
      doakan aja ada tulisan2 berikutnya haha

       
  38. Atika clalu ceria

    February 17, 2016 at 8:30 pm

    Huft…akhirnya
    Setelah sekian lama menanti,oppa siwon akhirnya muncul dengan cerita akhir.
    Tapi kurasa masih gantung deh eonni.karna siwon oppa belum benar benar berdamai dengan ayah dan keluarganya.kyaknya butuh sequel nich eonni
    (Berharap dot com )
    Hehehe….
    Gomawo eonni.untuk kesedian waktunya buat lanjut.fighting

     
    • shilla_park

      February 19, 2016 at 1:53 pm

      haha saya udh ga bisa mikirin ending yg lain soalnya haha…lol
      thank u jg ya udah baca😀

       
  39. dhitalulu

    February 18, 2016 at 5:03 am

    End? What?

    Yahhhh aq masih ngerasa kegantung walai emng udah ada kejelasan #bilang aja pengen lebih panjang lg :v #

     
    • shilla_park

      February 19, 2016 at 1:59 pm

      haha kalo dipanjangin lagi saya yg kewalahan…haha

       
  40. tiara uhay

    February 18, 2016 at 9:01 pm

    omggggg… finally…….. huaaaaaaaaaa …. comment dlu ahhhh… seneng bgt akhirnya kmu nampak ka…

     
    • shilla_park

      February 19, 2016 at 2:03 pm

      haha berasa kaya penampakan saya lol

       
  41. kkikyu

    February 18, 2016 at 11:20 pm

    tiba2 nongol tiba2 juga harus AND but its okay ^^
    cerita dgn alur dan bahasa yg menurut aku kerennn ^^

     
    • shilla_park

      February 19, 2016 at 2:04 pm

      haha thank u ya udh baca n komen😀

       
  42. melisa ep

    February 22, 2016 at 11:59 am

    ayo dong chingu next buat squelnya masa cuma sampe segitu aja udah and pingin liat yang kelanjutan nya jalan ceritanya bagimana lagi ditunggu deh hehee

     
    • shilla_park

      February 23, 2016 at 11:22 am

      haha ga janji deh ya buat sekuel…thanks y udah baca

       
  43. ammygow

    February 22, 2016 at 11:52 pm

    heeeiiiiii author menyebalkan !!! kenapa kau membuatku terhanyut dalam tiap part ff ini.. sebentar kau membuatku menangis sedih, sebentar kau membuatku tersenyum sendiri dan sebentar kau membuatku menangis haru.. oh my !!! maaf ya thor, gw reader baru yg baru nongol kmaren dan cuma ninggalin komen di part awal dan akhir ff oh betapa buruknya aku.. tapi gw gak nyesel sama skali nyangsang di blog ini ah gilak feelnya nancep banget thor.. san gw salut banget sm km karna bisa merampungkan ff ini meski butuh waktu lama. so, biarin gw ngobrak abrik ff blogmu ini buat nyari ff yg sgini berasanya yah.. soalnya nih ga tau knapa baca ff ini gw bisa rasain gmn jd kyu n gmn jd shilla.

     
    • shilla_park

      February 23, 2016 at 11:24 am

      ih kok saya dibilang menyebalkan *nangis di pojokan*, panggil shilla aja ah, ga enak dipanggil author haha
      ga pp kok, saya ga pernah memaksa untuk diberi komen kok, santai saja…hehe😛
      monggo kalo mau diobrak abrik tp saran aja, jgn dibuka yg jaman dulu2 karna sumpah ancur bgt haha
      thank you buat baca n komen😀

       
      • ammygow

        February 23, 2016 at 11:46 am

        ahahaha maaf shilla, ya gimana gak menyebalkan.. baru pertama berkunjung dan baca ffmu yg ini air mataku main netes bae sih.. ga ngerti knapa aku ngrasain bahagia juga karna cast disitu bahagia.. dan dengan kesungguhan hati, ku menunggu sequelnya 😅

         
      • shilla_park

        February 23, 2016 at 12:15 pm

        y air matanya dibendung dulu dong biar ga netes haha…
        wkwk sekuel ga janji deh ya😀

         
  44. ElisaRisca

    February 24, 2016 at 2:54 pm

    Astaga. Sekian lama di nanti. hampir lumutan aku sist. Thanks banget udah update. Simba gua…. Astaga kangen banget aku nya.
    #PelukShilla

     
    • shilla_park

      February 25, 2016 at 8:35 am

      hehe thank you juga udah baca n komen slama ini😀

       
  45. Anonymous

    February 26, 2016 at 3:57 am

    hohoho welcome back shilla…..ahhh bkin senyam senyum gje di pagi buta jd kngen bang kuda huhuhu…sekuel ya shill please…..

     
    • shilla_park

      February 26, 2016 at 4:48 pm

      duh km baik2 aja kan? kok pagi buta udah gila…*plakk*😀

       
  46. Eva solihah

    February 26, 2016 at 11:53 am

    Hari ke hari, Minggu ke minggu, Bulan ke bulan
    Aku menunggu kelanjutan fanfic ini.
    Akhirnya keluar juga..
    언니 보고시퍼요 😙😘😚

    Semoga kak shilla bisa mengeluarka fanfic fanfic yg lebih bagus dari fanfic fanfic sebelumnya..Aamiin

    Aku selalu bermimpi kalau aku nanti jadi sutradara aku ingin merekrut kak shilla untuk jadi penulis cerita drama atau film yg aku buat..hehe
    Hanya saja mimpi aku terlalu ketinggian..haha

    Habis ceritanya bener bener bagus

     
    • shilla_park

      February 26, 2016 at 4:49 pm

      haha…ga ada mimpi yg ketinggian neng, kan bermimpilah setinggi2nya…semoga impian mu tercapai ya, saya siap jadi script writernya nanti hehe😀

       
  47. Shin

    March 9, 2016 at 10:21 pm

    Finally! The end setelah bertahun2(?)
    Haha
    Di tunggu update yg barunya eonni!^^

     
  48. tera kamil

    March 17, 2016 at 3:31 pm

    Eonnieeee,ya ampunn,.. Aku gag tahu klo udah end.aku ketinggalan eon,aduh gmna ini. Ntar mlem wajib baca ini eon,aq lg krja soalnya. Curi wktu bt cek blog ini bntr,tryata udah update. Mksh ya eon,sdh muncul lg # peluk siwon#ahahahs

     
  49. tera kamil

    March 18, 2016 at 12:21 pm

    Eonnie,aq sedih tiap prckpn antra ayah & anak..tp aq sng akhrnya hub mrka membaik, jd pgen pulang bt ngomong sm peluk bpk,terimksh msh brtahan bt jd org tua tunggal,aq sayang bgt sm beliau.. mksh ya eon,udah nuntasin crta ini. Mksh bt pljrn yg bsa dipetik dr crta ini eon. Siwon oppa blik wamil nikah ya,udah pantes tuh bt dipanggil appa…

     
    • shilla_park

      March 18, 2016 at 5:06 pm

      pukpuk…sudah berakhir kok smuanya ga ada yg sedih2 lagi deh…
      haha iya ni, udah pantes nikah tu siwon, saya udah lama nunggu nih…lol😛

       
  50. dedeerlu

    March 22, 2016 at 6:36 pm

    Udah end..😥😥. Aku suka kok sama akhirnya, aku suka gimana sikapnya shilla yang sabar ke siwon. Aku suka gimana siwon di sini, dan di part ini oppa ku kyuhyun menjadi penyatu mereka hahaa… Dan yang terakhir aku suka banget sama ff ini. Makasih ya thor udah nulis cerita ini sampai selesai… aku tunggu karya mu yang lain. Aku new ss shipper disini..🙂.

     
    • shilla_park

      March 26, 2016 at 2:46 pm

      alhamdulillah kalau suka….thank you so much ya😀

       
  51. olip

    March 27, 2016 at 7:09 am

    Huaaaaa knp end bikin sqeuel ot lnjutanya dong ampe mereka nikah n baikan ama k eluarganya
    q suka bgtzz jln critanya wlpn d endingnya jujur kurang puas pliss lanjutanya

     
    • shilla_park

      March 29, 2016 at 9:40 am

      haha segini aja lah ya..ga ada lanjutannya kynya lol
      thank u ya udah baca n komen😀

       
  52. nayara

    April 2, 2016 at 10:17 pm

    OMG OMG OMG
    almost a year?
    From my high school until my college life this story….. Finally got an ended.
    From my Kpopers life sampe udh ga suka kpop Lagi.
    Dari jaman nunggu setiap hari, mengendur setiap minggu, setiap bulan, dan berbulan2.
    Tiba2 waktu studio bikin fasad bangunan inget a perfect facade dan coba search di google. Dan telah tamat di januari. Ha……
    Makasih kak…..

     
    • shilla_park

      April 13, 2016 at 1:29 pm

      yeah it has to be ended here…haha
      thank you too, for staying with this story all these time…thank you

       
  53. Anderlettha Choi

    April 12, 2016 at 11:10 pm

    Plis extra part dong… belum puas shilia moment…
    Yah walaupun gntung dn campur aduk kagak pa2 asalkam ada part yg khusus SS kopel

     
    • shilla_park

      April 13, 2016 at 1:29 pm

      duh ga janji deh ya…otak saya udah mandeg nih buat ss kopel haha

       
  54. Yanti

    April 28, 2016 at 11:29 pm

    Shilla – ya, aq baru baca end ff ini??kenapa harus end??haha…
    kiraind bakalan ada terusannya lagi… no kissing scene??haha…
    aq ampe lumuta nungguin ff ini… tp aq suka bgt ama akhirnya walau masi berharap bakalan ada seq nya…
    manis nya siwon ga bisa lebih dri ini kah?? tp siwon disini karakternya kuat bgt ya dengan tegas bilang “be mine” kata2nya ga tergoyahkan gitu…. yess… happy ending lah ditunggu karya lain ya shilla-ya… fighting…

    bakalan ada next project ff lain kah??

     
    • shilla_park

      May 1, 2016 at 2:52 pm

      karena memang sudah seharusnya ini end….saya ga mau gantungin reader lama2 soalnya haha
      karakter siwon kan dr sononya udah dingin jd rasanya ga logis aja tiba2 dia berubah sweet, semua butuh proses haha///
      no next ff dear…hehe

       
  55. Anonymous

    May 12, 2016 at 11:22 am

    gila baru muncul lagi ini ff udah ending ajah. haha
    perasaan selama baca ff ini ga ada kiss scene nya ya? haha tapi keren, feel nya oke aku sampe senyum geli sendiri bayangin mereka kaya nonton drama korea. haha
    sequel dong ! kasih kiss scene yg aku harapin di ff ini. haha >o<

     
    • shilla_park

      May 12, 2016 at 1:22 pm

      hahaha kan namanya juga pasangan dingin mana ada kiss scene…pelukan aja udah syukur *plakkk*
      ga ada sekuel y…kiss scene ny boleh dibayangkan sndiri, lbh dr kiss scene jg boleh lol😛

       
  56. marita

    June 4, 2016 at 2:40 pm

    bagus kok ni ending ny hahaha….squel plis xD
    lanjut buat crita lain lg yaa.. ditunggu😀

     
  57. gyueonni

    June 14, 2016 at 6:55 pm

    Its so long long time im not read this kyaaaa miss u so much shilla-ya kenapa kamu harus berhenti disini huhu😦 i hope there is till a little choi or park that you have tapi cuma sampai ” be mine ” gk rela tp gpp lah ya ini syudah keren sekaliii kkkk berharap ada cerita yg lain lg i will waiting for you :* By the wy how about my kyu kyu😀

     
  58. choi hyunsa

    June 17, 2016 at 5:02 am

    tiba2 kangen siwon trs inget blog ini, trnyata dh end aja. so sweet bgt shilla diajarin pake dasi 😘.
    “Be mine” wah itu ga jls antara pernyataan, pertanyaan atau permintaan tp emang cowok gentle y gt ga usah janji muluk2 & gombalan ga penting. aaah baper kan jadinya 😣
    ditunggu extra partnya y, penasaran gmn cara siwon ngelamar shilla 😍
    semangat ne 🙌

     
  59. nae.ratna

    August 19, 2016 at 8:09 pm

    ooowwhh so sweet~ akhir.a ada kejelasan hubungan antara siwon n shilla
    n siwon mulai lunak perasaan.a sama kyuhyun
    akh sayang dah end padahal masih penasaran apa siwon n shilla nikah(?)

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: