RSS

A Perfect Facade – Epilogue

17 Aug

for Shilla

Wanita itu bersidekap dengan wajah kesal. Entah sudah untuk keberapa kalinya wanita itu menghela napasnya. Melirik jam tangan di lengannya, ia lantas memutar bola matanya.

Suara klakson mobil membuatnya mengalihkan perhatiannya. Ditatapnya seorang pria yang duduk di kursi kemudi. Dengan stelan jas yang sudah sedikit lusuh –bukti bahwa ia lelah bekerja seharian.

“Tidak mau naik?” tanya pria itu. Sang wanita berdecak kesal. Tapi toh ia mengikuti perintah sang pria. 

Sang wanita menghempaskan tubuhnya kasar di sebelah kursi kemudi. Mengaitkan seat belt dengan kesal. Menekuk wajahnya itu sudah pasti.

“Maaf” ucapan singkat dari sang pria masih tak membuatnya angkat bicara.

“Shilla-ya!” sang pria berucap lembut sembari tangan nya yang bebas meraih jemari Shilla yang berada di pangkuan wanita itu.

“Kau tahu kan kalau aku baru saja meeting dengan sponsor penting. Aku tak mengira kalau akan memakan waktu selama ini. Maaf” jelasnya. Shilla masih bungkam.

“Lagipula aku hanya terlambat 30 menit kan?”

Sontak Shilla menoleh bengis, ”Hanya? Kau lupa kau menyuruhku menunggu dimana Tuan Muda yang terhormat? Kalau memang tidak bisa menjemput kenapa kau ngotot untuk menjemputku? Tck!”

“Shilla-ya..”

“Lagipula aku bisa pulang naik taksi. Kau bisa kerjakan meeting dengan tenang dan aku tidak perlu kesal seperti ini!” Shilla masih mengeluarkan kekesalannya.

Bukan, Shilla bukan wanita yang mudah merengek. Ia hanya kesal karena merasa Siwon mempermainkannya. Pria itu sebelumnya ngotot untuk menjemput Shilla pulang bekerja meski pria itu tahu bahwa ia harus menghadiri rapat dengan Sponsor sebelumnya. Dan beginilah jadinya, pria itu terlambat menjemput. Sayangnya, bukan hanya kali ini saja pria itu terlambat menjemput Shilla dan membuat wanita itu menunggu.

“Aku tahu dan aku minta maaf. There is no next time, okay?” bujuk Siwon. shilla memandangnya jengah.

“Ya, dan kau sudah mengatakan itu ribuan kali sebelumnya” balas Shilla. Siwon hanya meringis singkat. Mengingat bahwa memang dirinya bersalah karena sering terlambat menjemput Shilla.

“Lagipula aku bukan wanita manja yang harus setiap hari kau antar-jemput. Besok lebih baik kau tak perlu menjemputku. Aku bisa pulang sendiri.” Lanjut Shilla. Siwon hanya bisa menggaruk kepalanya.

Ah iya, keduanya sudah tidak bekerja di tempat yang sama. Shilla bukan lagi sekretaris Siwon. Peraturan perusahaan tidak memperkenankan adanya hubungan kasih antar sesama pekerja. Dan semenjak keduanya menjalin kasih dua tahun lalu, maka mau tak mau Siwon harus memindahkan Shilla di anak perusahaan yang berada di Gangnam. Sebenarnya jarak Seoul-Gangnam tidaklah jauh hanya saja mengingat pekerjaan Siwon yang menyibukkan ditambah sekretaris barunya tidak semahir Shilla dalam meng-handle jadwalnya, maka sering kali Siwon terlambat bahkan mangkir dari janjinya bersama Shilla.

Damn!” desis Siwon pelan.

Oh, I heard you Choi Siwon! Stop cursing!”

“Okay aku minta maaf. Janji ini yang terakhir! Aku akan memberitahumu kalau aku batal menjemputmu, hm? But, let me just do my part as your boyfriend and pick you up when I can, okay?” bujuk Siwon. shilla memandang wajah Siwon yang terlihat serius. Mau tak mau wanita itu menghembuskan napasnya dan menyetujui ucapan Siwon. ia hanya berharap Siwon memenuhi janjinya.

“Terserah kau sajalah!”

***

Senyuman hangat menyambut kedatangan Shilla dan Siwon di rumah besar itu. Yijung memberi jalan mereka masuk dengan senyum yang tak lepas dari bibirnya sedari tadi.

“Masuklah! Mereka sudah menunggu sedari tadi” ucapnya lembut. Siwon tersenyum tipis sementara Shilla tersenyum lebar. Pria arogan di sebelahnya itu rasanya harus terus diajari bagaimana cara tersenyum tulus dan hangat.

“Maaf kalau kami terlambat, eomeoni” ucap Shilla. Yijung hanya menggelengkan kepalanya.

“Jangan dipikirkan! Lagipula ini hanya makan malam keluarga. Tidak ada terlambat untuk itu.” Jawab Yijung. Ketiga orang itu lantas sampai pada ruang makan dan sudah ada Choi Kiho beserta Kyuhyun dan seorang wanita di sebelahnya. Wanita yang Kyuhyun perkenalkan sebagai kekasihnya sejak enam bulan lalu.

“Hyung! Shilla-ya! Akhirnya kalian datang juga. Kami sudah lapar, kalian tahu?” sapa Kyuhyun. Siwon hanya mengangkat bahunya cuek. Sementara Shilla meringis kecil sembari kepalanya merapal beberapa kutukan keji untuk Siwon.

“Jangan didengarkan! Kyuhyun hanya bercanda. Dia juga baru datang” ucap Kiho. Pria paruh baya itu –meski masih rajin check up– terlihat lebih segar. Hanya saja sejak insiden dua tahun lalu yang mengganggu kesehatannya, maka pria itu memutuskan untuk menyerahkan posisinya kepada Siwon. Memilih menjadi advisor daripada meng-handle perusahaan seperti biasanya. Lagipula dokter dan keluarganya juga sudah melarangnya untuk bekerja sekeras dulu.

Kalau ditanya bagaimana hubungan ayah dan anak antara Siwon dan Kiho, maka jawabannya hanyalah membaik. Siwon belum sepenuhnya memaafkan sang ayah jika ingin diperjelas. Ia hanya berusaha bersikap normal. Berusaha memaafkan tapi hasil akhir dari usahanya masih menunggu waktu sepertinya. Meski begitu perlahan Siwon sudah tidak menunjukkan tatapan dinginnya.

Pria itu berusaha bersikap normal, layaknya hubungan ayah dan anak yang baik. Dia berusaha memandang sang ayah dengan tatapan biasa bukan lagi tatapan dingin penuh kebencian yang selama ini ia tunjukkan. Dan meskipun, dia belum bisa sepenuhnya bersikap layaknya anak yang menyayangi dan menghormati sang ayah, tapi perlahan ia mengikis kebencian yang selama ini tertimbun.

“Jadi ada acara besar apa hingga masak sebanyak ini?” tanya Siwon pada Yijung. Wanita paruh baya itu tersenyum lembut sembari menaruh sayur dan lauk pada piring sang suami.

I’m going to Broadway” alih-alih Yijung, Kyuhyun menjawab. Lengkap dengan cengiran khas darinya. Siwon menaikkan sebelah alisnya singkat kemudian menganggukkan kepalanya.

Well congrats! Akhirnya salah satu mimpimu tercapai, kan?” ucap Siwon. kyuhyun tersenyum lebar. Merasa bahagia karena kakaknya itu mengingat mimpinya yang satu itu. Sejak kecil, ketika hubungan keduanya masih sangat akrab, Kyuhyun kerap berujar bahwa ia ingin suatu saat bisa ke Broadway. Entah hanya sekedar menghadiri konser musikal di sana atau lebih baik bisa berada di atas panggung teater di sana. Dan Tuhan sepertinya mendengar doa dari Kyuhyun kecil.

Dan dengan Siwon mengingat mimpi Kyuhyun menunjukkan bahwa pria itu tak pernah berhenti menyayangi Kyuhyun sebagai seorang adik. Dan Kyuhyun bersyukur untuk itu. Terlepas dari segala masalah yang –pada akhirnya telah berakhir- Siwon masih tetap menyayanginya. Itu adalah sesuatu yang patut ia syukuri.

“Bagaimana dengan studio music mu kalau kau pergi?” kini giliran Shilla bertanya.

“Tenang saja, ada wanita di sebelahku ini yang akan mengurus studio itu selama aku pergi. Lagian aku hanya beberapa bulan di sana, kan?” jawab Kyuhyun. Sebelah tangannya merangkul wanita di sebelahnya, yang kini tersenyum malu-malu.

Song Hye bin. Wanita yang setahun lalu Kyuhyun kenalkan sebagai kekasihnya. Kurang lebih bertepatan dengan pembukaan studio musik kecil-kecilan miliknya. Wanita yang ternyata adalah junior nya saat kuliah dulu. Wanita yang berhasil memenuhi hati Kyuhyun setelah sempat pria itu berganti-ganti kekasih. Tapi dengannya, sepertinya Kyuhyun akan melabuhkan pilihan terakhirnya. Terbukti dari hanya gadis itulah yang ia bawa ke rumah dan ia perkenalkan dengan orang tuanya.

“Tinggal di mana kau di sana?” Siwon kembali bertanya. Dan Kyuhyun kembali merangkul bahu kekasihnya.

“Dan untungnya lagi, kekasih ku yang cantik ini ada kerabat di sana. Dan mereka dengan baik hati mau menampungku”

“Malang sekali kerabatmu di sana, Bin-ah! Kau harus peringatkan mereka dengan semua kelakukan buruk Kyuhyun” canda Siwon. Kyuhyun mencibir singkat. Dan selanjutnya yang terjadi adalah makan malam itu berjalan ringan tanpa ada aura dingin sama sekali.

Ya, salah satu bukti bahwa Siwon telah berubah.

***

“Hey, bangun!” guncangan ringan itu nyatanya tak berhasil membangunkan Siwon dari tidurnya. Setengah sadar pria itu menutup kepalanya dengan bantal. Berusaha mengabaikan panggilan bangun dari siapapun yang tengah mengusik tidurnya.

Helaan napas keluar dari bibir Shilla. Wanita itu menggelengkan kepalanya kemudian beranjak menaiki ranjang dan melakukan trik yang biasanya akan berhasil membuat prianya terbangun.

“Hmph!”

Shilla terkekeh melihat Siwon yang kesulitan bernapas karena ia dengan usil memencet hidung pria itu. Tapi toh ia berhasil membangunkan Siwon –meski dihadiahi tatapan kesal.

“Ack!” Shilla terpekik ketika Siwon membantingnya. Mengurungnya di bawah tubuh kekarnya dan mulai menggelitiki tubuhnya. Balasan karena telah membangunkan pria itu dengan usil.

“Oh! Hentikan! Hentikan!” pekiknya lagi karena sejujurnya ia tak tahan dengan gelitikan.

“Siapa suruh kau usil pagi-pagi, hm?”

“Salah sendiri kenapa kau susah bangun!”

“Oh? Oke kalau itu maumu” ujar Siwon sambil sembari menyerang kekasihnya. Shilla tertawa sesekali, dan sisanya ia meringis kegelian.

“Argh! Singkirkan tubuh besarmu dariku! Please, kita bisa terlambat!” pinta Shilla. Siwon terkekeh sekali sebelum menghentikan aksinya. Sayangnya ia masih betah mengungkung Shilla dengan tubuhnya.

“Kita akan kemana memang?”

“Kau lupa? It’s your mom’s birthday” jawab Shilla. Siwon tersadar seketika dan mengulum senyum. Wanita di bawah nya itu memang yang terbaik. Ia bahkan mengingat ulang tahun dari mendiang ibunya. Well, pada dasarnya sudah jadi ritual keduanya sejak dua tahun lalu bahwa ketika ulang tahun dari mendiang ibu mereka maka mereka akan mendatangi makam kedua wanita hebat dalam hidup mereka tersebut. Sekedar melepas rindu dan semacamnya.

“Menyingkirlah dan mandi!” titah Shilla. Siwon menggelengkan kepalanya. Masih betah dengan posisinya saat ini.

“Apa?”

You smell like a baby” gumam Siwon. Shilla hanya tersenyum.

“Tentu saja jika yang aku pakai adalah baby cologne” jawab Shilla. Pria itu menganggukkan kepalanya.

Dari hubungannya selama ini dengan Shilla pria itu cukup paham dengan kebiasaan Shilla yang satu itu. Jika di luaran sana wanita senang dihadiahi parfum mahal maka Shilla terang-terangan menolak. Wanita itu tak pernah memakai parfum. Ia lebih memilih baby cologne untuk mengharumkan tubuhnya. Dan sayangnya, meski tanpa parfum Siwon selalu suka wangi tubuh yang menguar dari Shilla. Terbukti dengan kini Siwon memeluk erat tubuh Shilla.

“Hey! Lepaskan! Kau harus mandi!”

Shireo!” bantah Siwon dan kini dirinya menenggelamkan kepalanya di lekukan leher Shilla. Benar-benar mengungkung tubuh Shilla di bawah tubuhnya.

“Lebih baik seperti ini” gumam Siwon di antara leher Shilla. Wanita itu masih berusaha melepaskan tubuhnya dari Siwon. pasalnya, wanita itu sudah mandi dan rapi. Dan rasanya posisi Siwon kini bisa saja membuat bajunya yang sudah tertata rapi bisa menjadi kusut. Sayangnya ‘beruang besar’ yang tengah mengurungnya itu seperti tak ada niatan untuk membebaskannya.

“Lepas, Choi Siwon! kau harus mandi dan sarapan! Aku sudah buatkan sarapan untukmu” bujuk Shilla lagi. Siwon mengangkat sedikit tubuhnya. Menumpu berat badannya dengan kedua lengannya. Masih tetap mengurung Shilla meski sudah tidak sesesak sebelumnya.

Give me a kiss and I’ll let you go” pinta Siwon dengan senyuman menawan. Sayangnya Shilla tak bergeming.

No! Brush your teeth!” bertepatan dengan itu Shilla mendorong kuat tubuh Siwon menyingkir. Erangan kekesalan tentu saja Siwon keluarkan. Tapi wanita itu tak peduli dan memilih meninggalkan kamar Siwon.

Oh tidak! Keduanya tidak tinggal bersama. Hanya saja sudah menjadi ritual pagi untuk Shilla membangunkan sang kekasih dari tidur lelapnya. Minus ciuman tentu saja. Siwon bukan pangeran kodok yang baru akan bangun kalau dicium, kan?

You are so gonna get it, woman!” ancam Siwon setengah berteriak.

“Aku tahu! But you’ll never get a kiss with your morning breath. You know the rules, Mr.Choi!” balas Shilla acuh.

***

Siwon dan Shilla hanya terdiam sejak keduanya memasuki mobil Siwon. Pria itu tak langsung menyalakan mobilnya. Memilih terdiam dalam mobilnya. Dan Shilla? Tak ada alasan untuk wanita itu menyuruh Siwon segera melajukan mobilnya. Ia cukup tahu bahwa setiap kali Siwon kembali dari mengunjungi ibunya maka pria itu menyimpan banyak luka. Masih hingga sekarang. Meski hubungannya dengan sang ayah tidak seburuk dulu, tapi ada hal-hal yang tak dapat diubah oleh keadaan itu.

Rindunya pada sang ibu.

Dan inilah ritual yang biasa mereka lakukan. Hanya terdiam setelah kunjungan mereka. Membiarkan Siwon larut dalam rindu dan pikirannya. Memilih menjadi teman yang baik yang akan menemani Siwon meski dalam keheningannya sekalipun.

Years passed and I still miss her. Even more” gumam Siwon akhirnya. Shilla menolehkan kepalanya menatap Siwon. Wanita itu tersenyum. Jika Siwon sudah memecah keheningan, itu artinya pria itu sudah siap melanjutkan hidupnya. If that even makes sense.

Shilla meraih jemari Siwon. “Kita akan terus merindukan mereka, bukankah begitu?” ucap wanita itu. Siwon menganggukkan kepalanya. Mengerti bahwa yang Shilla maksudkan adalah kedua wanita tangguh yang melahirkan mereka.

“Kupikir ketika seseorang meninggal maka kita hanya akan merindukan mereka di tahun-tahun awal. Tapi melihat dirimu, aku sadar bahwa kenyataanya tidak demikian. Kita akan terus merindukan orang itu. Hanya saja, mungkin dengan bertambahnya tahun maka luka karena ditinggalkan akan perlahan memudar. Menyisakan rindu yang akan terus kita rasakan hingga akhirnya kita menyusul mereka” lanjut Shilla. Dan Siwon menganggukkan kepalanya menyetujui.

And here I am, still trying to heal the pain” tambah Siwon. Shilla mengelus jemari Siwon dengan ibu jarinya.

“Jangan terlalu memaksakan dirimu! Sumber dari lukamu kita semua sudah tahu itu apa. Dan bukankah kau sudah berusaha untuk menaklukkannya?”

“Ya. Tapi terkadang aku merasa, aku menjadi anak paling durhaka. Hingga detik ini, aku belum bisa sepenuhnya memaafkannya. Aku merasa menjadi manusia paling tidak bermoral karena tak bisa memaafkan ayahnya sendiri” lanjut Siwon. Kini kedua tangan Shilla meraih jemari Siwon. Membuat pria itu mendongak menatap kedua mata Shilla.

“Belum bisa” Shilla meralat. Sebelah tangannya ia gunakan untuk mengelus pipi Siwon lembut.

“Kau mulai memaafkannya itu yang kulihat. Kau terkadang menemaninya bermain golf. I know it is out of courtesy but you tried. Kau mencoba untuk memaafkannya. Dan aku yakin kau akan memaafkannya suatu saat nanti. Kau hanya masih harus berusaha lebih keras untuk menyembuhkan lukamu karenanya” lanjut Shilla. Siwon hanya menyunggingkan senyum tipisnya. Terlampau tipis.

“Itulah kenapa aku tak pernah memaksamu untuk memaafkan ayahmu dengan mudah. Aku tahu banyak hal di dunia ini yang tidak semudah itu memberi maaf. The pain he caused you was so deep and I knew a simple apology won’t make it go away. Kau butuh proses untuk mencerna semuanya, untuk perlahan mengobati luka-lukamu dan setelah itu baru kau bisa memaafkannya. Hubungan darah bukan berarti membuat sebuah permintaan maaf terkabulkan begitu saja. Bukankah begitu?”

“Hmm. Tapi terkadang aku merasa menjadi manusia tidak bermoral yang tak bisa memaafkan kesalahan ayahnya sendiri. Seseorang yang berperan dalam memberi kehidupan untukku.”

“Dan kau tahu ini bukan sekedar morality. Bukan sekedar apakah benar dan salah keputusanmu untuk belum dapat memafkannya. Kau tahu pasti bahwa ini tentang luka hatimu yang belum tersembuhkan. Bertahun-tahun kau menderita karenanya, dan aku paham jika kau tak bisa memberinya maaf dalam sekejap. Kau butuh waktu untuk perlahan melupakan luka hati karena kesalahannya. And I think you get better at that”

“Yeah, but it took me two years and still I can’t completely forgive him yet”

“You will. Lagipula perlahan kau sudah tak memberinya tatapan dingin dan penuh kebenciaan seperti saat awal aku mengenalmu. Perlahan pertahananmu runtuh, bukan? Itu artinya perlahan kau mulai memaafkannya. Dan saat itu tiba, aku yakin kalian akan menjadi tim yang hebat” canda Shilla. Wanita itu tertawa kecil membuat sebuah ukiran senyum di bibir Siwon.

“Kemari!” ucap Siwon tiba-tiba. Shilla memiringkan kepalanya bingung. Tapi melihat Siwon merentangkan tangannya ia tahu bahwa Siwon ingin memeluknya. Dan Shilla menurutinya. Ia langsung menerima uluran tangan Siwon dan membenamkan kepalanya di dada Siwon.

Usapan lembut Siwon di punggungnya seolah memberi tahu Shilla bahwa pria itu tengah berucap terimakasih padanya. Sesuatu yang rasanya tak perlu ucapan terima kasih. Toh, Shilla selama ini senang bisa menjadi tempat bertukar pikiran.

“Apa ini juga yang kau rasakan tentang ayahmu?” tanya Siwon. Shilla seketika melepaskan pelukan. Ia menatap Siwon yang kini memandangnya penasaran. Wanita itu menggelengkan kepalanya.

“Aku tak merasakan apapun tentang dia” jawab Shilla. Kerutan di kening Siwon menandakan bahwa pria itu tak mengerti dengan ucapan Shilla.

“Mungkin karena aku tak pernah tahu siapa dan orang seperti apa dia jadi aku tak merasakan apapun. Tak ada kebencian, kemarahan, dan bahkan kerinduan. I just feel….nothing” terang Shilla sembari mengedikkan bahunya. Siwon hanya terdiam. Membiarkan keheningan menyelimuti mereka sebelum akhirnya ia menyerah dan mulai bersuara.

“Ibumu tak pernah mengatakan siapa ayahmu?”

Shilla menggeleng pelan. “Entah. Mungkin ia pernah mengatakannya saat aku kecil tapi aku tak mengingatnya. Dan ketika aku beranjak dewasa pun aku tak berkeinginan untuk menanyakannya”

“Kenapa? Kau tak ingin tahu alasan dibalik absennya dia selama ini dalam kehidupan kalian? Have you ever wondered?”

“Tidak sebesar itu. Aku hanya merasa berbeda karena aku tak memiliki seorang ayah. I think I wonder a lot about him when I was little but just it. Tak ada keinginan untuk meneliti lebih jauh siapa dia dan seperti apa dia. Kasih sayang yang Eoma berikan terlalu besar hingga aku merasa aku cukup hanya memililiknya meski tanpa seorang ayah sekalipun.”

Siwon memandang Shilla lama. Mengamati wajah wanita itu yang hanya terdiam sembari menatap lurus ke depan dari balik kaca depan mobil milik Siwon. pria itu tersenyum tipis menyadari bahwa wanita di sebelahnya itu memanglah wanita yang kuat.

Just like how he imagines his mom was.

“Dan kau tak pernah berpikir untuk mengharapkan kasih sayang dari seorang ayah, hm?” tanya Siwon. Shilla menggeleng singkat

“Tidak untukku”

“Huh?”

Shilla kini menatap Siwon. “Aku memang tidak mengharap ada kehadiran seorang ayah dalam hidupku. Tapi tetap saja aku mengharap aku tidak bernasib seperti ibuku. Aku ingin jika nanti aku menjadi seorang ibu maka aku ingin anakku memiliki seorang ayah yang baik. Yang akan menyayanginya seperti ia menyayangi hidupnya bahkan lebih. I guess since I don’t have a father I wish I could marry someone who will become a good father” Shilla berucap sambil diakhiri kekehan kecil. Tak menyadari Siwon yang kini menatapnya serius.

Keheningan yang tiba-tiba Siwon ciptakan membuat Shilla sontak menatap pria itu. Mengerutkan dahinya tanda ia tak mengerti kenapa Siwon tiba-tiba terdiam dan seolah tengah berpikir keras.

“Tapi aku tak tahu apakah aku bisa menjadi seorang ayah yang baik.  I was growing up without a good example in that matter. Aku hanya takut aku tidak bisa menjadi ayah yang baik karena aku hidup tanpa mendapatkan contoh yang baik dalam hal itu. But well, I would try my best” ujar Siwon membuat Shilla terhenyak seketika. Ia menatap Siwon tajam. Mencerna apa yang baru saja pria itu katakan. Matanya mengerjap menatap Siwon.

“Kau…apa yang….” Bibir Shilla kelu untuk berucap. Tiba-tiba saja ia seperti orang idiot yang tak bisa berucap dengan benar. Sementara sikap Siwon sama sekali tidak membantu. Pria hanya balik menatapnya tanpa berucap setelah mengucapkan kalimat yang penuh misteri –menurut Shilla.

Are you…it can be…I mean…is this kind of proposing or what?” kembali Shilla berusaha untuk berucap. Lebih tepatnya menanyakan kepada Siwon tentang maksud dari ucapan Siwon yang rasanya mengandung banyak arti itu.

Siwon hanya menatap lurus Shilla. “Kau tidak berpikir bahwa aku akan membiarkan apa yang kita jalani hanya sebuah permainan, kan?”

“Iya aku tahu, tapi– ”

“Seperti dirimu yang berharap kau bisa menikahi seseorang yang bisa menjadi ayah baik aku juga demikian. Sejak dulu juga aku berharap menghabiskan masa hidupku bersama seseorang yang seperti ibuku. Aku bahkan pernah berjanji pada mendiang ibuku bahwa aku akan menikah dengan gadis yang seperti dirinya. Kau selalu mengingatkanku tentang sosok ibuku. Membuatku membayangkan dirimu seperti dirinya. Tersenyum hangat kepada suami dan anaknya.  And here you are” ucap Siwon. Shilla kembali terpaku.

So are you asking–”

a lifetime, Shilla-ya. I’m asking you to spend the rest of your life with me” potong Siwon. ia meraih jemari Shilla dan menggenggamnya lembut.

Because I can’t imagine I would spend my lifetime with someone else but you” lanjut Siwon. Mata teduh Siwon menatap Shilla dalam. Wanita itu masih terdiam. Terlalu bingung harus berkata apa. Terlalu syok bahkan untuk segera menanggapi ucapan tulus Siwon.

“Wow! Woah!” ucapan tak percaya itu disusul dengan tawa oleh Shilla. Sebagian besar wanita mungkin akan menangis haru sembari mendekap erat kekasihnya bahkan mungkin menghadiahi kekasihnya dengan ciuman. Mengucapkan kata bersedia berkali-kali dalam dekapan kekasihnya. Tapi Shilla berbeda. Wanita itu justru memandang Siwon dengan tatapan tak percaya.

I can’t believe it. I can’t believe it.” Racaunya masih dengan sesekali terkekeh. Tautan tangan Siwon sudah sedari tadi ia lepaskan. Pria itu menatap Shilla dengan alis berkerut.

“Kau bercanda, kan? Karena kau benar-benar berlebihan kalau bercanda”

“Aku pria idiot sedunia jika aku bercanda”

Shilla berdecak singkat. “Tck! Unbelievable! How romantic of you, Mr.Choi! Proposing in a car, in our way back from cemetery. How romantic, indeed!” nada sarkastik tak lepas dari bibir Shilla. Siwon tersenyum geli sembari meraih pundak Shilla untuk menghadapkannya padanya.

“Kau tahu bagaimana diriku. Aku bukan pria romantis diluar sana. Dan tidak Shilla, aku tidak melamarmu. Kau tahu kenapa? Karena layaknya sebauh lamaran dimana yang dilamar bisa saja menolak, aku tidak melakukan itu. Aku tidak menerima penolakan.  I thought you know me better than anyone.”

Dan untuk kesekian kalinya dalam hari itu, Shilla dibuat tercengang.

So yeah, you are stuck with me for a lifetime.” Siwon menyeringai. Seringaian yang bahkan Shilla sudah lupa kapan terakhir ia melihatnya. yang ia tahu bahwa dulu salah satu alasan Shilla membenci Siwon adalah karena seringaiannya –yang menurut Shilla meremehkan.

“Ah iya,  dua bulan lagi kalau kau ingin tahu”

“Apa?”

Our wedding day”

“Choi Siwon!” geram Shilla. Ia memukul bahu Siwon cukup keras. Tapi bukannya marah Siwon justru tertawa melihat reaksi Shilla. Dan detik itu Shilla rasanya ingin membenturkan kepala Siwon sangat keras hingga membuat gegar otak. Agar Siwon sadar bahwa urusan pernikahan bukanlah urusan yang seolah mudah untuk dipikirkan sepihak.

“Bagaimana mungkin kau memutuskan hal itu? Kau pikir aku mau menikah denganmu?”

Siwon terkekeh pelan. “I know you better than anyone. itulah kenapa aku sudah menentukan tanggal bahkan gedung sudah aku pesan. Tenang saja, aku sudah memikirkan tentang apa yang kau suka dan tidak. Jadi kurasa kau akan menyukainya”

“Kau gila! Kau pikir kau akan menikah sendiri? Bagaimana mungkin kau menentukan semuanya sesuka hatimu?”

“Aku akan menikah denganmu, jika kau lupa” jawab Siwon enteng. Shilla melotot kesal tentu saja.

“Tenang saja, aku hanya menentukan tanggal dan hal-hal lain terkait pernikahan kita. Untuk urusan bulan madu aku serahkan padamu. Jadi kau bebas menentukan kemana kita akan pergi honeymoon. Aku tidak akan menolak apapun pilihanmu. Cukup adil, kan?”

Dominant bastard!” maki Shilla. Bukannya tersinggung Siwon justru tertawa mendengar makian Shilla.

Well, you love this dominant bastard. And FYI, you are gonna spend the rest of your life with this dominant bastard. Congratulation!”  

“I hate you!”

“Yeah I know you love me”

“Argh!” Shilla melotot tajam pada sosok Siwon yang kini terpingkal di kursi kemudi.

“Mau apa kau?” bentaknya galak ketika Siwon mendekatkan wajahnya.

Kiss you?” ujar Siwon sembari menaikkan sebelah alisnya. Shilla mengumpat dalam hati. Bagaimana bisa pria itu bisa menatapnya polos sembari meminta cium sementara ia baru saja menjatuhkan bom waktu yang siap meledak. Oke Shilla memang berlebihan.

In your dream!”

 

~FIN~

 

Oke this is suck. Haha. Ga ada niatan buat bikin epilog sebenernya. Trus tiba-tiba beberapa minggu lalu ide ini muncul dan menggelitik untuk diketik. Ya meskipun tetep aja jauh dari ekspektasi.

Seperti yang udah kalian semua tahu, APF adalah mungkin karya terakhir saya di ff.

Tapi kalau ada yg masih mau nyempetin baca tulisan amburadul saya, mampir aja di account wattpad saya ya. Lagi nyoba banting setir haha. Udah ada cerita baru disana, meski sejujurnya saya gatau akan rekomen ke kalian atau ga.

Visit my wattpad if you have time https://www.wattpad.com/user/shillacsw

Thanks for always there with me all this time. Thank you so much!!!

Love you all….

MERDEKA!!😀

 

 

 
41 Comments

Posted by on August 17, 2016 in chapter, fanfiction

 

Tags: ,

41 responses to “A Perfect Facade – Epilogue

  1. queenhyunrin

    August 17, 2016 at 11:07 am

    akhhh yaampun setelah sekian lama muncul lagi *senangnya*💃🏻💃🏻💃🏻💃🏻
    yaampun siwon kepalamu itu mesti di jedukun ke tower air(?) duh duh thorrr please banget buat sampe nikah dan bulanmadu dong atau gak sampe punya anak#banyakmau😂✌️
    duh akhhh gangerti lagi walaupun gak ada romantise romantisenya tapi pasangan ini bisa bikin senyamsenyum sendiri wkwkwk😂😂😂, ditunggu kelanjutannya min dan ff barunya HAHA✌️✌✌✌

     
    • shilla_park

      August 17, 2016 at 8:18 pm

      haha muncul bentar doang kok ini..cuma selingan..
      emang mereka bukan pasangan romantis kenapa senyum coba? haha
      ga ada lanjutan ff neng, lagi banting setir bikin crita normal…cek wattpad saya aja neng hehe

       
  2. Elisa Risca

    August 17, 2016 at 11:24 am

    Hello Silla…. Sehat kan? Astaga aku terharu dengan kemunculanmu.
    Jangan sampai di tutup WP mu… Soalnya aku udah ketir-ketir dari update an terakhirmu. huhu….

     
    • shilla_park

      August 17, 2016 at 8:20 pm

      alhamdulillah sehat haha…WP ini mah ga ditutup cuma saya keknya udah ga bikin ff lagi haha

       
  3. Levha

    August 17, 2016 at 1:35 pm

    SEABADDDDD
    kirain dah kelar yg kemarin
    Siwon cieee siwonnn bahasanya dah beda
    Ehemmmm

     
    • shilla_park

      August 17, 2016 at 8:21 pm

      emang yg kemaren udah kelar ini cuma iseng aja haha

       
  4. Siregar Sri Fauziah

    August 17, 2016 at 4:32 pm

    Ya ampun… ya ampun…. Jeng Shilla.. kangenn… 😙
    Sekian lama aku menunggu… eeiitdah jdi kebwa lagu dangdut ni 😎😁 always waiting for your ff and you Shilla, Siwon too.. 😄😍
    Seneng bgt.. Happy dh drimu muncul lg, ya walopun hrus menunggu, it’s oke.. yg penting drimu msh nyapa readers yg dsni.. hehehe
    Aigoo.. trnyata udah 2tahun ya hubungan mereka and tetep Hwijangnim Choi, Siwon-ah drimu msh ga romantis ya.. untungnya Shilla yg walopun kesel ttplah disampingmu.. shilla is the best 😉
    Siwon udah ga trlalu dingin sedingin kutub utara ya… bisa senyum and ketawa.. hahaha.. 😃 readersnya jga ikutan senyam senyum sma tingkah ni couple… aaahh seneng dh pokoke lhat ni couple comeback di per ff-an mu Jeng.. hihihi..
    Wattpad ya??? Hmmm.. semoga bisa nimbrung dh dsna…
    Gomawo jeng Shilla… sering2 ya nyapa kita2 pra readers setia SS Couple.. 😘
    Ni kta selalu ada buatmu Nn. Park.. “always waiting for you and yours ff” 😊

     
    • shilla_park

      August 17, 2016 at 8:23 pm

      iya ya ga nyangka itu boss kece udah jadian 2 tahun y meski masih ga bs maapin bapaknye haha…
      makasih banyak ya udah support saya selama ini juga *berasa eliminas*
      love you😀

       
  5. JHR

    August 17, 2016 at 6:08 pm

    Eonni Shilla comeback❤🎉🎊
    Feeling itu memang ada saatnya dibutuhkan jjang! Buka email langsung ada updatean post ff dari sini yeaaaa✨✨

    Alhamdulillah jadwal eonni yang sibuk bisa post lagiiiii. Gapapa deh eon meskkkkkipun Siwonnya errrrrrrrrr, seneng banget Eonni update!
    Semoga sehat selaluuuu🎀

    Kami selalu mendukung kaliaaaaan SSCouple💘! Semangat Eon untuk karyamu yang lainnyaaa🙆🙌🙏✌

    Ps: Ceritanya nyegerin banget. Baca ini jadi makin kangen sama si Holkay satu itu. Kita yang baca aja kerasa kangen apalagi yang buat/?😁😁😁😂

     
    • shilla_park

      August 17, 2016 at 8:26 pm

      siwon mah tetep nyebelin dari kapan tau juga wkwkwk…
      iya kangen pisan ma tuh holkay kece yang masih setahun lagi aku hrs menunggu haha

       
      • JHR

        August 21, 2016 at 5:31 am

        Ingetin tanggalnya eon, 18.08.17 wwkwkwk setahun kurang 3hari lagi yeeee:v

         
      • shilla_park

        August 22, 2016 at 7:40 pm

        masih ada setahun ku harus menunggu hahahha

         
  6. nychoicy

    August 17, 2016 at 10:23 pm

    hallo kakaaaaakkk!! hallo Choi Siwon sajangnim. hallo shilla. hallo SS couple. omg it’s been a while. long time no see hahaha~
    demi apa ga nyangka dapet notif APF epilogue. smpe ngecek ulang apa mgkn salah baca, dan ternyata beneran haha. sumpah ga nyangka ada epilog2 segala dr kopel kesayangan ini haha.
    dan ohemjiiii, mereka udh pacaran aja dua taun. eaaaa ciyeee ciyeee. tp msh tetep ya kerjanya berantem berdua, ribut mulu dasarrr haha. gemesin tauu kkk.
    and that “dominant bastard!” im laughing hahaha~
    aaahhh berasa nostalgia gt main kesini lagi, kangen masa2 dmn slalu ngoceh disini tiap bbrpa minggu skali haha.
    thank you kak, thank you. what a nice birthday surprise hahaha~

     
    • shilla_park

      August 18, 2016 at 8:34 am

      hallo chi…haha saya jg kangen ribut ama kamu disini wkwkwk…
      actually, pas saya twit waktu itu ini epilog udh jadi cm blm sempet update doang hahaha…
      wkwk anything for you dear, glad you like your bday surprise lol😀

       
  7. nief407

    August 18, 2016 at 4:13 am

    Kyaaaaa…kngen bgtt ma couple ini…..kpn siwon rampung wamilny hampa bgtt g da siwon huhuhu…..

     
    • shilla_park

      August 18, 2016 at 8:35 am

      taun depan kan udah beres…sabarlah, anak sabar pantatnya lebar😀

       
  8. tiwiw

    August 18, 2016 at 7:03 am

    Bakalan kangen banget sama mereka.. Aku follow wattpad nya yah

     
    • shilla_park

      August 18, 2016 at 8:37 am

      hihihi…hoho oke, message aja ya kalo mau di folback 😀

       
  9. rainlovegyu

    August 18, 2016 at 7:44 am

    Aduh aduh aduhhh shock bener bener shock
    Bener bener nggak nyangka waktu buka wp
    Butuh banget sequel lanjutan hihi
    ✌😂
    Siwon yaampunnn kangen banget sama kamu
    Udah beda yaa sekarang sudah mulai membuka hati ciyeeeee

    Romantis yaaa udah bisa romantis diaaa wkwkwk

     
    • shilla_park

      August 18, 2016 at 8:36 am

      haha kangen siwon jg huhu…
      romantis? bagian mana yg siwon romantis y? haha

       
      • rainlovegyu

        August 18, 2016 at 11:25 pm

        Bagian lamar melamar wkwkwk dan dia takut nggak bisa jadi ayah yang baik

         
      • shilla_park

        August 19, 2016 at 8:45 am

        haha gitu ya? ada romantisme dibalik pengen jedotin siwon ke tembok ternyata wkwk

         
  10. Rahmah03

    August 18, 2016 at 2:01 pm

    Yeeee ada shiwon en shilla lagi 😊😊…..@shillacsw ada account di wattpad, gw tengok yach…..😊😊

     
    • shilla_park

      August 18, 2016 at 4:35 pm

      hehe ss couple numpang lewat ye hahaha…boleh2 tengok lah sana ya😀

       
  11. Rhuky93

    August 19, 2016 at 7:50 am

    Hahahhaaa.
    Msh tetep dengan bossynya ya but sktg udah bisa ngelucu ikh. Suka. Gmb cerita kyu jee. Penasaran.

     
    • shilla_park

      August 19, 2016 at 8:52 am

      nglucu dikit doang..aslinya mah tetep kaku haha

       
  12. nae.ratna

    August 19, 2016 at 8:45 pm

    wuuhuu pertahanan siwon dah mulai runtuh n perlahan lahan dah bisa bersikap sewajar.a antara ayah n anak
    emang siwon kga romantis v menurut q so sweet kok kkk
    lucu dewh siwon dah tau tabiat.a shilla kkk

     
    • shilla_park

      August 22, 2016 at 7:39 pm

      soalnya kalo siwon romantis bumi bisa gonjang ganjingb hahaha

       
  13. disneytisa

    August 21, 2016 at 9:59 pm

    Kakliz *shout* what’s this hmm???? Gosh!!!! This is make me want more you know……can i?? Hahahaha

     
    • shilla_park

      August 22, 2016 at 7:40 pm

      oh no!!! no more sis, no more hahaha

       
  14. disneytisa

    August 22, 2016 at 7:48 pm

    Please 😢😢😢😢 hahaha one shoot pls kkkk

     
    • shilla_park

      August 24, 2016 at 9:48 am

      nope! not gonna do it…wkwkw *kaburrr*

       
  15. wiwin

    August 24, 2016 at 10:39 am

    akhirnya selesai juga ff ini tapi sumpah gregetan juga sama pasangan ini heheheh tapi yang penting happy end
    cuma mau koreksi sedikit seoul ke gangnam agak rancu yah soalnya setau aku gangnam itu pusatnya seoul orang2 borjuis hehehehe

     
  16. dfhcsw

    August 24, 2016 at 2:58 pm

    ya ampun ada epilognya oh myyyy izin baca dulu ya kak 😘

     
    • dfhcsw

      August 24, 2016 at 3:30 pm

      aaah siwon manis2 nyebelin iih seenak jidat nentuin tanggal pernikahan. untung shilla cinta ya coba kalo enggak wkwkwk. kak aku mau story after married nya dong. bisa kali ya dibikinin 😂😂😂 aku menunggu ff kakak lainnya siapa tau suatu saat nanti ngidam(?) pengen bikin ff lagi hihihi semangat 😘😘

       
  17. ike

    August 26, 2016 at 2:00 pm

    Senang deh dah lama ngk baca cerita siwon dan silla lagi….

    Ternyata siwon romantis juga ngk melamar langsung nentuin nikah aja
    😍😍😍😍

     
  18. inggarkichulsung

    August 29, 2016 at 10:05 am

    Finally Siwon oppa sikapnya bs sdkt lbh baik pd keluarganya terutama ayahnya, kangen bgt sama Shilla Siwon oppa moment, siwon oppa sk bgt ngegodain Shilla, so sweet couple

     
  19. ShellaISJ

    September 4, 2016 at 1:54 pm

    finally setelah sekian lamaaa menanti, kok cerita epilog ini bikin saya sedih yaa, sedih karena mereka bisa bahagia happy ending dengan cerita yang sangat WOW, saya sedih gabisa baca cerita mereka terus huhu
    Mungkin bagi Shilla, Siwon ngelamar di dalem mobil ga romantis, tapi bagi saya adegan itu romantis banget ngalahin apapun, karena timing nya tepat, dan kata katanya gaada dua nya bikin saya meleleh
    Plis mau dilamar begitu

     
  20. shfly3424Arista

    September 6, 2016 at 11:11 pm

    Low gaada wattpad

    Jd ga bs baca
    Duhhhh cpet bnget end nya

    Tlg post di wp ini juga chingu
    Jgn terrakhirr chingu
    Pleaseeeeeee

     
  21. Na

    September 10, 2016 at 7:56 pm

    UNNIIIIIIEEEEEEE BOGOSHIPPO >____.<
    MERDEKA!!!! Telat bgt baru baca skrg x.x

     
  22. uni

    September 19, 2016 at 12:25 pm

    Berharap ne bukan karya qm yg terakhir ya.. Always love this couple..

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: